APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu Dalam Pernikahan Kontrak

Cinta Palsu Dalam Pernikahan Kontrak

Aruna Larasati terjebak dalam pernikahan kontrak demi menyelamatkan keluarga. Lima tahun ia berkorban, namun Gavin Nugraha hanya menganggapnya bayangan. Kehadiran Elvira, cinta masa lalu Gavin, merenggut perhatian suami dan anak yang Aruna besarkan. Di tengah pengkhianatan dan harapan yang hancur, Aruna akhirnya memilih untuk bebas. Akankah ia mampu bangkit merebut kembali hidupnya, atau justru terpuruk dalam takdir yang kejam? Sebuah kisah haru tentang harga diri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aruna POV:

Aku terbangun di pagi hari, ranjang di sampingku dingin dan kosong.

Itu sudah menjadi kebiasaan. Kami selalu tidur terpisah.

Gavin tidak pernah benar-benar menerimaku sebagai istrinya, dan aku juga menghormati ruang pribadinya.

Setelah bersiap-siap, aku pergi ke kantor temanku.

Dia adalah seorang pengacara, dan dia adalah satu-satunya orang yang tahu seluruh ceritaku.

"Aruna, kau yakin ingin melakukan ini?" tanyanya, matanya dipenuhi kekhawatiran.

"Aku sudah memikirkannya baik-baik," kataku. "Aku tidak punya pilihan lain."

"Ini semua karena kontrak itu, kan?"

Aku mengangguk.

Dia menghela napas lega. "Syukurlah. Aku khawatir kau benar-benar mencintainya."

Dia telah melihat semua berita tentang Gavin dan Elvira. Dia tahu betapa sakitnya aku.

"Untuk apa kau datang ke sini?" tanyanya. "Kau ingin surat cerai?"

Aku tersenyum miris. "Kami tidak pernah menikah secara resmi."

Dia terkejut. "Apa? Lalu apa yang kau lakukan selama lima tahun ini?"

"Aku hanya memenuhi kontrak," kataku. "Sekarang, aku ingin dokumen untuk melepaskan hak asuh Arkana."

Temanku terdiam. Matanya membelalak tak percaya.

"Kau... kau ingin melepaskan hak asuh Arkana? Tapi kau sangat mencintainya!"

Aku merasakan kesedihan yang mendalam di hatiku. Tapi ini adalah satu-satunya jalan keluar.

"Aku tidak ingin dia melihatku sebagai orang asing yang tak berguna," kataku. "Dia sudah punya Elvira. Dia memanggil Elvira 'Tante Elvira yang glamor'. Aku hanya ibu sambung yang membosankan."

"Tapi, Aruna..."

"Tolong, siapkan saja dokumennya," kataku, memotong perkataannya. Mataku menatap tajam, menahan air mata agar tidak jatuh.

Dia mengangguk. Dia tahu aku tidak akan mengubah pikiranku.

Beberapa menit kemudian, dia menyerahkan dokumen kepadaku. Tangan kananku gemetar saat menerima map itu. Ini adalah akhir dari segalanya.

Aku bangkit dari kursi. "Terima kasih," kataku, suaraku serak.

"Aruna!" dia memanggilku. "Apapun yang terjadi, jangan pernah berhenti mencintai dirimu sendiri."

Aku berhenti sejenak, lalu berbalik dan tersenyum padanya. Senyum tipis yang menyembunyikan ribuan luka.

"Aku akan baik-baik saja," kataku.

Aku kembali ke rumah. Saat aku tiba, sudah pagi.

Ruang tamu sepi. Sarapan yang kubuat masih ada di meja makan, sudah dingin.

Tidak ada yang menyentuhnya.

Aku reheated sarapan itu, lalu naik ke atas untuk membangunkan Gavin dan Arkana.

Aturan Gavin adalah: jangan pernah masuk ke kamarnya tanpa mengetuk. Dia sangat menghargai privasinya.

Aku mengetuk pintu kamar Gavin. Pintu itu langsung terbuka.

Elvira berdiri di sana, meregangkan tubuhnya. Dia mengenakan kemeja putih Gavin, yang terlalu besar untuknya.

Melihatku, dia tersenyum. "Oh, Aruna. Kau sudah bangun?"

Aku merasa darahku mengering. Elvira di kamar Gavin?

"Aku hanya... aku hanya ingin tahu mengapa kau mengetuk kamar Gavin," katanya, mencoba menutupi kegugupannya. "Aku tidak enak badan semalam. Gavin hanya membantuku."

Wajahku pucat pasi. Aku tidak bisa berkata-kata.

"Ada apa?" Suara Gavin terdengar dari dalam kamar.

Aku menoleh. Gavin keluar dari kamar, mengenakan celana tidur. Dia tidak memakai baju.

Di lehernya, ada bekas ciuman merah keunguan.

Aku tersenyum miris. Lima tahun kami menikah, dan dia hampir tidak pernah menyentuhku. Aku pikir dia tidak tertarik pada hal-hal semacam itu.

Tapi aku salah. Dia hanya tidak tertarik padaku.

Gavin melihatku, lalu menatap Elvira. Dia tahu aku melihatnya, bekas ciuman itu.

Wajahnya memerah. Dia buru-buru menutupi lehernya dengan tangan.

"Aruna, ini tidak seperti yang kau pikirkan," katanya. "Elvira hanya... dia hanya masuk angin."

Elvira mengangguk, menyunggingkan senyum palsu. "Ya, aku hanya masuk angin. Gavin membantuku mencari obat."

Aku hanya menatap mereka. Aku tidak mengatakan apa-apa.

"Kau tidak perlu berpikir yang macam-macam," Gavin menambahkan, suaranya terdengar kasar.

Aku tertawa, tawa yang tidak sampai ke hatiku.

Mereka bahkan tidak bisa berbohong dengan sinkron. Elvira bilang dia tidak enak badan, Gavin bilang dia bantu cari obat. Tapi bekas ciuman itu, itu tidak bisa berbohong.

"Sarapan sudah siap," kataku, suaraku datar. Aku berbalik dan menuruni tangga.

Aku tidak peduli lagi. Gavin adalah urusannya sendiri. Kontrak ini akan segera berakhir.

Saat mereka bertiga turun, Arkana menatap sarapan di meja.

"Ini apa, Ma?" tanyanya, ekspresi jijik di wajahnya. "Ini membosankan. Aku mau pancake!"

"Arkana, jangan seperti itu," Gavin menegur. "Sarapan itu dibuat oleh Mama Aruna."

"Tapi aku tidak mau! Aku mau pancake atau sereal!"

Gavin biasanya tidak terlalu memanjakan Arkana. Dia akan membentak Arkana jika dia bersikap seperti itu.

Tapi kali ini, Elvira menyela.

"Oh, Gavin, mungkin Aruna bisa membuatkan pancake untuk Arkana? Aku dengar pancake buatan Aruna sangat enak."

Gavin menatapku. "Aruna, bisakah kau membuatkan pancake untuk Arkana?"

Aku menatapnya, lalu ke Arkana, lalu ke Elvira.

Tidak ada yang bertanya padaku. Tidak ada yang peduli perasaanku.

"Aku tidak bisa," kataku.

Aku terus makan sarapanku, mengabaikan tatapan mereka.

"Aku tidak bisa makan pancake. Sarapan ini kubuat sendiri. Jika kalian tidak mau, buang saja."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Meninggalkan Tunanganku di Pesta Pernikahan
9.0
Jake berpaling pada Elsie, gadis yang ia sponsori, hingga merusak hubungan kami. Meski Jake sempat memilihku dan mengusir Elsie, insiden tenggelamnya gadis itu di hari pertunangan kami mengubah segalanya. Jake panik dan menyalahkanku, bahkan menyebut Elsie sebagai masa depannya. Saat dia melepaskan tanganku demi mengejar wanita itu, aku menyadari cinta ini telah usai. Tak ada alasan bagiku untuk tetap bertahan di pesta pernikahan yang hampa ini.
Sampul Novel CATATAN SENJA
8.9
Senja Abhinaya menganggap Langit Ananta sebagai sosok yang selalu ada namun pasti akan pergi. Sebaliknya, Langit melihat Senja bak keindahan sesaat yang akan kembali pada waktu yang tepat. Meski memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang, semesta justru mempertemukan mereka secara tidak sengaja. Inilah kisah perjalanan takdir antara Langit dan Senja, sebuah romansa masa muda yang disaksikan oleh semesta dalam jalinan rencana Tuhan yang tak terduga.
Sampul Novel Di Mana Sayap Tumbuh
8.9
Sekuel The Maid and the Young Heir ini mengikuti Amelia, kini seorang ibu yang menjaga rahasia kelam. Saat Luciano berjuang mempertahankan keluarga, masa lalu kembali mengancam. Putra sulung mereka, Gabriel, dipenuhi tanda tanya, sementara Isabelita menghadapi bahaya di perantauan. Di tengah ancaman balas dendam musuh lama, Amelia harus memutuskan apa yang perlu dikorbankan demi keselamatan orang terkasih. Sebuah kisah tentang cinta dan keberanian untuk melepaskan.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Berhantu: Pengejaran Tanpa Henti dari Kekasihnya yang Kejam
8.8
Tujuh tahun Claudia habiskan demi mencintai Eddie, berharap kesetiaannya berbalas. Namun, pengabdian itu hanya berujung sia-sia. Usai hubungan mereka berakhir, Claudia pergi dengan tenang tanpa menuntut apa pun. Siapa sangka, di hari pernikahannya dengan pria lain, Eddie muncul dalam kemarahan besar. Dengan tatapan liar penuh obsesi, Eddie memprovokasi sang mempelai pria dan menegaskan bahwa dialah yang pertama kali memiliki Claudia.
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
Julian Evans, CEO tampan nan kaya, menghadapi satu penolakan besar dari sekretarisnya sendiri, Mia Sanders. Meski saling mencintai, Mia yang merupakan anak pelayan keluarga Evans memilih memendam rasa demi balas budi dan status sosial. Ia menganggap hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak menyerah dan menantang keraguan Mia untuk membuktikan keseriusannya. Mampukah kegigihan Julian meluluhkan hati Mia dan meyakinkannya bahwa cinta mereka layak diperjuangkan?