APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta untuk Yessie

Cinta untuk Yessie

Yessie Montghomory, guru SMA berumur 25 tahun, terjebak pesona Austin McDowell hingga mengandung anaknya. Ia terkejut saat tahu Austin hanyalah siswa nakal yang brengsek. Demi sang bayi, mereka menikah dan tinggal di apartemen Atlantic Ave. Namun, Austin tetap bandel dan masih menjalin hubungan dengan Erica. Di tengah konflik tanpa cinta, Yessie mulai menuliskan kepedihan hidupnya ke dalam sebuah novel tanpa judul yang emosional.
Bab
Bagikan

Bab 2

***

Masalah adalah sesuatu yang membebani. Semua orang akan merasa pusing jika mendapat masalah. Takdir selalu senang menciptakan masalah. Takdir tidak selalu berpihak pada keinginan manusia.

Yessie Montghomory menyandarkan kepalanya di pintu kamar. Ia memegangi perutnya yang masih rata. Mengingat kembali hari saat dirinya diterima menjadi guru sebulan yang lalu. Saat itu pukul delapan malam, di kafe St. Smith. Yessie merasa gugup karena keesokan harinya akan menjadi hari pertama kali dia mengajar anak sekolahan.

"Butuh teman bicara?"

Seseorang menyapa Yessie. Berpakaian rapi dengan balutan jas berwarna abu. Yessie mendongaki pria itu. "Austin McDowell." ujar lelaki itu memperkenalkan diri. Austin tersenyum. Sebuah senyuman yang membuat Yessie tak berdaya. Senyuman yang sekarang menjadi senyuman mengerikan. Senyum terkutuk.

"Yessie Montghomory."

Yessie mengatakannya tanpa melihat pria itu. Dia berusaha untuk tidak peduli tapi, Austin selalu menanyai tentang dirinya. Bahkan meminta persetujuan untuk duduk. "Duduk saja." Yessie tidak pernah membayangkan bila sikap ramahnya ini justru membawanya pada petaka besar dalam hidupnya.

"Aku adalah CEO muda McDowell Enterprise. Aku baru saja pulang menemui klien. Jadi ya, di sinilah aku. Bagaimana denganmu?" Yessie kagum mendengar perkataan pria itu. Dia benar-benar tertarik untuk tetap mengobrol bersama pria ini.

"Ya. Tentangku, Besok adalah hari pertamaku mengajar di sekolah. Dan aku merasa gugup. Aku tidak tahu seperti apa cara mendidik yang baik." Austin sedikit terkejut mendengarnya namun tetap tak menampakkannya.

"Berapa usiamu?"

Yessie tidak bisa menebak umur Austin. Pria itu terlihat dewasa dengan balutan jas. "30 tahun?" Austin mengangkat alisnya saat bertutur. Yessie tergelak pelan. Dia tidak percaya pria itu.

"Kau tampak tidak yakin dengan usiamu. Apa kau seorang pelupa? Kupikir kau lebih muda dari itu?" Austin berdeham. Menuangkan koktail ke dalam gelasnya dan gelas milik Yessie. "Kau bisa menebak usiaku."

"27 tahun. Kau terlihat dua tahun lebih tua dariku," tebak Yessie.

Ini benar-benar menggelitiki telinga Austin. Tapi pria itu mengiakan tebakan Yessie walau tebakan itu seratus persen salah. Austin mengajak Yessie bersulang. Mereka semakin lama merasa semakin bebas. Dan menemukan kecocokan satu sama lain.

"Jika aku jadi muridmu maka aku akan bercita-cita tidur bersamamu."

Austin bercanda. Yessie sama sekali tak berpikir jika Austin sedang membicarakan kenyataan. "Dan aku hanya akan tidur bersama CEO McDowell Enterprise," tutur Yessie. Austin terkekeh pelan. Memegang pipi Yessie lalu perlahan menciumnya. Hanya butuh beberapa menit mereka bisa sampai di hotel. Dan dari situlah masalah dimulai. Masalah yang membawa Yesdie pada pangeran muda yang sedikit kekanakan.

"Buka pintunya, Yess! What the hell you doing, heh?"

Teriakan Austin membuyarkan lamunan Yessie. Wanita itu menutup layar laptop yang ada di depannya. Dia membuka pintu kamar mereka dan kembali melihat tatapan sinis Austin.

"Kau menangis?"

Austin mengerutkan dahinya. Dia membuka pakaiannya sampai coretan-coretan di tubuhnya bisa terlihat. Di punggungnya ada gambar sayap elang, di bagian atas dadanya membentang tulisan "Welcome to my life" , dan di bagian lengan atasnya adalah gambar kepala singa. Sekilas dia tidak seperti anak sekolahan. Melainkan preman jalanan yang kebetulan dipungut keluarga McDowell Enterprise.

"Sejak kapan kau begitu perhatian dengan istrimu, Aussie? Bukankah pernikahan kita adalah pernikahan yang tidak kaukehendaki?"

Austin mendengus. Dia tersenyum miring. Memandangi Yessie dari ujung kaki sampai ujung rambutnya. "Kau terlalu berlebihan, Yess. Lihatlah dirimu. Kau sungguh tidak menarik terlahir sebagai perempuan, Yess! Kau sama sekali tidak menggoda bagiku."

Austin menyeringai. "Aku mengerti ketidaktertarikanmu padaku. Karena aku tahu kau adalah seorang homo. Aku juga tidak tertarik dengan pria kecil sepertimu. Kau hanya bocah ingusan." Yessie membalas sambil tertawa sinis. Harus dia akui bahwa tidak mudah untuk akur satu sama lain. Bukan hanya dari segi usia saja, juga karena dari awal hubungan mereka hanyalah sebuah tragedi.

"Aku bukan homo dan aku bukan anak kecil!"

Austin berapi-api. Dia menatap Yessie penuh amarah. Wajah putihnya tiba-tiba memerah. Yessie ketakutan tetapi berusaha mempertahankan dirinya. "Itu katamu." Yessie menantang tak peduli ucapannya malah membuat Austin semakin murka.

"Kau meragukan aku ternyata."

Austin melempar kaosnya ke lantai dengan kasar. Mendekati Yessie yang sudah gemetaran. Austin bisa melihatnya. "Apa yang akan kaulakukan?"

Austin tertawa. Dia mencengkram kedua tangan Yessie yang bergetar tak karuan, "Kau tidak perlu menampakkan rasa cemasmu, Istriku," ejek Austin. Yessie melototi pria itu, bertingkah kalau dia sama sekali tidak takut. Tidak ada alasan baginya untuk merasa takut pada anak sekolahan.

"Aku tidak takut pada homo sepertimu," ujar Yessie sekali lagi. Austin tidak terima dengan pernyataan menghakimi dari Yessie. Pria itu mendorong tubuh Yessie menuju tempat tidur. "Sekarang kita lihat, apa aku homo atau tidak." Austin melahap bibir perempuan itu dan membuatnya tidak berdaya. Yessie tidak bisa menapik kalau dia juga menginginkan pria itu. Faktanya adalah mereka pernah melakukannya di hotel. Dan hal itu masih segar di pikiran mereka.

***

Terlelap sebentar, dan kehabisan tenaga. Austin tidak tahu seperti apa perasaannya. Haruskah dia bersyukur pada perempuan yang menyenangkannya ini atau justru mengutuk dirinya yang begitu berengsek memperlakukan perempuan. Austin merasa harga dirinya terhina ketika Yessie mendorongnya jauh dari perempuan itu.

"Kau yang memaksaku melakukan ini! Berhenti bertingkah seolah aku memerkosamu!"

Austin bangkit dari tempat tidur. Mengambil sebatang rokok lalu mengisapnya di kamar itu. Sementara Yessie masih membeku dengan menutupi tubuh tanpa busananya dengan selimut. Tidak ada yang salah seorang suami menyetubuhi istrinya. Tidak ada yang salah. Hanya saja, cara Austin melakukannya tidaklah benar.

Austin membuka jendela kamarnya. Mengambil kaos biru lalu satu jaket kemudian keluar dari kamar itu. "Kemana kau akan pergi?" Austin mematung ketika Yessie bertanya padanya. "Aku hanya membuat suasana lebih nyaman. Aku mau ke pesta Erica."

Yessie tidak membalas, "Kupikir aku tidak pulang. Jadi, jangan biarkan bodyguard itu masuk ke apartemen." jelas Austin santai. Rasanya sangat aneh berbicara seramah ini. Nyatanya mereka selalu bertengkar setiap kali bertemu. Ini semua karena Austin terlalu terpancing oleh perkataan istrinya, membuat suasana semakin canggung.

"Pulanglah sebelum fajar. Dad-mu selalu memastikan kau selalu di apartemen ini. Jadi--"

Austin mendengus kasar. "Berhenti, Yess! Aku tidak suka obrolan semacam ini! Kenapa kau tiba-tiba terlihat baik? Aku tidak mengerti reaksimu yang berubah-ubah. Aku akan pulang tetapi aku tidak akan menuruti kemauanmu. Aku masih muda. Aku punya kehidupan di luar. Kau paham!"

Austin membanting jendela. Menyeberangi balkon demi balkon hanya untuk meninggalkan apartemennya. Dia sama sekali tidak peduli terhadap Yessie. Bagaimana pun dia lebih percaya bahwa dirinya dan Yessie tak memiliki hubungan apapun. Itu faktanya. Setelah punggung suaminya menghilang, Yessie kembali mengetik di laptopnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Untuk Kakak Iparku
9.1
Demi mengungkap rahasia mendiang suaminya, Kinan nekat menikahi Yuan, kakak iparnya sendiri, sebagai istri muda. Keputusan egois ini akhirnya menjawab teka-teki mengapa suaminya dulu jarang pulang dan tak pernah menyentuhnya. Namun, di balik misteri itu, Kinan justru menemukan cinta yang jauh lebih besar dari Yuan. Kini, ia bertekad memiliki buah hati demi menuntaskan rasa penasarannya. Semua langkah berisiko ini dilakukan Kinan hanya demi satu tujuan utama.
Sampul Novel Asmara Setelah Pernikahan Paksa
9.1
Fei Livi terjebak dalam pernikahan paksa dengan pria yang jauh lebih tua demi melunasi utang ibu tirinya. Ia hanya memiliki satu misi: melahirkan seorang ahli waris sebelum akhirnya mereka bercerai. Namun, perjuangan Livi kian berat karena sang suami masih terbelenggu bayang-bayang masa lalu. Di tengah pahitnya kesepakatan ini, mampukah Livi bertahan? Akankah benih cinta tumbuh di hatinya sebelum waktu perpisahan yang dijanjikan itu tiba?
Sampul Novel Cinta & Obsesi SANG PSIKOPAT Cantik
9.5
Via terjebak dalam obsesi buta terhadap abangnya, Fatih. Namun, kehadiran Kenan yang telah memujanya sejak SMP mulai menggoyahkan hatinya. Di tengah dilema tersebut, Via menyadari bahwa perasaannya pada Fatih bukanlah cinta sejati. Akhirnya, ia memilih menerima Kenan tanpa menyadari bahwa mereka berbagi kegilaan dan obsesi yang serupa. Akankah ketulusan Kenan mampu menaklukkan sisi gelap Via yang ternyata menyimpan kepribadian seorang psikopat?
Sampul Novel Derai Kasih Syafana
9.1
Syafana Azzahra, wanita cantik berusia 33 tahun, harus menelan pil pahit setelah dua kali gagal menikah. Harapannya kini tertuju pada Arman Alatas, pria pilihan sahabatnya. Namun, tiga hari menjelang hari bahagia, Syafana justru memergoki Arman berselingkuh. Meski hatinya hancur dan terluka dalam akibat pengkhianatan tersebut, ia tetap memberi kesempatan kedua hingga mereka resmi menikah. Mampukah Syafana bertahan dalam rumah tangga yang diawali dengan dusta?
Sampul Novel I Love You Chef
8.9
Renata Deanita akhirnya jatuh hati pada atasannya yang dingin dan angkuh, Arjuna Tunggajaya Nuraga. Meski terlihat galak, Arjuna ternyata menyimpan rasa yang sama namun takut terluka lagi setelah ditinggal sang istri. Sebuah ciuman spontan di Bandung membawa mereka ke dalam malam penuh gairah hingga sepakat untuk menikah. Namun, saat hubungan mereka semakin serius, ancaman tak terduga mulai mengintai. Sanggupkah cinta mereka bertahan dari gangguan orang asing?
Sampul Novel Ketagihan Ibu Tiri
9.6
Menghadirkan sebuah kisah romansa modern yang emosional dan penuh intrik, novel ini menyajikan narasi mendalam yang ditujukan khusus bagi pembaca dewasa. Alur ceritanya mengeksplorasi dinamika hubungan yang kompleks dan penuh gairah dalam kehidupan kontemporer. Dengan konflik yang memikat dan penggambaran karakter yang kuat, pembaca akan dibawa menyelami sisi lain dari sebuah ikatan yang tak terduga dalam sebuah karya fiksi yang sangat berani.