APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Balas Dendam

Cinta Balas Dendam

Pasca kematian orang tuanya, Alena Geraldine terjebak dalam pernikahan paksa dengan CEO kejam, Azam Dirgantara, akibat ulah paman dan bibinya. Alena diperlakukan layaknya tawanan tanpa cinta, karena Azam hanya memanfaatkannya demi membalas dendam pada Jonatan. Namun, benih cinta justru tumbuh di hati Alena bagi Azam. Ironisnya, Azam masih terobsesi pada cinta pertamanya. Sanggupkah Alena bertahan saat suaminya sendiri mendambakan wanita lain?
Bab
Bagikan

Bab 3

Azam melangkah tegap menuju lantai dua kamarnya. Pria itu tersenyum devil membayangkan penampilan Alena yang mengenakan lingerie yang telah ia kirimkan beberapa jam lalu.

Pria itu rupanya telah memiliki rencana untuk bersenang-senang dengan wanita yang sangat dicintai oleh adik tirinya itu. Azam bahkan sudah tak sabar membayangkan bagaimana reaksi Jonatan.

Saat adik tirinya itu melihat wanita yang ia cintai kini telah resmi menjadi kakak iparnya. Membayangkan wajah Jonatan yang patah hati dan hancur adalah pemandangan terindah bagi Azam.

Sementara di dalam kamar, Alena sedari tadi hanya duduk terdiam. Sorot mata tajamnya terus tertuju pada lingerie tipis berwarna hitam yang ada di pangkuannya dengan hati yang begitu dongkol.

Wanita itu benar-benar tak sudi menuruti keinginan Azam untuk memakai pakaian itu. Alena meremas lingerie itu dengan tatapan penuh kekesalan.

"Jangan harap aku mau memakai pakaian sampah ini!" geram Alena seraya melempar lingerie ditangannya.

Azam membuka pintu kamarnya dan bertepatan dengan itu. Lingerie yang dilemparkan Alena pun mendarat tepat di bawah kaki Azam.

Saat pria itu membuka pintu kamarnya. Tatapan Azam langsung terpusat pada seonggok baju di bawah kakinya.

Pria itu mengambil lingerie itu, kemudian menatap tajam Alena yang tengah duduk dipinggir ranjang. Alena tersentak kaget ketika mendapati sosok Azam yang kini berdiri tepat dihadapannya.

Seketika amarah dalam diri Alena yang semula membuncah kini seketika mereda. Berganti dengan tatapan takut, kala melihat wajah Azam yang kini, terlihat bak iblis menakutkan.

"Kau belum memakainya?!" Azam melangkah mendekati Alena dengan tatapan tajamnya.

"A-aku, aku tidak mau," ujar Alena mencoba memberanikan diri menolak keinginan Azam.

Mendengar kata-kata penolakan dari Alena, Azam pun semakin kesal. Bisa-bisanya ada orang yang berani menentang keinginannya.

"Kau benarani menentang ku!" Azam berucap seraya mencengkeram dagu Alena membuat wanita itu meringis kesakitan.

"A-aku aku tidak mau, kita baru bertemu dan aku belum—" ujar Alena mencoba memberi alasan namun, langsung dipotong oleh Azam.

"Persetan dengan alasanmu! Yang jelas kita sudah menikah dan aku berhak melakukan apapun pada mu!" Azam begitu emosi, pria itu benar-benar tak menyangka jika Alena memiliki nyali untuk menolak keinginannya.

"Pakai sekarang! Atau kau akan menerima akibatnya," tegas Azam seraya menghempaskan tubuh Alena dan melempar lingerie kewajah Alena.

"Aku tidak mau! Walau kau membunuhku, aku tetap tidak sudi memakainya." Alena mencoba melawan seakan tak ada rasa takut dalam dirinya. Tentu saja, harga dirinya mengalahkan rasa takutnya.

"Heh, kau pikir aku akan membunuhmu? Hahaha kau lihat ini!" Azam kembali mendekat pada Alena.

Pria itu merogoh saku celananya kemudian memperlihatkan vidio Jonatan yang tengah berkuliah. Dalam Vidio tersebut, terlihat ada anak buah Azam yang diam-diam tengah mengarahkan pistolnya ke arah Jonatan.

Alena seketika melotot kaget melihat video tersebut. Sungguh wanita itu tak menyangka jika Azam mengenal Jonatan.

"Kenapa? Kau pasti bertanya mengapa aku bisa tahu tentang kekasihmu ini hem," ujar Azam tertawa tipis menatap wajah Alena yang terlihat pucat.

"Jangan ganggu dia!" Alena berucap sambil terisak sesak. Sungguh Alena tak mengerti dengan jalan pikiran pria dihadapannya ini. Siapa sebenarnya Azam, bahkan pria ini tahu tantang Jonatan.

"Heh, kau tahu anak buahku selalu mengikuti kekasihmu itu, oh iya apa kau ingin bulan madu ke London? Ya mungkin aku akan mengijinkan mu bertemu dengannya sebentar," ucap Azam dengan nada mengejek.

"Jangan! Aku mohon." Alena semakin terisak sesak. Rupanya pria itu tak main-main, bahkan ia tahu dimana Jonatan menempuh pendidikannya.

"Bagus kalau begitu, jadi tunggu apa lagi? Cepat pakai!" Bentak Azam seketika membuat Alena tersentak.

Alena kini hanya bisa pasrah, wanita berparas cantik itu hanya bisa menuruti perintah Azam kali ini. Dengan langkah pelan Alena masuk kedalam kamar mandi.

Sementara Azam, pria itu tersenyum penuh kemenangan melihat Alena yang akhirnya menuruti keinginannya. Azam sudah menduga jika dengan cara inilah dirinya bisa mengendalikan Alena.

Di kamar mandi, Alena kini sudah mengganti pakaiannya. Wanita itu terus menatap pantulan dirinya di depan cermin.

Tangannya terus ia silahkan kebagian dada dan bawah tubuhnya. Alena benar-benar tak sanggup jika harus keluar dengan menggunakan pakaian itu. Tapi ia lebih tak sanggup lagi jika Azam benar-benar menyakiti Jonatan.

"Apa kau akan tidur di kamar mandi! Kau sudah membuang waktu ku Alena!" Azam berteriak tak sabar.

Kesabarannya sungguh diuji kali ini, bagaimana tidak. Alena sudah berada di kamar mandi selama 25 menit. Sungguh seumur hidupnya Azam belum pernah dibuat menunggu.

Alena tak menjawab, wanita itu perlahan membuka pintu kamar mandi. Dengan langkah ragu-ragu akhirnya Alena keluar dari kamar mandi.

Alena tertunduk, tangannya masih setia menyilang menutupi dua area sensitifnya. Sementara Azam, pria itu menelan silvanya melihat penampilan Alena.

Tiba-tiba terbersit ide dalam pikirannya. Pria itu tersenyum seraya mendekat kearah Alena yang setia berdiri di depan kamar mandi. Azam meraih ponselnya, mengklik aplikasi berlogo vidio kemudian mengarahkan kamera ke arah Alena.

"Kau sangat cantik istriku, malam ini akan menjadi malam panjang kita hem," ujar Azam begitu fulgar seraya mengambil vidio Alena.

"Hentikan!" Alena mendongak menatap Azam dengan tatapan penuh air mata.

"Jangan memerintahku!" bentak Azam geram melihat kelakuan Alena yang terus menentangnya.

"Tolong jangan lakukan ini." Alena memohon dengan tubuh yang kini terduduk tak berdaya.

Sungguh, Alena tak sanggup jika harus dipermalukan seperti ini. Alena tidak menyangka jika dirinya akan diperlakukan sedemikian hina oleh pria yang kini telah sah menjadi suaminya itu.

"Sebenarnya apa maksudmu menikahi ku? Apa salahku?" ucapnya lagi seraya terisak.

"Apa maksudku?" Azam berjongkok mensejajarkan dirinya dengan Alena.

"Heh, kau memang tidak memiliki kesalahan pada ku tapi, Nyonya Reina ibunda dari kekasihmu memiliki kesalahan yang tidak bisa aku maafkan. Dan aku ingin membuat putra kesayangannya itu menderita, dan kau lah alat untuk membuat anak manja itu hancur!" tutur Azam dengan senyum liciknya.

Mendengar alasan Azam, Alena menghentikan tangisnya. Wanita itu menatap penuh tanda tanya pada pria dihadapannya itu.

"Kau masih belum mengerti? Baiklah akan ku ceritakan sebuah cerita padamu." Azam kembali bangkit dan melangkah menuju sofa.

Pria itu mendudukan dirinya di atas sofa seraya meraih rokok di kantong jasnya. Azam meraih pemantik kemudian dengan santai menyalakan rokok ditangannya.

"Kau tahu, Tuan Abraham Dirgantara dia adalah Ayahku. Keluarga kami adalah keluarga yang bahagia namun, semenjak kehadiran sekertarisnya yang bernama Reina. Hubungan Ayah dan Ibu menjadi rusak." Azam bercerita dengan tenang seraya menyesap rokok ditangannya.

"Kau tahu, Ayah bahkan menceraikan Ibuku saat aku berusia 13 tahun. Ayah lebih memilih Reina janda beranak satu itu! Setiap malam Ibuku terus menangis Ia akhirnya memilih bunuh diri karena tak tahan melihat laki-laki yang sangat dicintai mencintai wanita lain!" ujar Azam kini mulai meninggi.

Emosinya seketika membuncah kala mengingat kembali kenangan pahit saat sang ibu disakiti oleh ayahnya. Bayang-bayang tangisan sang ibu terus membayangi pikirannya.

Apalagi saat ia mengingat sang ibu yang memilih bunuh diri. Karena tak tahan ditinggalkan oleh orang yang ia cintai.

"Tapi itu tidak ada hubungannya dengan ku dan Kak Jonatan, baik aku dan Kak Jonatan tidak tahu menahu tentang ini semua kau tidak adil!" Alena menggeleng heran mendengar alasan Azam, seketika Alena pun turut emosi.

Wanita itu tak habis pikir dengan jalan pikiran Azam. Alena benar-benar tak mengerti mengapa Azam menyangkut pautkan dirinya dan Jonatan untuk hal yang tidak mereka ketahui.

"Aku tidak perduli! Yang aku inginkan adalah melihat Reina hancur! Aku ingin melihat wanita itu menangisi kehancuran putranya, seperti aku yang menyaksikan kehancuran Ibuku dulu." Tanpa aba-aba Azam langsung menarik dan menggendong tubuh Alena layaknya karung beras.

"Lepaskan!" teriak Alena sambil terus memberontak memukul punggung Azam.

"Akhh!" Alena memekik ketika tubuhnya dihempaskan di atas ranjang.

"Aku ingin melihat raut wajah Jonatan ketika melihat wanita yang begitu dicintai berada dibawah kendaliku!" ucap Azam mengungkung tubuh Alena.

"Tidak! Jangan lakukan ini!" Alena berteriak histeris ketika Azam mulai merobek pakaian yang ia kenakan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menunggumu, Cintaku
8.9
Natalia gagal meluluhkan hati dingin Kenzo dan memilih pergi saat mengandung. Ia menghilang tanpa jejak, membuat Kenzo yang putus asa memperluas bisnisnya ke kancah global demi mencarinya. Pencarian buntu itu hampir membuat Kenzo gila hingga ia mengacaukan seisi kota. Bertahun-tahun berlalu, Natalia kembali sebagai sosok wanita berkuasa dan kaya raya. Namun, takdir kembali menjeratnya dalam pusaran emosi bersama Kenzo yang belum berhenti mengejarnya.
Sampul Novel Dendam dan Hasrat Liar
9.5
Alyssa Hartanto bertekad membalas dendam pada Damian Valente, pengusaha yang menghancurkan keluarga dan bisnis orang tuanya. Dengan identitas samaran, ia menyusup ke kediaman Damian sebagai asisten pribadi demi menjalankan misi penghancuran. Namun, rencana Alyssa goyah saat kebencian mendalam tersebut perlahan berubah menjadi gairah yang tak terduga. Kini, ia terjebak dalam dilema antara menuntaskan dendam masa lalu atau menyerah pada cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Istri Yang Dilupakan CEO
8.1
Bagi Noel, pernikahan dengan Bianca hanyalah transaksi bisnis demi kelancaran kerja sama perusahaan. Ia mengabaikan keberadaan istrinya dan menanti saat yang tepat untuk berpisah secara resmi. Namun, ketika waktu perceraian tiba, sikap Noel mendadak berubah drastis. Ia menolak keras melepaskan Bianca tanpa alasan yang jelas. Di tengah dinginnya hubungan mereka, Noel justru bersikeras mempertahankan ikatan yang awalnya ia anggap tidak berarti sama sekali.
Sampul Novel Keyakinan Cinta
8.5
Adelle Collin Nicholas merupakan ahli waris konglomerat blasteran Perancis-Australia yang terbiasa hidup mewah. Takdir mempertemukannya dengan Farhan, pemuda muslim sederhana yang taat beribadah dan aktif di masjid dekat gerejanya. Meski latar belakang sosial dan keyakinan mereka sangat kontras, benih cinta mulai tumbuh di antara keduanya. Kini, mereka harus menghadapi ujian berat demi mempertahankan perasaan tulus tersebut di tengah segala perbedaan yang ada.
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia
8.6
Selama tiga tahun, Bella mengubur impiannya demi pernikahan dingin dengan Laskar, pria yang menganggapnya tak berarti. Saat kebenaran terungkap bahwa dirinya hanya tameng medis bagi kekasih Laskar, Bella memilih bercerai dan pergi. Tiga tahun berlalu, ia kembali sebagai ahli bedah jenius dan pianis ternama. Laskar yang kini penuh penyesalan berusaha mengejar Bella di bawah hujan, memohon agar wanita yang dulu ia abaikan itu kembali menjadi miliknya.
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Melanie akhirnya sadar bahwa dirinya hanyalah alat dalam skenario licik Greyson. Tanpa ragu, ia memutuskan pergi demi meraih kebebasan sejati. Greyson yang terbakar cemburu melihat Melanie dikejar banyak pria, berusaha keras menahannya kembali. Meski Melanie bertekad memutus belenggu manipulasi itu, Greyson justru berakhir hancur dan memohon dengan sangat agar tidak ditinggalkan. Ia bahkan rela ikut ke mana pun Melanie pergi asalkan mereka tetap bersama.