APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda

Belenggu Cinta Tuan Muda

Nara, putri pembantu yang polos, terjerat skandal kelam dengan Axel, sang tuan muda. Axel melecehkan Nara demi membalas dendam karena ibu Nara menjadi simpanan ayahnya. Namun, niat mempermainkan itu berubah menjadi rasa cinta yang obsesif. Axel tumbuh menjadi pria posesif yang membelenggu Nara tanpa ampun. Meski Nara berusaha melarikan diri dari jeratan itu, ia selalu tertangkap kembali. Akankah hubungan penuh luka ini berakhir bahagia atau justru tragis?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Aku ... aku di mana?"

Nara memandang sekeliling dengan kebingungan saat menyadari bahwa dirinya kini berada di sebuah ruangan yang sangat mewah dan luas dan tak dikenal.

Nara mencoba menggali ingatannya yang terasa samar, mencoba mengingat alasan mengapa kini dia berada di ruangan mewah ini, alih-alih di kamarnya yang sempit.

Secara samar-samar Nara mulai mengingat jika tubuhnya ini beberapa saat lalu telah keluar dengan seorang pria, tapi Nara tak bisa melihat wajah pria itu.

"Kau sudah bangun? Kau menangis semalaman, merepotkan sekali kau tahu."

Wajah Nara seperti tersengat saat mendengar suara berat dengan nada bosan yang berada di belakangnya, seketika dia pun menoleh dengan kedua mata terbelalak lebar.

"Kau ...."

Bibirnya bergetar dengan ekspresi terkejut luar biasa.

Sungguh.

Nara tak tahu, kenapa hidupnya selalu sial dan sial.

Dari semua orang di dunia, kenapa ... kenapa dia harus bertemu orang ini?

Kening mulus Nara berkerut tak suka, tiba-tiba gemetar tanpa sebab karena teringat masa lalu di antara mereka.

"Ada apa dengan ekspresimu itu?"

Pria itu kini duduk di samping Nara yang membuat Nara secara refleks segera menggeser duduknya menjauh sebagai perlindungan diri.

"A-Axel?"

Nara menjerit dalam hati saat menyebutkan nama itu.

'Tidak! Kenapa aku bertemu lagi dengan pria ini?!'

Dia berteriak dengan panik di dalam.

Axel ... Axel adalah pria iblis dari segala iblis di dunia!

Dia berharap salah orang, tapi sepertinya pria tegap yang kini duduk di sampingnya itu memang Axel, tak salah lagi.

Nara telah menghabiskan waktu bertahun-tahun di bawah siksaannya ketika SMA! Dan dia baru saja berhasil bebas dari cengkeraman orang ini saat Axel dikirim keluarganya ke luar negeri.

Nara baru merasakan yang namanya kenyamanan hidup setelah kepergian pria iblis itu ke luar negeri, meski hidupnya membosankan, dia merasa tenang.

Lalu kenapa ... kenapa dia berhasil ditangkap pria ini lagi?

Dan apa ini?

Kenapa dia kini satu kamar dengan Axel?

Dia ingat tadi malam memang minum sendiri di bar sampai mabuk karena kesal dengan sikap teman-teman di kantor yang terus meremehkannya, tapi Nara sama sekali tak menyangka jika akhirnya akan berada di sini bersama Axel.

Nara merasa merinding membayangkan mungkin saja ... tubuhnya diseret Axel ke sini ketika sedang mabuk, seperti beberapa tahun lalu.

"Kau menatapku seperti melihat hantu saja, Nara," ujar Axel dengan muram.

Wajahnya yang tampan itu tampak menyedihkan tapi Nara sama sekali tak percaya dengan ekspresi yang ia tampakkan.

Jangan pernah merasa simpati atau kasihan kepada Axel, atau kau akan menderita seumur hidup!

Nara buru-buru berdiri, melirik ke arah pintu keluar kira-kira butuh berapa langkah untuk kabur dari pria ini dan terbebas dari cengkeramannya, sebelum terlambat.

"T-tidak, tolong jelaskan kenapa aku di sini?"

Axel dengan tangannya yang panjang dengan sigap memegang pergelangan tangan Nara, mencegah dirinya untuk kabur.

Bertahun-tahun pernah hidup bersama, bisa membaca dengan akurat apa saja arti gerakan Nara.

"Kau hilang ingatan lagi?"

Dia bertanya dengan penuh perhatian, berdiri dengan minat penuh seakan Nara adalah prioritas utamanya.

"Lagi? Apa maksudmu? D-dan, tolong jangan mendekat!"

Nara terus berusaha melangkah mundur karena tubuh Axel yang sangat tinggi dan mendominasi, membuat dirinya tanpa sadar mulai gemetar ketakutan.

Dia sepertinya lebih tinggi setelah beberapa tahun tak bertemu, juga bertambah tampan, tapi tetap saja hal itu tak membuat Nara terkecoh.

Dia adalah iblis, jangan terpesona dengan wajahnya yang tampan!

"Reaksimu lucu sekali, Nara. Bukankah sebelumnya kau terlihat begitu galak dan berani padaku? Lalu sikap apa ini sekarang?"

Axel terkikik geli melihat Nara yang seperti tikus terjepit, ekspresi Nara saat ini sangat familiar, seperti ekspresinya beberapa tahun lalu saat menjadi sahabat Axel.

Nara dengan sekuat tenaga berusaha melepaskan cengkraman Axel di pergelangan tangannya, tapi usaha itu tentu saja sia-sia.

"Axel, bukankah kau berjanji tidak akan pernah muncul lagi di hadapanku? Kenapa sekarang—"

Axel membelai pipi Nara dengan lembut sehingga gadis itu seketika membeku ketakutan.

Pria itu kini sedikit membungkuk di depan Nara dan membisikkan sesuatu.

"Mungkin kau tidak tahu apa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini, tapi, aku sekarang, adalah calon suamimu, Nara."

"A-APA?!"

Nara berdiri terhuyung-huyung mendengar ucapan gila pria tersebut, merasa bahwa dia terjebak dalam masalah yang tidak dia lakukan.

Sedangkan Axel hanya tersenyum ramah seakan sudah memprediksi reaksi Nara akan seperti itu.

Nara benar-benar tercengang sampai tak bisa berkata-kata.

Istri? Istri Axel?

Kalau itu Axel, maka kata istri, bukanlah berarti secara harfiah, tapi lebih pada hal yang sangat menakutkan ....

Nara seketika merinding sekujur tubuh, wajahnya tiba-tiba seputih kertas.

Teringat kembali tahun-tahun ketika dia menjadi 'teman' Axel ....

Axel tiba-tiba tersenyum lebar melihat ekspresi Nara, wajahnya tampak begitu terhibur.

"Nah, kalau seperti ini, barulah kau Nara yang kukenal," ucapnya tiba-tiba, menarik tangan Nara dan menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang, lalu menindihnya.

Tangannya yang besar membelai leher Nara dan beranjak ke bawah, menyelinap ke dalam kaus yang dipakai oleh gadis tersebut.

"Singkirkan tanganmu dari tubuhku!"

Axel tertawa keras mendengar ucapan Nara, dia merasa begitu bahagia karena bertemu dengan Nara yang dia kenal.

Akhir-akhir ini gadis itu berubah terlalu banyak dan seperti tak ingat apa pun yang terjadi di antara mereka, persahabatan mereka yang indah dan segala hal antara Axel dan Nara.

Axel berpikir, Karena kecelakaan yang terjadi sebelum ini, mungkin Nara telah mengalami hilang ingatan karena itu berubah menjadi wanita yang sama sekali berbeda.

Namun, ini Nara yang asli, Nara yang dia kenal. Axel langsung tahu karena Nara, sejak dulu adalah miliknya.

Dia berhasil mengembalikan ingatan wanita itu sekarang, betapa senangnya!

Axel menyeringai, meremas lembut buah dada Nara yang penuh dan kencang.

"Kubilang singkirkan tanganmu, Axel!"

Nara mencoba mengeluarkan tangan Axel dari kausnya, tapi tentu saja itu hanya perlawanan yang sia-sia karena kekuatan Axel yang tak sebanding dengan miliknya.

"Kalau aku tak mau? Bagaimana?" goda Axel dengan suara rendah, menurunkan kepalanya dan mulai menjilati leher Nara dengan penuh nafsu.

"A-apa yang coba kau lakukan ...."

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO in My Bed
8.6
Mahesa, pria kaya yang skeptis terhadap cinta akibat masa lalu kelam, mengajukan tawaran gila kepada Athalia. Ia berjanji membiayai pengobatan adik Athalia asalkan gadis itu bersedia menjadi teman tidurnya selama satu bulan. Di tengah tuntutan dingin sang CEO yang kerap merendahkan wanita, Athalia bertahan dengan ketulusan hatinya. Akankah pengabdian dan kasih sayang Athalia mampu meruntuhkan dinding keangkuhan Mahesa dan membuatnya percaya pada cinta?
Sampul Novel Cinta Om Duda
7.9
Rehan Hadinata adalah CEO sukses sekaligus duda dengan satu anak yang merindukan kasih sayang wanita. Meski banyak yang mengejarnya, tak ada satu pun yang berhasil memikat hatinya. Suatu hari, ia mencoba aplikasi kencan daring dan tertarik pada sosok bernama Nesya Cintia Ayu. Rehan pun memberanikan diri untuk mengirimkan pesan dan memulai perkenalan. Akankah interaksi mereka berkembang menjadi hubungan yang lebih serius dan penuh komitmen di masa depan?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
8.7
Zahara tewas mengenaskan di gudang dingin saat hendak bersalin, dikhianati Ardy yang lebih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan nyawa dan bayinya akibat kekejaman mereka, ia terbangun di masa lalu sebagai putri tunggal keluarga konglomerat. Kini, Zahara tak lagi buta karena cinta. Dengan identitas aslinya yang penuh kuasa, ia bertekad menghancurkan Ardy serta keluarganya. Pembalasan dendam dimulai demi menebus setiap tetes darah dan rasa sakitnya.
Sampul Novel Menikahi Asistenku
8.4
Anton Pratama dikenal sebagai pengusaha sukses yang sangat tegas serta cerdas di kota besar. Namun, di balik kegemilangan kariernya, tersimpan sebuah kisah rahasia yang jarang diketahui publik. Sementara itu, Alya baru saja bergabung sebagai asisten di perusahaan Anton dengan perasaan yang campur aduk. Meski merasa sangat gugup, ia tetap antusias menghadapi peluang langka ini. Dari kejauhan, Alya menatap meja kerja sang bos sambil merasakan ketegangan yang nyata.