APKDock Logo
Sampul Novel Anak Milik CEO

Anak Milik CEO

8.8 / 10.0
Seorang wanita mendadak tegang saat bertemu kembali dengan Davero di dalam lift kantor. Pertemuan yang tak terduga itu berubah mencekam ketika sang CEO tampan memojokkannya ke dinding dengan tatapan tajam yang penuh dominasi. Meski sang wanita merasa ketakutan dan gugup, Davero dengan suara serak menegaskan bahwa ia tak akan membiarkannya pergi lagi. Sebuah klaim penuh ancaman pun terucap, menandai bahwa wanita itu kini adalah miliknya sepenuhnya secara mutlak.

Anak Milik CEO Bab 1

Aku Agneta Laurinda Aretina, saat ini usiaku 23 tahun. Aku bekerja di sebuah perusahaan besar di bidang Apparel, Textile dan Fashion yang sepak terjangnya melesat sukses. Aku merasa beruntung bisa bekerja di perusahaan ini, walaupun hanya di bagian marketing. 

Saat ini aku tengah menyiapkan sarapan untuk kami. 

Oops! Aku belum kasih tahu kalau aku memiliki seorang pangeran kecil, ya? Yah, saat ini aku memiliki seorang malaikat kecil bernama Regan Danial. Usianya sudah menginjak empat tahun.

“Pagi, Bunda!” sapanya dengan ceria membuatku tersenyum gemas. 

Regan-lah alasanku bertahan hingga sekarang. Regan jugalah yang membuatku bersemangat kembali setelah sekian lama menahan kesakitan yang belum terobati.

“Pagi, Pangerannya Bunda.” Aku mengecup pipi chubby Regan. 

Meski usianya baru  empat tahun, Regan termasuk anak yang cekatan dan cerdas. Dia bahkan menjadi siswa unggulan di taman kanak-kanaknya. Wajahnya yang oriental, blasteran, membuatnya semakin tampan. Namun, hanya dengan memandang wajahnya saja, itu mengingatkanku pada pria brengsek yang sudah memorak-porandakan hidupku. Lelaki pertama dan terakhir yang sangat kubenci dan tak ingin kutemui seumur hidupku lagi.

“Bunda kok tatap Egan telus. Egan sangat tampan, ya?” celetuknya dengan cadel membuatku tersenyum lebar.

Mereka bahkan memiliki sifat yang sama, begitu percaya diri dan aku tidak ingin Regan mirip dengan pria itu, tidak sama sekali.

“Kamu sangat tampan, Sayang. Ayo kita sarapan!” ucapku memangku tubuhnya dan mendudukkannya di atas kursi meja bar yang ada di rumah kontrakan kecilku. “Egan, hari ini mungkin Bunda akan sedikit sibuk di kantor dan tak bisa menjemput kamu pulang. Kamu bisa pulang sendiri dan pergi ke rumah Tante Iren, 'kan?” ucapku karena hari ini adalah hari penyambutan bos baruku. 

“Biar aku yang menjemputnya.” Ucapan seseorang membuatku dan Egan menengok ke arah suara di mana seorang pria memakai jas hitam tengah berdiri di ambang pintu. Dia tersenyum manis ke arah kami.

“Ayah Aiden!” teriak Egan dan berlari ke arah Aiden. 

“Jagoan Ayah!” Aiden mengangkat tubuh Egan ke udara membuatnya tertawa riang.

Dia adalah Aiden Zharil Pratama, pria baik hati yang sudah mengisi hatiku selama ini. Ia mampu menerimaku yang sudah memiliki anak. Bahkan dia juga begitu menyayangi Regan seakan Regan adalah anak kandungnya sendiri.

“Pagi, Sayang.” 

Bisikan itu menyentakku ke dunia nyata. Aku tidak sadar kalau Aiden sudah berdiri di sampingku. Aku tersenyum padanya dan beranjak menyiapkan sarapan untuknya juga.

“Memang kamu tidak akan sibuk? Bukankah kamu sebagai wakil CEO sangat dibutuhkan kehadirannya?” tanyaku.

Aiden adalah wakil CEO di Wiratama Group atau dikenal dengan korporasi WT Group. Sebuah perusahan Apparel, Textile & Fashion terbesar di Indonesia dan juga luar negeri, termasuk di beberapa negara maju. Aku bekerja di sana.

“Tidak, biarkan saja. Lagian sepupuku yang baru pulang dari London yang jadi CEO-nya. Dia tidak akan membutuhkanku. Jadi nanti Ayah yang akan jemput Regan.” Aiden mencubit pipi Regan, membuatnya bersorak senang.

Aku hanya bisa tersenyum dan bahagia melihat kekompakan mereka berdua. Aku juga bersyukur di saat hidupku hancur dan tak ada tempat bagiku berpijak, Aiden datang membawa harapan untukku dan juga Regan. Aku memang belum mencintainya sebesar dia mencintaiku, tetapi aku akan berusaha untuk mencintainya sepenuh hatiku. 

Setelah mengantar Regan ke sekolah dan menitipkannya kepada guru di sana. Aku dan Aiden langsung menuju ke kantor. Kami berpisah di parkiran karena kami berbeda ruangan. 

Di sinilah aku sekarang, di meja kerjaku dengan beberapa berkas menumpuk. Pak Wildan, manajer bagian marketing sudah menyuruhku menyiapkan beberapa laporan.

“Ta, lo tau gak? Katanya pengganti CEO yang lama itu masih muda, lho,” celetuk Sonya.

“Lalu?” tanyaku.

Saat aku datang ke kantor pun, dari lobi hingga lorong ruanganku semuanya menggosipkan CEO baru yang katanya masih muda dan sangat tampan. 

Whatever-lah.

“Katanya dia sangat tampan,” celetuk Sonya membuatku memutar bola mataku karena jengah.

“Kamu sudah mengatakan itu berulang kali dan ini mungkin sudah yang keseratus kalinya,” ucapku berlebihan.

“Lebay, lo,” kekehnya.

Seketika beberapa orang datang dengan heboh, menyiarkan berita sang CEO baru sudah datang. Kami harus segera bersiap karena CEO itu tengah berkeliling ke semua divisi. 

“Aku harus berdandan secantik mungkin,” ucap Sonya seraya bercermin dan menambahkan riasannya. Aku hanya menggelengkan kepalaku saja.

“Aku pergi ke ruangan Pak Wildan dulu ya.” Aku lekas berlalu menuju ruangan Pak Wildan dan Sonya hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

Aku tengah melaporkan beberapa dokumen kepada Pak Wildan hingga pintu ruangan terbuka.

“Pak Wildan, Tuan Wiratama sudah datang.” Pemberitahuan itu membuatku dan Pak Wildan berdiri dari duduk kami.

“Selamat siang,”

Degh!

Dia?

Saat ini dia berdiri di hadapanku dengan tatapan yang sama. Tatapan tajam penuh intimidasi, wajahnya makin terlihat tampan dan terlihat dewasa. Setelah lima tahun berlalu, kini dia berada di depanku. Aku merasa duniaku berhenti berputar saat tatapannya kembali menusuk ke dalam retina mataku. Tatapan yang sama yang membuatku membencinya sekaligus mencintainya. Namun, dialah satu-satunya orang yang ingin kuhindari dan kulenyapkan dari dunia ini. Dialah orang yang sangat tak ingin kutemui lagi seumur hidupku. Dia adalah Davero Anderson Wiratama!

***

Lanjut Membaca

Daftar Isi Anak Milik CEO

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Mira Aditya terjebak dalam perjodohan orang tuanya dengan Rafiq Jaya. Alih-alih bahagia, ia justru menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah menikahi kekasih lamanya, Elena Faris, secara rahasia. Menjadi sosok yang terpinggirkan dalam rumah tangganya sendiri, Mira harus menanggung luka batin yang mendalam. Di tengah kehampaan dan rasa kecewa yang kian menggunung, Mira kini dihadapkan pada pilihan sulit antara terus bertahan atau pergi mencari kebebasan.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu demi satu nyawa teman, keluarga, hingga mereka yang pernah menyakitiku terenggut secara brutal. Kematian tragis ini menyisakan kengerian mendalam karena sang pelaku sangat lihai menghapus jejak, membuat identitasnya mustahil terungkap. Di tengah kepungan teka-teki gelap yang penuh misteri, korban terus berjatuhan tanpa henti. Naasnya, aku yang menjadi tokoh utama dalam kisah kelam ini pun tak luput dari incaran maut yang mengintai dari balik bayangan.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Samuel Adinata dikenal sebagai CEO Royal Adinata sekaligus sosok suami dan ayah idaman bagi Elena dan Eliott. Namun, di balik citra sempurna itu, tersimpan misteri besar mengenai ketulusan sikapnya. Samuel ternyata menyimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terkuak. Bukan sekadar pengkhianatan biasa, Elena akhirnya menyadari bahwa pernikahan mereka hanyalah taktik licik. Ia murka saat tahu dirinya hanya dimanfaatkan demi kepentingan tersembunyi sang suami.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan