APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Dania

Cinta Dania

Bagi Dania, membina rumah tangga dengan pria pujaan adalah dambaan terbesar. Namun, takdir berubah saat Bella, tante yang telah merawatnya sejak kecil, memberikan permintaan yang sangat mengejutkan. Ia memohon agar Dania bersedia menikah dengan suaminya sendiri. Terjepit antara rasa balas budi dan kehancuran hati, mampukah Dania menyanggupi permohonan tersebut? Ikuti kisah dilema cinta dan pengorbanan yang menguji kesetiaan dalam drama modern yang emosional ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Dania Fransisca di usianya yang ke 21 tahun telah menyelesaikan pendidikannya di Inggris. Gadis berparas cantik dengan rambut panjangnya itu kini akan kembali ke Kota asalnya. Kota di mana dia dilahirkan dan di kota itu juga dia harus kehilangan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Perpisahan kedua orang tuanya membuatnya hidup seorang diri. Tidak ada di antara keduanya yang mau membawa Dania ikut bersama dengan mereka.

Seperti sampah yang terinjak dan terbuang itulah yang dirasakan Dania saat hari kelahirannya yang ke tujuh tahun. Semua bagai mimpi buruk yang menghancurkan jiwa dan raganya. Hingga pada malam di mana dia tidur sendirian tanpa seorang pun dari orang tuanya yang mempedulikkannya. Mereka pergi begitu saja . Seorang perempuan dengan mantel tuanya datang merengkuh Dania ke dalam pelukannya. Bagai cahaya malaikat itu datang memberikannya secercah harapan untuk hidupnya. Malaikat itu bernama Bella Wijaya adik bungsu dari Frans Wijaya -ayahnya Dania.

Bella Wijaya gadis berparas cantik dan menawan bekerja di dunia hiburan sebagai aktris pembantu. Dia harus rela banting tulang demi keponakannya yang bernama Dania. Rasa bersalahnya pada keponakannya itu harus di tanggungnya. Bagaimanapun juga perpisahan Ayahnya Dania adalah murni kesalahannya. Dia menebusnya dengan segala cara yang dia bisa.

***

“Tante, aku sudah tiba di bandara,” ujarnya sambil melangkah meninggalkan burung besi yang telah membawanya kembali ke negaranya.

“Hmm ... tante sedang bekerja , kamu pakai taksi saja . Aku akan mengirimkan alamat melalui pesan singkat.” Bella memberitahukan keadaannya yang sedang sangat sibuk sekarang . Ponselnya pun langsung dia matikan setelah menerima telepon dari keponakan tersayang nya itu.

Dania menghela nafas beratnya. Sudah lama dia meninggalkan tempat yang memberinya goresan luka yang menganga. Dania melangkah dan bertanya pada orang yang ditemuinya di bandara untuk mencari tempat yang biasa ada taksi dan sejenisnya.

Sebuah pagar bercat warna putih menjulang tinggi dua kali lipat dari tinggi tubuhnya. Dania terperangah dengan apa yang di lihatnya. “Apa Tante tidak salah mengirimkan alamat.” gumamnya.

Yang benar saja, dulu mereka tinggal hanya di sebuah rumah kontrakan yang lebarnya tidak lebih panjang dari pagar yang ada di hadapannya sekarang. Dania membaca kembali alamat yang dikirimkan oleh tantenya dan menyandingkan dengan sebuah tulisan yang ada di samping kanan pagar rumah mewah tersebut. Jalannya benar, nomor rumahnya pun benar. Dania melangkah mendekat ke sisi pagar yang dia lihat ada sebuah pos jaga di dalam tidak jauh posisinya dari pagar itu sendiri.

“Permisi Pak, Apa ini alamat yang benar?” tanyanya pada seorang penjaga keamanan yang mendekat kearahnya dengan posisi Dania masih berada di luar pagar .

Penjaga keamanan yang memakai seragam khasnya itu menatap ke layar ponsel Dania. “Benar, ada perlu apa?”

Dania menjelaskan kepada penjaga keamanan kalau dirinya adalah keponakan Selvia namun penjaga keamanan itu tentu tidak begitu saja percaya. Dia mengambil ponsel yang ada di saku celananya dan menghubungi seseorang yang di panggilnya dengan sebutan ‘Tuan’.

“Maaf nona, Tuan sedang ada di rumah jadi Anda tidak diperbolehkan untuk masuk.” ucapnya dengan tidak enak hati.

“Tapi ,tante saya meminta saya ke sini.” Protes Dania dengan rasa tidak percayanya.

Dania berulang kali memanggil penjaga keamanan yang meninggalkannya kembali ke pos jaganya, namun tidak juga penjaga keamanan itu mengabaikannya . Dania prustasi dan menelepon kembali tantenya namun ponselnya tidak dapat di hubungi.

Dania berjalan meninggalkan pagar besi yang tinggi itu dan mencari tempat berteduh di antara dedaunan pohon yang ada di pinggir jalan. Panas terik membuatnya dehidrasi dan ingin membeli minuman pelepas dahaga. Dania berjalan sambil menyeret kopernya dengan tangan kirinya. Matanya menatap ke sana-kemari mencari sebuah mini market. Namun yang di dapatinya hanya pepohonan di tepi jalan.

Dania berjalan cukup jauh namun belum juga dapat keluar, di sisi jalan masih terlihat pagar beton rumah besar tersebut.

Rumah yang sangat luas, hingga Dania harus terduduk di sisi jalan belum juga dinding pembatas rumah tantenya berakhir. Jalanan sepi tanpa sebuah kendaraan satu pun yang melintas . Rumah yang hanya satu buah itu terletak jauh dari pemukiman lainnya.

Suara mobil terdengar dari arah belakang, Dania sentak langsung bereaksi dan berencana menghadang mobil tersebut di tengah jalan.

Cttttt..

Mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi itu harus berhenti mendadak ketika seorang perempuan membentangkan kedua tangannya di tengah – tengah jalan.

Dania menutup rapat kedua netranya, tidak percaya aksi pertamanya langsung membuat mobil yang melaju berhenti mendadak di depannya.

Tanpa menunggu, Dania berlari menuju ke sisi bagian pengemudi dan mengetuk kaca mobil hingga pria yang di dalamnya menggeser kacanya ke bawah.

“Maaf tuan ,apa aku bisa ikut menumpang ke Hotel terdekat?” tanya Dania dengan penuh harap. Kakinya sudah tidak dapat lagi di ajak kerja sama.

Pria itu masih dengan kacamata hitam yang bertengger di hidung mancungnya, tanpa menghadap ke arahnya dia mempersilakan Diana masuk ke mobilnya. “Masuk!”

Dania berlari mengambil koper besarnya yang ada di tepi jalan dan membawanya ke dalam mobil bersama dirinya di kursi penumpang.

“Terima kasih Tuan, atas tumpangannya.”

Pria yang masih dengan mode senyapnya melajukan mobilnya hingga keluar dari jalan rumah mewah. Pria yang mengemudikan mobil itu terlihat sangat tampan dengan bulu halus menghias di sekitar rahangnya membuatnya semakin gagah. Tidak dipungkiri paras tampan pria itu begitu mempesona dan berkarisma. Dania pun mengakui itu, namun dia tidak peduli. Yang terpenting baginya dapat keluar dari jalanan yang sepi itu. Dia perlu istirahat sekarang, raganya sudah begitu penat karena menempuh perjalanan panjang.

Mobil yang di tumpanginya berhenti di sebuah gedung . Dania membuka jendela kaca dan melihat ke arah gedung tempatnya berhenti sekarang. Bukan sebuah hotel yang di lihatnya tapi lebih seperti gedung apartemen.

“Tuan terima kasih telah mengantar saya.” Dania menundukkan separuh tubuh dan juga kepalanya. Sangat berterima kasih karena telah di berikan tumpangan ,walau tidak tahu dia berada di mana sekarang yang penting baginya dia sudah keluar dari rumah milik tantenya .

Dania mencoba membuka pintu mobil namun masih terkunci. “Maaf Tuan , apa saya sudah boleh keluar?”. Dania sangat bingung dengan pria yang dengan mode senyap itu. “mungkin saja pria itu ingin singgah sebentar disini.” Benaknya ragu.

“Apartemen nomor 25.”

Pria senyap itu menyerahkan sebuah kunci yang berbentuk kartu ke hadapannya. Dania sangat bingung dan juga takut kalau pria yang duduk di kursi pengemudi itu nanti akan melakukan sesuatu kepadanya.

“Ambil!” ucap pria itu dengan nada tinggi.

Dania dengan gemetar mengambil kartu dari tangan pria itu. Wajahnya memucat.

Gedung apartemen yang tinggi dan terlihat mewah dari luar. Dania pun belum sempat bertanya apa pun kepada pria yang mengantarkannya hingga kesini . Tanpa kecurigaan Dania masuk dan membuka pintu apartement yang didepannya tercetak angka 25.

Dania kegirangan ketika melihat isi apartement yang lengkap dan dengan view laut terlihat dari dinding kaca. Batinnya masih bertanya dengan penuh keraguan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Masih Bocil, Om
9.5
Ulang tahun ke-18 yang seharusnya indah berubah menjadi kenyataan pahit bagi seorang gadis muda. Ia terpaksa menikah dengan David, pria dewasa yang asing baginya. Alih-alih romantis, interaksi mereka justru diwarnai perdebatan konyol soal kartu kredit versus uang tunai untuk membeli jajanan. Di tengah ketidakpastian masa depan pernikahannya, sosok Dinar muncul dan terang-terangan menanti status jandanya. Akankah ia menemukan bahagia atau justru terjebak sengsara?
Sampul Novel Anak Haram Milik Suamiku
8.1
Kebahagiaanku sebagai istri dan ibu hancur dalam sekejap setelah sebuah pengakuan mengejutkan terucap dari mulut suamiku. Ternyata, anak angkat yang selama ini kami asuh dengan penuh kasih sayang dari panti asuhan adalah darah dagingnya sendiri hasil hubungan gelap dengan wanita lain. Janji tentang surga rumah tangga yang ia tawarkan dulu kini terasa seperti dusta menyakitkan. Aku terjebak dalam kenyataan pahit saat pernikahan kami berada di ambang kehancuran.
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua
7.8
Nek Syam mengalami kepedihan mendalam setelah diusir oleh Jannah, putri kandungnya, hanya karena menginginkan gulai daun singkong. Merasa terhina di rumah sendiri, ia memilih pergi dan berlindung di kediaman putra bungsunya, Ahmad. Mengetahui perlakuan buruk sang kakak terhadap ibu mereka, Ahmad pun naik pitam. Ia langsung bertindak tegas dengan membawa bukti kepemilikan tanah dan balik mengusir Jannah dari rumah tersebut sebagai pembalasan.
Sampul Novel I'm Baby Doll
8.1
Gea Mexalla adalah model seksi yang terjebak dalam lingkaran gelap industri hiburan. Demi popularitas, ia terpaksa menjadi budak seks bagi para sponsor. Saat ia mencoba berhenti dan fokus pada kariernya, Gea justru mengalami pemerkosaan oleh manajer serta sponsornya sendiri. Di tengah penderitaan itu, muncul Cale Vertoghen yang menyelamatkannya. Namun, pria ini adalah CEO kejam yang sangat terobsesi padanya. Mampukah Gea lepas dari jeratan para pria pemangsa tersebut?
Sampul Novel Is This Love?
8.7
Farrel Aditama Effendi dikenal sebagai pria kaya yang gemar bersenang-senang, berbeda jauh dari Fachmi, kembarannya yang kaku. Karena obsesi memiliki sang kakak, Farrel bertekad menggagalkan pertunangan Fachmi dengan seorang wanita lembut. Namun, rencana sabotase ini berbalik saat Farrel justru jatuh cinta pada wanita tersebut saat menyamar menjadi Fachmi. Kini, ia terjebak dalam dilema besar jika rahasia tentang identitas aslinya terbongkar.
Sampul Novel Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
7.8
Pasca perceraian yang menyakitkan, Dimas tumbuh menjadi pengusaha dingin hingga ia bertemu Sinta. Sekretaris barunya yang penuh keceriaan itu perlahan mencairkan hatinya yang beku. Sinta bahkan menjalin ikatan emosional dengan Arya, putra Dimas yang selama ini merasa kesepian. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, mantan istri Dimas datang kembali untuk mengusik ketenangan mereka. Akankah cinta mereka cukup kuat untuk menghadapi gangguan masa lalu tersebut?