APKDock Logo
Sampul Novel Dangerous Feeling

Dangerous Feeling

8.4 / 10.0
Elaine Natalie menyambut kembalinya impian masa lalu, namun ia justru terjebak dalam obsesi Saga Revander. Sebagai kakak tiri sekaligus senior yang keras kepala, Raven memperlakukan Elaine layaknya kekasih tanpa memedulikan ikatan keluarga mereka. Kehadiran Raven yang dominan mulai menggoyahkan perasaan Elaine terhadap Damian. Di tengah keraguan yang mendalam, Elaine harus memilih: tetap setia pada Damian atau menyerah pada cinta lama yang kembali bersemi demi Raven.

Dangerous Feeling Bab 1

" Elaine!! " 

Lambaiantangan damian mengisyaratkan keberadaannya, aku pun segera menghampirinya dengan rasa yang berkecamuk di dalam dada. 

Damianmengajakku bertemu di sebuah cafe biasa, aku menyukai tempat ini, sebab dari sudut ruangan ini aku bisa melihat matahari terbenam lalu menyiratkan warna jingga yang nampak indah, senja namanya.

 " Hay,, " 

SapakuTersenyum canggung. Setelah dua tahun berlalu, Lama sekali rasanya,mengingat antara aku dan dia yang sudah tak saling bertemu dan menyapa apalagi berbicara sampai sedekat ini

 " Aku sudah memesan kopi kesukaanmu ra, minum dulu kamu pasti haus "

Jelas damian memecahkan kecanggungan diantara kita, di sodorkannya secangkir kopi dengan gelas cantik berwarna hijau muda, ya dia selalu tau apapun kesukaanku terkecuali hatiku, dia tak pernah menanyakan kabar hatiku semenjak hari itu, sedikitpun mungkin tak pernah terlintas dalam pikirannya.

 " Ah iya "

Ucapku menelan ludah, lalu menyesap secangkir kopi cappuccino kesukaanku, serasa cukup aku kembali meletakkan kopi di atas meja dengan perlahan, takut bilamana pecah karna terjatuh dari genggamanku, bisa-bisa remuk dan membuat kebisingan kedap suara, hah terdengar tak asing di hatiku, sungguh miris nian nasibku.

 " Kamu semakin berbeda el,, " 

Ucapdamian yang sedang menatapku lamat-lamat, melihat setiap inci wajahku. Entah untuk keberapa kalinya aku tersipu malu di buatnya, dia selalu berhasil membuatku bertekuk lutut hanya dengan mendengar suaranya.

 " Maksudnya? " Tanyaku tak mengerti dengan perkataannya, aku mencoba memberanikan diri menatapnya.

" Kamu semakin cantik " Ujarnya sambil tersenyum, manis sekali senyumanya itu, senyuman yang dulu selalu berhasil membuat hatiku berpesta, membuat detak jantungku seakan mau copot saja

" Kamu terlalu berlebihan Damian " Aku terkekeh mendengar rayuannya, mencoba mencairkan suasana canggung yang entah dibuat oleh siapa, sedetik kemudian suasana kembali meremang

 " Maafkan aku, karena sudah menjauh darimu kala itu " Ujarnya kemudian, Ia mencoba menjelaskan sesuatu yang tidak seharusnya di bahas kembali. Suasana kembali canggung sebelum aku mencoba untuk lebih berdamai dengan Hatiku yang kini merasa cenat cenut menahan sesak

 " Aku bisa mengerti Damian, tidak apa-apa toh aku bukan sesuatu yang penting untuk kamu pikirkan bukan? " Gurauku, menutupi pedih dalam hati

 " Apa kamu baik-baik saja? " Tanyanya dengat raut wajah yang penuh dengan penyesalan, mungkin ia baru menyadari telah mengabaikanku selama ini. Aku tersenyum getir mendengarnya bertanya seperti itu setelah sekian lama ini ia membuatku tak bisa hidup dengan tenang.

Aku menatap jauh keluar jendela, melihat rintik-rintik hujan perlahan mulai berjatuhan membasahi jendela yang kini sedang ku tatap, diluar sana langit tampak gelap gulita, kurasa langit lebih paham akan seperti apa hatiku saat ini, ketimbang pria yang sedang berada di depanku.

" Aku baik-baik saja, kamu tidak perlu pedulikan aku Damian, kamu urus saja masalahmu " Jelasku dengan suara parau. Tanpa sedikitpun mengalihkan pandanganku

 " Aku tidak pernah ingin menjauh darimu raa, aku terpaksa, aku memang bodoh. Maafkan aku Elaine " Suaranya tak lebih parau dariku. Meyakinkanku untuk percaya

 " Aku sudah memaafkanmu damian, tapi kejadian hari itu tak pernah bisa aku lupakan, kamu mengabaikanku tanpa tau hatiku sangat sakit " Ujarku menatap matanya, memberitahu bahwa hatiku remuk.

 Damian menggeser kursi duduknya mendekat kearahku. Meraih tanganku dan menatapku penuh iba " Lein,, maaf, sekarang aku dengan Marcel sudah tidak pernah bertemu setelah kejadian hari itu, dia marah kepadaku karna kamu mengabaikannya, dan tepat satu tahun setelah itu akhirnya Marcel bersama zie sahabatku, bersamaan ketika kamu mulai menjauhiku tanpa sebab " Jelas Alan kepadaku,, sesuatu yang tidak ingin aku dengar Dari mulutnya kini terkuak sudah

 " Soal Marcel aku tidak bisa melupakan itu, bagaimana mungkin kamu bisa seenaknya menyerahkan hatiku kepada siapa, terutama pada Marcel, padahal kamu sendiri tahu kan hatiku untuk siapa? " Tanyaku padanya namun ia tak menjawab, aku terkekeh melihat respon yang ia tunjukkan, matanya yang sendu tak lagi melihat ke arah mataku, aku cukup paham dengan arti tatapannya itu.

Aku masih ingat sekali, ketika Damian dengan terang-terangan menjodohkan aku dengan sahabatnya bernama Marcel, aku tidak menyukainya, sungguh dia bukan tipe lelaki idamanku, aku menolaknya berkali-kali, setelah itu aku tidak tau apa yang terjadi antara mereka berdua, terkadang aku melihat mereka tidak saling sapa beberapa waktu ketika aku mulai memasuki kehidupan mereka, aku masih kecewa atas sikap Damian terhadapku, dengan seenaknya saja dia melakukan itu padaku.

 " Kenapa diam? Sebenarnya kita ini apa Damian ? Kenapa dengan mudahnya kamu memberi kesempatan pada Marcel untuk memilikiku tanpa pernah bertanya apakah aku mau atau tidak, sebenarnya kamu mencintaiku atau tidak?!! Dua tahun yang lalu ingin sekali aku mengatakan ini langsung tapi kau tahu? Aku tidak punya keberanian sehebat itu " Jelasku dengan suara samar-samar, namun tegas. Aku sudah tidak bisa lagi menahan gejolak rasa yang ingin membuatku memuntahkan segala isi dalam pikiranku. Aku sudah tidak lagi peduli dengan tanggapannya mengenai diriku, bairlah ia berpikir bahwa aku sekarang sudah berubah, bukan lagi perempuan yang dengan bodohnya bisa di permainkan.

 " Aku... Hm.. Bahkan sampai saat ini aku belum bisa memastikan apakah itu cinta atau bukan, mungkin kamu lebih paham apa itu arti cinta yang sebenarnya, dan aku mohon, tunggu aku sampai aku benar-benar bisa mencintaimu Elaine, " Jelasnya dengan sempurna. Membuatku mati kata dalam sekejap. Lidahku seolah kelu, dia memintaku untuk menunggu, tanpa ia sadari bahkan aku sudah menunggunya sampai detik ini.

 Tatapanku beralih kesudut ruangan, mencoba untuk tidak menjatuhkan setetes air mata di hadapannya, aku tidak ingin di anggap lemah olehnya.

 " Lalu, dua tahun yang lalu saat kamu mengutarakan perasaanmu kepadaku itu apa? Hanya tipuan yang kamu rencanakan agar zie sahabatmu bisa kembali denganmu lagi? Atau kamu memang suka mematahkan hati perempuan?!! " Ucapku tegas, sedikit keras kepadanya, meminta penjelasan layaknya seorang kekasih yang sedang cemburu buta, yah aku buta sebab telah mencintainya. Lucu bukan? Aku ingat sekali pertemuan terakhir aku bersamanya saat lulusan tiba.

 " Aku tidak bermaksud seperti itu Elaine,saat itu aku memang benar-benar menyukaimu, namun sebatas suka belum cinta " Ujarnya yang membuat aku seakan jatuh ke dasar jurang yang paling dalam,Remuk sudah

" Tidak Damian, kau hanya mencintai zie sahabat mu itu, tapi saat kau tahu jika zie tidak mempunyai rasa yang sama denganmu, bertepatan saat aku mulai hadir dalam hidupmu, kau menjadikanku bahan pelampiasan, tanpa aku sadari saat itu dengan bodohnya aku malah semakin terjerat oleh rasa yang ambigu itu! Lalu saat itu kamu menganggapku sebagai apa?! " Tatapku tajam kearahnya, andai ia paham arti tatapanku bahwa kecewa dan sakit di ciptakan olehnya kini meminta untuk segera Di akhiri

 " Kamu benar, dan aku menganggapmu Hanya teman,, tapi aku ingin kita lebih dari teman, namun aku takut membuatmu terluka, dan apa kau tahu? Saat Marcel mengatakan padaku bahwa ia tertarik denganmu, aku benar-benar tidak bisa berbuat apapun kecuali menyetujui permintaannya untuk mendapatkankan dirimu, pada saat itu juga aku merasa kesal dan cemburu, tapi aku bisa apa? Di satu sisi dia adalah sahabatku dan kau adalah orang yang aku sukai, ku mohon mengertilah " Ujarnya mencoba membuat aku percaya. Tanpa ia sadari, sudah sekian lama dia melukaiku dengan terang-terangan. Dia memintaku untuk memahaminya tanpa ia mau tau perasaanku, naif sekali

 Tatapanku pudar,, aku tak bisa melihat Alan dengan jelas, aku hanya menatap lantai.mencoba menyembunyikan segara rasa yang meminta untuk segera di lepaskan

 " Baiklah, kalo begitu aku paham sekarang, hari semakin gelap sebaiknya Aku segera pulang " Aku hanya tersenyum, mengakhiri segala keraguanku. Menyudahi pertemuan yang penuh luka tanpa ku sadari, aku semakin terlihat seperti gadis bodoh di hadapannya

Musim hujan kembali menyapa bumi, bertamu pada malam hari demi melenyapkan segala rindunya, dan kini aku hampir mati di tikam oleh perasaan yang kuciptakan sendiri tanpa sedikitpun melibatkan Tuhan, Tentang rasaku padanya yang entah harus ku apakan. 

“ tunggu Elaine, bisa kah kau memberiku kesempatan untuk memulai semuanya dari awal? “

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dangerous Feeling

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjalani hidup sebagai istri kedua dari pengusaha sukses bernama Raga Dirgantara. Terjebak oleh beban hutang budi di masa lalu, Kayla tidak memiliki pilihan selain menerima nasibnya yang pahit. Kehadirannya dalam pernikahan itu hanyalah demi memberikan keturunan bagi sang miliarder. Ia harus berjuang menghadapi kenyataan bahwa dirinya cuma dianggap sebagai alat tanpa memiliki posisi yang sesungguhnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan