APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Budak Seksi Tuan Cedric

Budak Seksi Tuan Cedric

Falisha Marbella, mahasiswi berusia 19 tahun, terjebak dalam tragedi saat kekasihnya, Ben Andrigo, meninggal dunia di sisinya. Ayah Ben, Cedric Andrigo, seorang miliarder kejam yang menguasai bisnis ilegal, menyalahkan Falisha atas kematian putranya. Didorong dendam membara, pria arogan ini bersumpah menyiksa hidup Falisha. Cedric menjadikan Falisha budak pemuas nafsu demi membalas dendam. Mampukah Falisha lepas dari jerat penderitaan dan kekejaman Cedric?
Bab
Bagikan

Bab 2

Keesokan harinya, Falisha dan Ben yang tidak memiliki jadwal kuliah pagi mengajak Fanona untuk control penyakitnya ke rumah sakit, Nona harus dibantu untuk berjalan masuk ke mobil, karena kekuatan kakinya sudah melemah.

Sesampainya di rumah sakit, dokter kembali memberikan resep obat-obatan yang harus dikonsumsi oleh Nona, Falisha berharap penyakit adiknya bisa segera sembuh dan jangan sampai leukimia yang adiknya derita bertambah parah, karena jika sampai bertambah parah maka jalan satu-satunya adalah dengan kemoterapi.

"Lisha pakailah uang ini!" kata Ben sambil memberikan sejumlah uang yang lumayan banyak.

"Ben tidak usah! Aku akan membeli kursi rodanya Minggu depan saat aku sudah gajian," kata Falisha.

"Aku tau harga kursi roda dan biaya obat-obatan itu jauh melebihi dari penghasilanmu Lisha, aku tidak akan membiarkan kamu kepusingan sendiri sementara aku sangat bisa membantumu," kata Ben.

Falisha pun dengan sangat terpaksa kembali menerima bantuan dari Ben.

"Ben, setelah aku lulus dan bekerja ditempat yang lebih baik aku janji akan kembalikan semua uang yang sudah kamu berikan padaku, anggap aku pinjam," kata Falisha.

"Tidak usah kamu pikirkan, saat ini adikmu lebih membutuhkan perhatianmu Lisha, aku sangat senang bisa selalu membantumu," kata Ben.

Akhirnya kursi roda itu bisa dibeli, sehingga Nona tidak lagi kesulitan berjalan. Mereka pun kembali pulang ke rumah diantar oleh Ben.

Sementara disebuah bandara, Nicco yang merupakan asisten pribadi Tuan Cedric yang ditugaskan untuk mengawasi Ben, tengah menunggu pesawat yang membawa Tuan Cedric kembali ke negara ini, setelah cukup lama tinggal dibeda negara dengan Ben! Pesawat Tuan Cedric akan landing sebentar lagi.

Tuan Cedric pun akhirnya muncul dengan mengenakan kemeja berwarna hitam, dan kacamata berwarna hitam serta sepatu mewah dan jam tangan mewah yang melekat dalam dirinya, sosok Tuan Cedric sangat berwibawa dan memiliki sorot mata sangat tajam. Diusianya yang terbilang tidak muda lagi, ketampanannya masih tetap terjaga, tubuhnya pun sangat kekar dan masih terlihat seperti pria muda.

"Selamat datang Tuan! sapa Nicco.

Tuan Cedric, hanya menggerakkan dua jarinya pada bawahannya yang ikut serta pulang ke negara ini, agar segera membawa koper miliknya masuk kedalam mobil.

"Jam berapa Ben biasanya pulang dari kampus?" tanya Tuan Cedric.

"Pukul 17.00 sore Tuan," ujar Nicco.

"Berikan biodata gadis miskin itu, aku Inging membacanya diperjalanan menuju ke rumah!" kata Tuan Cedric.

"Silahkan Tuan!" kata Nicco, sambil menyerahkan tablet yang berisi biodata lengkap tentang Falisha.

Sepanjang perjalanan ke rumah, didalam mobil Tuan Cedric membaca setiap hal tentang Falisha, melihat biodatanya saja Tuan Cedric sangat kesal dan tak sabar untuk memberikan pelajaran berharga pada Falisha.

Hingga akhirnya Tuan Cedric pun tiba di rumah! Dengan menahan kesal Tuan Cedric sabar menunggu Ben pulang ke rumah, namun hingga sore harinya Ben tidak juga sampai di rumah.

"Nic, antar aku ke gubuk wanita miskin itu!" kata Tuan Cedric dengan expresi wajah menyeramkan.

"Baik Tuan, mari!" kata Nicco sambil mendampingi Tuan Cedric untuk menuju mobil.

Belum sempat masuk kedalam mobil! Mobil Ben tiba di halaman rumah Tuan Cedric, Ben keluar dari dalam mobil dan melihat Ayahnya tengah berdiri tegap dengan wajah menahan kesal. Tak ingin kembali berdebat dengan ayahnya, Ben pun melengos saja masuk ke dalam rumah melewati Tuan Cedric yang masih berdiri tegap memandanginya.

"Apa begini sikapmu terhadap ayahmu sendiri Ben?" teriak Tuan Cedric.

Langkah kaki Ben pun terhenti, dan berbalik menatap wajah Tuan Cedric.

"Aku capek, dan aku ingin ke kamar sekarang!" kata Ben.

"Tinggalkan pelacur miskin itu! Atau aku akan buat hidup wanita itu menderita!" ancam Tuan Cedric.

"Apa maksudmu?" teriak Ben yang sudah emosi mendengar ayahnya akan mengganggu gadis yang ia sangat cintai.

"Akan aku buat rumahnya rata dengan tanah, dan beasiswanya dicabut, lalu dia akan kehilangan pekerjaannya hingga membuat adiknya yang penyakitan itu mati!" ancam Tuan Cedric.

"Kau! Jangan pernah berani menyentuhnya! Atau," kata Ben.

"Atau apa Ben? Kau tau apa yang bisa aku lakukan untuk membuat wanita itu menderita, akhiri hubunganmu dengan gadis miskin itu lalu bertunangan lah dengan gadis yang sudah aku siapkan!" kata Tuan Cedric.

"Aku tidak akan pernah menurutimu!" teriak Ben.

"Nic, ratakan rumah wanita miskin itu sekarang juga! Dan bilang terhadap pihak Universitas bahwa aku menyuruh mereka mencabut beasiswa gadis itu!" kata Tuan Cedric.

"Baik Tuan!" kata Nicco.

Mendengar hal itu, Ben langsung memberontak tak terima bahkan hendak menghajar ayahnya sendiri, namun Nicco memegangi kedua tangan Ben.

"Lihatlah Ben, bahkan menyentuhku saja kamu tidak bisa? Apalagi melindungi gadis itu, menurut lah pada ayahmu sendiri ini, maka aku akan melepaskan gadis itu!" kata Tuan Cedric.

"Aku mohon jangan membuatnya menderita, dia sudah terlalu banyak kesulitan! Aku janji akan menuruti semua keinginan ayah," kata Ben.

"Lusa kau akan bertunangan dengan salah seorang gadis kaya dan terpandang pilihanku, setelah itu kau harus pindah kuliah dan belajar bisnis di Boston! Satu lagi, jangan pernah menemui gadis miskin itu, paham!" ancam Tuan Cedric.

Dengan berat hati, Ben terpaksa harus menuruti keinginan gila ayahnya itu. Ben tidak akan bisa sanggup jika Falisha dibuat menderita dan kesulitan. Namun Ben juga sangat frustasi dan depresi dengan sikap Tuan Cedric, bagaimana bisa hatinya hanya untuk Falisha tapi lusa dia akan bertunangan dengan gadis yang bahkan dia tidak kenal.

Keesokan harinya Ben tidak berangkat kuliah, tapi Ben mengirimkan pesan singkat pada Falisha untuk mengakhiri hubungan keduanya. Hal itu jelas membuat Falisha shock dan patah hati sangat berat, Falisha mencoba menelpon Ben dari pagi hingga malam hari, namun semakin Falisha mencoba menelpon Ben pikiran Ben menjadi semakin kacau.

"Ben, kenapa kamu mengakhiri hubungan kita? Apa salahku Ben, ini seperti bukan kamu!" Lirih Falisha yang sangat kecewa hingga menitihkan air matanya.

Semakin larut Ben semakin merasa depresi berat, hingga dia memutuskan keluar dari dalam kamar! Namun Nicco terus mengawasinya.

"Anda dilarang keluar rumah, karena besok acara pertunangan anda dengan gadis pilihan Tuan Cedric akan dilaksanakan!" kata Nicco.

"Nic, izinkan sekali ini saja aku membuat pikiranku tenang,, aku janji tak akan menemui Falisha! Aku mohon jangan ikuti aku!" kata Ben.

Nicco yang tidak tega melihat wajah putus asa Ben, dan tatapan mata Ben yang kosong lalu mengizinkan Ben keluar rumah untuk menjernihkan pikirannya. Ben pergi ke suatu bar, lalu minum minuman memabukkan hingga berbotol-botol disana.

Ben yang sudah mabuk berat hingga berjalan sempoyongan, menelpon Falisha dalam keadaan mabuk berat..

"Lisha aku mencintaimu!" kata Ben.

"Hallo Ben, kamu dimana? Kenapa bicaramu seperti orang mabuk?" tanya Falisha.

"Aku sedang berada di bar xxx, jika kamu juga mencintai aku kemarilah dan kita pergi bersama aku tidak sanggup lagi berada disini!" kata Ben dengan nada mabuk.

Falisha yang panik takut terjadi sesuatu pada Ben karena tidak biasanya Ben mabuk berat seperti ini, segera keluar rumah untuk menyusul Ben ke bar yang tidak jauh dari rumahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikah Dengan Seorang Miliarder Berkondisi Vegetatif?!
7.9
Valerie dijebak oleh kekasih dan adiknya hingga terjebak dalam skandal semalam dengan pria misterius. Fitnah perselingkuhan membuatnya dibuang, lalu dipaksa ayah kandungnya menikahi miliarder yang sedang koma demi kepentingan keluarga. Valerie bangkit melawan ketidakadilan dan memutus semua ikatan masa lalunya. Saat sang suami akhirnya sadar dan mengejarnya untuk meminta pertanggungjawaban, Valerie memilih untuk pergi demi memulai hidup yang baru tanpa beban.
Sampul Novel Balas Dendam Sang CEO
8.8
Dahulu Adnan dicampakkan oleh kekasihnya karena kemiskinan yang ia derita. Wanita itu memilih pergi demi mengejar pria kaya. Sepuluh tahun berlalu, Adnan kembali dengan kekayaan melimpah untuk membalas rasa sakit hatinya. Namun, ia terkejut saat menemukan sang mantan kini justru menjadi wanita panggilan demi menyambung hidup. Rahasia apa yang sebenarnya tersembunyi? Akankah Adnan tetap menjalankan dendamnya saat melihat kondisi tragis wanita itu?
Sampul Novel Bangunkan Aku Dengan Cintamu
9.7
Dijual miliaran demi menikahi Eric, taipan yang koma, Emily menjadi bahan cemoohan. Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh dengan adik angkatnya, ia bertekad membalas dendam melalui pernikahan ini. Emily membuktikan kemampuannya dengan merebut penghargaan medis yang dicuri darinya dan menghukum orang tua angkatnya yang kejam. Saat Eric sadar, ia tidak mengusir Emily, melainkan memuja sang istri sambil mengungkap rahasia besar yang selama ini tersembunyi.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi CEO Kejam
8.4
Sejak kecelakaan maut merenggut nyawa ibunya di usia delapan tahun, Fallen hidup dalam kebencian sang ayah yang menyalahkannya. Demi menghukum Fallen, ia dipaksa menikahi seorang CEO yang dikenal dingin dan kejam. Ayahnya bahkan mengutuknya agar menderita selamanya sebagai seorang pembunuh. Di tengah luka batin dan pernikahan tanpa cinta, sebuah rahasia besar di balik tragedi masa lalu perlahan terkuak, membawa kenyataan pahit bagi Fallen.
Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani profesi unik di dunia daring dengan menawarkan jasa khusus bagi pria tanpa harus mengorbankan kesuciannya. Meski banyak pelanggan merasa puas dan bersedia membayar mahal, Serafhine memiliki prinsip yang sangat teguh dalam bekerja. Ia hanya melayani satu klien untuk satu malam saja. Baginya, tidak ada kesempatan kedua bagi siapa pun, karena ia secara tegas menolak pesanan berulang meskipun ditawari imbalan yang sangat tinggi.
Sampul Novel JENUH
8.0
Kehidupan pernikahan Lisa dan Toni tampak sempurna dengan kekayaan dan ketenangan tanpa konflik. Namun, kedamaian itu justru memicu rasa jenuh yang mendalam bagi Lisa. Meski Toni adalah suami idaman yang tampan dan royal, Lisa merasa hambar. Kehadiran seorang pria lajang baru kemudian menggoda kesetiaannya hingga ia terjerumus dalam perselingkuhan. Akankah pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka atau menjadi akhir dari kejenuhan yang ia rasakan?