APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Istri Bukan Babu Gratisanmu Mas!

Aku Istri Bukan Babu Gratisanmu Mas!

Anisa Rahmawati awalnya mencintai Arman Hermansyah, seorang duda yang baru saja ia nikahi. Namun, kebahagiaan itu hancur di hari keempat saat ia memergoki Arman berselingkuh. Ternyata, hubungan gelap itu sudah terjalin lama sebelum mereka menikah. Anisa sangat terpukul menyadari kenyataan pahit bahwa dirinya hanya dimanfaatkan. Arman menikahinya bukan karena cinta, melainkan hanya demi mendapatkan sosok pelayan gratisan di dalam rumah tangganya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tanpa sedikitpun merasa bersalah mas Arman justru menggandeng mesra Nita dan sengaja membuatku semakin terbakar oleh api cemburu.

"Makanya jangan terlalu pede dulu, aku menikahimu karena Kayla tidak cocok dengan Nita, aku juga butuh orang untuk mengurus rumah dan menjaga Kayla,"

"Apa katamu Mas?" tanyaku masih tak percaya dengan ucapan mas Arman.

"Aku menikahimu supaya ada yang menjaga kayla,"

"Jadi kamu cuma anggap aku baby sister anakmu Mas?"

"No, no lebih tepatnya babu gratisan," balas Nita disertai tawa oleh keduanya.

"Sadar diri dong, nggak mungkin seorang mas Arman jatuh cinta sama perempuan miskin kayak kamu nggak pantes," lanjutnya.

Tanpa memperdulikan keberadaan dan kekecewaanku Mas Arman dan kekasihnya pergi sambil terus menertawakan penderitaan ku.

Banjir sudah buliran air bening ini ke pipi, sakit, sedih, kecewa, marah semua menjadi satu mengapa ini harus terjadi padamu Anisa.... dosa apa yang telah kau berbuat hingga harus menanggung semua Kenyataan pahit ini.

"Mama....... Mama kenapa nangis?" suara Kayla menyadarkan ku, segera ku hapus sisa-sisa air mata dengan cepat.

"Nggak kok Mama Nisa gak nangis cuma kelilipan debu aja," kilahku.

"Mama gak usah bohong deh ini pasti gara-gara Papa dan Tante Nita kan" balasnya seolah-olah memahami segalanya.

"Kamu kenal dengan Tante Nita?"

"Dia Tante jahat, dia yang sudah bikin Mama kayla meninggal dan waktu itu Papa mau nikah sama Tante Nita tapi aku gak mau," balas gadis kecil itu matanya tampak berkaca-kaca mungkin ia rindu akan ibunya.

"Mama Nisa jangan tinggalin Kayla ya, Kayla takut kalau Papa nanti jadi nikah sama Tante jahat itu," katanya lagi sambil memeluk erat tubuhku.

Tak tega rasanya bila melihat Kayla menangis, entahlah kesedihan apa saja yang sudah ditanggung oleh gadis kecil ini.

"Iya sayang Mama Nisa janji gak akan ninggalin Kayla sendirian, sudah Nak jangan nangis ya ayo kita pulang,"

Sebenarnya hati ini sudah tak kuasa menghadapi perubahan sikap mas Arman yang menurutku sudah keterlaluan walaupun baru beberapa hari menikah, rasa-rasanya ingin ku akhiri pernikahan ini dan menjalani kehidupan baru. Namun hati kecil ini merasa iba dengan Kayla, kasihan dia bila aku tinggalkan entah siapa yang akan mengurusnya dan memberikan kasih sayang.

*

"Mulai malam ini kamu tidur di kamar pembantu aku muak melihat wajahmu," kata mas Arman dengan ekspresi dingin.

"Kenapa kamu nyiksa aku dengan pernikahan ini Mas?"

Bukannya menjawab pertanyaanku mas Arman malah menatapku dengan sinis dan pergi meninggalkanku di kamar sendiri.

Sungguh sakit rasanya, seharusnya ini adalah saat-saat bahagiaku bersama mas Arman apalagi kami belum genap satu minggu menikah. Tanpa banyak berpikir ku bereskan barang-barang milikku di kamar ini dengan linangan air mata.

Di kamar ukuran 2×4 meter ini aku menghabiskan malam yang panjang seorang diri. Dadaku semakin sesak mengingat perubahan mas Arman kepadaku, mengapa ia harus menikahiku bila dirinya sudah punya kekasih, sampai kapan penderitaan ini harus ku alami.

Kuputuskan mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat malam, mengadukan segala rasa yang ku alami pada Rabb ku Tuhan pencipta alam semesta beserta isinya semoga Allah melembutkan hatimu Mas.

Samar-samar kudengar suara adzan yang bersahutan ternyata aku tertidur di atas sajadah lengkap dengan mukena, mungkin karena terlalu banyak menangis membuatku lelah dan tertidur begitu saja.

Setelah menunaikan sholat subuh, aku langsung ke dapur menyiapkan sarapan untuk mas Arman dan Kayla.

"Mas sarapan yuk sarapan dulu aku udah siapin," ajakku pada mas Arman yang sudah rapi dengan jas dan tas kantornya.

"Aku sarapan di kantor saja," jawabnya dengan ekspresi yang dingin.

"Sayang, cepet habisin sarapannya Papa tunggu di mobil ya," kata mas Arman pada Kayla yang hanya dibalas anggukan.

Dingin dan cuek itulah gambaran mas Arman sekarang berbeda jauh dengan saat pertama kali kami berkenalan, saat itu mas Arman selalu bersikap manis dan lembut itulah yang membuatku cepat jatuh cinta padanya.

Mas Arman dan Kayla sudah berangkat, kini saatnya bagi diriku untuk melakukan tugas ibu rumah tangga. Semua pekerjaan menyangkut rumah tangga di rumah sebesar ini adalah tugasku mengingat tidak ada asisten rumah tangga, kata mas Arman asisten rumah tangganya resign dan pulang kampung.

"CK... pasti ini bekas lipstik wanita itu menjijikkan!" gerutuku kesal saat kudapati bekas kecupan bibir berwarna merah terang di jas suamiku.

Mood ku menjadi buruk seketika sungguh tega mas Arman yang menikahiku tetapi berzina dengan wanita lain.

Setelah semua pekerjaan beres, aku merehatkan badanku di sofa ruang tamu sambil memainkan ponselku kubuka aplikasi hijau dan melihat-lihat status teman-temanku. Tiba-tiba muncul status mas Arman yang sedang mencium pipi wanita itu dengan mesra, dadaku bergemuruh sungguh sepasang manusia tak tahu malu berani mengumbar zina walaupun sudah memiliki istri, dan wanita itu sungguh murahan hingga suami orang pun diembatnya.

Ku matikan ponselku sebelum setan menggoda dan membuatku melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan.

Melihat status wa mas Arman membuat diriku semakin jijik menyandang status sebagai istrinya, sesal yang kini tengah kurasakan andai saja saat itu aku tak menerima lamarannya begitu saja dan mengenalnya lebih jauh, pantas saja saat pernikahan dilakukan secara intimate hanya keluarga saja yang mengetahui ternyata ada wanita idaman lain dibalik semua ini.

"Andai saja saat itu aku menuruti perkataan Mama dan Papa dan gak nekat, pasti ku takkan terjebak dengan pernikahan ini." Menyesal memang terjadi di belakang, saat itu aku sudah terbutakan dengan cinta bahkan tidak mengindahkan nasehat orangtuaku yang membuatku mau menikah dengannya di rumah sederhana Pakdeku di kampung dan Pakde jugalah yang menjadi wali nikahku.

Sekarang beginilah aku masuk dalam neraka berkedok pernikahan, dinikahi untuk dijadikan babu sungguh miris nasibku berubah 180 derajat dulunya aku tak pernah melakukan pekerjaan-pekerjaan ini ada bibi yang mengurus segala kebutuhanku. Untungnya mas Arman sendiri tak tahu siapa aku sebenarnya aku, jika tahu mungkin ia sudah menggerogotiku dan membuatku bertambah buta akan cintanya yang palsu.

Tak terasa buliran air bening telah lolos dari mata indahku karena menyesali hal yang sudah terjadi, kulirik jam dinding menunjukkan hampir pukul 12 siang itu artinya aku terlambat menjemput Kayla.

"Astaghfirullah.... Kayla," kataku sambil menepuk jidatku, bagaimana aku bisa seceroboh ini bagaimana kalau Kayla menangis karena aku terlambat menjemputnya.

Dengan cepat ku mengambil jilbab dan kunci mobil, kulajukan dengan cepat mobil putih ini agar cepat sampai di sekolahan anak sambungku.

"Assalamualaikum Buk, maaf Ibu lihat Kayla anak saya tidak?" tanyaku pada seorang guru yang kutemui di sekolah.

"Kayla ya, sudah pulang tadi Bu dijemput ayahnya tadi sempat menangis karena tidak ada jemput jadi saya selaku wali kelas menelpon pak Arman, baru saja dijemput ayahnya," jelas guru itu.

"Maaf sebelumnya Ibu siapa ya?" tanya guru itu lagi.

"Oh iya Bu, saya Anisa Ibu sambung Kayla," jawabku setelah selesai mengenalkan diri aku pun pamit.

Drrt...drrrt....drrrtt... Getar ponselku mengagetkanku yang sedang fokus menyetir, ternyata mas Arman yang tengah menelpon. Kutepikan mobil terlebih dahulu dan mengangkat teleponku.

"Heh istri tak berguna, gara gara kamu Kayla nangis nih!" kukepalkan tanganku emosiku kembali terpancing, astaghfirullah siapa yang berani lancang berkata seperti itu?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anugerah Cinta
9.3
Dila, putri Gus Wirto, terjebak dalam perjodohan dengan Fabian, mantan pecandu yang sedang memperbaiki diri di pesantren. Hati Dila sebenarnya terpikat pada Prima, seorang hafiz yang saleh. Meski berupaya membatalkan taaruf, Dila tak kuasa melawan harapan orang tuanya. Namun, saat kesepakatan tercapai, rahasia kelam Fabian mulai terkuak satu per satu. Akankah Dila bertahan dengan pilihannya? Mampukah Fabian benar-benar lepas dari masa lalunya yang kelam?
Sampul Novel Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
8.2
Demi membalas budi sahabat yang membiayai pengobatan anaknya, Wilona Anastasia bertahan menjadi asisten Marten Dewangga Yanuardi. Meski Marten adalah CEO muda yang arogan dan keras kepala, pesona Wilona perlahan melunakkan sifat kekanakannya hingga ia terobsesi pada asistennya itu. Namun, sebuah rahasia besar membayangi hubungan mereka yang kian intens. Akankah cinta Marten tetap bertahan saat mengetahui bahwa Wilona sebenarnya adalah seorang janda beranak satu?
Sampul Novel Istri Manis Tuan Jicko
9.8
Demi menuruti ambisi ibunda yang mendambakan cucu tanpa harus terikat pernikahan, Jicko menolak perjodohan dan memilih jalan pintas. Ia menawarkan sebuah kesepakatan khusus kepada Ameera untuk mengandung buah hatinya. Jicko yakin kontrak ini akan menguntungkan kedua belah pihak tanpa ada komitmen emosional. Namun, rencana yang semula tampak sederhana ini berubah menjadi pelik saat realitas hubungan mereka ternyata jauh lebih rumit dari dugaan.
Sampul Novel Ketika Mertua Ikut Campur
8.0
Kehidupan pernikahan Salwa dan Lutfan kini di ambang kehancuran akibat campur tangan ibu mertuanya yang berlebihan. Situasi semakin memanas saat sang mertua sengaja membawa seorang asisten rumah tangga baru ke kediaman mereka. Namun, Salwa merasakan adanya niat terselubung di balik kehadiran wanita tersebut. Misteri besar mulai terungkap saat rencana rahasia mereka dijalankan. Sanggupkah cinta Salwa dan Lutfan bertahan menghadapi konspirasi ini?
Sampul Novel Menemukan Cinta Sejati
9.0
Demi membalas pengkhianatan, Eve Costa setuju menikahi pewaris kejam keluarga mafia Vittorine. Selama lima tahun, Eve mencintai Lucas Smith, namun pria itu justru mengabaikan nyawanya saat diculik dan malah bermain api dengan Alina. Setelah selamat dari maut, Eve kehilangan rasa cintanya. Saat Lucas melamar, Eve telah menyiapkan rencana besar untuk melepaskan diri. Ia memanfaatkan posisi barunya demi menghancurkan pria yang telah tega membuangnya demi wanita lain.
Sampul Novel One Night Stand
9.8
Seo Inha tak menyangka liburan solonya di Bali berujung pada malam tak terduga bersama Lee Yeon, pewaris kaya yang sedang patah hati. Akibat salah minum ramuan dan mabuk, Inha masuk ke kamar Yeon hingga ia hamil. Yeon memutuskan menikahi Inha demi tanggung jawab meski tanpa cinta. Di tengah pernikahan kontrak mereka, perhatian Yeon mulai tumbuh, namun mantan kekasihnya mendadak kembali untuk merebut posisinya. Akankah Inha bertahan saat masa lalu Yeon datang mengganggu?