APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dalam Pelukan (Sang ) CEO

Dalam Pelukan (Sang ) CEO

Kevin Hadiwajaya, CEO sukses berjuluk monster berwajah malaikat, terobsesi menjadikan asisten pribadinya, Sarah Rania, miliknya seutuhnya. Namun, langkah Kevin terhalang oleh Hansen Rudolf, sahabat kecilnya yang juga mencintai Sarah dengan kelembutan. Di tengah persaingan sengit dua pria ini, Sarah terjebak dalam pertarungan emosi yang memilukan. Akankah ia bertahan dalam pelukan sang bos yang tegas, atau berpaling pada Hansen yang selalu menyapanya dengan kasih?
Bab
Bagikan

Bab 3

***

"Yuk, jalan!" Ajak Riky.

"Gak ah, lagi males banget nih," jawab Nisa dengan santainya.

"Hmm..tadi aku lihat ada tas limited edition tuh. Kalau ada yang mau diajak jalan plus ngajak Sarah, kayaknya aku sanggup beliin tas itu," goda Riky, dan langsung saja Nisa tertarik dengan ajakan itu.

"Sar, sini," teriak Nisa saat melihat Sarah celingak-celinguk mencarinya. Ia memang pura-pura sok malas agar Riky memberikannya reward karena sudah mengajak Sarah bersamanya.

Sarah menghampiri  Nisa saat ia mendengar namanya disebut.

"Nis, kenapa tiba-tiba ngajak nonton? Ada apa, kok mau ngebagi tiket buat orang lain?" tanya Sarah curiga. Ia paham kalau Nisa itu adalah wanita terhemat di dunia.

"Hehehe, aku engga ngajak kamu nonton tuh. Ih, mana mungkin aku nonton sama kamu. Mending aku ngajak cowok aja, enak dibayarin segala," jawab Nisa seenaknya.

"Terus, kenapa kamu maksa aku kemari, huh?" tanya Sarah, dan Nisa menunjuk ke arah datangnya Riky yang tadi langsung menghilang saat Nisa memanggil nama Sarah.

"Kamu tega, Nis," ucap Sarah pelan, dan dijawab dengan tawa oleh Nisa, yang dengan santunnya meninggalkan mereka berdua.

“Selamat berkencan, sahabat jomlo abadiku,” bisik Nisa dengan sengaja.

***

Hampir dua jam Sarah dan Riky hanya saling diam dan tak banyak bicara saat menonton, Nisa pergi tanpa bersalah meninggalkan mereka berdua. 'Dasar, Nisa sialan. Awas kamu kalau nangis patah hati dan curhat ke aku lagi. Aku tidak akan pernah membuka konsultasi patah hati lagi,' batin Sarah menggerutu.

"Maaf ya, gara-gara aku kamu jadi nonton," ucap Riky memecahkan keheningan di antara mereka.

"Enggak apa-apa kok. Santai saja," jawab Sarah seadanya.

"Makan yuk! Sebagai permintaan maaf aku karena aku minta Nisa buat ngajak kamu untuk nonton. Di sini ada cafe yang enak, dan aku harap kamu enggak bakal nolak," pinta Riky sambil menggandeng tangan Sarah masuk ke dalam cafe, dan dengan refleks Sarah melepaskan tangan Riky yang menggenggamnya.

"Maaf," Riky berkata kikuk, dan Sarah hanya tersenyum tipis.

Sarah dan Riky lama terdiam saat makan bersama, ada rasa canggung di antara mereka berdua. Riky berdehem dan memulai obrolannya dengan Sarah.

"Sarah, kamu tahu kan aku sudah lama menyukaimu. Sejak lama aku menunggu dan berharap padamu. Kemarin aku menyerah, karena kamu sepertinya memiliki seseorang yang spesial di hatimu. Tapi, saat aku tahu kabar bahwa kamu dan Andrew tak ada hubungan apa-apa, aku semakin bersemangat dan semakin berharap padamu. Bisakah aku menjadi pemilik hatimu mulai saat ini? Menjadikanmu sebagai yang terindah di hatiku?" Riky memohon dengan suara yang lembut.

Sarah menutup mata sejenak dan tersenyum.

"Riky, kamu lelaki baik, bahkan sangat baik. Aku yakin di luar sana banyak perempuan yang lebih baik dari aku, dan kamu tahu aku tak bisa membalas perasaanmu karena memang aku bukanlah yang terbaik untukmu," kata Sarah, memandang sayu wajah Riky.

"Kenapa kamu bilang kamu bukanlah yang terbaik sebelum kita memulai semuanya? Bagaimana kamu bisa tahu perempuan lain bisa lebih baik dari kamu? Apakah kamu menolakku lagi? Apa itu karena Andrew? Kamu masih mencintai pria bajingan itu?" tanya Riky, memendam rasa kecewa.

"Karena aku tahu dari awal meski kita memulai pun semua tidak akan seperti yang dibayangkan. Sebuah hubungan akan rumit jika hubungan diawali dengan mencoba. Hati manusia itu bukanlah ajang percobaan, dan satu-satunya hal yang tidak masuk akal bukan karena Andrew ataupun ada seseorang yang spesial di hatiku. Dia memang pernah menjadi yang berdebar di hati, tapi itu dulu. Sebab dengan seiringnya waktu dan akhirnya waktulah yang memulai membunuh sampai mati perasaanku padanya," ucap Sarah, dan Sarah beranjak dari tempat duduknya untuk pergi. Ia tak mau lagi membuat Sahabatnya kecewa dengan penolakan yang kedua kalinya.

"Aku pergi dulu, maaf untuk semuanya, ini semua demi kebaikan kita berdua. Aku benar-benar menganggapmu sahabat sampai kapanpun." Sarah berkata sambil pergi, dan secepat kilat Riky menahan tangan Sarah, ia tak ingin membiarkan Sarah meninggalkannya.

"Bisakah ada celah sedikit untukku?" harap Riky, dan Sarah menggeleng, melepaskan genggaman tangan Riky. Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang mengawasi mereka, dan itu adalah Kevin.

***

Saat Sarah sedang menunggu pesanan ojek online, tiba-tiba Kevin menghampirinya dengan wajah dingin dan datarnya bagaikan kulkas yang dibuat di kutub utara.

"Pak Kevin!" pekik Sarah kaget.

"Kamu lagi apa di sini?" tanya Kevin.

"Lagi nunggu ojek online," jawab Sarah dengan polos.

"Cancel," perintah Kevin.

"Lah, kenapa?" tanya Sarah bingung.

"Kamu ikut saya!" jawab Kevin.

"Kan ini hari libur, Pak! Saya harus kerja juga?" Sarah bertanya dengan heran.

"Cancel atau...." Sarah langsung mengiyakan dan mengikuti langkah kaki Kevin ke parkiran. Ia malas berdebat dengan atasannya itu.

"Memangnya kita mau kemana, Pak?" tanya Sarah sambil memasang sabuk pengaman.

"Makan."

"Hah, makan? Pak Kevin mau bikin saya gemuk? Saya baru makan tadi barusan," kata Sarah kaget, membayangkan isi perutnya yang akan meledak.

"Itu derita kamu," jawab Kevin.

"Pak, kalau saya gemuk nanti gimana, ya? Saya kan Personal Assistant Bapak, dan nanti apa kata orang kalau Personal Assistant dari Bapak Kevin Hadiwijaya itu gemuk," kata Sarah meyakinkan bossnya dengan semangat.

"Biarin, tidak peduli. Kenapa orang-orang harus usil mengomentari fisik seseorang, seperti mereka sempurna saja!  Terus kenapa kamu menolak nemani saya makan? Karena kamu habis makan sama pacarmu tadi?" Kevin bertanya dengan sinis.

"Pacar?" Sarah bertanya dengan kebingungan, lalu ia mengingat dan menyadari bahwa yang dimaksud Kevin itu adalah Riky. Ia bingung, apakah Kevin melihatnya bersama Riky tadi?

"Oh, tadi itu hanya ketemu teman, Pak," sahut Sarah.

"Masa hanya teman? Anak zaman sekarang, temanan pun bisa saling memegang tangan, apalagi dengan pacar. Ckckk..," seloroh Kevin, dan ucapan Kevin sukses membuat Sarah kaget.

"Kadang, sesuatu yang kita lihat belum tentu itu adalah persis apa yang kita pikirkan, Pak," kata Sarah.

"Benarkah? Ternyata kamu pintar merangkai kata."

"Itulah salah satu kelebihan ku, Pak," jawab Sarah dengan santai.

Kevin tertawa mendengar jawaban dari Sarah. Padahal, ia dan Sarah baru bekerja selama tiga minggu, tapi Sarah tidak pernah menunjukkan sikap layaknya perempuan, tidak pernah merayunya seperti kebanyakan perempuan. Selama bekerja bersama gadis itu, Kevin takjub dengan kepribadian Sarah yang apa adanya, sifatnya yang natural, dan begitu ramahnya gadis itu pada siapapun. Sarah pun tak pernah protes dengan beban kerjaan yang ia berikan padanya, selalu mengerjakan dengan sepenuh hati.

Sarah, memang gadis yang berbeda. Disaat mengenal Sarah, meski itu hanya sebentar, hidup Kevin berubah menjadi lebih hidup. Apakah benar ia jatuh cinta setelah lupa bagaimana rasanya? Ah, tidak. Ini hanya perasaan rasa penasaran karena Sarah berbeda dari gadis lainnya. Kelak, ia juga akan bosan, jika sudah menemukan titik lemah dari gadis ini. Di sisi hati lainnya, Kevin berharap bahwa memang Sarah bukan gadis biasa, hingga ia tak akan pernah menyesali bahwa sejak hari pertama ia bertemu Sarah, pertama kalinya itu juga ia tertarik dan penasaran dengan seorang perempuan setelah sekian lama.

Apakah ia benar-benar tertarik atau hanya kesepian?

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel Pengantin Sempurna Sang CEO: Kesepakatan dengan Iblis yang Menyamar
8.1
Leyla sering dicap sebagai wanita licik yang pandai menggoda pria demi ambisinya. Namun, publik terkejut saat ia mendadak dinikahi oleh Colton, sang miliarder playboy, setelah pertemuan singkat. Meski awalnya dianggap sebagai kesepakatan bisnis tanpa rasa, dinamika mereka berubah drastis saat Colton menunjukkan kerapuhannya di sebuah pesta. Leyla akhirnya menyadari bahwa seluruh pertemuan dan pernikahan mereka adalah rencana matang yang telah disusun Colton sejak awal.
Sampul Novel Dia Mendanai Wanita Lain Menggunakan Uangku
8.9
Demi menguji kesetiaan Ethan Wilson, Julissa Palmer menyamar sebagai karyawan biasa. Namun, Ethan malah mengira Noreen adalah pewaris Grup Palmer yang asli. Sambil terus menghina Julissa, Ethan diam-diam merayu Noreen demi harta. Puncaknya, di pesta mewah perusahaan, Ethan berlutut melamar Noreen di depan media. Ia yakin Noreen adalah sang putri kaya yang sedang menyamar. Ethan tidak menyadari bahwa pemilik Grup Palmer yang sesungguhnya adalah Julissa.
Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani profesi unik di dunia daring dengan menawarkan jasa khusus bagi pria tanpa harus mengorbankan kesuciannya. Meski banyak pelanggan merasa puas dan bersedia membayar mahal, Serafhine memiliki prinsip yang sangat teguh dalam bekerja. Ia hanya melayani satu klien untuk satu malam saja. Baginya, tidak ada kesempatan kedua bagi siapa pun, karena ia secara tegas menolak pesanan berulang meskipun ditawari imbalan yang sangat tinggi.
Sampul Novel Gerry's Love Story
8.5
Kehidupan Gerry berubah total sejak pertemuannya dengan seorang janda kaya raya. Tanpa diduga, pernikahan mereka justru menjadi pembuka kotak pandora yang mengungkap rahasia kelam dari masa lalu Gerry yang selama ini tersembunyi. Seiring berjalannya waktu, satu per satu misteri identitas aslinya mulai terkuak ke permukaan, membawa konflik yang tak terbayangkan dalam hubungan rumah tangga mereka yang penuh kemewahan namun menyimpan banyak teka-teki.
Sampul Novel MENANTU KONTRAK
9.2
Pasca diusir ibu tirinya, Anindya yang hidup sulit terpaksa menerima kontrak pernikahan dengan Reivan, miliarder yang menutup diri akibat masa lalu kelam. Nyonya Nadia menjodohkan mereka demi memenuhi permintaan terakhir Nenek Zylvana yang sedang sakit. Meski awalnya terpaksa, sikap manja sang nenek justru mendekatkan mereka. Namun, ego Reivan memicu konflik besar hingga Anindya harus mempertaruhkan nyawa demi cinta di tengah rahasia yang mulai terkuak.