APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU

BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU

Sejak pertama kali menginjakkan kaki di kediaman Mas Yusuf, kecurigaan mulai menghantui benakku. Suamiku itu menyimpan rahasia besar di balik sebuah pintu kamar yang selalu terkunci rapat. Keganjilan semakin terasa saat aku memergokinya mengendap-endap setiap malam, membawa baki makanan serta minuman ke dalam ruangan misterius tersebut. Apa sebenarnya yang sedang disembunyikan Yusuf dariku? Misteri di balik bilik terlarang itu kini mengancam ketenanganku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mataku semakin menyipit. Menajamkan pandangan untuk memindai keberadaan sosok itu. Apa itu Mas Yusuf suamiku?

Jika iya, apa yang dilakukan tengah malam begini di dalam ruangan yang katanya adalah gudang? Apa ini ada kaitannya dengan penolakannya tadi? Jangan-jangan dia penganut ilmu hitam dan aku adalah tumbal pengantinnya?

Aku segera menyembunyikan diri dengan menarik tubuh ke kamar kembali. Melihat kenyataan sebelumnya, bahwa Mas Yusuf seolah menyembunyikan isi kamar itu dariku.

Merasa pria itu sudah masuk aku segera mendekat ke arah bilik tersebut untuk mencari tahu. Seiring langkah, perasaan curiga dan kesal karena dibohongi Mas Yusuf berkecamuk memenuhi pikiran. Berbagai prasangka berkelindan dalam benak, bersamaan langkah yang mengikis jarak antara aku dan keberadaan pria itu.

Kini aku sudah berada di ujung koridor. Mengamati pintu yang tertutup rapat di hadapan. Mataku melebar. Ada kotak kecil menempel dengan dereten angka. Pintu itu dikunci dengan pasword.

"Apa? Dipasword?" gumamku sambil menutup mulut. Hal ini jelas menambah hatiku makin penasaran. Kenapa juga dipasword sementara untuk pintu depan saja dia hanya menggunakan anak kunci.

Apa yang sebenarnya kamu sembunyikan di dalam sana, Mas? Apa kamu sedang melakukan ritual pesugihan? Ngepet jaga lilin misalnya. Mengingat rumah Mas Yusuf sangat besar, megah pula.

"Ah, tidak!" Aku menggeleng menepis pikiran aneh itu.

Sebelum rasa takut menyergap dan menguasai. Dengan begitu jin akan dengan mudah mengendalikan pikiran dan membuatku dikuasai rasa takut. Aku harus mengendalikan itu sejak sekarang dan seterusnya, sebab di waktu-waktu ke depan akan sering sendirian di rumah, sementara Mas Yusuf kerja.

Jika ketakutan terhadap hal yang demikian menguasai hati dan pikiran habislah. Aku punya Allah, sebagai Penjaga dan Maha Berkehendak. Tak ada yang kuasa menyakiti kecuali atas izinnya. Bahkan makhluk halus sekalipun.

Duh, pikiranku jadi ngelantur ke mana-mana gegara membayangkan berbagai kemungkinan.

Kutempelkan telinga. Berusaha mendengar apa yang ada di dalam sana. Siapa tahu ada suara orang berbincang atau suara desahan yang mengerucutkan dugaan bahwa Mas Yusuf memang menyembunyikan seseorang di sana.

Astagfirullah! Kamu tak boleh suudzon Hanna!

Mas Yusuf adalah pria baik, dia bahkan sholat, dan mengajakku bertaubat. Mana mungkin selingkuh dari istrinya?!

Atau dia seorang psikopat? Seseorang yang punya kehidupan sendiri? Ah, ini kemungkinan terbaik. Jika benar, aku masih punya harapan hidup bahagia dengannya. Sudah banyak cerita yang kudengar dan kubaca, tokoh utama psikopat membahagiakan dan membuat baru orang yang dicintainya.

Dan jika benar demikian aku janji akan berusaha keras menyembuhkannya.

Telinga ini sudah sangat menempel. Namun, tak ada yang terdengar sama sekali. Ya, Tuhan. Kamar ini rupanya didesain kedap suara.

Kalau begini tak ada yang kudapatkan. Kecuali aku lancang membuat keributan, Mas Yusuf keluar dan akan menceritakan segalanya meski dalam keadaan marah.

Tidak Hanna! Kalian bahkan belum sehari menikah. Mana bisa kamu membuat suamimu murka hanya karena sangkaan.

Aku mendesah panjang. Tak menemukan apapun dan harus bersabar dengan kondisi ini. Lalu mengedepankan prasangka baik pada suamiku. Akhirnya aku pun memilih kembali ke kamar. Merebahkan diri dan berusaha memejamkan mata meski sulit untuk tidur.

Dalam posisi tidur miring, mataku lurus menatap jam dinding di depan sana. Sejam Mas Yusuf tak kembali, hingga dua jam dia juga tak datang. Kulafalkan istigfar setiap kali hatiku mengeluh, mendapati malam pertama yang tak seindah bayangan ini.

Aku yang terlalu lama menunggu dengan jenuh, akhirnya tertidur.

Namun, antara kenyataan dan mimpi, aku mendengar suara orang berteriak. Suara seorang wanita. Aku terbangun dalam kondisi duduk karena terkejut.

"Allohumma inni a'zubika min 'amalis syaithoni wa sayyi-atil ahlam."

Ya Allah, benarkah itu tadi mimpi? Tapi, kenapa rasanya sangat nyata?

Tak lama suara dari pintu terdengar, aku pun sontak menoleh dan kembali terkejut, rupanya itu adalah Mas Yusuf yang datang.

"Ada apa, Dik?" tanyanya yang berjalan semakin mendekat.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Goyangan Pohon Beringin
8.2
Persahabatan Adrian dan Wandi retak akibat kehadiran Hesta, gadis misterius yang mempesona Adrian namun tampak mengerikan bagi Wandi. Wandi berusaha keras menyadarkan Adrian bahwa pujaan hatinya adalah makhluk astral, sementara serangkaian kejadian buruk mulai menghantui sejak mereka mendatangi sebuah pohon beringin tua. Di tengah belenggu misteri dan bahaya, mampukah Adrian melihat kebenaran? Akankah cinta beda dunia ini bersatu atau justru membawa petaka bagi mereka?
Sampul Novel Gunung Pengantin Ngunduh Mantu
8.8
Bima lahir dalam keluarga sederhana yang terbelenggu kutukan iblis. Di desanya, Gunung Pengantin berdiri angker dengan legenda hantu pengantin yang kerap meneror pendaki. Suatu hari, Bima dan sahabatnya, Alif, melanggar pantangan gunung hingga Alif hilang menjadi abdi gaib. Saat dewasa, Bima harus memutus kutukan leluhur dibantu khodam warisan. Meski berhasil, ia harus kehilangan orang tuanya yang tewas dalam ritual gaib, menyisakan duka dan kesendirian mendalam.
Sampul Novel Jadi Kuyang
9.1
Setiap wanita mendambakan paras cantik dan awet muda, namun jalan pintas yang diambil Mayang justru membawanya ke dalam kegelapan. Tanpa disadari, obsesi tersebut adalah jebakan licik yang dirancang oleh suaminya sendiri, Edi. Di balik janji kecantikan abadi, Edi memiliki rencana tersembunyi untuk mengubah istrinya menjadi sosok Kuyang yang mengerikan. Kini, Mayang terjebak dalam transformasi mistis yang mengancam nyawanya akibat ambisi yang salah.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Pasca memergoki perselingkuhan sang suami, seorang wanita menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Alih-alih menyerah, ia menyusun rencana balas dendam yang kejam demi memberikan rasa sakit yang setimpal kepada para pengkhianat. Namun, langkahnya terhenti saat seorang pria misterius masuk ke hidupnya secara tiba-tiba. Siapa sangka, sosok tersebut adalah psikopat berdarah dingin yang terobsesi dan jatuh cinta padanya. Akankah ini membantu atau menghancurkan tujuannya?
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dalam kondisi mengenaskan setelah tubuhnya dipinjamkan kepada Elizabeth, hantu istri dosennya sendiri, Daniel Danuarja. Tanpa diduga, Elizabeth justru memanfaatkan raga Jelita untuk berhubungan intim dengan sang suami hingga Jelita kehilangan kesuciannya. Saat kesadarannya kembali, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir lenyap. Di tengah kemarahan akibat dikhianati, Jelita kini terjebak dalam skandal rumit bersama Daniel.
Sampul Novel Saya Pembunuh
7.9
Sinta Amelia dan Lembayung Rindu bersaing memperebutkan cinta Aditya Bagaskara, putra direktur rumah sakit kaya raya. Namun, hati Aditya justru tertambat pada sosok Dewi Utari yang sederhana. Persahabatan Sinta dan Lembayung hancur menjadi dendam membara yang tak terkendali. Di tengah amarah Sinta yang meluap, hanya dokter Hanum Permatasari yang sanggup meredamnya. Mengapa Sinta begitu patuh padanya? Misteri besar menyelimuti hubungan rumit di antara mereka.