APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

Tiga tahun mencintai Elton hancur seketika saat ia mencampakkan Jilly ke laut demi menyelamatkan Rachel. Di tengah pengkhianatan itu, Jilly menyembunyikan kehamilannya dan merancang pelarian dari pernikahan beracun mereka. Saat Elton akhirnya menemukan persembunyian Jilly dalam kondisi hancur, ia memohon pengampunan demi sang buah hati. Namun, bagi Jilly, sosok ayah dari bayinya telah mati sejak hari suaminya lebih memilih wanita lain daripada nyawanya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku menghabiskan seribu sembilan puluh lima hari mencintai Elton, tapi hanya butuh satu detik baginya untuk membuktikan bahwa nyawaku tidak ada harganya.

Di tepi dermaga itu, saat Rachel—wanita masa lalunya—terpeleset, Elton tanpa ragu menghempaskan tubuhku ke samping.

Aku terlempar ke dalam ombak ganas, meminum air asin yang membakar paru-paru, sementara dia mendekap Rachel erat-erat agar wanita itu tidak tergores sedikit pun.

Saat aku berjuang naik ke permukaan dengan napas tersengal, yang menyambutku bukanlah uluran tangan suamiku, melainkan pemandangan dia yang sedang menenangkan Rachel dengan lembut.

Di rumah sakit, kekejamannya berlanjut. Dia membiarkan Rachel memakan buah jatahku dan menuduhku hanya mencari perhatian.

Dia tidak tahu, di balik wajahku yang pucat dan tubuhku yang menggigil, aku sedang menyembunyikan hasil laboratorium yang menyatakan aku hamil enam minggu.

Melihatnya memayungi Rachel dengan mesra dan meninggalkanku kedinginan di tengah hujan, aku sadar aku hanyalah tokoh figuran di kisah cinta mereka.

Malam itu, aku membuang cincin berlian seharga mobil mewah itu ke tumpukan sampah dapur. Aku berpura-pura patuh, menelan semua penghinaan, hanya untuk merencanakan pelarian sempurnaku.

Sebulan kemudian, saat badai menghancurkan kota persembunyianku, Elton datang. Dia menggali reruntuhan dengan tangan telanjang hingga berdarah, menangis saat melihat perutku yang mulai membesar.

"Beri aku kesempatan, Jilly. Demi anak kita," mohonnya sambil berlutut di lumpur.

Aku menepis tangannya yang kotor dengan tatapan dingin, lalu berkata pelan namun menusuk:

"Ini anakku. Bukan anak kita. Ayah dari anak ini sudah mati bagiku saat dia mendorong istrinya ke laut demi wanita lain."

Bab 1

Jilly POV

Dinginnya air laut itu seakan masih mendekam di paru-paruku, mencekik setiap tarikan napas yang kucoba hirup, meski kini aku berdiri dengan pakaian kering di tengah pesta ulang tahunku sendiri.

Aku menatap kosong ke luar jendela, pada hujan badai yang menghantam kaca. Langit seolah mewakiliku, menangiskan air mata yang tak mampu lagi kukeluarkan.

Tiga tahun.

Aku telah menghabiskan seribu sembilan puluh lima hari mencintai Elton, dan hanya butuh satu dorongan tangan darinya untuk menyadarkanku bahwa nyawaku tidak ada harganya.

Dia mendorongku. Demi Rachel.

Saat kami berdiri di tepi dermaga tadi, saat Rachel terpeleset karena kecerobohannya sendiri, Elton tidak berpikir dua kali.

Dia menghempaskan tubuhku ke samping, begitu keras hingga aku terlempar ke dalam ombak yang ganas, hanya agar dia bisa menangkap Rachel yang bahkan tidak tergores sedikit pun.

Aku hampir mati di sana.

Dan saat aku berjuang naik ke permukaan, terbatuk-batuk memuntahkan air asin yang membakar tenggorokan, hal pertama yang menyambutku bukanlah uluran tangan Elton.

Dia sedang memeluk Rachel, menenangkan wanita itu, sementara aku dibiarkan tenggelam dalam kesendirianku.

Sekarang, di ruangan pesta yang hangat ini, aku merasa lebih menggigil daripada saat terombang-ambing di lautan.

Jari-jariku memutar gelas sampanye dengan kaku. Mataku menembus kerumunan orang-orang kaya yang tertawa palsu, mencari sosok itu.

Di sudut ruangan, Elton sedang tertawa.

Suaranya berat dan rendah—suara yang dulu selalu membuat jantungku berdebar, kini terdengar seperti lonceng kematian bagi harapanku. Rachel berdiri di sampingnya, begitu dekat hingga bahu mereka bersentuhan.

Gaun merah wanita itu menyala bagai api, kontras yang menyakitkan dengan penampilanku yang pucat, seolah jiwa ini masih basah kuyup oleh keringat dingin.

Mereka terlihat seperti pasangan yang sempurna. Dan aku? Aku hanyalah hantu yang gentayangan di pestaku sendiri.

Elton menoleh sekilas ke arahku.

Tatapannya melewati wajahku begitu saja, dingin dan tak acuh, seolah aku hanyalah perabot ruangan yang tidak penting. Dia kembali menatap Rachel, mendengarkan wanita itu berbisik manja.

Rachel tertawa, suara yang renyah dan menusuk, lalu melirikku dengan sudut matanya. Tatapan itu penuh kemenangan.

Perutku mual. Rasa sakit fisik akibat menelan air laut kini bercampur dengan rasa jijik yang mendalam.

Aku melihat Elton meletakkan tangannya di pinggang Rachel, sebuah gestur posesif yang dulu hanya dia lakukan padaku.

*Dulu.* Kata itu terasa pahit di lidah.

Ingatanku melayang ke festival musik universitas itu. Aku menari di bawah matahari, bebas dan liar, dan Shawn menatapku seolah aku adalah satu-satunya gadis di dunia.

Tapi kemudian Elton datang.

Dia datang dengan pesonanya yang gelap dan rumit, menarikku masuk ke dalam gravitasinya, membuatku lupa pada cahaya.

Aku ingat saat aku sakit demam tinggi, dia pernah membatalkan rapat penting hanya untuk menyuapiku bubur. Momen-momen kecil itulah yang membuatku bertahan. Momen-momen itulah yang menjadi racun manis, membuatku percaya bahwa di balik sikap dinginnya, dia mencintaiku.

Tapi cinta tidak seharusnya membuatmu merasa kerdil.

Cinta tidak seharusnya membuatmu merasa bersalah hanya karena kau masih bernapas.

Rachel membisikkan sesuatu lagi, dan Elton tersenyum tipis. Dia menyambar sebuah dokumen dari asistennya, lalu melemparnya begitu saja ke meja di dekatku.

Tanpa menoleh. Tanpa peduli.

Dokumen itu meluncur dan berhenti tepat di depan tanganku yang gemetar.

Rachel menatapku lagi, bibirnya bergerak membentuk kalimat yang bisa kubaca dengan jelas meski dari kejauhan.

"Dia terlihat menyedihkan, kan?"

Elton tidak membantah. Pria itu hanya mengangkat bahu, lalu kembali menuangkan anggur untuk Rachel.

*Cukup.*

Tanganku meremas tas kecil di pangkuanku. Di dalamnya, ada selembar kertas yang sudah kusiapkan berbulan-bulan lalu, namun selalu ragu untuk kuserahkan.

Surat pengunduran diri. Bukan hanya dari perusahaannya, tapi dari hidupnya.

Aku menarik napas panjang, menekan rasa mual yang mendesak naik ke tenggorokan. Jantungku tidak lagi berdebar karena cinta, melainkan karena adrenalin keputusan yang sudah bulat.

Aku tidak akan membuat adegan dramatis. Aku tidak akan menangis atau berteriak.

Aku menatap bayanganku di kaca jendela. Wanita di sana terlihat rapuh, pucat, dan hancur. Tapi di matanya, ada nyala api kecil yang baru saja hidup kembali dari kematian.

Malam ini adalah malam terakhir aku menjadi korban.

Aku membayangkan hidupku tanpa Elton. Tanpa menunggu telepon yang tak pernah berdering. Tanpa harus bersaing dengan bayang-bayang Rachel.

Gambaran itu terasa asing, menakutkan, tapi juga memabukkan. Seperti menghirup udara segar setelah terlalu lama terkurung di ruang bawah tanah yang pengap.

Aku berdiri perlahan. Kakiku masih terasa lemas, tapi aku memaksanya tegak.

Elton masih sibuk dengan Rachel, dunianya berpusat pada wanita itu. Dia tidak tahu bahwa dia baru saja kehilangan satu-satunya orang yang benar-benar mencintainya tanpa syarat.

Mulai detik ini, Elton, bagi satu sama lain... kita hanyalah orang asing.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alisha: Wanita yang Kau Sia-siakan
9.1
Alisha hancur saat Rama, suami yang ia cintai, berselingkuh dengan seorang aktris. Tanpa kata maaf dari Rama, ia pergi membawa luka dan mulai mencari kerja bermodal ijazah SMA. Alisha akhirnya menjadi pengasuh anak Damar, seorang CEO muda. Ketulusan Alisha memikat hati bosnya, namun tiba-tiba Rama muncul kembali untuk meminta rujuk. Kini, Alisha bimbang memilih antara Damar yang tulus atau mantan suaminya yang datang membawa penyesalan mendalam.
Sampul Novel Anak Rahasia Sang Presdir
8.2
Hidup Ariana hancur setelah dikhianati ibu tirinya hingga ia terpaksa menjadi ibu pengganti bagi seorang miliarder dingin. Setelah persalinan, pria itu secara kejam merampas bayinya demi menghindari ikatan pernikahan. Namun, takdir berkata lain saat waktu mulai mengikis kebekuan hati sang presdir. Di balik luka dan pemisahan paksa, benih cinta yang tak terduga justru tumbuh perlahan di antara mereka, mengubah dendam menjadi perasaan yang hangat.
Sampul Novel DESTINY
9.5
Zeline Zakeisha sering dikhianati karena kondisi genophobia miliknya. Demi kesembuhannya, sahabat Zeline mendaftarkannya ke situs kencan internasional. Di sana, ia terhubung dengan Ricardo Fello Daniello, triliuner asal New York yang muak dengan wanita pemburu harta. Meski terpisah jarak Indonesia-New York, kepribadian Zeline yang unik justru memikat Ricardo. Kini, mereka harus berjuang melawan trauma dan jarak demi membuktikan apakah takdir akan menyatukan cinta mereka.
Sampul Novel Hidupku yang Kaya Mendadak
8.5
Terlahir miskin, aku banting tulang demi membiayai kuliah dan membelikan iPhone untuk kekasih impianku. Namun, pengorbananku dibalas pengkhianatan saat aku memergokinya bermesraan dengan pria lain. Tak hanya dihina karena kemiskinanku, aku pun dipukuli hingga terpuruk dalam keputusasaan. Di titik terendah itu, sebuah telepon dari ayah mengubah segalanya. Rahasia besar terungkap bahwa aku sebenarnya adalah putra seorang miliarder yang sangat kaya raya.
Sampul Novel Lelaki Asing Yang Menodaiku
9.1
Alana melarikan diri dari rencana pernikahan karena merasa ternoda oleh pria misterius yang tidak ia kenali. Tragedi masa lalu sebagai TKW itu meninggalkan trauma mendalam hingga ia menutup diri. Sementara itu, Lars adalah CEO sukses yang merasa hidupnya hampa setelah kehilangan sebagian ingatan akibat kecelakaan. Saat takdir mempertemukan mereka, Lars merasa terobsesi pada Alana. Rasa rindu dan perih yang muncul mulai mengusik rahasia masa lalu mereka yang kelam.
Sampul Novel Menikahi Ceo
8.7
Arga adalah CEO yang belum pernah jatuh cinta hingga ia bertemu Raisya, siswi SMA tangguh yang hidup bersama kakaknya. Ketidaksengajaan di depan rumah membawa Raisya terus menggoda Arga hingga benih asmara tumbuh. Namun, hubungan unik ini terputus saat Raisya kuliah ke luar negeri dan melupakan Arga. Saat kembali, Arga ternyata sudah bertunangan. Akankah cinta gila mereka bersemi kembali, atau Arga justru memilih tetap setia pada tunangannya?