APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Arti Dalam Pernikahan

Arti Dalam Pernikahan

Haura menentang keras rencana perjodohan yang melibatkan dirinya dengan Rainer. Fokus utamanya adalah mempertahankan hubungan asmara bersama pria pilihannya, Ali. Merasa dikhianati dan terbakar api cemburu, Rainer merancang rencana jahat untuk membalas dendam. Ia menyebarkan video asusila demi merusak reputasi Haura sekaligus menghancurkan ikatan cintanya dengan Ali. Konflik ini menguji keteguhan hati Haura di tengah skandal yang mengancam masa depannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Lea tergopoh-gopoh membuka pagar rumahnya. Membiarkan mobil Ferarri memasuki pekarangan.

Setelah itu, ia menutup kembali dan segera menyambut Rainer dengan penuh antusias saat keluar dari mobil.

Lelaki bertubuh jangkung itu diapit untuk segera masuk ke dalam rumah berbentuk minimalis.

Di ruang tamu sudah ada Erin bersama suaminya, Leo.

Lea sengaja mengundangnya karena ada yang ingin ia bicarakan mengenai rencana pernikahan Haura dengan Rainer.

Erin yang datang jauh-jauh dari Taraju, tentu saja ia tidak keberatan untuk mengunjungi rumah sang Ibu, dan sekalian menginap mungkin beberapa hari ke depan setelah poses acara adiknya selesai.

Saat Rainer datang dengan kaki melangkah masuk, ia segera menyalami Erin, juga suaminya.

Aroma farpum kian terasa menyegarkan.

Terlebih Lelaki itu, enak dipandang dengan penampilan elegan, berkelas dan berwibawa.

Serta wajahnya yang sangat tampan dengan pahatan yang paling sempurna. Seperti memiliki hidung mancung dan manik mata yang kian mempesona.

"Ya Ampun, calon suaminya Haura ternyata tampan, ya," Erin memuji Rainer. Kemudian, ia menatap suaminya. Begitu juga suaminya berpendapat yang sama, yaitu Rainer memiliki paras yang sangat tampan. Bahkan kulitnya sangat putih seperti susu.

Mendapat pujian seperti itu, pipi Rainer mendadak berubah warna menjadi merah merona.

"Tuh, kan, apa yang Ibu bilang, kalau calonnya adikmu itu memang ganteng. Kamu sih, gak percaya," Lea begitu bangga dalam memuji calon menantunya yang sangat tampan itu.

Erin sempat tidak percaya bahwa akan ada yang mau melamar adiknya, Haura. Sebab, adiknya itu terkenal orang yang sangat tertutup. Seperti tidak memberikan jalan bagi laki-laki yang ingin menggaet hatinya.

Jarang Erin melihat adiknya dekat dengan seorang laki-laki. Apalagi pacaran tidak ada di kamus adiknya.

Erin sempet akan menjodohkan adiknya dengan teman-temannya yang bukan orang sembarangan. Tapi, lagi-lagi Ia hanya bisa sabar terhadap penolakan dari sang adik.

Lebih kecewanya, Haura malah memutuskan untuk bercadar. Tentu saja hal itu malah semakin memberatkan dirinya dalam mencarikan pasangan untuk sang adik.

Siapa yang mau kalau wajahnya saja tidak kelihatan?

Umur adiknya sudah pas untuk menikah.

Namun, kedatangan Rainer yang mau menerima Haura apa adanya telah membuat Erin dan Leo merasa terharu.

Wajahnya yang sangat tampan dan masih muda. Terlebih lelaki itu memiliki bisnis yang sudah sukses.

Erin merasa tidak percaya lelaki yang memiliki paket komplet ini telah bersedia untuk meminang Haura tanpa melihat wajah alias apa adanya.

Sekarang, Mereka terlibat obrolan ringan. Bercerita tentang aktifitas masing-masing seraya duduk santai di sofa ruang tamu.

Sementara Haura, Gadis itu tampak cemas dan gelisah.

Beberapa kali kakinya mondar-mandir di lantai kamar.

Memikirkan bagaimana agar pernikahan dengan Rainer itu tidak terjadi.

Sungguh, ini bukan keinginannya.

Kalau saja Video itu tidak ada, kemungkinan rencana ini tidak akan terjadi. Ia akan menolak mentah-mentah pinangan dari Rainer.

Ia tahu bagaimana seorang Rainer. Membuat Video mesum itu untuk menjebaknya.

Haura benar-benar tidak percaya, Rainer telah melakukan sesuatu diluar batas kesabarannya.

Kini, kakinya berhenti. Haura telah memiliki Ide untuk bisa menghancurkan video itu, yang pastinya file rahasianya sedang ada di tangan Rainer. Ia harus mendapatkannya sebelum pernikahan itu terjadi.

Tok!

Tok!

Tok!

Haura menoleh ke arah pintu yang tengah diketuk oleh seseorang dari luar sana.

Tangan kanannya memutar knop pintu.

CKkleeek!

Ketika pintu itu sedikit dibuka, menampilkan sosok pria maskulin dengan kemeja putih sebagai atasan berpadu celana hitam formal dibawahnya. Serta sepatu hitam yang terpasang di kakinya itu sengaja membuka pintu itu agar lebih lebar.

Lelaki itu menarik sudut bibir dengan gaya smrk.

Haura merasakan darahnya seketika mendidih saat memandanginya.

Ia benar-benar merasa muak!

Ada rasa ingin marah bercampur rasa jengkel di dalam benaknya.

Ia begitu benci atas apa yang sudah pria ini lakukan terhadapnya.

Membuat video mesum, lalu menuduhnya. Apa itu tidak keterlaluan?

Meski bukan ia pemerannya, tapi apa yang bisa Haura lakukan? Mengingat pemerannya memakai pakaian miliknya, pasti siapapun akan menyangka kalau pemerannya adalah dirinya.

Kedua bola matanya kian menajam ke arah sosok pria di depannya seiring kedua telapak tanganya mengepal kuat.

Namun, ia tersadar dan beristighfar sambil menundukkan kepalanya.

Akhirnya ia bisa mengendalikan emosi itu yang sempat menyerangnya.

Air matanya satu-persatu mulai menetes dari sudut matanya.

Maafkan aku Ya Allah ...

Aku khilaf ...

Haura terisak dengan penuh perasaan bersalah.

Ia hanya manusia biasa tidak luput dari setiap kesalahan.

Memiliki perasaan emosi kapan saja akan meledak jika sudah tidak sanggup untuk menahannya lagi.

Haura tampak mencoba untuk sabar dengan napas yang diaturnya.

Tegar dalam menjalani hidup yang penuh dengan lika-liku ini.

Segala kepahitan hidup yang saat ini dirasakan, Tapi ia percaya bahwa Tuhan sedang mempersiapkan hal terindah untuk dirinya suatu saat nanti.

Ia sangat percaya itu.

Biarlah kali ini dirinya menikmati sekenario yang sedang Tuhan rencanakan.

"Kenapa?" Lelaki yang tak lain tak bukan ialah Rainer tengah menyeringai sambil mencodongkan wajahnya ke arah Haura.

Ia merasa puas dalam mempermainkan gadis polos ini. "Kamu marah? Ayo, marahi aku sesuka hatimu kalau bisa,"

"Dengar, Ibu dan Kakakmu sedang berada di pihakkku sekarang. Sesusah apapun kamu menjelaskan Video itu, mereka tidak akan mempercayaimu, ingat itu!" Peringat Rainer dengan matanya yang kian tajam.

Haura semakin terisak. Ia tidak tahu lagi harus berkata apa?

Dadanya merasakan sakit.

Rainer begitu tega menyakitinya.

Haura mendongakkan kepala. Bola mata yang sudah berembun itu menatap dengan lekat-lekat wajah Rainer. "Kenapa? Kenapa kamu melakukan ini padaku? Apa salahku?"

Rainer tersenyum puas. Tidak tahu kenapa ia merasa senang sekali kalau melihat Haura menangis karena dirinya.

"Kamu masih gak nyadar salahmu di mana? Ingat gak, waktu aku nembak di tempat kerja kamu?"

Haura tertegun. Bahkan bola matanya tampak kosong saat mengingat waktu itu, Ia tidak dapat berkata-kata lagi.

"Kamu menolakku mentah-mentah membuatku merasa dipermalukan seperti aku sudah tidak ada harga diri,"

Benar, saat di depan toko tempat kerja Haura, Rainer datang sembari membawa sebuket bunga untuk diberikan padanya sebagai kejutan.

Rainer telah menyewa Beberapa penari untuk bernyanyi dan menari ketika dirinya sedang menyatakan cintanya dihadapan Haura.

Hal itu agar terkesan Sweet dan romantis.

Rainer telah bekerja sama dengan pemilik toko alias majikan Haura untuk memperlancar segala rencana.

Rainer bersimpuh di hadapan Haura. Bahkan bola mata gadis itu masih dalam keadaan tertutup kain hitam.

Sementara orang-orang berdatangan ingin menyaksikan moment romantis yang dilakukan seorang pria untuk gadis bercadar. Mereka telah mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel.

Ketika rekan kerjanya membantu melepaskan kain hitam itu, Kedua bola mata Haura nampak membulat sempurna saat memandang sekelilingnya.

Tubuhnya tampak tegang dan kikuk ketika tahu bahwa dirinya telah menjadi pusat perhatian orang lain.

Dirinya juga terkejut ketika mendapati Rainer tengah bersimpuh sembari tangannya yang sedang menggenggam sebuket bunga terulur ke arahnya.

Ia mulai paham dengan situasi ini.

Haura menebak jika Rainer sedang menembaknya.

Tapi mau bagaimana, Haura tidak memiliki perasaan apapun terhadap Rainer.

Tapi, ia juga merasa berat untuk menolaknya.

Takut kalau ia melakukannya justru akan mempermalukan lelaki itu dan membuatnya kecewa.

Hanya ada satu orang yang masih tersimpan di dalam hatinya.

Dia adalah Ali yahya. Rekan kerjanya di toko.

Ali Bekerja sebagai kepala toko. Lantaran kerja di tempat yang sama, membuat keduanya hampir tiap hari bertemu.

Bahkan keduanya kerap kali terlibat obrolan mengenai pekerjaan.

Sedekat itu jika mereka bersenda gurau penuh dengan canda tawa. Entah karena bicara selain pekerjaan mereka juga membahas hal yang paling lucu dalam kesehariannya.

Tanpa sadar, kedekatannya itu membuat rasa nyaman semakin melekat dalam benaknya.

Seiringnya waktu terus berjalan, rasa nyaman itu seketika bertambah menjadi rasa yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata.

Haura yakin bahwa itulah yang dinamakan cinta. Setelah mencarinya dan bertanya-tanya bagaimana rasanya?

Tapi, Kehadiran Ali, membuat segala pertanyaan dalam benak akhirnya terjawab.

Mungkin, Ali adalah cinta pertamanya.

Haura melirik Ali dengan diliputi oleh rasa bersalah.

Ia tahu arti dari ekapresi Ali ketika menatapnya. 'Cemburu'

Ali hanya bisa membuang wajah. Menyembunyikan rasa kecewa yang kian meresap dalam relung hati.

Dengan perasaan hati kian merasa bimbang dalam dilema, Haura harus membuat keputusan mutlak.

Keputusan yang harus ia ambil dengan segenap hati.

Ia harus memilih salah satu diantara Rainer atau Ali untuk masa depannya.

"Haura, aku .. aku mencintaimu. Mau kah kamu menerima perasaanku? Aku tahu, mungkin ini terlalu cepat, tapi aku tidak mampu untuk menahan gejolak hati untuk mendapatkanmu. Aku janji, aku akan membuatmu bahagia dengan caraku sendiri," ungkap Rainer dengan sungguh-sungguh.

Dibalik sikap beraninya dalam menyatakan cinta, ada rasa deg-degan juga rasa tak percaya diri.

Sungguh, ia takut salah dalam berucap. Ia bukanlah orang yang pandai dalam merangkai kata mutiara seperti Marry Riana.

Tapi ia berharap, Haura dapat mengerti maksud dalam setiap ucapannya barusan.

"Maaf ... "

"Eh???"

Kepala Rainer mendongkak menampilkan ekspresi tak percaya. Rainer terkejut dengan jawaban itu walaupun hanya satu kata yang terucap dari bibir wanita itu.

Dari Kata Maaf saja, sudah membuat hati Rainer sakit. Ia paham dengan maksudnya, tapi ia juga ingin mendengar kata selanjutnya ...

"Aku tidak bisa menerima kamu,"

DEG!

Jantung dalam diri Rainer seketika berhenti berdetak.

Waktu seolah kian melambat.

Dunia pun ikut berhenti berputar.

"Aku ... " Haura menoleh pada Ali. Wajah teduhnga itu seperti tengah mengungkapkan sebuah perasaan.

Reiner mengerti arti dari tatapan Haura yang sedang tertuju pada Ali.

Ia bangkit sambil tersenyum getir.

Inikah balasan yang harus ia dapatkan setelah bersusah payah memberikan apapun untuk Haura dan keluarganya?

Rainer telah menghabiskan berpuluhan juta untuk Haura dan keluarga agar kehidupannya lebih mudah. Termasuk soal pekerjaan.

Haura yang memilih pakaian cadar akan sulit rasanya untuk menemukan suatu pekerjaan.

Tapi bagi Rainer itu hal yang mudah. Cukup dengan uang, ia bisa meminta orang lain untuk menerima lamaran kerja gadis impiannya.

Namun, ia tidak menyangka, atas balasannnya dari Haura yang sungguh mengiris hatinya.

Miris memang. Kisah cintanya tidak seberuntung Ali.

Ali, seorang lelaki yang begitu digilai dan cintai oleh gadis impiannya.

Hatinya sakit dan merasa malu saat tahu cintanya ternyata tengah bertepuk sebelah tangan.

Bersambung ...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 10 Miliar Menjadi Pelakor
8.3
Demi membiayai operasi ginjal ayahnya, Calla nekat masuk ke klub malam hingga bertemu Lucian Donovan. Lucian menawarkan 10 miliar rupiah jika Calla mampu menghancurkan rumah tangga Caspian Hawthorne. Calla terkejut karena Caspian adalah pria culun yang dulu ia abaikan saat SMP. Kini, Caspian telah berubah menjadi sosok miliarder yang dingin dan berkuasa. Terjepit kemiskinan, Calla harus memilih antara martabat atau menjadi pelakor demi bertahan hidup.
Sampul Novel BABY CEO 21+
8.6
Vanya terjebak dalam pusaran gairah saat Ares menciumnya dengan intens hingga ia sulit bernapas. Meski Vanya mengerang gelisah, Ares terus mengeksplorasi tubuhnya dengan sentuhan lembut dan kecupan yang membakar sensasi di area sensitifnya. Di tengah pergulatan hasrat yang menyiksa, Vanya terus memanggil nama Ares seolah memohon sesuatu yang lebih. Namun, Ares justru memintanya untuk tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa ini semakin memuncak.
Sampul Novel Birahi Kadang Tak Ada Logika
9.3
Kisah ini ditujukan bagi pembaca dewasa yang mampu menggunakan logika secara mendalam. Dalam dinamika asmara, cinta dan birahi sering kali muncul melampaui nalar manusia. Mengapa fenomena ini terjadi? Ikuti narasi ini hingga tuntas agar Anda tidak melewatkan pemahaman baru mengenai logika birahi yang terus berkembang. Jangan sampai menyesal karena berhenti di tengah jalan, sebab setiap babnya menawarkan sudut pandang penting agar Anda tidak menjadi pembaca yang merugi.
Sampul Novel Cinta & Selingkuh
8.9
Hati Stela hancur berkeping-keping saat menyaksikan pengkhianatan suaminya secara langsung. Melihat pria yang ia cintai memadu kasih dengan wanita lain membuat dunianya seketika runtuh. Meski terluka hebat, Stela memilih untuk tidak langsung pergi. Ia memutuskan bertahan demi sebuah misi balas dendam yang terencana. Stela bertekad membuat suaminya menyesali perbuatannya dan merasakan kepedihan mendalam yang selama ini ia tanggung sendirian.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel GAIRAH PRIA IMPOTEN
9.8
Mela, wanita memesona yang malang, diusir ibu tirinya dan menjadi korban pelecehan. Terdesak keadaan, ia terjerumus ke dunia malam sebagai wanita penghibur. Nasib membawanya pada misi khusus untuk menggoda seorang pria impoten yang menyimpan banyak rahasia besar. Tak disangka, interaksi itu membuat Mela mengandung anak sang pria misterius. Kini, Mela terjebak dalam dilema pelik mengenai masa depan janin di rahimnya dan rahasia yang menyelimuti mereka.