APKDock Logo
Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya

Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya

9.6 / 10.0
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.

Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya Bab 1

Suamiku meninggalkanku di malam terpenting dalam karierku—pameran seni tunggal pertamaku.

Aku justru menemukannya di berita, sedang melindungi wanita lain dari badai kamera sementara seluruh isi galeri menyaksikan duniaku hancur berkeping-keping.

Pesan singkatnya adalah tamparan terakhir yang dingin dan menusuk: "Kania membutuhkanku. Kamu akan baik-baik saja."

Selama bertahun-tahun, dia menyebut karyaku sebagai "hobi", lupa bahwa karya itulah yang menjadi fondasi perusahaan triliunannya. Dia telah membuatku tak terlihat.

Jadi, aku menelepon pengacaraku dengan sebuah rencana untuk menggunakan kesombongannya sebagai senjataku.

"Buat surat cerai itu terlihat seperti formulir pelepasan hak kekayaan intelektual yang membosankan," kataku padanya. "Dia akan menandatangani apa saja untuk mengusirku dari kantornya."

Bab 1

Sudut Pandang Arini:

Malam ini seharusnya menjadi malamku. Pembukaan galeri tunggal pertamaku di pusat kota Jakarta. Bukan pameran kecil di kedai kopi, tapi sebuah pameran sungguhan yang bisa meroketkan karierku.

Selama empat tahun, aku bersembunyi di studioku, menuangkan seluruh jiwaku ke dalam arang dan tinta. Selama empat tahun, aku menjadi istri yang pendiam dan artistik dari miliarder teknologi, Bima Adinegara. Malam ini, semua itu seharusnya berubah. Malam ini, aku akhirnya akan menjadi Arini Maheswari.

Tapi saat aku berdiri di galeri yang terang dan ramai, aku merasakan hawa dingin yang familier karena ketidakhadirannya. Dia tidak ada di sini.

Lalu aku melihatnya. Sebuah notifikasi berita, berkedip di ponsel orang asing.

Wajah suamiku.

Dia berada di sebuah konferensi pers, tubuhnya yang tegap menjadi benteng bagi wanita lain. Kania Cendrawasih. Dia tampak rapuh dan sengaja dibuat tertekan. Sementara Bima, dia tampak seperti pelindungnya.

Judul berita di bawah foto itu adalah pukulan telak di ulu hati. Seorang reporter mengutipnya secara langsung. Aku tidak bisa mendengar kata-katanya, tapi aku melihatnya dari bisikan-bisikan pelan dan tatapan kasihan di sekelilingku. Semua orang menyaksikan penghinaan publik terhadapku secara *real time*.

Ponselku sendiri bergetar. Sebuah pesan darinya, dikirim satu jam yang lalu.

Ada urusan mendadak. Kania membutuhkanku. Kamu akan baik-baik saja. Selamat.

Kurasa saat itulah hatiku akhirnya menyerah. Bukan hancur berkeping-keping. Lebih seperti bunyi 'klik' pelan, suara kunci yang diputar untuk terakhir kalinya.

Bramantyo, pemilik galeri, muncul di sisiku. Dia tidak perlu bertanya. Buktinya bersinar di belasan layar di sekitar kami. "Aku turut prihatin, Arini," katanya, suaranya geraman rendah penuh amarah mewakiliku. "Dia benar-benar bodoh."

"Dia sibuk," aku mendengar diriku berkata. Kebohongan itu keluar secara otomatis, sebuah refleks yang terasah dari latihan bertahun-tahun.

"Ayo," kata Bram, dengan lembut mengarahkanku ke seorang pria berjas mahal. "Kritikus dari *Kompas* ada di sini. Ini masih malammu."

Aku menghabiskan satu jam berikutnya seperti robot. Aku tersenyum. Aku berjabat tangan. Aku berbicara tentang karyaku.

Berdiri di depan serangkaian sketsa awalku, aku merasakan ironi yang pahit. Ini adalah desain-desain rumit dan unik yang telah menjadi jiwa "Nirmala", aplikasi yang membuat Bima mendapatkan triliunan pertamanya. Karyaku secara harfiah adalah fondasi kerajaannya.

Dulu dia menyukai karyaku. Atau, setidaknya, dia menyukai apa yang bisa karyaku lakukan untuknya. Sekarang, dia menyebutnya hobiku.

Dia tidak hanya melupakanku malam ini. Dia telah menghapusku dari ceritanya sendiri.

Itu adalah kesalahan terbesarnya.

"Aku perlu menelepon sebentar," kataku pada Bram, suaraku luar biasa stabil. Sungguh menakjubkan betapa tenangnya dirimu saat kau benar-benar tidak punya apa-apa lagi untuk dipertaruhkan.

Aku berjalan ke kantor belakang, bunyi hak sepatuku menciptakan ritme yang tajam dan final di lantai beton.

Aku tidak menelepon suamiku. Aku menelepon pengacaraku.

"Sandra? Ini Arini Maheswari."

"Arini! Bagaimana pembukaannya?"

"Sangat mencerahkan," kataku, suaraku dingin dan asing bahkan bagi diriku sendiri. "Siapkan surat cerai. Yang pernah kita bicarakan."

Ada jeda sejenak. "Kamu yakin?"

"Sangat yakin," kataku. "Dan aku butuh sesuatu yang lain. Halaman tanda tangan. Harus terlihat persis seperti formulir pelepasan hak kekayaan intelektual. Aku akan bilang padanya galeri membutuhkannya untuk katalog digital, karena sketsa konsep awal Nirmala ada di pameran."

Kebohongan itu sempurna. Ini urusan bisnis. Satu-satunya bahasa yang dia mengerti.

"Itu berisiko, Arini," katanya setelah hening lama.

"Dia tidak akan membacanya," kataku. Itu bukan tebakan. Itu adalah fakta. "Dia tidak pernah membacanya. Terutama jika itu tentang pekerjaanku."

Selama empat tahun, dia telah membuatku merasa tak terlihat. Sekarang, aku akan menggunakan kebutaannya sebagai senjataku.

"Akan kusiapkan besok pagi," katanya akhirnya.

"Terima kasih." Aku menutup telepon.

Aku berjalan kembali ke cahaya terang galeriku. Senyum sopan telah hilang dari wajahku. Sebagai gantinya, ada sesuatu yang baru.

Sesuatu yang tajam. Sesuatu yang bebas.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel SCANDAL WITH PRIVATE DOCTOR
8.3
Eliza terjebak dalam pernikahan toksik dengan Karan, pria yang hanya memanfaatkannya demi pemuasan nafsu. Malam pertama yang seharusnya indah berubah menjadi trauma mendalam hingga mengganggu kesehatan mentalnya. Keadaan kian memburuk saat Karan berselingkuh dengan banyak wanita lain. Di tengah penderitaan itu, Eliza bertemu Sean, dokter tampan sekaligus teman baiknya. Kehadiran Sean tidak hanya memulihkan luka batinnya, tapi juga menjadi sosok sandaran hati yang baru.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Satu dekade membina rumah tangga, Bram dan Sinta belum juga dikaruniai keturunan. Tanpa pemeriksaan medis, Bram dan ibunya terus menghakimi Sinta sebagai pihak yang mandul. Akibat desakan sang ibu yang ingin segera menimang cucu, Bram akhirnya memutuskan untuk berpoligami secara diam-diam. Namun, sebuah rahasia besar tersimpan rapat: bagaimana jika sebenarnya Bram lah yang tidak bisa memiliki anak? Akankah Sinta tetap diam saat pengkhianatan ini terungkap?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan