APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua

Dari Abu: Kesempatan Kedua

Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Masa tenang" itu sama sekali tidak tenang. Itu adalah sebuah pengepungan.

Aira mengunci diri di kamarnya, tetapi Bima tak henti-hentinya berusaha. Dia berkemah di luar pintunya selama berjam-jam, suaranya menjadi gumaman rendah yang memohon.

"Aira, kumohon. Bicaralah padaku."

Dia mengirim hadiah. Karangan bunga lili, bunga favoritnya. Kotak-kotak cokelat mahal yang sudah tidak sanggup lagi dia makan. Sebuah buku puisi edisi pertama yang dia tahu Aira sukai. Setiap hadiah adalah kenangan yang dipilih dengan cermat, senjata yang dirancang untuk melunakkan tekadnya.

Pada hari ketiga, dia menyelipkan sebuah catatan di bawah pintunya.

*Aku tahu kamu marah. Kamu punya hak untuk itu. Tapi Clara... dia rapuh. Ibunya meninggal saat dia masih kecil, dan ayahmu selalu sibuk. Aku hanya merasa harus menjaganya. Dia sudah seperti adik bagiku. Hanya itu. Aku bersumpah.*

Aira membaca catatan itu dan merasakan simpul dingin rasa jijik di perutnya. Clara yang rapuh. Gadis yang tersenyum saat studio Aira terbakar.

*Ingat saat kita berumur sepuluh tahun?* bunyi catatan lain. *Kamu jatuh dari pohon mangga besar di halaman belakang rumahmu dan lenganmu patah. Aku menggendongmu sepanjang jalan pulang. Aku bilang padamu saat itu aku akan selalu melindungimu.*

Ya, dia ingat. Itu adalah kenangan yang indah, yang pernah dia hargai. Perasaan lengan kecil Bima yang penuh tekad di sekelilingnya, wajahnya bergaris-garis kotoran dan air mata saat dia berjanji tidak akan pernah membiarkan apa pun menyakitinya.

Kenangan itu nyata. Anak laki-laki yang membuat janji itu nyata.

Tapi dia sudah pergi. Dia telah digantikan oleh pria yang hanya berdiri dan melihatnya mati. Pria yang memilih perselingkuhannya daripada nyawanya.

Masa lalu adalah sumur yang indah dan beracun. Meminumnya sekarang hanya akan membunuhnya lagi.

Dia tahu sesuatu yang tidak Bima ketahui. Dalam kehidupan masa lalunya, hanya beberapa minggu setelah kebakaran, Clara mengumumkan kehamilannya. Anak itu adalah anak Bima. Kakak tiri yang "rapuh" itu telah mengandung ahli warisnya saat Bima masih bertunangan dengan Aira.

Pikiran itu membuat tangannya mengepal. Garis waktu itu terpatri di otaknya. Clara sedang hamil sekarang.

"Aira, aku mencintaimu," panggilnya dari balik pintu, suaranya sarat emosi. "Aku bersumpah demi hidupku, itu selalu kamu. Akan selalu kamu. Aku akan menghabiskan sisa hidupku untuk menebus ini padamu."

Kata-katanya adalah gema yang hampa. Dia akhirnya membuka pintu.

Bima berdiri di sana, wajah tampannya dihiasi kelelahan dan harapan. Dia memegang setangkai mawar putih yang sempurna. Simbol kesucian. Ironisnya begitu menyesakkan.

Dia tidak mengambil mawar itu. Sebaliknya, matanya beralih ke kerah kemeja Bima.

"Kau baru saja bersamanya," katanya, suaranya datar.

Bima tampak bingung. "Apa? Tidak, aku ada di sini."

"Kau berbau seperti dia," kata Aira, melangkah lebih dekat. Dia tidak perlu melakukannya. Aroma parfum melati Clara yang menyengat ada di sekujur tubuhnya. "Dan ada noda lipstik di kerahmu. Warnanya. 'Kelopak Mawar'."

Tangan Bima langsung menyentuh lehernya. Dia menggosok noda merah muda samar itu, wajahnya memerah karena rasa bersalah dan panik.

"Bukan... Dia hanya sedang kesal, aku menenangkannya..."

Aira hanya menatapnya, keheningannya lebih memberatkan daripada tuduhan apa pun.

Beberapa hari berikutnya, hadiah-hadiah menjadi lebih mewah. Sebuah gelang berlian. Sebuah mobil baru. Tiket ke Paris. Aira membiarkan semuanya tak tersentuh di lorong di luar kamarnya, sebuah monumen bagi upaya penyuapan Bima yang putus asa dan kikuk.

Akhirnya, dia membiarkannya masuk. Bima tampak lega, senyum penuh harapan menyentuh bibirnya.

Aira duduk di tepi tempat tidurnya, tangannya terlipat di pangkuannya. "Kau bilang kau akan menghabiskan sisa hidupmu untuk menebusnya padaku."

"Ya," kata Bima bersemangat, melangkah ke arahnya. "Apa saja, Aira. Aku akan melakukan apa saja."

"Apa saja?" ulangnya, suaranya lembut tapi dilapisi baja.

"Aku bersumpah."

Dia menatap lurus ke matanya. "Baiklah. Aku akan mempertimbangkan untuk tetap bertunangan denganmu. Dengan satu syarat."

Bima praktis terkulai lega. "Sebutkan. Apa pun itu."

"Aku ingin kau mengusir Clara," katanya.

Senyum Bima lenyap. "Apa?"

"Usir dia," ulang Aira, suaranya mengeras. "Ke negara lain. Aku ingin dia pergi. Aku tidak pernah mau melihatnya atau mendengar namanya lagi. Aku ingin kau memutuskan semua kontak dengannya. Blokir nomornya. Hapus dia dari hidupmu. Sepenuhnya."

Bima menatapnya, ekspresinya berubah menjadi tertekan. "Aira, aku tidak bisa melakukan itu. Dia... dia tidak punya siapa-siapa. Dia sangat rapuh. Ke mana dia akan pergi?"

Aira berdiri. "Begitu. Jadi janjimu 'apa saja' ada batasnya."

Dia berjalan menuju pintu. "Kalau begitu kita tidak punya apa-apa lagi untuk dibicarakan."

"Tunggu!" Bima meraih lengannya, cengkeramannya erat karena panik. "Oke! Oke, aku akan melakukannya."

Dia menatap matanya, matanya sendiri lebar dan tulus. "Aku akan mengusirnya. Aku janji. Aku bersumpah demi hidupku, Aira. Aku akan menyingkirkannya. Untukmu."

Dia menarik Aira ke dalam pelukannya, tetapi Aira tetap kaku dan dingin. Dia tidak mempercayainya. Tidak sedetik pun. Tapi dia sudah mendapatkan janji yang dia butuhkan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Masih Bocil, Om
9.5
Ulang tahun ke-18 yang seharusnya indah berubah menjadi kenyataan pahit bagi seorang gadis muda. Ia terpaksa menikah dengan David, pria dewasa yang asing baginya. Alih-alih romantis, interaksi mereka justru diwarnai perdebatan konyol soal kartu kredit versus uang tunai untuk membeli jajanan. Di tengah ketidakpastian masa depan pernikahannya, sosok Dinar muncul dan terang-terangan menanti status jandanya. Akankah ia menemukan bahagia atau justru terjebak sengsara?
Sampul Novel Gadis Penghibur Tuan CEO
8.5
Ajeng Kirei Aswari dijual ayahnya ke tempat prostitusi saat berusia 18 tahun. Selama sepuluh tahun, ia menjalin hubungan dengan Reynold Bill Timur, CEO sukses yang menjadi tumpuan hidupnya. Namun, keluarga Bill menentang status Ajeng dan menjodohkan Bill dengan wanita sederajat. Tak mampu menolak, Bill tetap membawa Ajeng ke dalam skandal di tengah pernikahannya. Mampukah Ajeng bertahan bersama Bill meski harus menyakiti perasaan wanita lain yang tak bersalah?
Sampul Novel Hamili saya, tuan !
8.3
Chereena Kayona Albern dikenal sebagai putri sempurna yang tumbuh dalam perlindungan ketat ayahnya, Bobby Albern, sejak sang ibu wafat. Meski dibesarkan dengan penuh kasih dan pengawasan berlebih, Chereena tumbuh menjadi gadis pintar yang sangat dicintai. Namun, sebuah keputusan mengejutkan muncul saat ia justru mendekati Chaiden Barnard. Mengapa Chereena nekat meminta pengusaha CEO asal Rusia itu untuk menghamilinya di luar dugaan semua orang?
Sampul Novel ISTRI KESAYANGAN PRESDIR
8.3
Pasca dikhianati suaminya, Jessica melarikan diri ke klub malam demi mencari pelampiasan. Namun, ia justru nyaris dilecehkan hingga harus meminta pertolongan pada seorang pria asing untuk membawanya pergi. Tanpa diduga, malam itu berakhir dengan keduanya berbagi ranjang yang sama. Akankah Jessica menyesali keputusan impulsifnya, atau justru ia akan terus terjerat dalam hubungan tak terduga dengan penyelamatnya? Simak kelanjutan kisah rumit mereka.
Sampul Novel Jerat Cinta Sang CEO
8.9
Terusir dari rumah oleh ayahnya sendiri membuat Emma Karina terdesak hingga akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino. Sebagai CEO penguasa bisnis di Pulau Bali, Ethan sangat protektif dan mengawasi setiap gerak-gerik Emma secara ketat. Namun, stabilitas hubungan mereka terancam saat Emma tidak sengaja mengungkap rahasia besar yang disembunyikan Ethan. Akankah ikatan mereka bertahan setelah kebenaran terungkap atau justru hancur selamanya?
Sampul Novel Patah Hati Terlalu Dalam
9.3
Livia Suryani adalah CEO sukses di balik merek skincare ternama. Namun, kehidupan sempurnanya hancur saat ia memergoki Adrian, tunangannya, berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Amara. Dalam kehancuran hati yang mendalam, Livia mencoba melarikan diri dari kenyataan di sebuah klub malam. Keesokan harinya, ia terbangun di samping pria asing yang sangat posesif. Di tengah pengkhianatan Adrian, Livia kini terjerat dalam misteri baru dengan pria yang tidak ia kenali tersebut.