APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)

Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)

Pasca kehilangan ibu dan kakaknya, Isabel menjalani hidup yang penuh duka. Beban sebagai Putri Mahkota terasa kian menyesakkan tanpa keluarga di sisinya. Namun, takdir mempertemukannya dengan Joseph, seorang miliarder playboy yang terbiasa hidup mewah. Pertemuan tersebut memicu gairah membara di antara keduanya. Meski ketertarikan mereka begitu kuat, jalan menuju kebahagiaan terhalang rintangan besar. Mereka dipaksa berjuang melawan badai masalah yang mengancam hubungan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Napas Isabel seakan sesak akibat dipenuhi dengan kata-kata Joseph. Bulu kuduknya sampai merinding ketakutan. Untungnya, dia dilepaskan dan dibiarkan untuk kembali ke kamar sekarang ini.

“Ya Tuhan, kenapa aku bodoh sekali?” Isabel menepuk keningnya, merutuki kebodohannya yang langsung masuk kamar, tanpa sama sekali mengetuk pintu.

Isabel mondar-mandir tidak jelas di dalam kamarnya. Sungguh, dia tidak menyangka kalau akan melihat adegan seperti tadi. Seumur hidup, dia belum pernah melihat adegan seperti itu.

Isabel menghempas tubuhnya ke ranjang dan meraih bantal untuk menutupi wajahnya. Perasaan malu, takut, semuanya campur aduk. Yang dia sesali adalah dirinya harus melihat adegan seperti tadi. Andai saja rasa penasarannya tidak tinggi, pasti dia tidak akan melihat adegan itu.

Isabel memaksakan diri untuk memejamkan mata. Meskipun tidak lagi mengantuk, tapi tidak masalah. Yang penting dia memaksa diri untuk tidur, agar esok hari dirinya bisa tenang berhadapan dengan Joseph.

Sinar matahari begitu tinggi. Berawal dari Isabel yang tidak bisa tidur, dan berakhir dengan dia menjadi bangun tidur terlambat. Waktu menunjukkan pukul sepuluh pagi, dan dia baru saja membuka kedua matanya.

“Astaga!” Isabel sampai menjerit terkejut melihat waktu menunjukkan pukul sepuluh pagi. Dia sama sekali tidak mengira kalau akan bangun sampai sesiang ini. Padahal tadi malam dia tak bisa tidur.

Isabel segera melompat dari tempat tidur dan berlari masuk ke dalam kamar mandi. Sungguh, dia benar-benar tidak enak bangun terlambat. Bagaimanapun dirinya masih menumpang tinggal di penthouse Joseph.

Lima belas menit kemudian, Isabel bergegas keluar dari kamar. Dia memutuskan ingin membantu pelayan untuk membersih-bersihkan penthouse milik Joseph. Setidaknya dia harus melakukan sesuatu sebagai bentu terima kasih.

“Nona, apa yang Anda lakukan?” seorang pelayan terkejut di kala Isabel membersihkan meja.

Isabel menggigit bibir bawahnya pelan. “A-aku ingin membantumu.”

Sang pelayan tersenyum sopan. “Tidak usah, Nona. Saya bisa melakukan tugas saya. Lebih baik, Anda menemui Tuan Joseph. Beliau tadi berpesan kalau Anda sudah bangun, untuk menyusul beliau di kolam renang.”

“Joseph di kolam renang?” ulang Isabel memastikan.

Sang pelayan mengangguk. “Iya, Nona. Tuan Joseph ada di kolam renang.”

“Baiklah, aku akan ke sana.” Perlahan, Isabel melangkah pergi meninggalkan sang pelayan—dan menuju ke kolam renang. Debar jantungnya berpacu kencang seakan ingin berhenti berdetak. Dia bingung, malu, dan cemas jika bertemu dengan Joseph.

Byurrr

Joseph melompat ke kolam renang tepat di kala Isabel datang. Gadis itu tidak berani beranjak mendekat ke kolam. Yang dilakukannya hanya memainkan kuku sambil menggigit bibir bawahnya.

Joseph muncul di permukaan, menatap Isabel berdiri cukup jauh dari tepi kolam. Dia berenang hingga ke tepi dan berkata, “Mendekatlah.”

“Aku?” Isabel menunjuk dirinya sendiri.

Joseph berdecak. “Memangnya ada siapa lagi selain dirmu?”

“Eh, i-iya.” Buru-buru, Isabel mendekat ke tepi kolam. “Aku minta maaf hari ini bangun terlambat.”

“Sepertinya apa yang terjadi tadi malam, membuat tidurmu terlalu nyenyak sampai bangun terlambat,” balas Joseph dingin dan datar.

“Eh?” Baru saja Isabel memekik bingung, tiba-tiba kakinya sudah ditarik oleh Joseph, hingga membuat tubuhnya tercebur di kolam renang.

Byurrr

Isabel gelagapan di kala tercebur di kolam renang. Dia berusaha meraih apa pun agar bisa muncul di permukaan. Joseph yang melihat Isabel gelagapan panik—langsung meraih tubuh gadis itu dan memeluknya erat.

“J-Joseph—”

“Kau itu lemah sekali!” seru Joseph jengkel.

Tubuh Isabel menggigil kedinginan. Gadis itu memegang bahu Joseph. “A-aku tidak bisa berenang, Joseph.”

“Kau tidak bisa berenang?” Manik mata hazel Joseph, menatap manik mata hijau Isabel.

Isabel mengangguk. “Iya, aku tidak bisa berenang.”

Joseph mengembuskan napas kasar. “Apa sebenarnya kebisaanmu? Aku lihat fisikmu ini terlalu lemah dan kau ceroboh.”

Isabel menggigit bibir bawahnya.

Joseph tersenyum samar. “Jangan katakan padaku, kalau kebisaan yang kau lakukan hanya menggigit bibirmu?”

Mendengar ucapan Joseph, membuat Isabel tidak lagi menggigit bibirnya. “J-Joseph, maafkan aku.”

“Kau minta maaf untuk kesalahanmu yang mana?”

“Untuk kecerobohanku, dan untuk tadi malam.”

“Menurutmu hanya minta maaf saja cukup?”

Isabel menunduk tak berani menatap Joseph.

“Angkat dagumu ketika bicara dengan seseorang, Isabel,” titah Joseph tegas.

Isabel memberanikan diri mengangkat dagunya, menatap Joseph. “Joseph, aku benar-benar minta maaf. Harusnya aku juga tahu diri karena sudah kau berikan tumpangan tinggal sementara di penthouse-mu. Hm, apa kau berkenan aku menjadi salah satu pelayanmu? Aku akan membantu membersihkan penthouse-mu. Aku juga bisa memasak. Meski masakanku tidak terlalu hebat, tapi aku akan belajar lebih rajin lagi.”

Joseph terdiam sebentar mendengar apa yang Isabel katakan. Banyak pertanyaan yang muncul di dalam benaknya, namun pria itu memilih untuk mengabaikan segala hal yang ada di kepalanya. Dia memilih untuk fokus pada satu hal saja.

“Pelayanku sudah banyak di sini. Aku tidak membutuhkan pelayan lagi,” tukas Joseph dingin.

Isabel menggigit kembali bibir bawahnya. “Kau tidak usah membayarku, Joseph. Aku hanya ingin berterima kasih saja padamu. Bagaimanapun, aku berhutang budi padamu.”

Jika bukan karena Joseph menampung Isabel, entah bagaimana nasibnya. Dia hanya sebantang kara. Tidak memiliki siapa pun. Hal itu yang membuat Isabel ingin menjadi pelayan di penthouse Joseph.

Joseph terdiam belum menjawab apa yang Isabel katakan. Rupanya gadis itu tahu berbalas budi. Namun, sayangnya Joseph tidak tertarik untuk menjadikan Isabel sebagai salah satu pelayan yang bekerja di penthouse-nya.

“Jadi kau ingin balas budi padaku?” Joseph menarik dagu Isabel, mendekatkan bibirnya ke bibir Isabel

“I-iya.” Isabel menelan saliva-nya susah payah. Hanya satu kali gerakan bibirnya saja sudah pasti bibirnya akan menempel ke bibir Joseph. Sungguh, ini benar-benar moment yang ambigu. Bahkan seluruh tubuh Isabel seakan lumpuh, tidak mampu berkutik sama sekali.

Napas Isabel tercekat ketika embusan napas Joseph menerpa kulit di atas bibirnya. Ujung hidung Joseph sudah menyenggol ujung hidung Isabel. Rasanya Isabel ingin pingsan ketika dalam keadaan intim dengan Joseph.

Sudut bibir Joseph membentuk senyuman tipis melihat Isabel yang gugup. “Balas budi padaku sangatlah mudah, dan aku yakin kau bisa melakukan itu.”

Mata Isabel mengerjap beberapa kali. Sekujur tubuhnya merinding. Air kolam yang dingin semakin membuat bulu kuduk Isabel berdiri. Posisi tangan Isabel tadi memegang bahu Joseph, menjadi melingkar di leher Joseph.

“A-apa yang harus aku lakukan, Joseph?” tanya Isabel dengan suara tercekat ketakutan. Seluruh organ dalam tubuhnya seakan meronta di dekat Joseph. Ini benar-benar membuatnya menjadi tidak nyaman. Jantung yang berdebar terlalu kencang, membuat sekujur tubuhnya melemas.

Joseph mendekatkan bibirnya ke telinga Isabel seraya berbisik serak, “Relaks, Isabel. Jangan tegang. Aku akan memberi tahumu nanti. Yang pasti sesuatu hal yang mudah agar kau bisa melakukannya dengan mudah.”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel CINTA GILA KENAN
9.7
Kenan dikenal sebagai pebisnis yang kejam dan berhati dingin. Namun, ketenangannya terusik saat bertemu kembali dengan Yezi, wanita keturunan Jepang-Indonesia yang terlibat dalam masa lalunya. Merasa diabaikan, Kenan menuntut ganti rugi tak masuk akal kepada ayah Yezi. Tak tinggal diam, Yezi membalas ancaman itu dengan rekaman rahasia dari kejadian tiga tahun silam. Di tengah persaingan bisnis dan arogansi, rahasia besar apa yang sebenarnya menyatukan mereka?
Sampul Novel Cintanya Bersinar Dalam Kegelapan
9.4
Di balik kesuksesan Sienna, Julian hanyalah sosok terabaikan yang pernah mencuri ciuman pertamanya dalam kegelapan. Saat hidup Sienna hancur, Julian pulang demi melihat wanita itu terpaksa menerima pinangan pria lain. Namun, ketika Sienna berada di titik terendah, Julian telah menjelma menjadi sosok berkuasa yang siap melindunginya. Lewat ajakan nikah yang tegas, ia membuktikan bahwa tak ada pria lain yang mampu mencintai Sienna sedalam dirinya.
Sampul Novel Impian Dongengku Hancur: Pengkhianatan Kejamnya
9.3
Sembilan tahun pernikahan indah arsitek brilian dengan Adrian Wijaya hancur seketika saat kecelakaan menghapus ingatan sang taipan. Adrian berubah menjadi monster kejam di bawah kendali Helena yang licik. Ia membunuh adikku, melumpuhkan kakiku, hingga merampas pita suaraku untuk diberikan pada Helena. Pengkhianatan ini mengubah cinta menjadi dendam membara. Aku memalsukan kematian dan siap menghancurkan kerajaannya. Saatnya sang monster membayar segalanya.
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Demi kesembuhan adiknya, Nadia terjun ke dalam rencana licik Satria, ibu dari konglomerat Reza Azhar. Ia diminta menjadi ibu pengganti bagi Reza dan istrinya yang tak kunjung memiliki anak. Namun, duka mendalam melanda saat adiknya meninggal, memicu Nadia untuk kabur membawa rahasia besar: ia tengah mengandung darah daging Reza. Kini, di tengah kejaran Satria dan kebenaran yang mulai terungkap, mampukah Nadia terus bersembunyi dari takdir dan intrik kekuasaan?
Sampul Novel Random Wife
9.7
Fabian Gabrilio, seorang atasan sukses yang dikenal sangat kikir, akhirnya merasa jenuh dengan kesendiriannya. Ia mendesak sekretaris pribadinya untuk segera mencarikan calon istri yang tepat bagi dirinya. Ancaman serius pun diberikan; jika sang sekretaris gagal menemukan pendamping hidup untuknya, maka Fabian tidak akan ragu untuk menikahi bawahannya tersebut. Kini, sang sekretaris terjebak dalam tuntutan konyol bosnya yang penuh tekanan.