APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku (Bukan) Anak Mafia

Aku (Bukan) Anak Mafia

Rehan Putra Narendra adalah siswa SMA pendiam yang berubah menjadi emosional setelah sebuah insiden tragis. Di usia tujuh belas tahun, ia menghadapi tekanan besar saat dipaksa meneruskan posisi ayahnya sebagai pemimpin klan mafia. Beban hidupnya kian berat ketika ia harus menjalani pernikahan paksa dengan musuh bebuyutan di kelasnya sendiri. Rehan kini terjebak antara tuntutan dunia kriminal dan dinamika benci jadi cinta dengan sang istri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Selepas maghrib, Farrel yang baru bangun memaksa untuk pulang, Izmir dan Tomy sampai kuwalahan menahannya, beruntung Rizky masuk.

"Ada apa?" Tanya Pak Gurunya, ia baru selesai melaksanakan shalat maghrib.

"Farrel ingin tetap pulang." jawab Tomy,

Rizky menarik tubuh Farrel kedalam pelukannya. Membiarkan Farrel menangis di pelukannya.

Baru Rizky ketahui dari kepala sekolahnya, Farrel kehilangan Ayahnya saat menolong orang yang hampir kejatuhan bangunan yang runtuh saat berkeliling mengawasi pembangunan hotel, alhasil Ayah Farrel yang tertimpa runtuhan bangunan tersebut, dan Ayahnya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit, kejadiannya saat Farrel sudah masuk SMA, Farrel yang sudah terlanjur masuk awalnya ingin keluar dan memilih bekerja untuk membantu keuangan Ibunya, Sebab ia anak pertama dan ia juga memiliki tiga adik. Adik pertama perempuan kelas tujuh SMP, adik kedua perempuan kelas lima SD, dan adik terakhir laki-laki kelas dua SD, memikirkan itu, Farrel yang merupakan anak pertama merasa bertanggung jawab atas kebutuhan Ibu dan adik-adiknya. Namun kebetulan orang yang di tolong ayahnya adalah donatur tetap di sekolah Farrel belajar, maka ia mendapat beasiswa dari sekolah tersebut, selain itu Farrel anak yang cerdas dan sangat sopan. Walaupun ia mendapat uang saku tiap bulannya, namun tetap tidak bisa menyukupi kebutuhan harian keluarganya, sehingga ia pun memilih bekerja sebagai buruh gosok di rumah tetangganya, terkadang ia juga membantu jadi kurir pengantar makanan pesanan tetangganya, walau dengan mengayuh sepeda, sebelum Ayahnya meninggal, kehidupan keluarganya sangat berkecukupan, namun sepeninggalan ayahnya, ekonominya menjadi kacau, sebab kebutuhan yang selalu meningkat setiap harinya. Ayahnya mendapat santunan kematian dia puluh lima juta, itu pun untuk merenovasi rumahnya yang memang atapnya banyak yang bocor. Dan sisanya untuk membuka warung jajanan di depan rumah.

Ibunya yang sangat lembut, semenjak di tinggal suaminya, ia terkadang menjadi sedikit kasar dan mudah marah. Sampai suatu fakta di ketahui 'Ibunya bukanlah Ibu kandungnya'.

Ibunya yang keceplosan merasa bersalah, dan terus meminta maaf kepada Farrel, namun Farrel yang bukan anak kecil lagi, ia terus menanyakan atas kebenaranya.

Ibu Farrel meninggal saat ia berusia dua tahun sebab kanker lambung. Sehingga Farrel tidak mengetahui sesosok Ibu kandungnya, dan Ibunya yang sekarang adalah Ibu tirinya, Ibunya sangat baik dan perhatian, sehingga Farrel merasa shock saat mengetahui ia bukan Ibu kandungnya. Meskipun begitu Ibunya sangat menyayangi Farrel selayaknya anak kandungnya sendiri. Sebab Farrel sudah di rawat sejak Ibu kandung Farrel sakit, sebab Ibu tirinya adalah adik Ibu kandungnya. Ayah Farrel menikahi adik istrinya sebab merasa ia akan menjadi ibu yang baik untuk Farrel. Akhirnya Ayah Farrel menikahi adik Ibunya yang kini menjadi ibu tirinya. Kebahagiaan mewarnai kehidupan mereka, Saat usia Farrel tujuh tahun, ia memiliki adik dari ibu tirinya, layaknya keluarga yang bahagia, tidak pernah menyangka Ibunya yang kini adalah ibu tirinya.

"Saya mau pulang, Pak." Farrel meronta, ingin melepaskan pelukan pak gurunya.

"Tenang, kamu harus sembuh dulu," ucap Rizky,

"Bagaimana dengan Ibu dan Adik-adikku, mereka pasti khawatir," katanya, menahan isak tangis.

"Minta alamat lengkap rumahmu, biar Bapak yang ke sana." pinta Rizky.

"Jangan, Ibu tidak boleh tahu, kasihan Ibu sudah kecapek'an merawat ketiga adikku," lanjutnya.

"Kalau begitu, kamu harus sembuh, jangan terlalu banyak pikiran,"

"Aku tidak mau merepotkan Bapak dan yang lainya," aku Farrel.

"Tidak sama sekali, kenapa kamu berpikiran kamu merepotkan?" tanya Rizky.

Farrel diam, air matanya masih mengalir, ia begitu rapuh sangat rapuh.

Farrel yang memang cerdas, bahkan pandai dalam semua bidang mata pelajaran, seharusnya masuk kelas IPA, namun ia milih kelas bahasa, sebab ia memiliki cita-cita, yang mungkin cita-cita yang selalu di pandang sebelah mata oleh orang lain, sebab keinginan dia adalah menjadi TKI, dengan niatan membantu perekonomian Ibunya, dan untuk masa depan adik-adiknya supaya memiliki pendidikan yang lebih baik. Itulah keinginan sederhananya.

"Bapak yang akan menjaga kamu. Kamu harus sehat, demi Ibu dan adik-adikmu," ucap pak Rizky, ia mengelus punggung Farrel. "sekarang makan lalu minum obat," suruh pak Rizky.

"Saya belum shalat," jawab Farrel.

"Iya, biar Bapak bantu tayamum, kamu masih lemas,"

"Saya bisa jalan, pak," jawab Farrel. Keras kepala.

"Baiklah, Biar Bapak bantu ya!" tawar pak Rizky,

Farrel hanya mengangguk. Ia pelan turun dari tempat tidurnya, Izmir dan Tomy yang sedari tadi hanya diam, ikut membantu Farrel turun, menuju kamar mandi.

Namun, pandangan Farrel seakan semua berputar, di kepalanya terasa pening, pandangannya kabur kemudian pandangannya terasa gelap, ia kembali pingsan.

"Astaga, Farrel!" seru kedua temannya,

"Kamu lemah seperti ini, namun masih memaksakan diri," gumam pak Rizky.

"Pak, saya panggilkan dokter ya?" tawar Izmir, Izmir segera berlalu, ia keluar menuju ruangan dokter.

Tidak lama kemudian Dokter masuk. Memeriksa keadaan Farrel, wajah pucatnya nampak berkerut. Seakan menahan sakit.

Dokter pun menyarankan untuk di rongten, takutnya ada penyakit dalam di dalam tubuh Farrel, sebab seharian ini sudah pingsan hingga lima kali.

"Kalian pulang saja ya, biar Bapak yang menemani Farrel," suruh Rizky.

"Tapi pak," Tomy ingin menolak, namun melihat Pak guru barunya yang diam-diam ia kagumi, merekapun menurut.

"Terimakasih ya, sudah mau menemani Farrel," ucap pak Rizky.

"Tidak pak, saya sangat bahagia, bisa menemaninya. Saya salut sama Bapak. Bapak guru baru, tapi sangat peduli dengan kami," ucap Izmir. Pak Rizky memandang kedua muridnya bergantian. Lalu memeluk keduanya.

"Kalian itu anak-anak hebat, generasi penerus bangsa, kalian amanah yang wajib di jaga, tetap jadi anak yang baik dan selalu jaga hati kalian, tetap berjalan di jalan yang dbiridlai Allah," Ucap pak Rizky, mengusap rambut kedua muridnya.

"Terimakasih pak, Bapak yang terbaik," ucap Tomy,

"Bapak yang kami teladani," sahut Izmir.

Rizky melepas pelukannya, memandang bergantian kedua muridnya dengan intens. Sambil mengacak rambut muridnya.

"Pulang ya, besok sekolah," suruh Rizky. "sampaikan sallam Bapak untuk kedua orang tua kalian," lanjut pak Rizky. Izmir dan Tomy mengangguk sambil melempar senyum.

Mereka menyalami Rizky sebelum pamit pulang,

"Eeh sudah mau pulang ya?" Qiila masuk, menyapa mereka.

"Iya Bu," jawab Tomy,

"Ibu bawakan nasi goreng, kalian bawa pulang atau mau makan di sini?" tanya Qiila, Izmir dan Tomy saling berpandangan, mereka merasa sungkan.

"Bawa pulang saja, nanti keburu malam," suruh Rizky.

"Ya sudah ini di bawa semua ya? ini juga ada jus alpukat, entah suka atau tidak, yang jelas jus alpukat sehat untuk kalian dimasa pertumbuhan." Qiila menyodorkan dua kantung kresek.

Walau sungkan, keduanya mau menerimanya.

"Mas, sebaiknya anterin mereka, kasihan nanti dibmarahin orang tuanya," suruh Qiila. "Biar aku yang jaga Farrel," lanjut Qiila

"Hmm iya juga, kan Bapak yang tadi membawa kalian ke sini." ucap pak Rizky.,

"Tak usah pak, kita bisa pulang pakai taksi," tolak Tomy.

"Eeith... tidak boleh nolak." ucap pak Rizky, ia merangkul kedua muridnya, selayaknya teman. Senyuman menghiasi kedua anak tersebut.

"Sayang, aku pergi dulu," pamit Rizky. Qiila hanya mengangguk.

"Nggak boleh rindu ya, cuma sebentar doang," ucap Rizky iseng, membuat pipi Qiila memerah karena merasa malu, apalagi tatapan geli kedua murid suaminya, membuatnya salah tingkah. Qiila menyalami suaminya, ia ingin menyium kening Qiila, namun Qiila menghindar sebab ada kedua muridnya, Qiila merasa menang, melihat Rizky yang malu.

Ketiganya pun keluar dari kamar Farrel di rawat, mereka bertiga berjalan beriringan, menyusuri lorong-lorong rumah sakit. Menuju tempat parkir mobil pak gurunya, Farrel di rawat di lantai empat rumah sakit.

Sedangkan Qiila di dalam kamar rawat murid suaminya, mengambil sebuah alQur'an kecil dari dalam tasnya, lalu membacanya dengan penuh pengkhayatan. Farrel sendiri, masih memejamkan mata.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidadari Untuk Tuan Mafia
9.3
Don Vincent Corleane, pemimpin mafia yang dikenal bengis dan tak berperasaan, terpaksa menjalani perjodohan dengan cucu bangsawan bernama Silvana Aramazd. Silvana adalah gadis lembut bercadar yang hidup dalam ketenangan. Pernikahan ini menjadi jalan bagi Vincent untuk keluar dari kegelapan dunia hitam, sekaligus upaya mengungkap misteri kematian orang tua Silvana. Bisakah Silvana bertahan mendampingi Vincent di tengah perbedaan dunia mereka yang sangat kontras?
Sampul Novel Dekapan Gairah Mafia Kejam
9.7
Isabella Moretti kehilangan segalanya saat Lorenzo Ricciardi, mafia sadis, menghabisi orang tuanya. Bukannya dibunuh, Isabella justru dijadikan tawanan pribadi sang penguasa dunia bawah tanah. Meski Lorenzo dikenal kejam, sisi lembutnya mulai meluluhkan hati Isabella hingga tumbuh gairah di tengah dendam. Namun, situasi rumit saat Isabella hamil anak Lorenzo. Kini ia terjebak antara misi balas mati keluarga atau menyerah pada cinta sang iblis yang telah mencuri hatinya.
Sampul Novel Direklamasi oleh Pewaris Mafia
8.8
Lima tahun menikah, Nora Yates hancur saat memergoki Stefan Gordon berselingkuh dengan Izabella. Stefan mengakui pernikahannya hanyalah balas dendam kejam demi membuat Nora menderita. Di tengah depresi akibat pengkhianatan itu, Nora memutuskan berhenti menjadi ibu rumah tangga yang lemah. Dunia telah lupa bahwa sebelum sakit, dia adalah peretas legendaris yang ditakuti. Kini, sang peretas bangkit kembali untuk bergabung dengan perusahaan lama dan menuntut keadilan.
Sampul Novel Gairah Cinta Mr. Luca
8.8
Pertemuan maut terjadi saat Luca tertembak di tengah konflik mafia. Kondisinya memburuk akibat kesalahan suntikan hormon yang memicu gairah tak terkendali. Sarah, kurir makanan yang menolongnya, terpaksa menjadi pelampiasan hasrat Luca. Demi menutupi jejak, keluarga mafia memutuskan menghabisi semua saksi. Sarah pun dibuang ke jurang oleh pengawal Luca setelah kehormatannya direnggut. Akankah takdir mempertemukan mereka kembali setelah pengkhianatan keji ini?
Sampul Novel MAFIA DI KEJAR GADIS OBSESI
9.2
Dunia berlutut di hadapan bos mafia kejam yang dikenal sangat agresif dan tak kenal ampun. Namun, otoritasnya mendadak goyah saat menghadapi seorang gadis pemberani berjiwa pejuang. Berbeda dari orang lain, pebisnis tangguh ini justru berani membangkang, berdebat, hingga menggoda sang mafia tanpa rasa takut. Meski sang bos mencoba segala cara untuk mengintimidasi, keberanian gadis itu justru membalikkan keadaan. Akankah kekejaman sang mafia luluh oleh obsesi unik ini?
Sampul Novel Mafia in The Morning
9.3
Pasca kontrak kerja berakhir, Mayumi menjadi relawan di acara Jepang demi bertemu idolanya, Mamoru V. Keberuntungan berpihak padanya saat ia terpilih menjadi LO sang cosplayer. Namun, perjalanan menuju studio foto berubah mencekam ketika sekelompok orang bersenjata menyerang mereka. Saat terjebak di gedung tua dalam aksi kejar-kejaran maut, Mayumi terkejut melihat Mamoru mengeluarkan pistol asli. Ternyata, sosok sang idola menyimpan rahasia gelap yang berbahaya.