APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CINTA GILA KENAN

CINTA GILA KENAN

Kenan dikenal sebagai pebisnis yang kejam dan berhati dingin. Namun, ketenangannya terusik saat bertemu kembali dengan Yezi, wanita keturunan Jepang-Indonesia yang terlibat dalam masa lalunya. Merasa diabaikan, Kenan menuntut ganti rugi tak masuk akal kepada ayah Yezi. Tak tinggal diam, Yezi membalas ancaman itu dengan rekaman rahasia dari kejadian tiga tahun silam. Di tengah persaingan bisnis dan arogansi, rahasia besar apa yang sebenarnya menyatukan mereka?
Bab
Bagikan

Bab 3

Yezi keluar dari ruangan menuju toilet wanita karena dia sudah tidak tahan ingin buang air kecil. Sampai di dalam toilet samar-samar dia mendengarkan pembicaraan seorang wanita yang sedang menerima telepon.

"Bas, nanti setelah Kenan pergi kita jadikan? Baiklah aku akan kesana sayang. Ok... bye honey muach," ucap Bella yang menutup panggilan di ujung sana dengan tersenyum bahagia.

"Cih! Gayanya dasar norak," gumam Yezi pelan. Lalu Yezi keluar dari dalam toilet, kakinya berjalan ke wastafel untuk mencuci tangannya. Tanpa sengaja dia melirik wanita di sebelahnya yang tadi habis menerima atau menghubungi kekasihnya yang masih menghias diri di depan cermin.

'Nih orang sudah cantik masih saja ngedempul, nggak ketebalan tuh muka,' batin Yezi.

Di lirik seperti itu Bella langsung bertanya. "Kenapa, ada yang salah di wajah saya?"

Spontan Yezi menjawab. "Oh no! Saya hanya terpesona dengan kecantikan wajah anda, Nona sangat cantik," puji Yezi yang sebenarnya berbohong.

"Terima kasih anda begitu jujur, asal anda tahu dengan wajah cantik saya ini. Dua pria kaya yang tampan dan kaya raya pun bisa saya miliki," dengan sikap pongahnya Bella berkata. "Astaga kenapa saya jadi curhat maaf ya. Sudahlah lain waktu kalau kita di pertemukan lagi saya akan memberi tahu tips untuk anda bagaimana caranya bisa cantik seperti saya ini, permisi nona," ucapnya seperti kereta api.

Yezi yang masih terkejut dengan kepedean wanita itu, mulutnya masih menganga lebar.

"Astaga ada orang seperti itu selingkuh saja bangga.

Tapi tunggu tadi waktu dia berbicara dengan seseorang di ponselnya dia sempat menyebut nama Kenan dan Bas. Kok kaya ga asing gitu yah namanya. Ah sudah lah ngapain juga ngurusin kehidupan orang kepo banget hidup aku, aku saja tidak punya kekasih huh!" gerutunya.

Meninggalkan jiwa kekepoannya Yezi pergi meninggalkan toilet wanita dan pergi bergabung dengan teman dan karyawannya.

Sementara di ruangan lain

"Hai, sayang lama yah nunggu aku?" tanya Bella.

"Tidak sayang bagiku menunggu sepuluh menit tidak lama di banding menunggu kamu sampai lima tahun," tukas Kenan.

"Kamu bisa saja Ken," ucap Bella sambil tersenyum manis dan menolehkan kepalanya ke seseorang yang berada di sebelah Kenan.

"Mm.. Bastian apa kabar lama tidak bertemu?" tanya Bella ramah.

"Baik Bel, gimana kabar kamu?" tanya Bastian balik.

"Aku juga baik Bas," jawab Bella dengan lembut.

Setelah mengobrol banyak Bastian menepuk bahu Kenan.

"Ok bro! Keluar dulu yah, biasa kontrol dulu." Kemudian Bastian berdiri dari duduknya melangkah keluar sambil melirik ke arah Bella dengan mengedipkan sebelah matanya.

Tanpa mereka sadari hal itu di ketahui oleh Sam. Sam yang tidak mau terlibat pembicaraan di antara mereka sedari tadi hanya memainkan gelas winenya tapi matanya lah yang selalu memperhatikan gerak gerik orang yang berada di dekat Tuan mudanya. Karena Sam tidak menyukai Bella, dia seringkali memergoki Bastian dan Bella saling bertatapan mesra seperti sekarang ini yang dia lihat.

Membuat dia muak melihatnya. Tapi karena Tuan mudanya cinta mati dengan perempuan itu apapun yang dia bilang selalu salah dimata Tuannya itu. 'Biarlah, biar nanti waktu yang akan menjawab. Akan ada balasan yang setimpal untuk wanita licik itu,' batin Sam berkata.

Sebal melihat Tuannya sedang asik bermesraan dan mengobrol lama dengan wanita itu. Sam pun memberanikan diri untuk menegur Tuannya itu agar supaya cepat pulang karena Nyonya besarnya sudah menunggu lama.

"Tuan Kenan, sudah malam sebaiknya anda pulang, Nyonya besar sudah menunggu anda terlalu lama," protesnya.

"Sayang pulanglah, Mommy mu sudah menunggu. Jangan sampai beliau menunggumu pulang terlalu lama karena menemaniku," ucap Bella.

"Baik sayang, tapi nanti kamu pulang dengan siapa hem? Apa kita pulang bersama saja," ujar Kenan.

"Tidak jangan Ken, aku ada janji dengan Lia. Dia ada acara di sini katanya di ruang sebelah bersama teman kerjanya, biasa lah acara kantor."

Sambil mencubit dagu Bella Kenan berkata.

"Ya sudah aku pulang yah, ingat jangan nakal! Kalau ada apa-apa kabari aku atau Bastian sayang," titahnya.

"Ok Ken..kamu tenang saja kita kan sudah biasa kumpul di sini jadi aman buat aku."

"Ya sudah aku pergi dulu," ucap Kenan. Sebelum pergi mereka berciuman mesra.

Kenan pergi meninggalkan club tanpa ada rasa curiga sedikit pun.

Setelah di lihatnya Kenan sudah pergi dan situasi yang aman Bella mengeluarkan ponselnya.

"Kembalilah honey, Kenan sudah pergi!" ucapnya dengan wajah yang sangat bahagia.

"Baik sayang tunggu aku," jawab Bastian di ujung sana.

"Tunggulah 10 menit lagi aku akan menemuimu!" titah Bastian.

"Ok sayang," ucap Bella.

Sebenarnya Bastian sudah tahu Ken pergi, cuma dia hanya berjaga-jaga saja takutnya tiba-tiba Ken kembali. Setelah merasa aman Bastian pun mendekati Bella yang malam ini sangat cantik.

"Bastian!" teriak Bella langsung memeluk kekasih gelapnya itu.

Mereka saling berciuman dengan mesra tanpa mau keduanya mengakhiri. Dengan sentuhan lembut tak lupa tangan yang sudah menjalar kemana-mana membuat Bastian tidak tahan untuk melakukannya. Tapi mereka sadar tidak mau melakukannya di tempat ini. Kalau sampai ada yang tahu dengan kelakuannya bisa habis mereka berdua.

"Ayo kita pergi dari sini, aku sudah tidak tahan. Kita akan melewati malam panjang sayang," bisik Bastian mesra di telinga Bella.

"Baiklah honey, aku keluar dulu yah nanti kamu menyusul akan aku kabari tempat kita bertemu," ujar Bella.

"Baik sayang," ucap Bastian sambil mencium bibir merah Bella dengan rakus.

Tanpa mereka sadari ada seorang gadis cantik yang menutup mulutnya rapat-rapat. Karena tanpa sengaja melihat kelakuan mereka di sela pintu yang sedikit terbuka. Yezi yang tanpa sengaja melihat seseorang lelaki masuk ke dalam ruangan VVIP dengan jalan yang tergesa-gesa dengan bodohnya tanpa menutup rapat pintu ruangan itu. Bodohnya dia tidak sengaja melihat dan mendengar kelakuan mereka berdua. Dengan jalan mundur dan mengendap-ngendap Yezi secepatnya turun ke lantai dasar bersama temannya.

"Oh sial mataku sudah tak suci lagi, cantik tapi rubah!" kata Yezi yang masih syok.

"Kenapa Bu bos gelisah sekali anda?" tanya salah satu karyawannya.

"Oh nggak kok, saya pulang duluan yah. Kalian kalau masih ingin senang-senang pulangnya jangan kemaleman," pesannya.

"Ok Bu bos santai, aman kok," jawab Tio salah satu pegawainya.

Setelah sampai di basemant hotel, Yezi langsung masuk ke dalam mobilnya. Yezi melajukan mobil mewahnya pergi dari club itu. Dengan kecepatan sedang dia mengendarai mobilnya. Tanda lampu merah mengharuskan dia berhenti, tanpa sengaja dia melihat kesamping mobilnya. Dengan jelas dia melihat pasangan yang tadi di club sedang bermesraan di dalam mobil yang berada di sebelahnya.

"Cih murahan sekali wanita itu, kasihan sekali kekasihnya, kalau aku jadi kekasihnya sudah ku telan hidup-hidup wanita itu. Oh my God.. kenapa aku harus berkata seperti ini, memangnya siapa aku," gerutunya yang jengah melihat pasangan selingkuh itu.

Bunyi klakson dari belakang yang tak sabar, menyadarkan dia dari kekepoannya. Yezi segera melajukan mobilnya kembali.

"Loh kenapa mobil itu arahnya sama, ini kan arah jalan hotelku." Apa-apaan mereka itu, apa mungkin?

"Apes banget ketemu sama orang seperti mereka menjijikan sekali," gumamnya.

"Astaga kenapa juga mikirin mereka terus sih. Ini kenapa juga pakai acara laptop ketinggalan di hotel!" gerutunya.

Setibanya di hotel dia langsung menyerahkan kunci mobilnya itu ke security dan pergi keruangan kerjanya.

"Bu bos kok sudah kembali, yang lain kemana?" tanya pegawai hotelnya.

"Mereka masih di sana, saya mau ambil laptop sekalian meneruskan pekerjaan yang tertunda. Oh iya... karena kalian tidak ikut acara perusahaan, besok kalian boleh libur yah," jawabnya.

"Baik bu, terima kasih!" ucap pegawainya dengan senang dengan kebaikan bosnya itu.

"Ya sudah saya keruangan dulu yah kalian lanjutkan pekerjaan kalian," titahnya. sambil tersenyum ramah.

Yezi yang akan menuju keruangannya dari kejauhan melihat pasangan selingkuh itu sedang reservasi di hotelnya.

"Beraninya wanita dan pria itu bermain api di hotelku, yah mudah-mudahan saja tidak ada kejadian heboh nantinya," gumamnya.

Tanpa Yezi sadari ada sosok wanita cantik yang sejak tadi memperhatkannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menelan pil pahit saat ibu kandungnya menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun demi melunasi utang. Niat hati merantau ke kota demi mencari sang ibu yang menghilang sejak ia kecil, Nara justru terjebak dalam nasib kelam. Pertemuan yang ia dambakan malah menghancurkan masa depannya secara total. Kini, tiga tahun telah berlalu sejak kejadian tragis tersebut, dan Nara terpaksa menjalani kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel Dosa Dalam Pelukan Brondong
7.9
Sheana, istri pengusaha kaya berusia 35 tahun, terjebak dalam pernikahan dingin yang hampa. Kesepian membawanya bertemu Ellandra, pemuda 23 tahun yang memikat di sebuah klub malam. Meski awalnya hanya pelarian, Sheana mulai mempertaruhkan rumah tangganya demi pesona Ellandra yang menggoda. Namun, hubungan ini terancam oleh rahasia besar sang suami, kehadiran kekasih Ellandra, serta masa lalu kelam. Di tengah gairah terlarang, Sheana harus memilih sosok yang benar-benar menghidupkan jiwanya.
Sampul Novel Gairah yang Berapi-api: Istri CEO yang Bersalah
7.9
Di malam pengantin, Rogelio bersumpah menyiksa Marian karena menganggapnya penyebab kematian sang kakak. Meski dibenci dan tak disentuh, sebuah insiden memaksa mereka tidur bersama hingga Marian hamil. Di tengah penghinaan Rogelio, pria itu justru diam-diam melindungi aset dan keselamatan istrinya dari gangguan orang lain. Saat Marian berniat kabur membawa rahasia kandungannya, Rogelio justru memeluknya erat dan menolak melepaskan ibu dari calon anaknya tersebut.
Sampul Novel Jerat Cinta Sang CEO
8.9
Terusir dari rumah oleh ayahnya sendiri membuat Emma Karina terdesak hingga akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino. Sebagai CEO penguasa bisnis di Pulau Bali, Ethan sangat protektif dan mengawasi setiap gerak-gerik Emma secara ketat. Namun, stabilitas hubungan mereka terancam saat Emma tidak sengaja mengungkap rahasia besar yang disembunyikan Ethan. Akankah ikatan mereka bertahan setelah kebenaran terungkap atau justru hancur selamanya?
Sampul Novel Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO
8.3
Leanna dipaksa bercerai setelah dikhianati suami dan mertuanya dalam pernikahan yang didasari utang. Usai berpisah, ia bangkit dengan harta gono-gini dan kebebasan penuh. Leanna mengungkap jati dirinya sebagai peretas ahli, pembalap, profesor medis, hingga desainer perhiasan ternama. Meski simpanan mantan suaminya terus mengganggu, ia tetap tak tergoyahkan. Hingga akhirnya, Matthew hadir dan menawarkan diri untuk menjadi suami baru bagi sang wanita jenius ini.