APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Baby Twins Billionaire

Baby Twins Billionaire

Masa depan Freya Amalia hancur dalam semalam akibat perbuatan pria asing. Kegetiran hidupnya bertambah saat ia menyadari dirinya mengandung bayi kembar dari tragedi tersebut. Di sisi lain, Vero Brance Harison dihantui rasa bersalah yang mendalam atas dosa masa lalunya. Ia bertekad menemukan wanita yang telah disakitinya untuk dijadikan istri. Saat takdir mempertemukan mereka, mampukah Vero menebus kesalahannya dan dapatkah Freya memaafkan ayah dari anak-anaknya?
Bab
Bagikan

Bab 1

Di sebuah rumah sederhana nan nyaman, pepohonan hijau rindang dan bunga-bunga warna-warni menghiasi halaman depan. Terletak di pinggiran kota, rumah itu tampak asri-tempat penuh kedamaian untuk sebuah keluarga kecil.

"Aish, Kakak curang! Kakak sudah jauh, pion Fio malah terus turun!" seru Fiona dengan nada kesal.

"Itu karena Kakak pintar," sahut Fillio dengan bangga, hidungnya terangkat sedikit.

"Narsis!" Fiona mencibir, tangannya menyilang di dada.

"Kenapa pion Fio selalu dimakan ular, sih? Ihh, sebel!" protesnya lagi.

"Mungkin ularnya suka sama Fio."

"Ihh, amit-amit! Fio takut sama ular. Kalo kucing Fio suka," katanya dengan lidah cadel yang mengundang senyum.

"Suka Fio, bukan cuka," koreksi sang kakak dengan tegas.

"Ihh, Kakak! Terserah Fio dong mau bilang apa!"

Dari dapur, Freya hanya bisa menggeleng sambil tersenyum kecil mendengar celoteh si kembar. Tangannya sibuk menyiapkan camilan dan dua gelas susu hangat untuk buah hatinya.

Freya Amalia. Seorang ibu muda berusia awal dua puluhan, dengan tinggi sekitar 160 cm, bermata cokelat hangat, dan rambut panjang yang selalu ia ikat kuda saat di rumah. Wajahnya manis, begitu memesona hingga tetangga dan teman kerjanya sering menjulukinya "Barfien"-karena wajahnya mirip dengan aktris ternama Thailand.

"Ayo, sayang, istirahat dulu. Minum susu dan makan camilan, ya," ucap Freya lembut sambil meletakkan nampan di meja.

"Yee... minum susu!" seru Fiona, langsung berlari menyambut.

"Hey, bantuin Kakak beresin dulu mainannya, dong!" panggil Fillio sambil menatap adiknya yang kabur begitu saja.

"Kakak sendiri aja deh! Fio mau minum susu!" jawab Fiona sembari nyengir, suara cadelnya membuat Freya tertawa kecil.

"Fiona, nggak boleh gitu, Sayang. Tadi kan mainnya berdua. Sekarang beresinnya juga harus sama-sama, ya."

"Tapi Fio udah haus, Mom..."

"Bantu Kakak dulu sebentar, baru kita minum susu bareng. Oke?"

Fiona menatap Freya, lalu mengangguk pelan. "Oke deh, Mom..."

Freya selalu berusaha adil. Meskipun kadang si kembar bertengkar atau menangis, ia tak pernah lelah menjadi penengah yang sabar. Mungkin capek, mungkin pusing, apalagi menghadapi Fiona yang selalu aktif, tapi kasih sayangnya tak pernah berkurang.

Si kembar adalah segalanya.

Untuk mereka, Freya rela melakukan apa saja-asal tetap di jalan yang benar. Ia bekerja di minimarket dekat rumah dan kadang menerima jasa mencuci pakaian tetangga untuk menambah penghasilan.

"Cuci tangan dulu, baru kembali ke sini ya," titah Freya, dan si kembar langsung menurut.

Fillio membiarkan adiknya lebih dulu ke arah Freya. Meski sering menggoda Fiona, Fillio sangat menyayangi adiknya. Jika Fiona dijahili anak tetangga, ia yang paling dulu maju membela.

Fillio, bocah empat tahun yang cerdas, cenderung tenang dan serius. Tapi jika bersama Freya dan Fiona, sisi hangatnya muncul. Ia juga cepat tanggap-kadang membuat Freya kewalahan menjawab semua pertanyaannya. Bahkan, ia sudah lihai memainkan ponsel ibunya.

Berbeda dengan Fillio, Fiona masih terbata menyebut beberapa huruf. Tapi justru itu yang membuatnya semakin menggemaskan. Meskipun sering jadi bahan godaan sang Kakak, Fiona tak pernah menyerah.

Setelah beres-beres, mereka duduk bersama menikmati camilan dan susu sambil menonton kartun favorit: Upin & Ipin.

"Mom... kapan kita jalan-jalan seperti Upin dan Ipin?" tanya Fiona sambil menatap TV.

"Kapan-kapan, ya Sayang. Sekarang belum ada pasar malam. Nanti kalau ada, Mommy pasti ajak kalian."

"Oh, gitu ya Mom..." Fiona mengangguk kecil.

"Mom," panggil Fillio, "Lio pernah lihat di TV, ada tempat bermain yang rame banget, banyak permainannya... apa ya namanya? Lio lupa."

"Seperti apa tempatnya?" tanya Freya, berusaha menebak.

"Ada yang naik turun, orang-orang pada teriak... kayak gini." Ia menggambarkan gerakan dengan tangannya.

"Ada juga yang seperti kapal... terus masuk gua..." lanjutnya dengan ekspresi serius.

Freya mengerutkan dahi. "Hmm... maksud Lio mungkin... Dufan?"

"Iya! Itu Mom! Dufan! Lio mau ke sana, boleh ya Mom?"

"Boleh, Sayang. Kapan-kapan kita ke sana, ya. Nanti Mommy ajak Mami Maret juga."

"Yay!" Fillio langsung bersorak girang.

"Mom, kenapa Mami Maret nggak ke sini hari ini?" tanya Fiona sebelum menyantap camilannya.

"Mungkin Mami Maret sedang sibuk, Sayang. Tapi nanti pasti-"

"Hai... hai... hai!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)
9.7
Pasca kehilangan ibu dan kakaknya, Isabel menjalani hidup yang penuh duka. Beban sebagai Putri Mahkota terasa kian menyesakkan tanpa keluarga di sisinya. Namun, takdir mempertemukannya dengan Joseph, seorang miliarder playboy yang terbiasa hidup mewah. Pertemuan tersebut memicu gairah membara di antara keduanya. Meski ketertarikan mereka begitu kuat, jalan menuju kebahagiaan terhalang rintangan besar. Mereka dipaksa berjuang melawan badai masalah yang mengancam hubungan tersebut.
Sampul Novel Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya
9.2
Pasca menjalin kasih tiga tahun, Claudia ditinggal oleh Antonius di hari pernikahan mereka. Saat para rival menertawakan nasibnya, Claudia mengejutkan publik dengan memamerkan akta nikah sebagai istri dari Bennett Dreskin, saingan terberat Antonius. Meski awalnya dikira hanya formalitas, Bennett menyatakan cintanya secara terbuka di depan media. Claudia berhasil membalikkan keadaan dari pengantin yang terbuang menjadi wanita paling beruntung di sisi Bennett.
Sampul Novel Forced Marriage
9.2
Joan Arkan Rivenno, CEO sukses yang jatuh hati pada pandangan pertama, dijodohkan dengan aktris jelita Liza Nathalia Hope. Sayangnya, Liza menolak karena menganggap Joan hanya kakak dan ia sudah memiliki kekasih. Meski Liza terang-terangan menentang, obsesi Joan justru makin menguat. Suatu malam, Joan melakukan tindakan nekat yang merenggut kesucian Liza hingga ia hamil. Pernikahan paksa pun terjadi, meski hati Liza penuh dengan penolakan dan rasa benci.
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Dikhianati oleh Roy, suaminya sendiri, Shanty kehilangan hak asuh anak setelah rahimnya diangkat. Demi membalas dendam pada mantan mertua dan suaminya yang licik, ia nekat menyerahkan jiwanya kepada pewaris Halim Group yang dingin dan berbahaya. Menjadi nyonya muda di keluarga konglomerat ternyata penuh intrik mematikan. Di tengah rahasia gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya atau justru hancur dalam permainan kekuasaan?
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Hana terbangun dalam kondisi sangat terkejut saat menyadari ada sosok asing yang tidur di sisinya. Meskipun kesadarannya telah pulih sepenuhnya, ia merasa sangat bingung karena yakin dirinya belum pernah terikat dalam sebuah pernikahan. Kejadian tak terduga ini membuatnya mempertanyakan bagaimana orang asing tersebut bisa berada di ranjang yang sama dengannya. Sebuah misteri besar kini menghantui hidup Hana yang semula tenang dan sederhana.
Sampul Novel Komodo Hijrah
9.6
Mahesa adalah pengusaha waralaba sukses yang selalu gagal dalam urusan asmara. Ia merasa dikutuk oleh rival bisnisnya karena tak pernah berhasil membawa hubungan ke jenjang pernikahan. Berbagai metode, dari yang logis hingga di luar nalar, ia coba demi menemukan pendamping hidup. Dalam pencarian itu, Gayatri, sahabat masa kecil yang kerap bertindak bak pengawal pribadinya, selalu setia mendampingi. Namun, mampukah persahabatan mereka bertahan saat perasaan baru mulai tumbuh?