APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Bukan Pembantu Kalian

Aku Bukan Pembantu Kalian

Sudah lebih dari tujuh bulan lamanya, keluarga iparku menumpang dan hidup layaknya benalu di kediamanku. Mirisnya, mereka justru memperlakukanku seperti seorang pelayan di rumahku sendiri. Di sisi lain, suamiku merasa tidak tega untuk mengusir mereka keluar. Karena kesabaranku telah habis, kini aku memutuskan untuk menyusun rencana cerdik demi membuat mereka merasa tidak nyaman dan segera pergi selamanya dari kehidupanku yang tenang ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sebelum baca klik berlangganan dulu ya

****** ******

Memang Mas Johan selalu begitu, tak pernah membelaku, seakan aku memang selalu yang salah. Dia hanya akan selalu memintaku bersabar menghadapi keluarga kakaknya itu.

"Dek, maafin Mbak Sarah ya. Dia seperti ini juga karena memang baru saja mengalami kebangkrutan, pasti dia sangat shock apalagi 'kan masih punya bayi Dek, takutnya kalau kita nggak mengalah dia malah mengalami Baby blues, kasihan Bobby juga 'kan?" Mas Johan ikut duduk di pinggir ranjang bersamaku, dan mengusap punggungku.

"Tapi ini sudah tujuh bulan lebih Mas, harusnya Mbak Sarah dan juga Mas Rusli sudah bisa mulai bangkit lagi Mas. Apalagi mereka kan mempunyai tiga orang anak, sampai kapan mereka akan begini terus? Dan sampai kapan mereka akan menjadi benalu di rumah kita seperti ini!?" kataku yang memang masih sedikit emosi.

"Sabar ya Dek, sebentar lagi pasti mereka akan kembali bangkit. Kita juga harus me dukung mereka agar segera memulai lembaran baru. Jangan terlalu merasa mereka menjadi beban di sini, jika kita ikhlas maka Allah akan memberikan rizki berlipat untuk kita."

"Sebenarnya bukan masalah uang Mas, tapi mereka tak bisa sedikit pun menghargai aku sebagai tuan rumah di sini Mas. Aku tak ubahnya seorang pembantu di rumahku sendiri. Seharusnya mereka itu tahu diri, bagaimana adab menumpang di rumah orang, jangan malah merasa menjadi bos!"

"Iya-iya Dek. Mas mengerti semua yang dilakukan Mbak Sarah dan Mas Rusli memang keterluan. Tapi Mas mohon dengan sangat, kamu bersabar lebih lama lagi ya. Aku juga akan berusaha mencarikan pekerjaan untuk Mas Rusli." Kali ini Mas Johan memegang erat tanganku, mencoba meyakinkanku bahwa semua ini akan segera berakhir.

Di saat Mas Johan sedang mencoba meluluhkan hatiku, terdengar percakapan keluarga itu di meja makan.

"Ayo-ayo yang cepat makannya anak-anak. Kalau habis nambah lagi saja, kamu juga Pa, mumpung lauknya enak ini, empal dan soto daging sapi. Kalau perlu kita habiskan saja sekalian, biar nanti Rini masak lagi!" suara Mbak Sarah terdengar sumringah.

"Mama, aku dan Dewi pingin banget makan es krim yang besar banget itu loh, pokoknya nanti siang kami harus makan es krim itu!"

"Papa juga rokok dan pulsa nya habis semua lho Ma." Suara Mas Rusli terdengar santai mengatakan hal itu.

"Halah sudah jangan khawatir nanti aku mintain pada Johan. Kalian bisa jajan apa saja nanti sepuasnya. Selama kita di sini tak perlu bingung lagi, semua serba tersedia pokoknya. Sudahlah sekarang buruan habiskan makanan ini!"

"Tapi aku tuh risih lho Ma, kalau si Rini itu terus menyuruh aku mencari pekerjaan. Aku kan masih trauma Ma, juga masih malas sekali, pingin istirahat sejenak di sini," Mas Rusli kembali berkata dengan entengnya.

"Halah kenapa sih kok Papa itu dengerin omongan si Rini, kalau dia ngomong anggep saja kaleng rombeng. Papa tak usah buru-buru cari kerjaan lah, kita nikmati dulu kebersamaan ini. Lagian 'kan ada Johan yang bisa kita mintai uang setiap waktu, tak perlu repot-repot kerja, semua kebutuhan kita tetap bisa terpenuhi. Anggap sajalah ini rumah sendiri, dan mereka yang numpang. Hahaha."

Sorak-sorai terdengar dari keluarga benalu itu, sungguh kebangetan sekali mereka ini. Sebenarnya kata-kata Mas Johan tadi telah sedikit meluluhkan hatiku, namun ketika mendengar lagi percakapan mereka, darahku kembali mendidih.

"Mas, kamu dengar 'kan apa yang baru saja mereka katakan?!" Nada bicaraku kini kembali meninggi pada Mas Johan.

"Iya Dek, aku dengar semuanya. Tolong sedikit lagi kamu bersabar, nanti aku akan mencarikan pekerjaan untuk Mas Rusli." Suamiku ini masih terus mencoba menenangkanku.

"Sampai kapan sih Mas aku harus bersabar? Mereka itu yang numpang, bahkan menjadi benalu di rumah kita, tapi mengapa seolah kita lah yang jadi pembantu di sini!"

Mas Johan tak berkata apa-apa dia hanya mengengg tanganku erat.

"Aku ini capek Mas, pulang kerja di suguhi banyak kerjaan, mau berangkat ke pasar juga harus mengerjaka semua pekerjaan rumah. Apa kamu nggak sayang sama aku? Hingga kamu rela aku di jadikan pembantu oleh mereka?"

"Bukan begitu Dek, aku sungguh sangat sayang kepadamu. Lahir batin dan sampai kapanpun kamu adalah bidadari di hatiku. Namun aku mohon kali ini saja bersabarlah, aku secepatnya akan mencarikan pekerjaan untuk Mas Rusli serta mencari tempat tinggal sementara untuk mereka, paling tidak beri aku waktu dua hari. Aku yakin jika sudah ada pekerjaan pasti mereka akan berubah Dek."

Kali ini Mas Johan bersimpuh di lututku, dan membuat aku tak bisa menolak permintaannya ini. Sejujurnya aku sangat tahu jika suamiku ini sangat menyayangiku, hanya saja dia pun sayang kepada kakaknya. Aku tau posisinya saat ini serba salah. Dan demi Mas Johan aku akan mengalah lagi untuk dua hari ke depan.

"Baiklah Mas, aku akan mencoba bersabar lagi untuk dua hari ke depan. Semoga kamu segera mendapat pekerjaan untuk Mas Rusli dan mereka pindah dari sini. Ini semua aku lakukan demi menghormatimu Mas. Namun jika mereka dua hari berlalu dan semua tak berubah, maka jangan salahkan aku jika aku akan menggunakan caraku sendiri agar mereka tak betah berada di sini!",

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis (Tak) Perawan
8.4
Indana Maheswari, putri tunggal dari keluarga terpandang, menyimpan rahasia kelam di balik kesempurnaannya. Statusnya yang tak lagi perawan membuatnya sulit mencari pasangan hidup. Di tengah keputusasaan, muncul Utsman yang tetap bertahan meski mengetahui masa lalunya. Saat Indana mulai membuka hati, Saddam hadir kembali. Sahabat Utsman dari masa lalu itu membawa tawaran pernikahan yang sangat sulit untuk ditolak, memicu konflik batin bagi Indana.
Sampul Novel I WAS NEVER YOURS
9.0
Menjalin ikatan dengannya adalah sebuah larangan keras yang tidak seharusnya kulanggar. Namun, perasaan ini tumbuh begitu dalam meski aku tahu bahwa memilikinya adalah hal yang tabu. Setiap detik aku mencintainya, rasa sakit itu justru semakin mengoyak batasan hatiku. Aku terjebak dalam dilema antara keinginan memiliki dan kenyataan pahit yang terus menyiksa. Mencintai dirinya hanya membawaku pada luka yang kian menganga tanpa ada kepastian.
Sampul Novel Kalung Pengkhianatan, Selma Pemenangnya
9.0
Dua belas kali rencana pernikahanku dengan Zaki hancur karena dia selalu memprioritaskan Selma, adik angkatnya. Saat Zaki kembali meninggalkanku di altar untuk kesekian kalinya, aku menyadari pengabdianku selama delapan tahun sia-sia, terutama setelah melihat Selma memakai kalung simbol cinta kami. Aku pun pergi ke Bali untuk bangkit menjadi arsitek sukses. Kini, Zaki muncul kembali bukan sebagai kekasih, melainkan pelamar kerja di bawah pimpinanku.
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia
8.6
Basudo tumbuh dalam kemiskinan yang memicu dendam mendalam terhadap orang-orang di sekitarnya. Sejak remaja hingga dewasa, ia menempuh jalur berbahaya demi menghabisi mereka yang membuatnya menderita. Demi kekuasaan dan ambisi ekonomi, sang raja mafia ini tega membinasakan banyak nyawa tanpa ragu. Namun, kekejamannya memicu perlawanan sengit. Defian dan Telma muncul sebagai sosok pemberani yang siap mempertaruhkan nyawa untuk menghentikan Basudo dan kelompoknya.
Sampul Novel Penyesalan dan Penderitaan
9.3
Kenny Yang dihantui penyesalan mendalam setelah sekian lama bersikap dingin dan mengabaikan Vannie Lee, kekasih yang setia mendampinginya selama sepuluh tahun. Di balik kesendiriannya, Vannie berjuang melawan penyakit mematikan yang membuatnya dirundung ketakutan luar biasa tanpa dukungan Kenny. Kini, waktu Vannie hampir habis. Bagaimanakah reaksi Kenny saat menyadari bahwa wanita yang selama ini ia sia-siakan akan segera pergi darinya untuk selamanya?
Sampul Novel Pernikahan Rahasia: Ajay dan Fatimah
9.7
Kisah cinta dalam Pernikahan Rahasia: Ajay dan Fatimah menghadirkan narasi romansa modern yang penuh dengan misteri. Hubungan tersembunyi antara kedua tokoh utama ini menjadi inti cerita yang emosional. Pembaca akan dibawa menelusuri dinamika janji suci yang dijaga ketat dari publik, di mana setiap keputusan membawa konsekuensi besar bagi masa depan mereka. Sebuah perjalanan tentang komitmen, kepercayaan, dan perjuangan cinta di tengah kehidupan masa kini.