APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Aku, Kamu, dan Gundikmu

Antara Aku, Kamu, dan Gundikmu

Anisa Amanda, seorang istri berparas jelita, harus menelan pil pahit saat dikhianati oleh suaminya, Hendra, dan adik sepupunya sendiri, Tia. Tak tinggal diam, Anisa bertekad membalas dendam atas sakit hatinya. Di tengah rencananya, ia tak sengaja bertemu Fras Ramadhan, seorang tukang parkir tampan. Siapa sangka, Fras sebenarnya adalah CEO sukses Bintang Group yang menyamar. Pertemuan itu memicu konflik baru sekaligus menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

"mbak mau kemana?" ucap tukang parkir yang datang menghampiri Anisa.

Anisa menengokan kepalanya ke kanan dan ke kiri, mencari tahu orang yang sedang berbicara dengan tukang parkir .

"hey mbak,saya berbicara dengan anda!" ucap tukang parkir sambil menunjuk kearah Anisa.

"Abangnya ngomong ke saya?" dengan polosnya Anisa menunjuk dirinya sendiri.

"iya, mbaknya gak lihat kalo tidak ada orang lain di sini selain mbak!"

" oh haha, kirain Abang ngomong sama orang lain"

"saya tanya,mbak mau kemana kok malah ketawa?" ucap fras

"lah saya mau pulanglah bang" akhirnya Anisa pun kesal karena di tanya terus-menerus sama tukang parkir.

"enak aja nggak bisa, mbaknya belum bayar parkir loh, maen kabur aja" ucap fras yang menghampiri dan menghalangi motor milik Anisa.

"oh hehe, saya lupa bang. Saya minta maaf,ini bang uangnya" Anisa nyengir merasa malu bukan main, bisa-bisanya dia sempat melupakan itu. Kemudian Anisa pun menyodorkan uang yang berwarna kuning kepada si tukang parkir itu.

"cantik-cantik kok pelit" ucap fras menggerutu dan masih terdengar oleh Anisa.

"apa Anda bilang apa tadi?" ujar Anisa

"ah tidak, saya tidak bilang apa-apa" balas fras, Lalu Anisa pun pergi meninggalkan mini market itu.

25 menit kemudian, Anisa sampai rumah. lalu Dia memasukkan motor kesayangannya di bagasi, Dia pun berjalan kedalam rumah dan istirahat sejenak untuk menghilangkan kekesalan setelah bertemu dengan tukang parkir tadi.

"huuh ceroboh banget sih gue tadi, bisa-bisanya gue lupa membayar uang parkir, memalukan " ucap Anisa sambil menepuk jidatnya sendiri,dan dia mulai tertidur.

*****

Di luar rumah,ada seseorang yang datang. Dia berjalan masuk kedalam rumah Anisa dan juga Hendra, tanpa mengetuk pintu dan langsung nyelonong masuk ke rumah.

"enak banget ya, kerjaan kamu di rumah ini cuma tidur dan ongkang-ongkang kaki" ujar Laras dengan suara yang keras.

Laras adalah kakak perempuan tertua dari Hendra yang berarti kakak iparnya Anisa,sejak Hendra mempersunting Anisa.Laras sangat membencinya karena di mata Laras Anisa hanyalah perempuan benalu yang menggangu hidup adiknya.

"eh kak Laras,ayo duduk kak" Anisa pun terkesiap kaget dengan kedatangan Laras,diapun bangkit dari tidurnya dan mempersilahkan kakak iparnya untuk duduk. Kebetulan Anisa tiduran di ruang tamu.

"gak perlu sok baik kamu ya, cepetan siapkan kamar untuk saya. Karena saya akan menginap di sini" ujar Laras dengan menyilangkan tangannya di dada.

"kakak mau menginap disini!" tanya Anisa kembali, sebenarnya Anisa itu tidak suka kalau kakaknya menginap disini. Bukannya Anisa pelit melainkan Dia tidak suka kalau Laras sering memerintah Anisa seperti pembantu dan suka mencaci Anisa tanpa tahu apa penyebabnya.

"iya kenapa?kamu tidak suka kalau saya menginap di rumah adik saya.cepetan Kamu bereskan kamarnya,aku tunggu di sini" ujar Laras

"iya kak, Aku beresin sekarang" jawab Anisa, tidak membutuhkan waktu lama, Anisa pun langsung bergegas menuju kamar tamu untuk segera di berikan.

Anisa yang melihat Laras sedang santai itu pun langsung menghampiri.

"kak bantuin dong, yang mau tidur kan kakak masa aku harus ngeberesin itu semua". Ucap Anisa yang sudah mulai geram oleh tingkah kakak iparnya.

"ya ini kan rumah kamu, yang harus ngeberesin ya harus kamu bukan Aku,kan aku tamunya" ucap Laras tanpa beban.

" ya,tamu yang tak diundang " Anisa pun berjalan meninggalkan Laras sambil bergerutu.

******

Di lain tempat Hendra sedang menikmati makan siang di sebuah restoran bersama Tia, Tia sedang duduk dan bergelayut manja ke pada Hendra.

"mas kapan kamu akan menceraikan Anisa mas, Kamu kan udah janji bahwa kamu akan menceraikan Dia" ucap Tia

"sabar ya sayang,mas butuh waktu untuk mencari alasan supaya mas bisa menceraikan Anisa" jawab Hendra yang menggenggam kedua tangan milik Tia

"dari dulu aku sudah sabar mas" ucap Anisa yang mulai kesal kepada Hendra.

tidak lama seorang pelayan pun datang mengantarkan makanan yang sudah mereka pesan.

"ya udah ayok kita makan,Kamu harus menjaga stamina Kamu agar kuat" ucap Hendra.

"aku dari dulu udah kuat mas" jawab Tia yang masih saja kesal kepada Hendra

Lalu mereka berdua pun menyantap makan siang bersama, ketika mereka sedang menyantap makanan. tanpa mereka sadari Anisa pun datang dan mengambil tempat duduk tepat berada di sebelah mereka, pelayan pun datang dan membawa buku menu kepada Anisa.

"mbak saya mau pesan sate kambing dan minumannya jus alpukat" ucap Anisa kepada pelayan restoran.

Setelah Anisa memesan makanan, wajah Anisa menengok ke sebelah kanan dan di mana ada Tia yang sedang menyuapi Hendra.

Deg!!!! Anisa mematung melihat apa yang sedang Tia lakukan kepada Hendra, mendadak dadanya sesak dan sebuah pertanyaan memenuhi isi dari kepala Anisa. Anisa berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Hendra dan juga Tia.

"mas, sedang apa kamu di sini?" tanya Anisa dengan menahan emosi, Anisa tidak mau kalau ada keributan di sini.

"ka-kamu sedang apa sayang" jawab Hendra dengan raut sangat gugup melihat kedatangan istrinya. Sedangkan Tia,dia memasang raut yang tanpa berdosa sama sekali setelah apa yang dia lakukan kepada Hendra.

"aku sedang memesan makanan mas,kamu lagi ngapain di sini?" Anisa kembali bertanya kepada sangsuami, namun yang menjawab pertanyaan dari Anisa adalah Tia.

"kita lagi nunggu klien buat meeting mbak di restoran ini, jadi sebelum kliennya datang kita makan dulu" jawab Tia yang dalam mode sewot karena Tia sangat terganggu oleh kedatangan Anisa.

"tapi gak harus dengan menyuapi suami orang bisakan?" ucap Anisa yang di buat kesal oleh Tia.

"mbak lebay banget sih,tadi itu pak Hendra sedang sibuk sama ponselnya, jadi aku berinisiatif buat menyuapi pak Hendra, enggak lebih kok" ucap Tia yang makin kesini makin berani memberanikan diri untuk mendekati Hendra.

"gak lebih dari mana kamu itu__" ucapan Anisa pun terpotong oleh Hendra yang membela Tia.

"SUDAH!!!! Anisa kamu jangan keterlaluan kepada Tia, dia itu adik sepupu Kamu loh" ucap Hendra sambil mendekati Anisa.

"iya mas,aku tau tapi tadi dia itu menyuapi kamu loh mas, itu sangat tidak wajar" ucap Anisa

"Dari mana yang sangat tidak wajar Anisa? sikap Tia kepada mas itu wajar-wajar saja, yang tidak wajar itu cara berpikir kamu terhadap mas sama Tia" ucap Hendra, Anisa sedikit bergeming dengan perkataan sangsuami,dan baru kali ini Hendra membela wanita lain di hadapan dirinya.

"kamu membela Tia mas?" tanya Anisa kepada Hendra

"enggak mas gak membela siapa-siapa di sini" jawab Hendra,berlalu pergi yang di ikuti oleh Tia meninggalkan Anisa.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sang Lady Killer
9.8
Daniel Millard adalah CEO Millard Corporation yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan hingga kuasa. Ia dijuluki Lady Killer karena kemampuannya menaklukkan wanita mana pun. Namun, pertemuannya dengan Anya mengubah segalanya. Sifat asli Daniel yang terpendam mendadak bangkit saat ia menyadari Anya adalah bagian dari masa lalunya yang kelam. Daniel pun bersumpah takkan melepaskan Anya kepada siapa pun, karena baginya Anya jauh berbeda dari wanita lain.
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel Dua Titik (Dilamar CEO Dinikahi Dosen)
8.2
Tanpa perkenalan mendalam, Asoka nekat melamar Riri meski restu orang tua menjadi penghalang besar. Di tengah perjuangannya, Asoka terpaksa pergi ke London dalam waktu lama. Saat ia kembali untuk meraih cinta Riri, kenyataan pahit menantinya: Riri telah resmi dipersunting oleh Kris. Kini, Asoka terjebak dalam dilema asmara yang rumit, sementara kehadiran Kris menjadi penengah tak terduga dalam drama cinta yang penuh rintangan dan pengorbanan ini.
Sampul Novel HASRAT TERLARANG GIGOLO
8.1
Demi menghidupi tiga adik dan ibu yang sakit jiwa, Bagaskara nekad menjadi pria sewaan di usia 20 tahun. Pemuda ini terjebak dalam tawaran fantastis Arta Syakila, wanita kaya berumur 27 tahun yang bersedia membayar 500 juta hanya untuk satu malam. Meski Arta memiliki segalanya, alasan di balik keputusannya menyewa gigolo tetap misterius. Akankah Bagas bisa kembali hidup tenang, atau justru terjerat selamanya dalam rahasia kelam kehidupan sang miliarder?
Sampul Novel MENANTU KONTRAK
9.2
Pasca diusir ibu tirinya, Anindya yang hidup sulit terpaksa menerima kontrak pernikahan dengan Reivan, miliarder yang menutup diri akibat masa lalu kelam. Nyonya Nadia menjodohkan mereka demi memenuhi permintaan terakhir Nenek Zylvana yang sedang sakit. Meski awalnya terpaksa, sikap manja sang nenek justru mendekatkan mereka. Namun, ego Reivan memicu konflik besar hingga Anindya harus mempertaruhkan nyawa demi cinta di tengah rahasia yang mulai terkuak.
Sampul Novel PELACUR DI RANJANG SUAMIKU
9.7
Gava adalah pengusaha sukses yang cantik dan kaya raya. Meski terlihat sempurna, sifat pemalunya membuat hubungan ranjang dengan sang suami, Rasyid, terasa hambar. Rasyid akhirnya berpaling pada Putri, pemilik hotel agresif yang memikat hatinya. Berdalih menghindari dosa, Rasyid berniat memadu Gava. Perselingkuhan ini terbongkar berkat bantuan Viko, pengacara yang lama mencintai Gava. Di depan Gava, Putri tanpa malu membeberkan detail hubungan intimnya dengan Rasyid.