APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel BIDADARI DALAM HIDUPKU

BIDADARI DALAM HIDUPKU

Dalam balutan kisah remaja yang penuh emosi, seorang pemuda harus menghadapi kerasnya realita saat ia memulai perjalanan panjang untuk menemukan keberadaan sang ibu yang telah lama hilang. Di tengah gejolak masa muda dan pencarian jati diri, ia berjuang menelusuri jejak masa lalu demi sebuah pertemuan yang sangat ia dambakan. Inilah perjuangan batin seorang anak dalam misi pencarian penuh haru untuk menyatukan kembali kepingan keluarganya yang terpisah.
Bab
Bagikan

Bab 3

Akbar dan Iyan memakan jatah makannya di luar. Mereka menikmati angin malam sambil menyantap geprek yang pedas.

"Mantap banget ya lauknya!" ucap Iyan dengan mata memerah karena kepedesan.

Akbar tertawa geli melihat ekspresi Iyan yang lucu. Akbar tidak suka pedas, jadi ia menyingkirkan sambalnya dan hanya memakan ayamnya.

"Minum dulu sana! sampe kepedesan gitu amat," ucap Akbar melihat kasihan Iyan.

Tangan Iyan pun segera meraih gelas plastik yang berisi air mineral.

"Duh! kenapa pedes banget sih, Huh!" gerutunya setelah meminum air putih.

Selesai makan mereka duduk sejenak dan melihat-lihat suasana di luar. Papa terlihat berjalan ke arah mereka duduk.

"Pah!" Akbar menyalimi papanya. Iyan tersenyum sopan kepada papa Akbar.

"Tumben pah pulang cepet. Biasanya sampai jam 10 malam," sindir Akbar secara halus.

"Iya, papa pengin segera menyerahkan kertas-kertas ini kepada Riri," papa duduk di samping Akbar. Ia melihat-lihat tumpukan kertas yang di pegangnya.

"Apaan sih pah?" tanya Akbar seraya mengambil kertas yang di pegang papanya.

Iyan pun mengikuti tindakan Akbar.

"Oh ini mau di sebar ya pah?" kata Akbar setelah selesai membaca data pribadi ibu kartika, ibunya Riri.

"Iya, kalian bantuin Riri juga ya? kasian dia, selama ini belum ketemu sama ibunya. Padahal papa udah bantu lewat media sosial. Tapi hasilnya nihil. Jadi papa bantu dengan cara seperti ini. Semoga aja ibu Riri cepat ketemu." kata papa sembari membagikan kertas itu beberapa tumpuk kepada Akbar dan Iyan.

Akbar tidak tahu kenapa papa begitu baik, tapi di sisi lain kenapa papa berselingkuh? Akbar terus menanyakan pertanyaan itu dalam hati. Akbar akan memberanikan diri. Malam ini ia akan berbicara empat mata dengan papanya.

"Om, maaf sebelumnya, bolehkah aku kerja di tempat om? menjadi kuli bangunan nggak papa kok, asal aku bisa dapat uang." kata Iyan dengan nada memohon.

Papa Akbar mengernyitkan dahinya. Ia tak menyangka dengan perkataan Iyan. Ia bisa melihat bahwa tubuh Iyan tidak menjanjikan untuknya menjadi kuli bangunan.

"Om sih mau bantuin kamu, tapi om nggak tega ngliat kamu jadi kuli bangunan." kata papa Akbar dengan jujur.

"Om, sejak SMA kelas satu saya udah kerja jadi pelayan restoran. Jadi saya bisa kok kerja di tempat om, bolehkan om?" Iyan memohon dengan raut wajahnya yang memelas.

"Jangan deh, lagian nggak ada yang seumuran sama kamu. Semuanya udah jadi bapak-bapak. Kamu nanti nggak bakal kuat jadi tukang kuli bangunan." kata om dengan serius.

"Duh! kalo nggak kerja saya bingung om tinggal di pengungsian ini nggak dapat penghasilan sama sekali. Sekarang bapak aku udah meninggal menjadi korban bencana alam ini. Dan aku tidak punya siapa-siapa lagi. Ibu udah meninggal waktu aku kecil."

papa menggaruk kepalanya, ia masih merasa bingung akan bagaimana bertindak.

"Sebenernya om juga lagi butuh karyawan lagi sih, yaudah om coba kamu dulu untuk jadi kuli bangunan di tempat om. Kalo kamu nggak kuat kamu ngomong aja sama om ya?" kata papa Akbar dengan suara bijaksana.

"Alhamdulillah...makasih banyak ya om. Aku akan coba semaksimal mungkin. Jadi kapan om aku bisa mulai kerja?" tanya Iyan dengan antusias.

"Besok juga udah bisa kok," jawab papa Akbar tersenyum.

Akhinya Iyan sangat berterimakasih kepada papa Akbar dan juga Akbar. Ia sangat bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan. Nantinya uang dari hasil kerjanya akan ia tabung sebaik mungkin agar bisa bermanfaat.

Papa Akbar menyarankan supaya besok ia ikut ke dalam mobil papa Akbar agar bisa berangkat sama-sama, namun Iyan menolaknya. Karena ia tak ingin merepotkan papa Akbar, ia juga merasa tak enak hati dengan karyawan lain.

Iyan memiliki sedikit uang untuk naik angkot. Uang yang di peroleh dari bantuan untuk anak yatim yang terkena bencana alam.

"Tapi kalo naik angkot kamu harus jalan dulu sekitar 200 meter menuju jalan besar. Apa kamu nggak cape yan? sudahlah kamu bareng saja sama om. Nggak papa kok." kata papa Akbar dengan ikhlas membantu Iyan.

"Nggak usah om, aku udah biasa jalan kaki jarak jauh kok, tenang aja om," kata Iyan dengan yakin.

"Hem yaudah kalo kamu tetap dengan pendirianmu."

"Yaudah aku masuk dulu ya om. Bentar lagi aku mau adzan isya." kata Iyan lalu segera pergi kemudian menuju musolla.

"Pah..." panggil Akbar dengan selembut mungkin kepada papanya.

"Iya kenapa, Bar?"

"Aku mau ngomong serius sama papa." ucap Akbar dengan memberanikan diri. Ia harus kuat apapun nantinya yang akan terjadi. karena ia adalah seorang laki-laki. Ia juga menjadi kakak satu-satunya untuk Bintang.

"Yaudah ngomong aja, Bar." kata papa dengan santai sambil memasukkan kertas-kertas kedalam tas ranselnya.

"Aku melihat papa sama seorang perempuan," kata Akbar dengan tetap tenang.

"Kamu ngliat papa sama perempuan? dimana?" tanya papa. Ia merasa tegang dengan apa yang di ucapkan anak laki-lakinya.

"Udah pah! jangan tanya apa-apa lagi. Akbar udah melihat dengan mata Akbar sendiri. Papa selingkuh kan?" Akbar sudah tidak sabar untuk segera berbicara pada intinya.

"Sejak kapan kamu tahu hal itu?" tanya papa menatap Akbar tajam. Ia juga melihat-lihat sekitar. Takut percakapan dengan anaknya terdengar oleh telinga lain.

"Sejak pertama kali Aku menginjakkan kaki di pengungsian ini. Kenapa papa kaya gitu? papa jahat banget sama mama. Papa kurang ajar." kata Akbar yang sudah marah. Seakan tanduk merah muncul di kepalanya.

Papa menelan ludah dengan susahnya. Ia kewalahan akan berkata apa kepada Akbar. Ia tertunduk memegang keningnya dengan frustasi. Kebohongan yang selama ini ia simpan, ternyata telah di ketahui sejak lama oleh anaknya sendiri.

"Kamu nggak tau masalah papa. Papa memang berselingkuh. Karena papa sudah muak dengan mama kamu yang cerewet. Papa udah nggak ada rasa sayang lagi sama mama kamu. Papa udah bosan sama mama." ucap papa dengan jujur. Memang itulah yang ia rasakan sejak dulu.

"Apa? papa gampang banget ngomong kaya gitu? udah berapa lama pernikahan papa selama ini? papa tega merusak segalanya." Akbar tertunduk. Kali ini ia sangat marah dengan papanya.

"Kamu nggak tahu perasaan papa." kata papa seolah ingin Akbar membelanya.

"Sekarang papa pilih aja. Perempuan itu atau mama. Aku juga akan bilang sama mama kalo papa selingkuh." kata Akbar dengan berani menatap mata papanya.

"Papa hanya bisa pasrah. Papa udah terlanjur menjalin hubungan lama sama perempuan itu. Papa juga akan menikah dengannya." kata papa membuat mata Akbar membelalak tak percaya.

Akbar menggeleng sambil menatap tajam mata papanya. Rahangnya mengeras karena marah.

"Akbar sakit hati pa." kata Akbar dengan bola mata yang mulai perih.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alice and The Blue Sea
8.6
Alice nyaris tewas terseret ombak sebelum diselamatkan oleh Archer, sosok pria misterius yang ternyata adalah seekor duyung jantan. Meskipun sempat tidak percaya, Alice akhirnya yakin setelah menyentuh langsung ekor Archer yang berotot. Pertemuan ajaib ini berujung pada sebuah permohonan bantuan dari Archer kepada Alice. Akankah kehidupan normal Alice berubah total setelah terlibat dalam takdir sang penghuni laut? Simak kisah fantasi romansa modern yang penuh keajaiban ini.
Sampul Novel DIGILIR PREMAN (Istriku Dibawa Kabur)
9.7
Kehancuran hidup Jovan dimulai saat ia kehilangan keluarga dan martabatnya. Sebuah surat misterius menyeretnya ke dalam pusaran dendam dan masa lalu yang kelam. Di tengah pelarian mencari jawaban, ia menemukan kekuatan untuk bangkit demi mengejar jejak istrinya yang menghilang. Ini adalah kisah perjuangan seorang lelaki yang harus melampaui batas kemampuannya demi mengungkap kebenaran pahit di balik pengkhianatan yang telah menghancurkan segalanya.
Sampul Novel Luna Tak Terikat
8.0
Lima tahun memimpin suku, Kaitlin masih menjaga kesuciannya. Saat kakaknya, Rosalyn, kembali tanpa anak, Phillip Elliott tiba-tiba meminta pewaris. Namun, Kaitlin hancur saat mendengar rencana rahasia Phillip: dia hanya dianggap sebagai rahim pengganti demi posisi Rosalyn. Merasa dikhianati, Kaitlin memutuskan hubungan dan kembali ke orang tua angkatnya. Anehnya, Phillip yang dingin justru berbalik memohon padanya untuk kembali dengan penuh keputusasaan.
Sampul Novel Married The Wolf Queen
8.4
Ratu Jenny dijatuhi kutukan menjadi serigala putih setelah menolak perjodohan dari ayahnya. Tak hanya kehilangan wujud manusia, ia pun diusir dari kerajaan hingga terdampar di dunia manusia. Di sana, Jenny bertemu seorang pria asing yang menjadi satu-satunya harapan. Ia memohon bantuan pria tersebut demi mematahkan kutukan jahat agar bisa kembali ke bentuk aslinya. Akankah sang ratu berhasil merebut kembali takdirnya? Simak perjuangan Jenny di sini.
Sampul Novel MR. AKSA
9.1
Menikah muda demi bakti kepada orang tua terpaksa kujalani meski harus bersanding dengan pria asing. Namun, duniaku runtuh saat mendengar rahasia besar bahwa calon suamiku ternyata tidak menyukai wanita. Bagaimana mungkin orang tuaku tega menjodohkanku dengan pria seperti itu? Kini aku terjebak dalam dilema besar, meratapi nasib dan berharap bisa melarikan diri. Aku butuh pertolongan untuk lepas dari jeratan pernikahan dengan pria yang tak normal ini.
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh ayahnya sendiri, Sofia justru disiksa Alpha Vincent dalam gudang kumuh. Fitnah kejam Isabel membuat Sofia dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh. Puncaknya, Vincent memberikan kalung warisan ibu Sofia kepada Isabel sebagai mainan anjing. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf yang langka. Ia memutus ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru di Pack yang lebih kuat.