APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ceo suamiku (season 2)

Ceo suamiku (season 2)

Hidup Tasya mendadak berubah menjadi penuh gangguan sejak kehadiran Revan dalam kesehariannya. Sebagai CEO baru yang mengambil alih takhta kepemimpinan perusahaan dari sang ayah, Revan kerap bertindak menyebalkan dan mengusik ketenangan Tasya secara konstan. Hubungan profesional antara atasan dan bawahan ini pun diwarnai dengan berbagai momen menjengkelkan yang membuat Tasya sulit bernapas lega karena ulah bosnya yang terus mengejar dan mengganggunya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"mas Reevaaannn." teriak Tasya dari atas kamarnya membuat Revan terkejut mendengar teriakan dari isterinya.

"sebentar sayang." teriak juga Revan berlari-larian melewati mamahnya lalu menaiki tangganya terburu-buru.

"tuh anak kenapa sih." tanya Nayla pada suaminya.

"isterinya teriak manggil Revan mah." jawab papahnya.

"pah, udah tahu belum."

"belum tau lah mah, orang mamah belum kasih tahu papah." Suaminya Bingung dengan ucapan isterinya belum saja dikasih tahu sudah menanyakan sudah tahu belum.

"oh, iya. lupa mamah hehe." Nayla menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"pasti mereka berdua lagi bicarain Tasya." batin Dita menatap raut wajah mereka berdua.

"pah, katanya mereka berdua udah melakukan hubungan suami isteri." Nayla menjelaskan kepada suaminya mengenai anak dan menantunya.

"yah bagus donk biar kita cepat dapat cucunya, bukannya mamah ngebet pengen banget dapat cucu kan." ujar suaminya.

"iya pah, aku juga pengen cepat-cepat punya cucu dari anakku sendiri dari pada cucu haram." Nayla menyindir Dita matanya melirik mereka berdua, Risa menundukkan kepalanya ia sangat sedih dengan ucapan Neneknya. kapan Risa dianggap sebagai cucunya mengapa dirinya tidak pernah dianggap apa salah dirinya? pikir Risa.

"sayang lanjutin makanannya yah, kamu mau berangkat ke sekolah kan." Dita mencoba menenangkan anaknya agar tetap tenang tangannya pun mengusap puncak kepalanya.

"iya, mah." menganggukkan kepalanya.

Disisi lain Revan memasuki ke dalam kamar ia melihat isterinya yang sedang terbaring tak berdaya mungkin efek semalam, tubuhnya pun masih diselimuti ia berniat ingin mandi tapi tubuhnya masih tidak kuat jalan apa lagi bagian bawahnya masih sakit akibat semalam suaminya mainnya kasar banget.

"hey, kamu kenapa sayang." Revan mendekat ke arah kasur mengusap rambut isterinya yang sedang terbaring tak berdaya.

"masih tanya aku kenapa? gara-gara kamu mainnya kasar." mencibirkan bibir nya karena kezel.

"jangan guru donk bibirnya jadi pengen nagih kan." melihat isterinya seperti itu jadi pengen nambah lagi seperti semalam.

"ihh bukannya bantuin aku malah mau lagi." gerutu Tasya agak sedikit kezel.

"maaf sayang, habisnya kamu bikin ketagihan sih." Revan mencubit kedua pipinya dengan gemes.

"kamu curang udah rapih aja, sedangkan isteri kamu lagi kesakitan." lirih Tasya melihat penampilan suaminya yang sudah rapih.

"maaf yang, tadi aku mau bangunin kamu tapi aku lihat kamu jadi nggak tega banguninnya sayang." jelas Revan.

"kamu mau ngapain biar aku bantu?" Revan jadi merasa bersalah karena ulahnya isterinya jadi seperti ini.

"aku mau ke mandi mas."

"akhhhhhhh mas turunin aku, aku malu selimutnya ke buka." teriak Tasya yang sudah digendong sampai ke kamar mandi manaruhnya di bathub.

"ngapain malu, aku sudah lihat semuanya sayang."

"sudah sana mas keluar." usir Tasya melihat suaminya masih di dalam kamar mandi.

"sebentar, aku mandiin kamu dulu" tawaran Revan menggodanya.

"ihh keluar mas Revaaannnn." teriak Tasya sambil melemparkan salah satu benda mengenai suaminya.

"tapi sayang aku pengen nambah lagi."

"nggak ada nambah-nambahan pergi sanaaa." Tasya menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya.

"iya sayang ini aku mau keluar juga." Revan tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan isterinya seperti anak kecil menggemaskan jadi makin cinta deh.

Revan keluar dari kamarnya menunggu Tasya diruang makan semua orang melihat dirinya yang masih tertawa-tawa sendiri.

"kamu kenapa?" tanya papahnya heran melihat anaknya tertawa-tawa sendiri.

"nggak pah, tadi cuma jahilin isteri ku aja hehehe." Dita menatapnya tidak suka dengan Revan yang terlihat bahagia bersama Tasya.

"ihhh awas aja Tasyaaa." batin Dita.

"kamu apa kan menantu mamah." tanya Nayla kepada anaknya jangan sampai terjadi apa-apa dengan menantu kesayangannya.

"nggak mah, tadi aku cuma bantuin isteri ku aja kok." jelas Revan agar tidak dikepung oleh mamahnya.

"awas aja sampai kamu kasar sama menantu kesayangan mamah." ancam Nayla.

"siap mah."

"ihh tante nayla kenapa sih jadi makin sayang sama si Tasya sih." batin Dita sedikit agak kezel.

"hey kamu sudah siap berangkat ke sekolah yah." tanya Revan melihat anaknya sudah rapih dengan pakaian sekolahnya.

"iya pah hehe." Risa menjawabnya dengan tersenyum.

"kamu mau berangkat sama siapa?" tanya Revan.

"Risa berangkat sama mas aja, boleh kan mas?" jawab Dita

"hmm... boleh-boleh saja." menganggukkan kepalanya dengan tersenyum tipis, Nayla menatap Dita tidak suka jika anaknya mengantarkan anak haram itu ke sekolah.

"yeeyy aku berangkat sama ayah." sorak Risa gembira. lalu Revan duduk di sebelah Risa sambil menyantap makanan buatan mamahnya.

"mas, kamu mau berangkat ke kantor yah." Tasya sudah selesai membersihkan badannya ia melihat suaminya sudah mau berangkat sepertinya.

"iya sayang, kenapa?" Tasya mendekati Revan lalu duduk di sebelahnya.

"mas kamu dirumah aja yah." permintaan Tasya memeluk lengan suaminya ia sengaja membuat Dita cemburu bakar api, Dita melihatnya pun jadi makin kezel.

"tapi sayang, aku lagi banyak kerjaan dikantor, lagi pula aku juga mau nganter Risa ke sekolah." Revan ingin menuruti permintaan isterinya tapi dikantor sedang banyak kerjaan.

"mampus lu." Dita menatap sinis ke arahnya.

"yaudah pergi aja sana." usir Tasya beranjak dari kursi makan lalu menaiki tangga menuju kamarnya.

"sudah lah kamu ikuti saya permintaan isterimu." saran papahnya agar tidak bertengkar kembali.

"tapi pah, dikantor lagi banyak kerjaan." tolak Revan.

"turuti permintaan Tasya apa susahnya sih." gerutu Nayla sedikit agak kezel melihat kelakuan anaknya yang tidak menuruti kemauan isterinya.

"tapi mah, Risa gimana." Revan juga Bingung bagaimana dengan anaknya ia hanya tidak mau membuat Risa sakit hati.

"aku gapapa kok yah, aku dianter supir aja."

"noh, kamu dengar sendiri."

"maaf yah sayang ayah nggak sempat anter kamu ke sekolah, lain waktu besok pasti ayah ante kamu."

"iihh kenapa mas Revan memilih Tasya sih dibandingkan Risa." batin Dita melihatnya pun kesel.

"iya yah gapapa kok, aku berangkat dulu yah." Risa mencium tangan ayahnya dan semua orang juga berbeda dengan Nayla yang tidak mau bersalaman setelah itu berangkat ke sekolah dianter oleh supirnya.

"Mah, aku ke kamar dulu mau bujuk isteriku."

"sudah sana bujuk isterimu." perintah Nayla lalu Revan pun ke kamarnya.

Revan menaiki tangga berjalan menuju kamarnya sampai didepan pintu tangannya perlahan membuka pintu itu agar tidak mengganggu isterinya.

sampai didalam Revan melihat isterinya dalam keadaan posisi meringkuk seperti bayi yang sedang tidur, perlahan-lahan mendekati kasur.

"sayang" panggil Revan

"sayang" masih tidak ada sahutan dari isterinya.

"sayang, aku nurutin kemauan kamu nggak jadi ke kantor." Revan mengusap puncak kepala isterinya dengan lembut dan masih tidak ada jawaban darinya.

"sayang kamu mau apa lagi?" tanya Revan.

"pergi sana, urusin saja pekerjaan mu." usir Tasya menutupi wajahnya dengan menyelimuti semua bagian tubuhnya

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ANTARA BISNIS DAN CINTA
9.4
Pasca kematian ayahnya, Jessica Marie Armantyo harus memimpin PT Gembira Raya karena Arnold, kakaknya, terjerat judi. Masalah memuncak saat Joshua Danujaya merebut posisi pemegang saham mayoritas lewat utang Arnold. Jessica yang skeptis terpaksa bekerja sama dengan Joshua yang ambisius. Di sisi lain, hubungan sepuluh tahun Jessica dan Alan kandas karena karier YouTube Alan. Di tengah patah hati, pesona Joshua mulai menggoyahkan kebencian Jessica. Akankah cinta bersemi dari persaingan bisnis ini?
Sampul Novel Ayah Dari Anakku
8.0
Dikhianati oleh orang terdekatnya, Anastasia Tillman kehilangan segalanya dalam satu malam kelam sebelum akhirnya diusir. Lima tahun berlalu, ia bangkit menjadi desainer perhiasan sukses yang mandiri bersama putra kecilnya. Namun, ketenangan hidupnya terusik saat seorang pria kaya hadir menawarkan pernikahan demi membesarkan anaknya. Meski Anastasia merasa tak butuh bantuan pria itu, kemiripan wajah sang putra dengan pria tersebut tak bisa diabaikan. Akankah ia luluh?
Sampul Novel Dijebak Dipelaminan
8.2
Adeline Vyantara tak menyangka kehadirannya sebagai tamu justru berakhir di pelaminan. Ia terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Alaric Mahendra, pewaris yang merasa dijebak oleh intrik keluarganya sendiri. Meski awalnya ingin membatalkan pernikahan, Alaric tertahan oleh aksi berani Adeline demi menjaga martabat keluarga. Kini mereka terjebak dalam pernikahan dingin penuh aturan ketat. Di tengah kebencian dan rahasia masa lalu, benih cinta mulai tumbuh tanpa kendali.
Sampul Novel HASRAT, CINTA, DAN PENGORBANAN
9.1
Inara, gadis office girl di perusahaan migas milik keluarga Dhananjaya, terpaksa menjadi asisten pribadi Raka yang arogan setelah melakukan kesalahan. Saat persahabatannya hancur karena cinta segitiga dengan Bara dan Alexa, Raka hadir mengisi kekosongan hati Inara. Namun, hubungan mereka terancam oleh kembalinya mantan istri Raka dan paksaan ibu tiri. Daniel, kakak Raka yang cacat, juga mulai memanfaatkan Inara demi kepentingan pribadinya sendiri.
Sampul Novel Kasih Sayang Mendalam: Sayang, Kembalilah Padaku
8.7
Dua tahun Nina terikat pernikahan kontrak dengan pria misterius yang identitasnya tidak ia ketahui sama sekali. Sebuah kesalahan fatal terjadi saat ia salah memasuki kamar dan menyerahkan kesuciannya pada orang asing. Terdesak beban kompensasi pelanggaran kontrak, Nina nekat mengajukan perceraian. Namun, saat ia menemui suaminya untuk menyerahkan dokumen tersebut, Nina terkejut menyadari bahwa pria itu adalah orang yang sama yang menidurinya malam itu.
Sampul Novel Miliki Mu
8.9
Terdesak krisis finansial perusahaan ayah dan biaya medis ibu, Cherly terpaksa menerima tawaran Hartono. Ia harus menjerat Edward, cucu Hartono yang dingin, demi memberikan pewaris. Edward yang berusia 33 tahun masih terjebak duka atas kematian tunangannya, Yuni, lima tahun silam. Ia sangat membenci Cherly yang dianggapnya wanita rendah karena masuk ke ranjangnya dengan licik. Mampukah Cherly meluluhkan hati Edward yang beku di tengah kebencian yang mendalam?