APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri

Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri

Baskara Aditama, jaksa ternama yang kupikir penyelamat, nyatanya dalang yang menjebloskanku ke penjara demi melindungi Valerie. Usai tiga tahun menderita di Lapas Cipinang, aku bebas hanya untuk dipermalukan di pesta mereka hingga nyaris tewas akibat pendarahan internal. Baskara justru memalsukan medisku demi menutupi kekejamannya. Kini, harapanku telah sirna, berganti ambisi balas dendam. Aku akan menghancurkan karier, reputasi, dan segala yang ia cintai tanpa sisa.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku menatap gelas yang ditawarkan Valerie padaku. Aku tidak bergerak.

"Tidak, terima kasih," kataku. Suaraku pelan, tapi memotong keheningan.

Gelombang gumaman berdesir di antara para tamu.

"Tidak sopan sekali."

"Valerie sudah berusaha keras, dan dia malah menolaknya."

"Dia tidak tahu berterima kasih."

"Baskara, ada apa dengannya?" seseorang bertanya, suara mereka meneteskan rasa kasihan padanya.

Aku melihat konflik di mata Baskara. Dia melirik Valerie, yang tampak seperti akan hancur berkeping-keping. Lalu dia kembali menatapku. Aku melihat saat dia membuat pilihannya. Dia selalu memilih Valerie.

Dia mengambil gelas dari tangan Valerie.

"Kirana," katanya, suaranya rendah dan berbahaya lembut. Dia bergerak lebih dekat, menghalangiku dari pandangan yang lain. "Ambil gelasnya."

Itu bukan permintaan. Itu adalah perintah.

"Oma sedang tidak sehat," bisiknya, kata-katanya adalah pukulan yang tepat dan terhitung. "Sayang sekali jika perawatan panti jomponya tiba-tiba... terganggu."

Nenekku. Satu-satunya orang di dunia yang pernah mencintaiku tanpa syarat. Memikirkannya, rapuh dan sendirian, membuat perutku mulas karena takut.

Tanganku gemetar saat aku mengulurkan tangan dan mengambil gelas sampanye itu. Aku membawanya ke bibirku dan minum. Gelembung-gelembung itu membakar tenggorokanku yang perih.

Ketegangan di teras mereda. Para tamu tersenyum, lega.

Acara bersulang berlanjut. Satu per satu, orang-orang mengangkat gelas mereka untukku, untuk Baskara, untuk gagasan mereka yang menyimpang tentang reuni yang bahagia. Setiap kali, aku diharapkan untuk minum. Aku menatap Baskara untuk meminta bantuan, untuk sebuah tanda, untuk apa pun.

Dia hanya memberiku anggukan kecil yang memberi semangat. Ikuti saja permainannya.

Dia terlalu sibuk mengawasi Valerie, memastikan dia baik-baik saja, meninggalkanku tenggelam dalam lautan sampanye dan senyum palsu. Aku bisa merasakan mata Valerie padaku, kilatan kemenangan yang halus di kedalamannya.

Aku minum. Dan aku minum.

Rasa sakit yang tajam mulai terasa di perutku, rasa sakit yang akrab dari tukak lambung yang telah menyiksaku di penjara. Rasa sakit itu tumbuh dengan setiap gelas yang mereka paksakan padaku.

Rasa sakit itu menajam, memilin menjadi simpul api.

Valerie mendekat dengan satu gelas terakhir, senyumnya lebar dan buas. "Satu lagi untuk jalan?"

Tiba-tiba, gelombang mual menyapuku. Aku membungkuk, batuk tertahan keluar dari bibirku. Aku merasakan sesuatu yang panas dan basah memercik ke taplak meja putih bersih.

Darah.

Para tamu pesta terkesiap ngeri.

Langkah pertama Baskara bukan ke arahku. Dia bergegas ke sisi Valerie, menariknya menjauh seolah-olah aku menular.

Dunia miring. Rasa sakit di perutku adalah penderitaan yang membara. Wajah-wajah di sekitarku kabur, suara mereka berdengung di kejauhan. Lalu semuanya menjadi hitam.

Aku terbangun karena silau lampu neon yang menyilaukan. Bau antiseptik memenuhi hidungku.

Aku berada di ranjang rumah sakit.

Baskara sedang duduk di kursi dekat jendela, membelakangiku.

"Kamu sudah bangun," katanya, suaranya diwarnai tuduhan. Dia berbalik, dan aku melihat kemarahan di matanya.

"Apa itu tadi, Kirana? Mencoba membuat keributan? Mencoba mempermalukanku?"

"Aku tidak..." Suaraku serak lemah. Ini adalah pertama kalinya kami berbicara, benar-benar berbicara, sejak aku dibebaskan.

Dia berdiri dan berjalan ke samping tempat tidurku. Dia menatapku, benar-benar menatapku untuk pertama kalinya. Aku melihat matanya menelusuri sudut tajam rahangku, pipiku yang tirus. Aku kehilangan lebih dari lima belas kilogram di penjara.

Sekilas rasa bersalah melintas di wajahnya. Hanya sekilas.

Dia mengulurkan tangan untuk menyentuh rambutku, jari-jarinya menyentuh pelipisku. "Kita akan membuatmu sehat lagi," gumamnya, nadanya melembut menjadi nada yang dia gunakan saat dia menjanjikan dunia. "Kita akan pergi ke Italia, seperti yang selalu kita rencanakan. Kita akan membeli rumah kecil di tepi laut itu. Hanya kita berdua."

Dia melukiskan gambaran indah tentang masa depan yang terasa seperti kebohongan.

Aku tidak peduli tentang Italia. Aku tidak peduli tentang rumah itu. Hanya ada satu hal yang kupedulikan.

"Oma," bisikku. "Bagaimana kabarnya?"

Dia tampak terkejut. Dia baru saja memulai monolog tentang masa depan kami, dan aku memotongnya untuk bertanya tentang nenekku.

"Dia... dia baik-baik saja," katanya, sedikit terlalu cepat.

Saat itu juga, ponselnya bergetar. Dia melirik layar. Itu Valerie.

Dia segera berdiri, wajahnya topeng keprihatinan. "Aku harus pergi. Valerie sedang panik. Darah itu... itu memicunya."

Dia berjalan ke pintu tanpa menoleh ke belakang.

Tentu saja. Valerie terpicu. Dan aku? Aku hanyalah properti yang menyebabkan pemicunya.

Tawa kering dan hampa keluar dari bibirku. Dia bahkan tidak mendengarnya. Dia sudah pergi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Brondong Toxic
9.1
Arum, janda tanpa anak, menjalin asmara rahasia dengan Viki, pria yang lebih muda. Ia menyembunyikan hubungan ini demi menghindari gosip kantor yang menuduh Viki sebagai perusak rumah tangganya dengan Pras. Namun, Arum justru terjebak dalam toxic relationship. Viki terbukti boros, temperamental, hingga tega melakukan kekerasan fisik dan berselingkuh dua kali. Akankah Arum tetap bertahan atau sanggup melepaskan diri dari jeratan pria tersebut?
Sampul Novel Cinta dan Dosa
9.5
Bisma, putra CEO kaya, terperosok dalam gaya hidup kelam dan gemar mempermainkan wanita. Namun, hidupnya berubah saat ia terobsesi pada Melati, kekasih sahabatnya sendiri. Tindakan Bisma justru membawa penderitaan bagi gadis yang ia harap mampu mengubahnya menjadi pria lebih baik. Kini, ia dihantui peringatan masa lalu bahwa kebahagiaan takkan pernah ia raih. Apakah ini kutukan atas segala dosanya? Bisma harus memilih antara melepaskan atau terus mengejar cinta.
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Selena Hart terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Jorch demi melunasi biaya medis tantenya. Ia dibayar satu juta dolar hanya untuk menjadi pengantin pengganti karena wajahnya sangat mirip dengan tunangan Damian yang hilang, Elsie Sonata. Rencana awalnya sederhana: Selena cukup berdiri di altar dan mengucapkan janji suci. Namun, kendali Damian runtuh saat ia mabuk dan menyentuh Selena. Kesepakatan kontrak itu kini berubah menjadi hubungan yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel He's Danger
9.6
Cinta pertama tak selalu indah, bagi Julia, perkenalannya dengan Jacob di Instagram justru membawa petaka. Hubungan ini penuh kekerasan, paksaan, dan pengkhianatan yang melukai batinnya. Meski disakiti berulang kali, Julia sulit melepaskan diri dari pesona Jacob. Kehadiran pemuda itu perlahan mengungkap teka-teki gelap dalam hidup Julia yang semula tenang. Terjebak antara rasa cinta dan dendam, Julia menghadapi misteri yang menuntut untuk diselesaikan hingga akhir.
Sampul Novel Kasih Sayang Terselubung: Istri Sang CEO Adalah Aku
8.9
Dua tahun menjadi asisten, Evelyn terjebak kesepakatan intim dengan Brian demi biaya medis ibunya. Brian mengira Evelyn takkan pergi, namun cinta justru tumbuh di tengah pengkhianatan. Saat Evelyn menuntut cerai, rahasia besar terungkap: dia adalah istri sah Brian dari masa lalu. Kini Brian bertekad menebus dosanya dengan menyerahkan harta dan dukungan penuh. Meski Evelyn telah sukses menjadi CEO, Brian harus berjuang memenangkan hati wanita yang dulu ia remehkan.
Sampul Novel Kisahku Berakhir Di Pusara
8.2
Dua insan yang terikat kekeluargaan ini mulanya saling menyayangi hingga sebuah perjodohan direncanakan. Namun, salah satunya memilih ingkar demi mengejar cinta lain, memicu keretakan hubungan mereka. Di tengah ujian berat, pencarian kebahagiaan sejati tetap berlanjut. Saat perasaan akhirnya bertaut kembali, musibah besar justru datang melanda. Diangkat dari kisah nyata yang penuh duka, akankah takdir menyatukan mereka atau justru berakhir di pusara?