APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dan ternyata cinta

Dan ternyata cinta

Pertemuan tak sengaja di pesawat tempat Vita bekerja menjadi awal kisah asmara bagi Andrian. Sebagai tentara yang sedang bertugas ke Jawa, ia langsung terpikat oleh kecantikan Vita sejak pandangan pertama. Hubungan mereka berkembang pesat hingga akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan yang indah. Namun, kebahagiaan itu seketika runtuh saat Vita mendadak melayangkan gugatan cerai. Kini, Andrian dihadapkan pada pilihan sulit untuk menandatangani surat tersebut atau tidak.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Selamat malam.Bapak ibu, penumpang Mega Air lines A33. Hari ini kita akan terbang menuju kota Yogyakarta, bersama saya kapten Anggara Baskara. Mari kita berdo'a menurut kepercayaan masing - masing, semoga kita selamat sampai tujuan terimaksih,"ucap sang kapten pesawat terbang saat memberikan aba - aba pada semua penumpang.

Para awak kabin sibuk mengurusi semua penumpang yang ada di dalam burung besi itu, salah seorang ketua pramugari memberi penjelasan kepada seluruh penumpang sebelum keberangkatan pesawat.

Tampak seorang pria gagah,Tampan namun terlihat wajahnya pucat.seorang pramugari mendekati pria tampan yang tengah duduk di kursi pojok jendela pesawat,karena dua menit lagi pesawat akan segera takeoff ke angkasa.

"Permisi, apakah tuan sedang demam?" tanya pramugari berseragam biru tua itu.

"Ohhh, eeehhh nggakkk,mbak, eh bu ehh" jawab pria itu kikuk jantungnya berdebar melihat wajah sang pramugari.

Kemudian sang pramugari yang berdiri di samping kursi pria itu bertanya kembali.

"Kalau anda sakit, butuh obat kami menyediakan tuan.karena anda terlihat pucat,"ujar sang pramugari cantik itu, menatap pria tampan aneh yang pernah ia temui.

"Engak mbak, saya cuma" ucap pria itu terputus.

Deg.... deg...! suara detak jantung sang pria begitu bergetar.

Entah ada angin apa, kedua bola mata maya mereka saling bertemu.sang pramugari cantik itupun tertegun sejenak pada pria aneh di depannya ini.

"Iya, tuan kena apa?" selidik sang pramugari kembali.

"Oh, tidak mbak.saya cuma takut ketinggian,"ungkap pria itu jujur, namun ia tengah menahan rasa aneh yang muncul begitu saja.

Sang pramugari menahan tawa geli mendengar jawaban dari mulut pria unik di depannya itu.

" Kalau begitu, saya permisi tuan karena pesawat akan segera take off,"pungkasnya lalu ia meninggalkan pria aneh itu.

Hati si pria dan sang pramugari bergetar tak menentu seperti orang yang sedang kasmaran,karena si pria baru saja merasakan hal aneh ini selama ia dewasa ini.

Pesawat akhinya take off meninggalkan bandara Supadio Pontianak. si pria tadi tangan kekarnya memegangi kursi pesawat, cengramannya cukup kuat beruntung kursi sebelanya kosong.kalau ada seseorang mungkin si pria lucu ini bisa ditertawakan oleh penumpang lainnya, ia sangat takut jika naik pesawat saat take off ataupun landing.Tetapi lumrah juga untuk orang yang takut akan ketinggian, jantungnya berdebar kencang karena perjalanan kali ini ia sendiri keluarganya tak ikut serta, ketakutan kadang menghapirinya jika terjadi sesuatu yang tidak ia inginkan.

Burung besi itu semakin melambung tinggi keangkasa hingga pulau Borneo hanya terlihat seperti gambar peta.Pramugari yang tadi mengahampiri pria takut ketinggian itu sedang mendorong troli di atasnya berisi snack dan minuman untuk di bagikan kepada para pemumpang, kini gilirannya membagikan pada si pria tadi.

Deg... deg...!jantung Vita Indira sang pramugari tadi,jadi berdetak tak menentu ketika berdiri di samping pria aneh.

"Selamat malam tuan.Ini camilan dan jus orensnya, " sang pramugari membagikan snakc dan minuman di meja kursi pria aneh tadi.

"Atau anda, ingin mengganti menu snack dengan makanan lainnya?" tanya pramugari itu santun.

"Enggak mbak, cukup ini aja ." jawab Andrian Saputra pria yang takut ketinggian tadi.

"Baik, saya permisi," pungkas sang pramugari kemudian berjalan serya mendorong trolynya.

Vita masih membagikan makan kecil ke semua penumpang,masih tampak jelas di mata Andrian ia terus memandangi Vita dari kursi duduknya tanpa berkedip seditikpun.sesekali Vita juga saat melirik kebelangkang mata bulatnya melihat pria itu, karena Andrian memiliki daya pikat tersendiri pada semua kaum hawa.baru kali ini ia dipertemukan dengan pria setampan dan se aneh Andrian.

Burung Besi sudah terbang menjauh, sekarang mendekati pulau jawa tampak dari atas kerlip - kerlip lampu tersenyum di bawah sana.perjalanan kali ini tidak begitu penat karena hanya menempuh waktu satu jam empat puluh lima menit.Dan meski hanya waktu sesingakat itu membuat jantung Andrian berdetak cepat,tetapi dia bahagia karena melihat bidadari langit di dalam pesawat yang membawanya ke pulau Jawa.

"Semoga, bisa bertemu mbak pramugari tadi dan bisa dapat nomor whatsapnya hehehe,"ungkapnya dalam hati Andrian saat menghayal tentang Vita, sudut bibirnya tersenyum.

Akhirnya burung besi mendarat dengan cantik di bandara YIA kabupaten Kulonprogo, Provinsi Yogyakarta.kapten Anggara Baskara tak lupa mengucapkan terimakasih pada semua penumpang pesawat.

"Terimakasih, kepada penumpang bapak , ibu, sodara saudari telah menggunakan pesawat Mega Air lines A337" pungkas sang kapten pada radio pesawat.

°°°°°°°

Vita dan teman seprofesinya masih menunggu jemputan di bawah gedung lobby bandara YIA, mata Vita melihat sosok pria yang ada di dalam pesawat tadi dia berbicara dalam hatinya sendiri.

"eh, itukan cowok pucat di pesawat tadi,"kata Vita di dalam hati sendiri.

"Vit, besok kita ga ada schedule penerbangan kan,?"tanya Asanti.

"Kayaknya enggak deh San," jawabnya singkat.

"ih, Asanti gangu orang liat pemandangan indah aja,"gerutunya dalam hati.

"Eh, gimana kalau kita nongki di Malioboro," usul Asanti.

"Setuju mau ya Vit, lagian kamu kalau di ajak jalan MAGER aja!"ujar Nita sedikit kesal pada sahabatnya.

" mmmmm, gimana ya Nita, Asanti,"gumam Vita.

"Ayo dong Vit, siapa tahu kamu ketemu sama pangeran kodok.Biar bisa jadi jodoh kamu lagian cantik - cantik kelamaan jomblo" ledek Nita.

Memang Vita Indira agak jual mahal pada pria yang selalu mendekatinya, apa lagi kapten Anggara selalu ia tolak halus.kapten Anggara sangat tidak menarik di mata Vita ia terlalu lembek.

°°°°

Mobil jemputan para awak kabin pesawat Mega Air lines itu datang walau agak sedikit terlambat.mereka lega setelah menaiki mobil keluaran negara Jepang, namun mata Vita masih melirik - lirik keluar jendela mobil.

"Udah pergi aja dia, semoga Tuhan mempertemukan suatu saat nanti,"lirih Vita sendiri saat duduk di dalam mobil bersama para teman - temanya.

"Ciee, siapa Vit, yang pergi?" celoteh Nita mendengar desisan Vita sepertinya.

Tanpa sadar dia fikir berucap dalam hati ternyata si cerewet sahabat satunya ini Nita mendengarnya,jadi malu Vita ia terkekeh kecil.

"Ngak kok, tukang ngamen" ujar Vita menipu Nita.

"Mana ada sih, tukang ngamen di airport.Ngaco Vita" sahut Asanti seraya terkekeh melirik wajah Vita.

Mobil jemputan melaju meninggalkan kabupaten Kulonprogro, menuju ibu kota provinsi Yogyakarta.

~~~~

Mereka telah tiba dirumah masing - masing,Vita merebahkan tubuhnya di sofa depan televisi karena ia cukup letih sekali menjalani rutinnitasnya menjadi seorang pramugari.

Ibu Marlina yang melihat putrinya tertidur di sofa hanya menggelengkan kepala.

"ck,ck,ck, mungkin capek, si genduk terbang sana - sini." desis Marlina seraya menyelimuti putri ketiganya.

Seandainya ia menikah kelak akan sendiri kesepian di rumah peninggalan almaruhum suaminya, yang meninggal dunia sejak Vita masih duduk di bangku SMP(sekolah menengah pertama), saat itu masih kelas dua.

Ia mempunyai dua saudara, kakak pertamanya laki - laki sedangkan kakak kedua perempuan.semua kakaknya sudah menikah yang kakak lelaki bernama Edi Indira mempunyai seorang anak lelaki bernama Arsenio, istrinya Susi mereka masih satu halaman rumah dengan ibu Marlina.tetapi kakak keduanya di nikahi orang Swetzerland mereka bertemu saat menempuh pendidikan kedokteran di negara Germany, namanya Erlina Indira suami bulenya bernama Alan Jean kakak kedua Vita tinggal di Swetzerland.

Anak- anak Marlina sangat luar biasa walaupun hanya didik dengan sederhana.Marlina hanya seorang penjual beras di pasar terbesar kota gudek, selain penjual beras ia bertani di sawah peninggalan almarhum sang suami.

Kadang Marlina di bantu Susi, menantu tertuanya suami Susi.Edi kakak Vita adalah seorang pegawai negri sipil kadang Edi juga bantu ibunya berjualan di pasar ketika sedang libur kerja.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alexandra Mata-mata sang CEO
9.1
Alexandra Johnson terjerat dalam kontrak rumit yang memaksa dirinya menjadi mata-mata untuk mengawasi seorang CEO ternama. Namun, sebuah insiden tidak terduga justru mengubah segalanya dan membuat nasib Alexa kini terjepit di antara dominasi dua CEO sekaligus. Terperangkap dalam situasi yang penuh risiko, ia harus menghadapi kendali dua pria berkuasa tersebut sembari menavigasi intrik dunia bisnis yang berbahaya dan penuh dengan tekanan emosional.
Sampul Novel Asisten Terkekang Oleh Majikan
8.3
Dian telah mengabdi sebagai asisten di keluarga Firdaus sejak remaja. Namun, ketenangannya terusik saat Niko, sang putra sulung, pulang untuk memimpin bisnis keluarga. Meski sudah beristri, Niko justru terobsesi mengejar Dian dan menjadikannya tawanan asmara yang tersembunyi. Tinggal satu atap membuat tekanan Niko semakin menggila hingga Dian sulit menghindar. Di tengah jeratan obsesi sang majikan, mampukah Dian melepaskan diri dari kungkungan pria itu?
Sampul Novel BIDADARI
8.1
Aida Tazkia merasa rendah diri karena kondisi fisiknya sebagai penyintas kanker. Reiko Byakta Adiwijaya, pria dari keluarga konglomerat, justru tetap menikahinya meski melontarkan hinaan tajam. Di balik pernikahan tanpa cinta ini, tersimpan rahasia besar yang disembunyikan Reiko. Aida kini terjebak dalam belenggu keluarga Adiwijaya yang penuh tekanan. Mampukah ia menemukan kebahagiaan sejati dan cinta tulus di tengah keraguan akan kesempurnaannya sebagai wanita?
Sampul Novel Bidadari di dalam Rumahku
7.9
Kehidupan harmonis Kinan sebagai wanita karier sekaligus ibu seketika hancur saat sang suami meminta izin untuk poligami. Alasan yang diberikan sangat menyayat hati; suaminya mendambakan sosok istri salehah yang mampu membimbingnya secara spiritual, sebuah sindiran tajam bagi Kinan. Terjebak dalam rasa tidak percaya dan luka mendalam, Kinan kini harus menghadapi kenyataan pahit berbagi kasih. Mampukah ia bertahan menjalani hari bersama madu di rumahnya sendiri?
Sampul Novel Gairah Liar Isteriku
9.5
Kehidupan rumah tangga Nara dan Rama terlihat harmonis bagi orang lain, namun di balik itu ia menyimpan kesepian mendalam. Nara pun terjebak dalam hubungan gelap dengan Arka demi mencari kebahagiaan. Segalanya berubah saat pesan singkat dari Arka mengancam akan membongkar rahasia tersebut. Kini Nara harus menghadapi badai pengkhianatan dan luka hati yang membara, sambil berjuang menemukan jati dirinya di tengah kekacauan cinta yang penuh dengan misteri.
Sampul Novel Gairah Nakal Remaja
9.2
Kedewasaan seseorang tidak selalu diukur dari umur, melainkan dipengaruhi faktor lingkungan dan pergaulan. Kisah ini mengajak pembaca bernostalgia ke masa SMA hingga perkuliahan yang penuh gejolak hasrat serta cinta masa muda. Disajikan secara utuh untuk membangkitkan kenangan indah masa lalu, narasi ini juga mengandung konten eksplisit pada bagian tertentu. Pembaca diharapkan bijak dalam memilah bab karena terdapat adegan khusus dewasa dalam alurnya.