APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel 3 LEGION

3 LEGION

Ketenteraman hidup tiga bangsa kini terancam oleh kemunculan figur misterius dari masa silam. Sosok ini memegang kunci krusial yang menghubungkan masa lalu dengan masa depan, sekaligus menjadi tokoh utama yang akan menyingkap seluruh tabir kebenaran di balik sejarah kelam Legion yang selama ini tersembunyi. Dalam petualangan penuh misteri ini, identitas sang pendatang akan membongkar rahasia besar yang telah lama terkubur dari dunia mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

28 MARET, 2123... HUBBER SELATAN, LEGION.. dulunya bernama New york city. Serangan Lycanous puluhan tahun lalu mengubah tempat itu menjadi neraka. Seluruh bangunannya nyaris rata dengan tanah, toko-toko tidak ada satupun yang beroperasi dan semua kantor pemerintahan lumpuh total. Kini tepat seratus tahun sejak lumpuhnya kota itu, New york telah berganti nama menjadi Hubber. Sesuai nama komandan militer yang memimpin pemberantasan teroris di kota tersebut.

Hubber dibangun kembali menyerupai New york di masa lampau. Gedung-gedung yang dulunya rata dengan tanah sekarang kembali berdiri kokoh menantang. Toko-toko dan kantor pemerintahan telah beroperasi normal sejak sembilan puluh tahun lalu. Begitu juga dengan pasar saham yang kembali ribut dengan suara-suara teriakan orang-orang di dalamnya. Satu-satunya perbedaan mencolok di kota itu hanyalah bentuk dan bahan dari jendela-jendela di semua bangunannya. Serat karbon melapisi hampir setiap jendela bangunan di Legion, tidak terkecuali Hubber yang dinyatakan sebagai salah satu kota dengan polulasi tertinggi. Serat karbon digunakan untuk menyaring sinar ultraviolet matahari yang masuk ke dalam suatu ruangan. Hal ini bertujuan untuk melindungi bangsa Vampir dari sersis atau keadaan di mana mereka mengalami pelepuhan kulit akibat rusaknya sistem kekebalan tubuh yang disebakan oleh energi panas murni dari pancaran sinar ultraviolet.

Vampir adalah salah satu bangsa yang rentan terhadap efek ultraviolet, itulah sebabnya kebanyakan petugas pemerintahan maupun para pekerja yang berdarah Vampir bekerja di ruang bawah tanah atau kebanyakan juga mengerjakan tugas mereka di malam hari. Berbeda dengan ‘Lork’ atau sebutan untuk ‘manusia’ dan bangsa Lycan. Kedua bangsa itu tidak terancam oleh sinar matahari, tetapi sebaliknya, Lycan rentan terhadap malam, terutama pada pergerakan rotasi bulan di malam hari. Untuk itu semua bangsa Lycan disusupi ‘Gloik’ ke dalam tubuhnya. Gloik adalah sebuah resistor yang mampu mencegah dan mendeteksi perubahan fisik Lycan di malam hari. Gloik juga dapat memancarkan gelombang radioaktif yang memungkinkan kepolisian maupun militer untuk mengetahui pergerakan Lycan yang lepas dari kendali tubuh manusianya. Hal ini bertujuan agar mencegah Lycan melakukan tindakan pengrusakan ataupun yang berujung pada aksi teror seperti yang terjadi di masa lampau.

“Sudah mengerti?” Detektif David Fletcher tersenyum ke arah puluhan baris pasang mata yang memandang antusias kepadanya. Beberapa dari mereka tampak mengangguk paham dengan penjelasan tadi.

Semua yang berada di dalam ruangan itu adalah siswa di sekolah kepolisian Hubber, JESPER POLICE SCHOOL. Tidak terkecuali David Fletcher yang dua belas tahun sebelumnya merupakan lulusan terbaik di sekolah tersebut. David merupakan seorang detektif berpengalaman yang telah banyak berjasa terhadap keamanan kota Hubber. Dia pernah menerima beberapa penghargaan dari walikota Hubber termaksud medali dari penguasa Legion saat David memecahkan kasus pembunuhan Simon Holt, seorang wartawan surat kabar terbesar di Legion, Hubber Daily yang terbunuh beberapa hari setelah mempublikasikan tulisannya mengenai kasus korupsi di tubuh pemerintahan Hubber. Kasus itu menyeret beberapa nama politisi papan atas di Hubber, termaksud paman David sendiri, Priam Fletcher yang saat itu menjabat sebagai senator.

David adalah lelaki lajang berusia belum genap tiga puluh dua tahun, berperawakan tenang namun terkadang supel ketika merasa perlu untuk mencairkan suasana. Dia memiliki tubuh putih yang lumayan atletis yang membalut tulang setinggi 181cm-nya. Matanya berwarna unik, perpaduan cokelat-biru yang begitu gagah ketika memandang tajam. Rahang yang membentuk tulang pipinya pun mencolok, terlihat garang, tetapi banyak wanita yang mengatakan jika David memiliki senyum yang begitu manis.

Sebuah jari teracung, tanda dari seseorang yang ingin mengajukan pertanyaan.

“Ya,” David mengangguk, mendongak kepada lelaki di ujung sana.

Lelaki berkulit pucat di sana kemudian berdiri dari duduknya, dia berdehem sebentar sebelum bersuara. “Kita mengetahui bahwa data ril informasi pembagian kebangsaan warga Legion berpusat di Washington. Namun – “

“Gunakan kata Fleo,” David menyela tegas. “Tidak ada Washington di Legion. Nama itu sudah lama tidak terpakai.”

Lelaki itu mengangguk paham sebelum kemudian meralat ucapannya. “Mengapa pemerintahan pusat di Fleo tidak menyerahkan data itu untuk dimasukan ke dalam sistem pendataan faksi di masing-masing kota di Legion? Aku pikir semua kota di Legion memiliki kemampuan untuk menjaga keamanan warga mereka dari perpecahan.”

“Pertanyaan yang bagus,” David menegakkan ibu jarinya. Dia kemudian menunjukan sesuatu lewat layar proyektor yang ada di sebelahnya. Gambar sebuah kota terpampang di sana. “Ada yang pernah mendengar nama Degrana?”

Beberapa orang tampak menganggukan kepala sedang beberapa yang lain justru mengerutkan kening ketika mendengar nama itu.

“Sebuah kota yang dulunya digunakan sebagai pusat informasi dan komunikasi tentara pembebasan Sarkiv. Kota itu terletak di sebelah utara Polandia atau yang saat ini kita kenal dengan nama New Poland,” David menjelaskan.

CIU (Central Information unit)!! seseorang menyeru.

“Tepat sekali,” David tersenyum senang. “CIU adalah alat pertama yang mendeteksi pergerakan Lycan. Sebuah sistem informasi paling canggih setelah runtuhnya era modern. Namun penempatan yang keliru terhadap benda sepenting CIU adalah kesalahan fatal. Degrana diserang oleh sekelompok teroris, CIU dimusnahkan dan oleh karena itu Legion sempat kehilangan seluruh informasi tentang pembagian faksi. Dampak dari hal ini sangatlah meluas, seluruh kota di Legion tidak dapat menentukan kelas bangsa sebab tidak ada alat lain yang mampu mendeteksi perbedaan antara Lork, Vampir dan Lycan sebaik CIU. Lork membunuh Lycan dan kemudian Lycan menganggap Vampir yang melakukan itu, Lycan membunuh Vampir dan Lork menjadi kambinghitamnya. Terjadi kekacauan akibat hal tersebut.”

“Tapi kita sekarang kita memiliki Centrium. Alat itu memiliki kemampuan yang sama dengan CIU, bukan?” kata lelaki itu.

David tampak tidak setuju. “Alat itu tidak begitu aman. Beberapa tahun lalu seorang anak ingusan Lork berhasil memanipulasi dirinya menjadi Vampir. Membunuh satu keluarga Lycan dan nyaris berhasil menciptakan perang baru antar bangsa Vampir dan Lycan di London.”

“Lalu apa CIU yang berada di Fleo tidak dapat dimanipulasi?”

David terdiam. Pertanyaan itu tampak membuatnya harus berpikir keras.

“CIU tidak dapat dimanipulasi. Alat itu bukan semacam sistem theknologi yang mampu diretas seperti halnya Centrium.”

“Lalu apa?”

David terdiam lagi untuk beberapa saat. Detektif itu kehilangan kata-katanya. Sementara itu Si penanya tampak melongo menunggu jawaban atas pertanyaannya itu.

“Jam sudah selesai,” kata David sambill memandang ke arah arlojinya, “kita akan bertemu di lain waktu.”

David keluar dalam ruangan itu dengan wajah yang tampak tidak tenang. Pertanyaan lelaki tadi seperti mengusik perasaannya. Ingatannya melambung jauh ke masa di mana dirinya mengajukan pertanyaan yang sama dengan lelaki tadi. David menyesali pertanyaan itu, seandainya bisa memutar waktu, dia bersumpah tidak akan bertanya soal CIU.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alana's Secret
9.6
Alana, siswi SMA yang yatim piatu sejak kecil, menyimpan rahasia besar berupa kemampuan membaca pikiran dan melihat ingatan orang lain. Hidupnya yang tenang berubah saat ia harus bekerja sama dengan siswa populer bernama Sandri untuk sebuah kompetisi. Lewat kekuatannya, Na menemukan petunjuk mengejutkan bahwa orang tuanya ternyata tewas dibunuh. Bersama Sandri, ia mulai menyelidiki dalang di balik tragedi tersebut demi mengungkap kebenaran yang terkubur.
Sampul Novel Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
7.9
Alana nyaris tewas setelah diserang tiga pemuda di Gunung Lawu hingga terperosok ke jurang. Beruntung, ia diselamatkan oleh Arga, mantan anggota Kopassus yang kini menjadi buronan dan bersembunyi di hutan. Di tengah pemulihan luka fisik dan traumanya, Alana terjebak dalam dilema antara keinginan balas dendam atau bangkit kembali. Hubungannya dengan Arga yang keras namun protektif pun kian intens, memicu emosi baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur
8.3
Felisha membuktikan bahwa wanita yang tersakiti mampu menjadi sosok yang sangat tangguh. Demi menuntaskan dendam atas kematian orang tuanya, ia bergabung dengan Agency The Angel sebagai wanita panggilan kelas atas. Bersama sang adik, Shasya, Felisha rela terjun ke dunia prostitusi elite demi melacak sang pembunuh. Mereka mempertaruhkan segalanya dalam misi berbahaya ini demi mengungkap kebenaran dan membalas rasa sakit hati yang selama ini terpendam.
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Dunia Lania Herbert hancur saat Fero, kekasihnya, tewas demi menyelamatkannya dari kecelakaan maut. Didera rasa bersalah yang mendalam, Lania mencoba mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke mobil. Namun, ia justru terbangun di dimensi baru yang mengerikan di mana monster muncul dari Dungeon. Di tengah kekacauan dunia modern yang luluh lantak ini, Lania harus bertahan hidup dalam peran baru yang tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO tangguh.
Sampul Novel Kembalinya Sang Penguasa
9.0
Ledakan rumah yang menewaskan sepasang suami istri memicu kepanikan besar di kalangan polisi dan tentara. Hilangnya putri mereka menandai kembalinya sosok legendaris, Red Everlasting Dragon. Sang penguasa yang ditakuti dunia ini turun gunung demi membalas dendam atas kematian orang tuanya dan penculikan adiknya. Tanpa ampun, ia bersumpah akan menghancurkan siapa pun pelakunya. Amarah sang naga kini membara, siap mengguncang tatanan dunia dari timur hingga ke barat.
Sampul Novel Misi pangeran mermaid
8.2
Tirta adalah pangeran duyung berusia enam belas tahun yang terikat ramalan kuno dari seabad silam. Didampingi Natasya sang kakak, ia harus naik ke permukaan demi menuntaskan misi penting di dunia manusia. Tak disangka, Tirta justru jatuh hati pada Bella sejak pandangan pertama. Namun, takdir mereka terhalang oleh batasan alam yang mustahil ditembus. Akankah cinta beda dimensi ini bertahan di tengah misi yang mempertaruhkan nasib mereka berdua?