APKDock Logo
Sampul Novel A Love Betrayal

A Love Betrayal

8.9 / 10.0
Duniaku runtuh seketika saat melihat suamiku berjalan mesra dengan wanita lain. Perempuan cantik berambut panjang itu menggandeng lengannya dengan penuh kehangatan. Mereka berdua saling melempar senyum manis, tampak sangat bahagia layaknya sepasang pengantin baru yang tengah dimabuk cinta. Siapakah sosok misterius itu sebenarnya? Hubungan rahasia apa yang dia miliki dengan suamiku di belakangku? Sebuah kisah fiksi penuh tanda tanya dan pengkhianatan.

A Love Betrayal Bab 1

Perkenalkan, namaku adalah Zhyvanna Amira. Aku adalah seorang ibu rumah tangga dengan seorang anak perempuan yang cantik. Aku masih berusia 25 tahun. Masih cukup muda, bukan?

Aku adalah seorang mantan asisten desainer di sebuah perusahaan yang memproduksi pakaian jadi. Namun, kini aku memilih menjadi seorang ibu rumah tangga karena tak ingin keluargaku kehilangan kasih sayang dan perhatian dariku, khususnya anakku yang masih berusia dua tahun.

Hari itu, tak seperti biasanya suamiku pulang bekerja lebih awal. Suamiku hanyalah seorang karyawan di sebuah perusahaan besar yang gajinya lumayan cukup untuk kebutuhan sehari-hari keluarga kami. Ya, meski tak lebih besar dari penghasilanku sebelumnya. Namun, aku tetap menerima berapa pun nafkah yang ia berikan tanpa membandingkan penghasilan kami yang jomplang.

"Yang, tolong siapin baju, ya? Mas sebentar lagi mau ada acara dengan teman-teman, Mas," ucap suamiku.

Belum sempat aku mengeluarkan suara, suamiku kembali berkata, "Kamu di rumah aja. Soalnya acaranya sampai malam. Kasihan Delisha kalau ikut. Takut capek."

Aku mengangguk dengan melemparkan seulas senyum yang sudah pasti ada sedikit keterpaksaan di dalamnya. Namun, apa boleh buat? Bukankah kita sebagai seorang istri harus menuruti apa permintaan suami selama itu baik untuk kita?

Pria itu kemudian menghilang di balik pintu kamar mandi. Suara gemericik air, terdengar dari balik pintu ruangan yang tak terlalu besar di samping kamar itu.

Aku beranjak menuju lemari pakaian di kamar kami, menyiapkan pakaian yang pantas untuk suamiku. Setelah itu, aku meninggalkan kamar itu menuju kamar putri kesayangan ku yang sedang bermain di ruang tengah.

Tepat saat aku selesai memandikan Delisha, suamiku juga selesai bersiap dan rapi.

"Mas berangkat dulu, ya?"

Aku mengangguk. "Hati-hati di jalan. Kalau bisa jangan pulang terlalu malam, ya?"

Dia tak menjawab. Namun aku bisa menangkap kalau dirinya terpaksa untuk tersenyum. Ia langsung pergi meninggalkan kami berdua di dalam rumah.

***

Waktu begitu cepat bergulir. Kini, hari sudah berganti malam. Meskipun langit masih gelap, terdengar ayam berkokok pertanda saat ini sudah tengah malam. Namun, suamiku masih belum juga datang.

"Ada acara apa hingga lewat tengah malam?" gumam ku sembari terus melihat ke arah jendela kaca yang tertutup. Berharap suamiku datang.

Jarum jam di dinding kamar menunjukkan pukul satu lebih lima belas menit. Terdengar suara mesin mobil memasuki pelataran rumah. Aku segera berlari ke luar menyambut suamiku yang pastinya lelah dari luar rumah.

Aku mendekat ke arah pria itu. Tak seperti yang aku duga, pria itu masih tampak segar. Dan bisa kulihat rambutnya masih basah seperti baru saja mandi. Aku menepis segala bentuk pikiran buruk yang tiba-tiba bersarang di kepalaku.

"Sudah pulang, Mas?" ucapku kepada suamiku yang baru saja menutup pintu mobil.

"E-eh, kamu belum tidur, Zhy?" sahutnya gugup.

"Zhy?" aku mengulang perkataan suamiku yang memanggilku dengan nama panggilanku.

"E-em, maksud aku ... kamu belum tidur, Yang?" ucapnya meralat perkataannya tadi.

"Iya, Mas. Sengaja nunggu kamu. Khawatir kamu kenapa-kenapa karena gak ada kabar."

"Ya udah, ayo kita masuk." Suamiku berjalan lebih dulu melewati diriku yang masih mematung di ambang pintu.

Aroma sampo lain terendus indera penciumanku saat pria itu lewat di depanku. Aku hafal aroma sampo yang ada di kamar mandi rumah kami. Aromanya tak seperti itu.

"Habis mandi di mana kamu, Mas?" tanyaku pada suamiku yang kini hendak berganti pakaian.

"Mandi di rumah teman. Tadi soalnya bantu benerin mobilnya yang mogok. Karena badan kotor semua dan gerah, jadi mandi aja sekalian," ucapnya enteng. Hanya saja dia tak berani menatap kedua mataku seperti biasanya.

Aku hanya menganggukkan kepalaku, mencoba memahami meskipun sulit untuk dimengerti.

Aku tak mendapati bekas oli atau kotor mobil pada pakaiannya. Dan juga, kenapa harus keramas juga? Dengan aroma sampo wanita pula.

Aku duduk di tepi ranjang, menunggu suamiku yang sangat lama berganti pakaian. Tak biasanya pria itu berperilaku demikian.

Setelah sekitar lima belas menit di kamar mandi, suamiku keluar dari ruangan itu. Dia tersenyum lalu mengajakku tidur.

Karena tak ingin terus menerus berpikir yang tidak-tidak, aku memilih menuruti keinginan suamiku untuk merebahkan diri di atas ranjang kami.

Pria itu memelukku dari belakang. Seperti malam-malam biasanya, kami selalu tidur saling berpelukan.

Aku mencoba memejamkan mata meski rasanya sangat susah. Akan tetapi aku harus beristirahat meski hanya beberapa jam agar tubuhku tetap bugar karena aktivitas pagi hari yang sangat padat.

Saat jam menunjukkan pukul empat pagi, aku merasakan ada benda kenyal yang menyentuh leher belakangku. Siapa lagi kalau bukan ulah suamiku. Aku tak bergeming meskipun ia melakukan hal itu. Aku biarkan ia melakukan apapun yang ia mau.

Beberapa saat kemudian, ia menghentikan kegiatannya karena tak mendapat balasan dariku. Dia kemudian beranjak ke kamar mandi, menutup pintu dengan sedikit kasar.

"Apa mungkin ia marah?" gumam ku lirih.

Aku mendapati ponsel suamiku di sisi ranjang yang sebelumnya ia tempati. Kucoba membuka ponselnya. Dikunci.

"Tak seperti biasanya," gumam ku.

Aku terus mencoba menggunakan kombinasi angka yang sering ia gunakan bahkan menggunakan kombinasi tanggal lahir kami. Gagal.

Sekali lagi aku mencoba menggunakan kombinasi tanggal pernikahan kami.

Belum selesai aku mengetikkan angka untuk membuka kunci benda pipih itu, sebuah notifikasi pesan masuk tertera di layar.

Sebuah nama hanya dengan tanda titik mengirimkan pesan kepada suamiku. Bisa aku pastikan kalau orang yang mengirim pesan itu adalah seorang wanita. Melihat foto profil yang ditampilkan di sana adalah seorang wanita berkaca mata yang sangat cantik dan modis.

"Nanti tolong jemput Icha dulu kalau mau ke rumah ya?" aku membaca isi pesan yang tampak di layar pop up ponsel yang terkunci itu.

Ponsel itu kembali berbunyi, menampilkan sebuah pesan lain dari nomor yang sama.

Belum sempat aku membaca isinya, benda pipih itu kini sudah beralih ke tangan seorang pria yang menatapku nyalang.

"Apa-apaan kamu?!" bentaknya.

Aku hanya terdiam. Hanya karena memegang ponselnya, dia se-marah itu?

"Kamu bisa gak, sih, menghargai privasi aku? Ponsel ini privasi aku, jangan sekali-kali kamu menyentuh atau membuka isinya!" ujarnya dengan suara meninggi.

Aku tertegun. Masih tak menyangka dengan ucapannya yang baru saja ia katakan.

Tanpa terasa, bulir bening mengalir di kedua pipiku. Air mata itu lolos dari bendungannya tanpa permisi.

Aku menatap pria itu tak kalah sengit. Kulihat wajahnya memerah dengan dadanya yang naik turun menahan emosi.

Dalam diam, aku mencoba mencerna perkataan suamiku yang ia lontarkan barusan. Apakah itu artinya ia memasang pembatas di antara kami?

Selamat membaca ❤️❤️❤️

Lanjut Membaca

Daftar Isi A Love Betrayal

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan