APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Sepasang Operator Data

Cinta Sepasang Operator Data

Rizal, seorang duda yang berprofesi sebagai operator data di sekolah swasta, mendambakan sosok istri yang tulus menerima dirinya beserta kedua buah hatinya. Saat ini, ia tengah menjalin hubungan serius dengan seorang wanita yang usianya empat tahun lebih tua. Namun, perjalanan asmara mereka tidaklah mudah karena berbagai rintangan besar terus menghadang. Akankah Rizal mampu mempertahankan komitmennya dan memperjuangkan cinta sejatinya hingga akhir?
Bab
Bagikan

Bab 3

Semua rekan kerjanya mengatakan kalau Bu Yuda memiliki sifatnya yang baik. Menunjukkan sosok seorang ibu yang penyayang.

“ Assalamualaikum..!” hari itu Bu Yuda menelpon dari sekolahnya

“ Waalaikumsalam !” menjawab salamnya

“ Pak Rizal, sekolah kami butuh guru sosiologi “

“ Mungkin pak Rizal mau mengajar di sekolahku !” Bu Yuda menawariku untuk mengajar di sekolahnya.

Dalam hatiku berkata, ini kesempatan emas untuk selalu bersama Bu Yuda.

“ Bisa bu, memang di sekolahnya ada berapa rombel ?” ingin tahu jumlah kelas yang akan ku hadapi nanti.

“ Cuma ada 3 kelas, Pak. Dan semuanya jurusan IPS !” jawabnya singkat

“ Bagaimana, Pak “

“Kalau Pak Rizal mau, nanti saya akan menyusun hari buat bapak”

“ Menyesuaikan jam mengajar Pak Rizal di sekolahnya !” Bu Yuda sepertinya menunggu kepastian saat itu juga

“ Baiklah bu, saya terima !”

“Terima kasih banyak pak !” Bu Yuda mengucapkan ucapan terima kasih sebelum menutup telponnya.

Pagi yang cerah menyambut hariku. Jam dinding menunjukkan pukul 06.00 wita. Kulajukan motorku menuju tempat pelatihan yang berada jauh di pinggiran kota.

Selama sebulan saya mengikuti pelatihan pengembangan guru informatika. Dan Ibu Yuda juga sama hanya saja dia mengikuti pelatihan di mata pelajaran ekonomi.

“ Assalamualaikum!” mengucapkan salam ketika masuk kedalam kelas pelatihan.

“ Waalaikumsalam !” teman - teman satu kelas membalas salamku.

Selama delapan jam aku mengikuti pelatihan dan akan kembali ke rumah pada sore hari sekitar pukul 17.00 wita.

Belum sempat aku naik keatas motor untuk pulang. Telepon selulerku berbunyi. Kulihat di layar telepon nama adik Arumi tertera.

“ Assalamualaikum, ada apa Rianti ?” tanyaku pada adik Arumi itu

“ Waalaikumsalam, maaf kak mengganggu !” Rianti menjawab salamku.

“ Tidak mengganggu kok, ini saya mau pulang dari pelatihan “

“ Memangnya ada apa ?” tanyaku singkat

“ Kak Arumi menyuruh menelpon kakak, mungkin kakak bisa mampir ke rumah!”

“ Bisa, dari sini aku langsung kesana saja !” ujarku lalu menutup telepon sebelumnya mengucapkan salam.

Setelah menempuh waktu selama 1 jam, akupun tiba di rumah Arumi.

“ Assalamualaikum..!” aku langsung membuka pintu pagar rumah Arumi dan langsung masuk sambil mengucapkan salam

“Assalamualaikum..!” mengucapkan salam lalu menaiki anak tangga rumah Arumi yang belum rampung di kerja.

“ Waalaikumsalam..!” suara Arumi dan Rianti dari atas ku dengar menjawab salamku.

“ Kak Rizal !” Rianti menyambutku di depan pintu kamar.

Memang aku sudah dianggap keluarga, sehingga aku bebas keluar masuk rumah, bahkan ke kamar Arumi untuk menemuinya. Tapi tentunya masih dalam batas - batas normal. Walaupun aku dan Arumi sudah menjalani hubungan selama 4 tahun. Dan aku membiayai seluruh pengobatannya. Aku tetap memegang prinsip tidak akan menodai cinta kami dengan perbuatan - perbuatan dosa.

“ Rizal..duduk didekatku sini !” Arumi memanggilku untuk duduk disampingnya.

Kulihat tubuhnya semakin kurus dengan perut yang membuncit. Sesekali dipegangnya perut itu.

“ Rum, kapan jadwal kerumah sakit untuk operasi berikutnya ?” ku bertanya padanya sambil mengusap kedua pipinya.

Rianti yang selalu mengerti, keluar dari kamar. Membiarkan kami berdua.

“ Besok !’ jawabnya singkat sambil tersenyum padaku. 

Arumi gadis yang kuat dan tabah menghadapi segala cobaan. Gadis yang telah aku kenal lewat sosial media hingga kami menjalin hubungan asmara hingga 4 tahun ini.

“ Kamu kelihatan capek sekali, Riz !” ucap Arumi padaku yang menggenggam tangan kanannya.

“ Lumayan, Rum “

“ Aku kan mengikuti pelatihan selama 1 bulan, jadi aku minta maaf kalau saya jarang berada disampingmu !” tuturku padanya.

“ Tidak apa - apa, Riz “

“ Fokus saja dengan pelatihan itu !” 

“Aku baik - baik saja “ memberikan semangat padaku.

“ Seperti aku ingin mengundurkan diri saja, jika melihat keadaan kamu, Rum !” memberitahu keinginanku dengan melihat dirinya yang semakin hari seolah menahan sakit.

“ Jangan, Riz !”

“ Aku tidak ingin kau menghentikan langkahmu untuk meraih kesuksesan”

“ Aku tidak ingin karena keadaanku sehingga kau mengambil jalan yang pada akhirnya akan berbuah kekecewaan!” ungkapnya padaku sambil tersenyum.

“ Insya Allah aku kuat, Riz” lanjutku.

Disatu sisi aku terikat janji pada Arumi, akan membahagiakannya sampai aku tak mampu lagi membahagiakan. Mendampinginya bagaimanapun keadaannya. Di satu sisi kehadiran Bu Yuda menumbuhkan benih rasa suka padanya juga. Dan benih - benih itu semakin tumbuh menjadi rasa cinta.

Kehidupan telah digariskan,

berawal dari zaman azali.

hingga berpindah alam dunia

cinta tumbuh di setiap hati anak manusia,

namun dia tak akan pernah mati.

Kulaju motorku menuju kantor Dinas Pendidikan Provinsi untuk membawa laporan. Di belakangku ada Bu Yuda sedang ku bonceng. Dengan jarak yang dibuatnya.

Walaupun begitu saya merasa senang bisa memboncengnya lagi. Apalagi jaraknya lumayan jauhlah untuk bersamanya.

Setelah menyerahkan laporan ke bagian keuangan. Aku dan Bu Yuda berinisiatif untuk makan siang di kantin. Kebetulan memang sudah waktunya makan siang. Perut pun sudah keroncongan.

Sesampainya di kantin aku memesan nasi goreng dan segelas kopi. Sudah menjadi kebiasaan setelah makan, pastinya aku minum kopi.

“ Pak Rizal, bagaimana keadaan pacar kamu “? tiba - tiba Bu Yuda bertanya tentang Arumi.

Bu Yuda mungkin tahu tentang Arumi dari Bu Misra. Karena beberapa kali aku dan Misra bersama - sama ke kantor Dinas Pendidikan ini dengan tujuan yang sama. Dan Misra selalu bertanya tentang Arumi.

“ Ya, begitu kondisinya Bu !” ucapku singkat. Tenggorokanku seakan serak mendengar pertanyaan Bu Yuda.

“ Mungkin lusa, Arumi kembali menjalani perawatan untuk dioperasi kembali !” lanjutku.

Bu Yuda kulihat tertunduk, mendengar kata - kataku. Aku menangkap sesuatu dari raut wajahnya. 

“ Kami menyerahkan semuanya ke Allah SWT”

“ Karena semuanya telah kami lakukan agar Arumi bisa sembuh !” lanjutku sambil menghisap sebatang rokok.

“ Umurnya tidak lama lagi !” tiba - tiba Bu Yuda mengucapkan kata - kata yang membuatkan memandangnya dengan tajam.

“ Astaga, apa yang ibu katakan ?” nada suaraku agak meninggi.

“ Maaf, Pak Riz. kata - kata ini spontan “

“ Aku juga tidak tahu mengapa tiba - tiba aku berkata seperti ini !”

“ Maafkan aku !” Bu Yuda mengucapkan kata maaf berkali - kali.

Dadaku terasa sesak seketika. Mungkin Arumi Ku tidak akan memiliki umur yang panjang. tidak memiliki kesempatan untuk merasakan hidup berumah tangga ?.

“Tidak…tidak arumi harus menjadi istriku, akan aku bahagiakan !” aku membatin.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bad Duda
9.2
Edeline dihantui trauma mendalam yang membuatnya takut bersentuhan dengan pria. Namun, takdir membawanya menjadi dokter magang di rumah sakit milik Elvis Dalton, seorang duda arogan yang dikenal kejam. Meski awalnya saling membenci, benih kebutuhan mulai tumbuh di antara mereka. Keduanya adalah jiwa yang terluka oleh masa lalu dan penyesalan. Akankah pertemuan ini menyatukan kepingan puzzle hidup mereka, ataukah semesta justru memisahkan dua insan yang penuh luka ini?
Sampul Novel Cinta Kedua
8.0
Kehilangan Clarissa akibat leukemia membuat Anton menutup hatinya selama dua tahun. Namun, pertemuannya dengan Luna, barista cerdas dan menawan, perlahan mengubah dunianya hingga ia kembali jatuh cinta. Sayangnya, hubungan mereka ditentang oleh Renata karena perbedaan usia dan status sosial. Renata justru menjodohkan Anton dengan Raisa yang dianggap lebih setara. Kini, Anton dan Luna harus berjuang keras demi mendapatkan restu di tengah tekanan keluarga.
Sampul Novel Cinta Tidak Direstui
9.6
Risa Ayu Cahyaningrum adalah dokter spesialis sukses yang memiliki klinik pribadi. Meski berprestasi, ia dipandang rendah oleh ibu kekasihnya, seorang Mayor TNI, hanya karena ia putri seorang petani. Sang ibu merasa status sosial Risa tidak sepadan bagi putranya. Risa pun berjuang membuktikan bahwa ketulusan melampaui kasta. Di tengah intrik dan konflik keluarga yang pelik, kesabaran serta cintanya diuji demi meraih restu yang terhalang oleh perbedaan derajat.
Sampul Novel LILYA - Gadis yang Digadaikan Keluarga
8.2
Demi menyelamatkan bisnis keluarga dari kebangkrutan, Lilya terpaksa menggantikan kakaknya, Kenanga, untuk menikahi pria dari keluarga Gunawan yang dirumorkan sebagai pak tua mesum. Namun, saat pernikahan berlangsung, sosok misterius bernama Evan itu ternyata masih muda dan tampan. Evan membantah semua tuduhan buruk yang selama ini Lilya dengar. Akankah Lilya menemukan kebahagiaan bersama Evan, ataukah obsesi Kenanga akan menghancurkan rumah tangga mereka?
Sampul Novel Menaklukan Hati Dokter Cantik
9.3
Khalila Permata Sutama, dokter cerdas pewaris rumah sakit, terpaksa menikahi Zahran Fahad Auzan demi memenuhi wasiat. Zahran yang masih SMA menggantikan posisi mendiang kakaknya dalam perjodohan ini. Meski Khalila bersikap ketus dan malu memiliki suami brondong, Zahran tetap tulus karena Khalila pernah menyelamatkan nyawanya dulu. Pengabdian tanpa pamrih Zahran perlahan mulai menyentuh hati Khalila. Akankah pernikahan beda usia ini berujung pada cinta sejati?
Sampul Novel Mendapatkan Cinta Suamiku
8.7
Shirley tak pernah menyerah untuk memenangkan hati Charles, meski sang suami terus menuduhnya hanya mengincar harta kekayaan semata. Sejak awal pernikahan, Shirley telah bertekad untuk mencintai pria yang menjadi pendamping hidupnya dengan tulus. Di tengah dinginnya sikap Charles dan prasangka buruk yang menyelimuti hubungan mereka, mampukah kesetiaan Shirley meluluhkan hati Charles dan membuktikan bahwa cintanya murni tanpa syarat?