APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bukan Ipar Penggoda

Bukan Ipar Penggoda

Kehidupan Maura Anabella berubah drastis dalam semalam akibat sebuah tragedi yang tak terduga. Kesuciannya terenggut secara paksa karena tindakan ceroboh kakak iparnya sendiri yang sedang berada di bawah pengaruh alkohol. Kejadian kelam tersebut meninggalkan luka mendalam bagi Maura, menciptakan konflik batin dan drama keluarga yang rumit. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit di tengah situasi yang mengancam kehormatan dan masa depannya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Maura..!!Astaghfirullah..!Apa yang kamu lakukan??!" Dewa memekik ketika berhasil membuka pintu kamar di mana Maura berada. Dewa merasa panik melihat pemandangan yang ada di hadapannya.

Gadis itu sudah menggores pergelangan tangannya sendiri.Darah segar mengalir dari pergelangan tangan gadis itu.

Dewa segera berlari mendekati Maura yang terduduk di lantai sambil memegang cutter.

Dengan gerakan cepat Dewa merebut cutter itu dari tangan Maura dan melemparnya.

Lelaki itu menggenggam kuat pergelangan tangan Maura yang berdarah. Tanpa pikir panjang,lelaki itu merobek kaos yang di pakainya dan segera mengikatkan robekan kaosnya tersebut pada luka Maura.

"Dek..!!kamu apa -apaan sih??kenapa kamu nekat kaya gini??kita bisa bicarakan masalah kita baik -baik!!"ucap Dewa panik.

Sang ipar terlihat sangat kacau,gadis itu tak bersuara namun air mata tak henti mengaliri di kedua matanya. Maura terus menatap Dewa tanpa berkedip,ia menyaksikan bagaimana seorang Dewa perhatian kepadanya,panik melihat keadaannya,dan bagaimana Dewa benar -benar peduli kepadanya.

Pantaskah ia mendapatkan semua perhatian,kebaikan,kekhawatiran dari kakak iparnya tersebut??apakah saat ini ia sedang menjadi gundik di antara hubungan kakak dan kakak iparnya??Entahlah...

Dewa merengkuh tubuhnya dan membawanya untuk di baringkan ke kasur. Dengan hati -hati Dewa merebahkan tubuh Maura.

"Mas Dewa kenapa tega lakuin ini sama aku??apa salah ku mas??"

"Kamu enggak salah dek,mas yang salah. mas terlalu mabuk semalam dan tidak sengaja melakukan hal itu ke kamu. maafin mas yah?"sahut Dewa dengan cepat.

"Apa dengan maaf bisa balikin dunia aku yang terlanjur hancur mas??"tanya Maura dengan bibir bergetar.

"Aku tau Maura,,aku..aku memang bod*h,maafkan aku.."jawab Dewa lirih.

"Aku hancur mas!!aku udah nggak suci lagi sekarang!!aku udah jadi sampah sekarang!!hiks..hiks...lepasin..!!biar aku mati aja!!aku nggak berguna..!!"teriak Maura menarik tangannya dari Dewa.

Gadis itu berusaha beranjak turun dari ranjang namun Dewa segera menahannya. Lelaki itu tau bahwa Maura akan kembali mengambil cutter yang sudah ia lempar ke sudut kamar tadi.

"Enggak dek,mas nggak akan biarin kamu melakukan hal itu. Nyawa kamu berharga,jangan sia -siakan hal itu!!"Dewa berusaha mencegah Maura turun dari ranjang.

Tentu saja ia tak akan membiarkan gadis itu mengakhiri hidupnya tetap di hadapannya sendiri.

"Lepasin mas!!lepasin aku..!!aku hancur..!!hiks..Maura terus memberontak sambil terisak,sampai akhirnya Dewa terpaksa memeluknya.

Lelaki itu memeluk Maura dengan erat. Maura yang semula terus memberontak akhirnya mulai tenang. Gadis yang baru saja hilang kesucian itu menangis sesenggukan dalam pelukan kaka iparnya.

Nyaman,itulah yang di rasakan oleh Maura saat ini. Pelukan kakak iparnya begitu hangat dan nyaman,yang pasti juga sangat menenangkan.

Gadis itu membalas pelukan Dewa sambil sesekali masih terisak. Maura membenamkan wajahnya di dada bidang sang Ipar. Bolehkah Maura egois kali ini saja??ia tak ingin melepas pelukannya sedetikpun karena mulai menemukan kenyamanan.

"Dek,udah ya nangisnya..!mas obati dulu ya luka kamu,takutnya nanti infeksi kalau nggak segera di obati."

Seakan tak rela melepas pelukannya,Maura menggeleng masih dalam posisi yang sama. Dengan sabar Dewa terus membujuk Maura agar mau di obati lukanya. Hingga akhirnya gadis itupun mulai mengurai pelukannya.

Dewa yang memang pada dasarnya selalu lemah lembut dan penuh kasih itu menatap iba pada sang ipar. Ia belai kepala Maura dengan lembut. Lelaki itu juga menghapus jejak air mata di pipi Maura yang sembab dan terlihat matanya agak bengkak karena menangis semalaman.

"Udahan nangis nya,mata kamu jadi bengkak. Kan nggak cantik lagi jadinya."gurau Dewa mencoba mencairkan suasana.

Maura tak menyahut,sesekali gadis itu masih terisak.

"Aku ambil kotak obat dulu ya,tunggu sebentar!"kata Dewa lalu beranjak dan memungut cutter yang tergeletak di sudut kamar. Tentu saja ia harus mengamankan barang itu,jangan sampai Maura berbuat nekat lagi.

Lelaki itu keluar dari kamar dan beberapa saat kemudian kembali dengan kotak p3k di tangannya.

Dengan telaten dan hati hati Dewa membersihkan luka di tangan Maura. Gadis itu hanya terdiam melihat dan mengamati Dewa yang begitu fokus dan hati hati membersihkan luka di tangannya.

"Auwh...sshh...sakit mas..!"rintih Maura kala Dewa mulai mengoleskan obat pada luka di pergelangan tangannya.

"Maaf dek,apa mas terlalu kuat menekan kapasnya??"tanya Dewa kemudian meniup -niup luka Maura.

Maura tak menyahut,ia fokus pada rasa perih dan panas pada luka sayatan yang kini di sapukan obat merah oleh iparnya.

Beruntung tadi Maura sempat ragu -ragu ketika menggoreskan cutter di tangannya. Lukanya tak terlalu dalam,bahkan mungkin hanya luka luar saja belum sampai menyayat nadinya,namun darahnya lumayan membuat Dewa panik karena lelaki itu paling tidak bisa melihat wanita terluka sedikit saja.

"Tahan ya,mas pelan -pelan kok!"ucap Dewa kembali menyapukan kapas yang sudah ia olesi lagi dengan obat merah.

"Sshh..auw..." Maura kembali merintih.

Dewa menatap Maura tak tega,lelaki itu segera meniup lukanya lagi.

"Mas...kalau aku hamil gimana??"

Deg....

Pertanyaan Maura sukses membuat degup jantung Dewa berpacu dengan kuat.

Ia belum memikirkan hal itu karena terlalu panik dan khawatir pada keadaan Maura saat ini.

Apa yang akan ia lakukan jika hal itu benar terjadi??

...Bersambung......

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayaran Cinta Yang Terluka
9.4
Clarisse Nayara geram saat suaminya, Dario Mahendra, menyewa Keiran sebagai pengawalnya demi menghindari waktu bersama. Kebenaran pahit terungkap bahwa Dario telah menduakan Clarisse selama dua tahun. Merasa dikhianati, Clarisse membalas dengan menjadikan Keiran kekasih gelapnya untuk menghancurkan Dario. Namun, ia tidak menyadari bahwa Keiran menyimpan rahasia kelam yang berbahaya, mengubah aksi balas dendam ini menjadi permainan yang mengancam dirinya.
Sampul Novel Bukan Salesman Biasa
9.0
Hidup Ardhan Aji Pradiptio berubah total setelah menolong kakek misterius dan menerima benda ajaib sebagai imbalan. Sebelumnya, ia selalu dirundung malang, mulai dari karier yang mandek, hinaan atasan, hingga batalnya pernikahan. Kini, ia memiliki kemampuan unik untuk melihat kadar kebaikan atau kejahatan seseorang melalui matanya. Namun, sebuah pertemuan dengan pria bermata ganjil membuatnya bimbang. Mampukah Ardhan mengungkap identitas sosok misterius tersebut?
Sampul Novel Cinta Satu Malam
7.9
Niat Miranda untuk sekadar bersenang-senang berakhir petaka setelah ia terjebak dalam malam panas bersama Athes Russel. Situasi kian pelik karena pria itu ternyata rekan bisnis ayahnya sendiri. Meski Miranda berusaha keras menjauh dan menolak kehadirannya, Athes justru terus mengejar karena terobsesi dengan memori pertemuan mereka. Kini, Miranda terjepit di antara skandal terlarang dan bayang-bayang pria yang seharusnya tidak pernah ia sentuh.
Sampul Novel Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
9.6
Hidup Lara hancur total saat Darren, suaminya, berselingkuh dengan Maya yang merupakan sahabat dekatnya sendiri. Pernikahan mereka berakhir tragis setelah Darren memilih menceraikan Lara demi selingkuhannya. Penderitaan Lara kian memuncak ketika kecelakaan hebat merenggut janin dalam kandungannya. Meski mencoba membuka hati untuk cinta yang baru, rentetan cobaan seolah tak berhenti mengejarnya. Mampukah Lara menemukan setitik kebahagiaan setelah segala miliknya hilang?
Sampul Novel Istri Lusuhku Jadi CEO, Setelah Aku Ceraikan
9.4
Pasca perceraian pahit, Surya tega mengusir Anaya dan memutus hubungan dengan darah dagingnya sendiri. Selama belasan tahun, ia tidak pernah memberi nafkah atau mencari tahu keberadaan mereka. Namun, desakan kebutuhan mendesak memaksa Surya melacak anak-anaknya setelah tiga belas tahun berlalu. Saat pencarian itu membuahkan hasil, Surya harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kehidupan mantan istri dan anak-anaknya telah berubah total di luar dugaannya.
Sampul Novel Istri Yang Tak Dirindukan
9.5
Lima tahun lamanya seorang istri setia menanti kepulangan suaminya yang merantau. Selama itu, ia hanya menerima nafkah ala kadarnya yang dititipkan melalui tetangga tanpa kabar pasti. Namun, penantian panjang itu berakhir tragis saat sang suami pulang membawa kejutan pahit. Bukannya melepas rindu, ia justru menjatuhkan talak demi wanita lain yang telah dinikahinya secara diam-diam hingga memiliki anak. Sebuah pengkhianatan yang menghancurkan hati.