APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bukan Sugar Baby

Bukan Sugar Baby

Tachi Gumama, seorang mucikari, merasa terhina saat Padrone Ricco menolak tawaran pelacur andalannya. Padahal, Padrone dikenal sebagai miliarder Manhattan yang sangat setia kepada istrinya, mendiang Nyonya Deceduto Ricco. Penolakan ini memicu kecurigaan Tachi bahwa pria kaya tersebut sebenarnya menyembunyikan seorang gadis simpanan. Benarkah sosok suami sempurna ini memiliki rahasia gelap di balik kesetiaannya, ataukah tuduhan Tachi hanyalah sebuah kekeliruan?
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab.2

Brava Ragazza mencoba memijit pergelangan kaki kanannya yang terkilir. Hari makin malam , angin dingin mulai berhembus.

Brava Ragazzaee mencoba bangkit berdiri , pelan-pelan berjalan dengan terseok-seok. Kedua tangannya mengepal erat. ia sudah tahu harus berbuat apa. Terngiang-ngiang semua perkataan ayah dan ibunya., masih teringat jelas bagaimana kasarnya perlakuan ibunya tadi. Dengan nafas panjang Brava Ragazza menahan sesak di dada , tidak ada lagi air matanya yang menetes dari kedua matanya namun hatinya sekarang menangis dan rasanya sakit benar-benar sakit sekali. Hatinya berkata..

{"Ya Tuhan , mengapa sesakit ini rasanya ?. sungguh menyakitkan sekali. Selama ini aku tidak pernah tahu kalau aku hanyalah seorang anak haram , jika dikatakan menyakitkan , pastinya ini sudah amat sangat menyakitkan bagiku. ya tuhan , aku tidak bisa bertahan dan lebih baik aku mati saja .!"}

Makin lama makin lemas tubuh Brava Ragazza, dengan matanya yang terpejam , dirinya terus berjalan Ke tengah jalanan yang sepi dan tanpa di duga-duga

*TIINNNN......*

Klakson mobil bersamaan cahaya terang benderang lampu mobil , menyoroti wajahnya dan badannya , bukannya minggir tapi malah ambruk pingsan Brava Ragazza di tengah jalan.

"YA TUHAN...ADA GADIS TERJATUH.!"

Jerit dokter Buona Fata sembari membanting kemudi dan mobilnya melaju mengambil jalur kiri , menghindari tubuh gadis itu. Beberapa orang yang berjalan di tepi jalan langsung terhenyak melihat kejadian itu. Dokter Buona Fata menepikan mobilnya di tepi jalan dan bergegas keluar mobil menghampiri kerumunan orang di tengah jalan.

"Maaf , tolong beri saya jalan..!"

Ucap dokter Buona Fata pada orang -orang yang mengerumuni gadis yang terjatuh pingsan di tengah jalan namun kerumunan orang tidak menghiraukan dang dengan kesal dokter Buona Fata berteriak..

"MINGGIRLAH... BERI SAYA JALAN.!. SAYA DOKTER HENDAK MELIHAT KONDISI GADIS ITU .!"

Seketika itu juga orang-orang menoleh pada dokter Buona Fata yang menunjukkan kartu pengenal dokter dan mereka memberi jalan. Ia mendekat dan berjongkok di samping tubuh Brava Ragazza.

"Gadis ini masih hidup , tolong bawa gadis ini ke mobil saya agar saya secepatnya membawa ke rumah sakit.!. Silahkan jika ada di antara kalian yang ingin ikut .!"

Ujar dokter Buona Fata, dua orang membantu mengangkat tubuh gadis itu masuk ke dalam mobil dan ikut ke rumah sakit.

🌸

Bau obat-obatan menusuk hidungnya. Perlahan-lahan kelopak matanya bergerak dan terbuka .

"Apakah aku sudah mati .?"

Guman Brava Ragazza dengan lirih.

"Kamu masih hidup , gadis cantik."

Ia menoleh mencari asal suara, dokter Buona Fata tersenyum ramah.

Tatapan mata Brava Ragazza kosong ,

"Aku dokter Buona Fata. Kamu tadi menyeberang jalan saat mobil yang kukendarai melintas dan kamu terjatuh pingsan di tengah jalan. Nyaris kamu tertabrak."

Ucap dokter Buona Fata dengan lemah lembut.

"Boleh kutahu siapa namamu , gadis cantik .?"

"Brava.. Brava Ragazza, dokter."

Sahutnya dengan lirih nyaris tak terdengar. Dokter Buona Fata menarik kursi kosong dan duduk di sebelah tempat tidur pasien cantik yang berwajah sendu penuh kesedihan.

"Brava Ragazza, tadi aku memeriksamu dan ketemukan beberapa bekas pukulan di sekujur tubuhmu. Apakah ada yang memukulmu ?."

Brava Ragazza hanya terdiam dengan tatapan matanya kosong dan menggigit bibirnya sendiri.

"Tidak apa-apa , ceritalah .!. Jangan takut dan jangan malu , Brava Ragazza."

Ucap dokter Buona Fata.

Pelan - pelan Brava Ragazza menceritakan yang terjadi pada dirinya dan sekarang ia merasa agak ringan. Beban masalah tidak terasa seberat seperti tadi.

"Dokter Buona Fata , aku hanya punya lima dolar dan aku tidak bisa membayar biaya opname dan pengobatanku di rumah sakit ini. Bagaimana jika kubayar dengan bekerja sebagai pembantu atau tukang bersih-bersih di rumah sakit ini ?."

Ujar Brava Ragazza dengan sopan meskipun tampak jelas kekhawatiran di sikapnya. Dokter Buona Fata masih diam tidak mau langsung memberi jawaban .

"Dokter Buona Fata, tolong beri aku pekerjaan di rumah sakit ini , selain untuk membayar biaya opname dan pengobatanku . Aku butuh makan dan tempat berteduh. Aku tidak punya siapa-siapa dan untuk kembali ke rumah orang tuaku pun rasanya tak mungkin. Aku berjanji untuk bekerja dengan baik meskipun aku belum berpengalaman kerja di rumah sakit."

Dokter Buona Fata tersenyum ramah, menatap Brava Ragazza gadis yang baru dikenalnya . Tangannya mengusap kepala gadis itu dan berkata dengan nada pelan...

"Kamu tidak dikenakan biaya opname dan bebas biaya pengobatan. Sekarang istirahatlah , gadis cantik .!"

Brava Ragazza mengangguk dan dengan sopan menjawab..

"Terima kasih , dokter Buona Fata.!. "

Tiba-tiba ada yang berteriak...

"Mamaaa...."

Dokter Buona Fata dan Brava Ragazza menoleh ke arah pintu yang terbuka . Seorang anak perempuan kecil yang bergelayut manja pada seorang pria dewasa , berjalan menghampiri dokter Buona Fata.

"Aku dan papa menunggu mama pulang tapi mama tidak pulang."

Celoteh gadis kecil dengan aksen anak , sambil menatap wajah dokter Buona Fata yang tertawa kecil. Lalu mengangkat tubuh gadis kecil dan mendekatkan pada Brava Ragazza.

"Tadi mama mau pulang tapi hampir menabrak kakak yang jatuh pingsan di tengah jalan dan akhirnya mama bawa ke sini. Mama harus merawatnya , Abigail sayang."

Ucap dokter Buona Fata pada gadis kecil itu.

"Ohya Brava Ragazza , kenalkan ini Abigail Fata putriku . Usianya empat tahun dan yang berdiri di sampingku ini dokter Ramos Fata suamiku."

Dokter Buona Fata memperkenalkan anak dan suaminya pada Brava Ragazza yang langsung tersenyum dan mengangguk.

"Ok, Brava Ragazza istirahatlah , karena aku harus pulang dulu dan besok kita bertemu lagi .!"

"Terima kasih , dokter Buona Fata. Anda orang baik yang nomer satu menolongku."

Brava Ragazza menatap dokter Buona Fata dengan tatapan tulus meski masih ada kesedihan yang tersembunyi di balik tatapannya. Dokter Buona mencium pucuk kepala gadis yang masih terbaring lemah .

🌸

Angin malam florida berhembus makin kencang.

"Brava Ragazza itu gadis baik dan polos. Dia korban dari keegoisan orang tua. Dia minta bekerja sebagai pembantu atau cleaning service di rumah sakit , Ramos sayang ."

Ucap dokter Buona Fata pada dokter Ramos Fata suaminya yang sedang fokus mengemudi mobil.

"Ya , aku lihat sepertinya Brava Ragazza juga mengalami krisis percaya diri dan depresi tapi sekarang dia berusaha bangkit karena merasa kamu penolongnya, Buona sayang."

Ujar dokter Ramos Fata sembari menoleh pada istrinya yang duduk di sampingnya.

"Ramos sayang, aku merasa kasihan melihat dirinya sekarang bagaikan layangan putus . Ia diusir ibunya karena lampiaskan kemarahan ibunya pada kebohongan ayahnya. Tidak ada keluarganya dan kerabatnya yang perduli padanya . anggap saja sudah tak punya siapa-siapa dan tidak salah jika semua orang mengatakan ia yatim-piatu."

Jawab dokter Buona Fata , sembari melirik ke belakang melihat Abigail putri mereka yang tertidur sambil minum susu botol.

"Tak ada salahnya jika Brava Ragazza bekerja serabutan di rumah sakit. Minimal ada tempat tinggal untuknya dan yang terpenting ada kesibukan positif untuk melupakan masalahnya , Buona istriku."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ANAK CEO TAMPAN
8.1
Candice menjadi korban jebakan keji mantan suaminya yang berujung pada malam bersama pria asing. Empat tahun berlalu, ia kembali ke tanah air bersama putra kecilnya yang cerdas, tampan, dan jenius. Tak disangka, takdir mempertemukannya kembali dengan ayah biologis sang anak. Di tengah rencana balas dendam yang membara terhadap pria yang telah menghancurkannya, akankah Candice menemukan kebahagiaan sejati bersama keluarga kecilnya yang baru?
Sampul Novel Ayo Bercerai!!
8.4
Adeline telah mencapai batas kesabarannya setelah terus-menerus dianggap remeh oleh Devon. Baginya, pria itu kini lebih buruk dari sampah yang tak bernilai. Ketegangan memuncak di ruang makan saat Devon mendengar hinaan Adeline secara langsung. Dengan amarah yang meluap, sang tuan muda mencengkeram dagu Adeline dan memberikan peringatan keras agar ia tidak mencoba bermain api. Namun, Adeline tidak lagi takut untuk melawan dominasi dingin suaminya tersebut.
Sampul Novel Bukan Aku Yang Menjebakmu
8.8
Nadira Almeira, sekretaris bersahaja di Mahardika Corp, mendadak dituduh menjebak CEO Elvano Mahardika demi kekuasaan. Tanpa bukti, Elvano memecat dan mempermalukannya di depan publik dengan lemparan uang yang menghina harga dirinya. Padahal, Nadira hanyalah korban yang tidak tahu apa-apa. Situasi kian rumit saat ia menyadari dirinya tengah mengandung anak Elvano. Kini, Nadira harus memilih antara pergi selamanya atau kembali menghadapi pria yang telah menghancurkannya.
Sampul Novel Dari Pion Milik Pria, Menjadi Ratu Milik Wanita
9.5
Kania Halim, jurnalis pemberontak, terjebak dalam hubungan rahasia dengan CEO Elang Solehudin. Ternyata, ia hanyalah alat bagi Elang untuk melindungi Clara. Pengkhianatan Elang mencapai puncaknya saat ia membiarkan Kania dipenjara hingga membiarkannya terluka dalam kecelakaan demi menyelamatkan Clara. Sadar hanya menjadi beban yang dikorbankan, Kania bangkit dari kehancuran. Ia menghancurkan dunia Elang dan memulai hidup baru melalui pernikahan dengan miliarder lain.
Sampul Novel Istri Di Atas Kertas Sang CEO
8.1
Demi kesembuhan ibunya, Shania yang baru berusia 19 tahun terpaksa menjadi istri kontrak Steven, seorang CEO perusahaan limbah kimia yang dingin. Steven sebenarnya enggan berurusan dengan wanita, namun ia tak kuasa menolak tuntutan adiknya. Ia pun menawarkan satu miliar rupiah kepada Shania dengan syarat sang gadis bersedia diperbudak melalui perjanjian tertulis. Kini, Shania harus bertahan menghadapi berbagai taktik kejam Steven dalam pernikahan formalitas mereka.
Sampul Novel Pengantin Kecil Tuan Xavier
8.8
Nandini merupakan seorang gadis penjual bunga sederhana yang selama ini hidup terasing dari keluarganya sendiri. Namun, takdirnya berubah drastis saat ia dipaksa menjadi mempelai pengganti di hari pernikahan kakaknya. Sang kakak memilih untuk melarikan diri secara tiba-tiba, meninggalkan Nandini untuk menempati posisi pengantin bagi Tuan Xavier. Kini, ia harus menghadapi kehidupan baru yang penuh tekanan dalam pernikahan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.