APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU

TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU

Virgolin Asteria, ahli bedah plastik masa depan, diculik ke dimensi asing oleh sosok misterius. Di bawah ancaman maut, ia dipaksa mengerahkan seluruh keahlian medisnya demi menyelamatkan nyawa sang Ratu. Namun, saat gerbang menuju dunia asalnya terbuka, Virgolin justru terjebak dilema batin yang hebat. Cintanya telah tumbuh untuk sang penculik, Pangeran Pisceso Helios. Kini ia harus memilih antara pulang ke keluarganya atau menetap di dunia asing demi sang pujaan hati.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Itu tugasmu!" seru Raja pada tabib Cole. "Kepalamu yang akan menjadi taruhannya jika terjadi apa-apa dengan istriku!"

Wajah pucat pasi langsung menghiasi tabib Cole. "A-ampun paduka!"

Siapa yang tidak mengenal Raja Theodore, selain bijak dalam memimpin kerajaannya, Raja Theodore juga terkenal berdarah dingin. Setiap  perintah yang ke luar dari mulutnya, itu harga mutlak yang tidak bisa dibantah.

SREET

DUAAR!

Tiba-tiba, kilatan cahaya menyilaukan mata membelah langit kelam diakhiri suara petir yang menggelegar. Padahal, bulan menggantung begitu indah menghias langit.

"Astaga!" 

Setiap orang melonjak kaget, tapi tidak dengan tabib Cole. Kedua bola matanya malah berbinar. "Yang mulia! Pintu telah terbuka! Pintu telah terbuka!" teriaknya kegirangan.

Raja dan Pangeran Pisceso saling berpandangan tak mengerti. 

"Lihat itu! Sinarnya sudah terlihat!" teriak tabib Cole. Jari telunjuk keriputnya mengarah pada bukit yang tak jauh dari tempat mereka berdiri.

Lama-lama Pangeran Pisceso dibuat kesal juga dengan tingkah tabib yang selalu bicara ambigu. 

SREET!

Pedang panjang kesayangan Pangeran Pisceso langsung mengarah pada leher tabib. "Bicara yang jelas atau mulutmu itu akan ku bungkam selamanya!"

Kedua bola mata Tabib Cole melebar, secepat kilat langsung bersimpuh. "Ampun Pangeran! Hamba akan jelaskan!"

Pedang masuk kembali ke dalam sarungnya. Pangeran Pisceso berdiri dengan gagahnya menatap tajam Tabib Cole.

Tabib Cole kembali berdiri. "Hamba akan menjelaskan semuanya, tapi Yang Mulia, lebih baik kita pergi ke tempat cahaya itu terlebih dulu."

Semua orang melihat ke arah bukit, di mana terlihat seberkas cahaya putih di antara kegelapan. 

"Percaya dengan hamba, Paduka! Ratu bisa diselamatkan, jika kita pergi ke tempat di mana cahaya itu berada." 

Raja Theodore dan putranya saling melempar pandang, seakan bicara dari hati ke hati. 

Tanpa membuang waktu, Raja beserta beberapa prajurit akhirnya pergi menuju bukit di mana cahaya putih itu berada demi menyelamatkan Ratu Eleanor yang masih terkulai pingsan.

"Wow! Luar biasa!" Tabib Cole menyeruak melewati Jenderal Axel yang berjalan paling depan begitu sampai dan melihat cahaya begitu terang benderang bagai sebuah bintang berada di depan mereka semua. 

"Apa itu?!" tanya Raja ikut takjub melihat cahaya menyilaukan mata. 

Cahaya putih seukuran tubuh manusia mengeluarkan pijaran sinar yang begitu indah berada di samping batu besar.

"Pintu sudah terbuka. Ratu Eleanor bisa selamat!" seru Tabib Cole tak berkedip melihat cahaya yang ada di depannya.

"Pintu?!" tanya Raja dan Pangeran Pisceso bersamaan.

"Iya, betul! Pintu cahaya ini menuju ke dunia lain," jawab Tabib Cole penuh antusias.

"Hah?!" Pangeran Pisceso semakin bingung. 

Melihat kebingungan diraut wajah Raja dan Pangeran Pisceso, Tabib Cole pun menjelaskan proses terjadinya cahaya yang bisa membukakan pintu sehingga akan menghubungkan antara dunianya dan dunia lain. 

"Ini semua, hamba ketahui dari kedua orangtua hamba sendiri. Pintu cahaya ini, keluarga hamba menyebutnya dengan pintu cahaya  langit, hanya bisa terbuka ketika seluruh bayangan umbra bumi jatuh menutupi bulan, sehingga matahari, bumi dan bulan berada tepat di satu garis yang sama."

"Jadi ini berkaitan dengan ilmu alam?!" tanya Raja Theodore sambil melihat cahaya putih di depannya yang memancarkan sinar berpijar begitu indah.

"Tepat sekali Yang Mulia," jawab Tabib Cole. "Cahaya bulan akan terlihat redup jika dibandingkan dengan saat bulan penuh karena semua kekuatannya terkumpul untuk membuka pintu langit yang ada di depan kita ini."

Raja manggut-manggut tanda mengerti. "Lalu, bagaimana caranya kamu menyembuhkan istriku dengan pintu cahaya langit ini?!"

Tabib jadi bungkam seribu bahasa. Wajah yang tadi berantusias menjelaskan tentang pintu cahaya langit, sekarang berganti penuh kebingungan.

"Tabib!" seru Raja melihat tabibnya malah membisu. 

"A-ampun Yang Mulia Raja," ucap Tabib Cole menunduk menatap tanah basah yang dipijaknya. "Hamba hanya tahu, cerita ini dari leluhur."

Raja menatap tajam pada Tabib Cole. "Apa maksudmu?!" 

Tabib Cole semakin dalam menunduk. "Hamba, hanya tahu tentang pintu cahaya langit ini dari leluhur hamba."

Melihat Tabib Cole semakin berbelit-belit membuat Pangeran Pisceso jadi kesal. Pedang kesayangan bergagang emas miliknya kembali ditarik ke luar dari sarungnya. 

SREET!

"Kau ingin mempermainkan kami semua dengan cerita bohongmu itu?!" bentak Pangeran Pisceso mengarahkan pedang pada leher Tabib.

"Tidak, sama sekali tidak!" Tabib langsung menjatuhkan tubuh ke tanah dengan bertumpu pada kedua lututnya. "Ampun, Pangeran."

Jenderal Axel dari tadi hanya diam mendengarkan, datang mendekati Pangeran Pisceso. "Hamba pernah mendengar tentang cerita ini."

Semua orang sekarang terpusat melihat Jenderal Axel.

"Ibu pernah menceritakan tentang pintu langit waktu hamba masih kecil," sambung Jenderal Axel. 

Tabib Cole serasa mendapat oasis dipadang pasir, segera bangun dan berdiri di depan jenderal Cole. "Betul bukan? Saya tidak berbohong."

Jenderal Axel membetulkan. "Iya. Saya pikir Ibuku hanya bercerita ilusi saja ternyata pintu langit memang benar adanya." 

"Apa yang diceritakan Ibumu?!" tanya Pangeran Pisceso.

"Dibalik pintu cahaya langit ini, ada kehidupan lain," jawab Jenderal Axel. "Leluhur Tabib Cole semuanya bisa mengobati orang, salah satu dari mereka ada yang tinggal di sana, bahkan menurut Ibuku, banyak murid dari leluhur Tabib Cole menjadi Tabib sakti di dunia sana."

Tiba-tiba, angin di sekitar menjadi kencang. Udara disekeliling menjadi dingin.

"Gawat!" seru Tabib Cole panik melihat pintu langit. "Pintu cahaya langit ini tidak lama lagi akan tertutup!"

Melihat Tabib Cole panik, Raja ikut panik. "Cepat lakukan sesuatu! Jangan sampai pintu cahaya langit ini tertutup!"

Tabib Cole mendekati Raja. "Paduka yang mulia, sebelum pintu ini tertutup sempurna. Segera utus seseorang untuk membawa tabib sakti dari dunia sana untuk mengobati Ratu."

"Apa maksudmu?!" Bentak Raja.

"Seseorang harus melewati pintu cahaya langit ,,,,"

Dengan cepat Raja memotong ucapan Tabib Cole. "Kamu yang masuk ke dalam sana dan bawa tabib sakti dari leluhurmu ke sini!"

Wajah pucat ketakutan langsung menghiasi Tabib Cole. Tenggorokannya mendadak kering. "Ha-hamba ,,,,"

"Biar saya saja yang masuk ke dalam pintu cahaya langit itu, Paduka!" Jenderal Axel langsung menawarkan diri. Tak ada gurat ketakutan sedikitpun di wajahnya. "Hamba akan membawa tabib sakti dari sana untuk menyembuhkan Ratu."

"Jangan!" Larang Pangeran Pisceso. 

Semua melihat pada Pangeran Pisceso yang melangkah maju mendekati Raja.

"Biar aku saja!" ucap Pangeran Pisceso tegas. "Jenderal Axel lebih dibutuhkan di sini untuk melindungi Ayahanda dan Ibu."

"Hamba setuju!" seru Tabib Cole. "Menurut hamba, lebih baik Pangeran saja yang masuk ke dalam pintu cahaya langit! Hamba lebih percaya pada Pangeran!"

Wajah keberatan nampak jelas di raut Raja Theodore, tapi apa yang dikatakan Tabib Cole ada benarnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Beautiful ESCAPE
8.3
Akibat rasa penasaran, Louisa Gonzales menyaksikan pembunuhan oleh gangster Italia di hotel tempatnya bekerja. Wanita 24 tahun ini dipaksa menjadi pengikut setia sang pemimpin mafia, Dominic Theodoretti, yang memanfaatkan keahlian Louisa sebagai mantan hacker. Saat terjebak di Sisilia, Louisa harus menghadapi ancaman yang lebih kejam. Di tengah konflik maut, ia mengungkap rahasia kehamilannya kepada Dominic demi bertahan hidup dan memulai misi pelarian mereka.
Sampul Novel Bertahan Hidup di Sebuah Pertunjukan
9.0
Jack Harper, pakar survival ternama, terjebak dalam mimpi buruk saat acara realitasnya berakhir tragis akibat ledakan misterius. Teruntai di pulau terpencil penuh reruntuhan kuno dan suku berbahaya, Jack harus memimpin sekelompok selebritas untuk bertahan hidup. Namun, ancaman terbesar muncul dari Mei Ling, kontestan yang ternyata pembunuh bayaran dengan dendam pribadi padanya. Di tengah konspirasi pulau dan pengkhianatan, Jack harus bertarung demi nyawa dan kebenaran.
Sampul Novel Cinta di Ranjang Jenderal
8.7
Navila terpaksa menyerahkan kehormatannya kepada prajurit Erdan demi mendapatkan obat bagi ayahnya. Meski awalnya hanya rencana sekali saja, ia justru terjerat dalam keinginan sang Jenderal yang mulai jatuh hati padanya. Di tengah perseteruan dua kerajaan, mereka menyadari bahwa hubungan ini terhalang oleh waktu yang singkat. Akankah perasaan mereka mampu bertahan dan tersampaikan dengan tulus saat perang besar sedang berkecamuk di antara kedua belah pihak?
Sampul Novel Devano Lauder
9.1
Kisah Devano Lauder mengungkap beban masa lalu yang memicu dendam membara dari musuh lama. Selama dua dekade, sang tokoh utama berjuang menyelesaikan konflik yang tak kunjung usai. Di tengah perselisihan dan pembantaian, ia pun terjebak cinta segitiga saat remaja. Memasuki usia dewasa, ia mengambil tanggung jawab penuh dan nyaris tewas demi mengakhiri segalanya. Meski musuh terus mengintai, takdir akan membawa semua pada titik penyelesaian yang semestinya.
Sampul Novel Gadis Yang Terjamah
8.7
Marlina kehilangan segalanya demi ambisi pendidikan, termasuk kehormatan dan status sosialnya. Terbuang dari masyarakat, ia terjerumus ke dunia gelap narkoba di kota besar sebagai pengedar cantik yang diperebutkan para bandar. Meski berniat tobat dan berhijrah, jebakan rival mengirimnya ke penjara. Setelah mendalami agama di balik jeruji, Marlina justru kembali menghadapi penolakan keras saat bebas. Kini ia harus memilih: kembali ke jalan haram atau teguh berhijrah.
Sampul Novel Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
8.2
Manfred Argianta Bergmans atau Gian menjalani hidup penuh penderitaan akibat perundungan keluarga dan teman sekolahnya. Hanya Alicia yang setia mendukungnya, meski hal itu memicu intimidasi yang lebih parah. Setelah menolong kucing malang, Gian menerima warisan kekuatan elektrokinesis dari sosok misterius dalam mimpi. Didampingi seekor tikus putih sebagai mentor, ia memulai misi balas dendam. Namun, saat dianggap monster dan Alicia menjauh, sanggupkah Gian memenangkan perang ini?