APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dendam seorang Janda

Dendam seorang Janda

Pasca kehilangan suaminya dalam kecelakaan tragis, Mutia justru difitnah oleh keluarga mendiang suaminya atas tuduhan menggoda pria beristri. Ia pun diusir hingga mengalami insiden fatal yang menghancurkan wajahnya. Setelah menjalani operasi rekonstruksi total, Mutia bangkit dengan identitas baru. Kini, ia bertekad mengejar keadilan dan membalas dendam kepada semua pihak yang telah menghancurkan hidupnya. Ikuti perjuangan berani Mutia menuntut balas.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mutia berjalan menuju pintu, Mutia mengetuk pintu rumah Ibunya.

Tok tok tok

    Terdengar langkah kaki seseorang dari dalam rumah. Pintu terbuka lebar, Kakak Mutia berdiri mematung.

“Siapa kamu?” tanya Mira kakak Mutia bengong.

“Aku Mutia kak, adik kakak,” kata Mutia.

    Mira mengucek matanya,”Kamu bukan Mutia, Mutia tidak seperti ini wajahnya.” kata Mira ragu bahwa yang dihadapan dia adalah adiknya yang lugu. Wajahnya berubah, penampilan juga berubah.

“Biarkan aku masuk kak, nanti aku ceritakan.” kata Mutia.

   Mira mempersilahkan Mutia masuk, “Siapa yang meninggal, Kak?” tanya Mutia penasaran.

  Bukannya menjawab pertanyaan Mutia, Mira malah menangis tersedu-sedu. Seketika seisi rumah terbangun mendengar Suara tangis Mira.

“Siapa kamu?” tanya Budi suami Mira.

“Aku Mutia mas, adik kak Mira.” jawab Mutia.

   Budi pun sama tidak percaya dengan apa yang dia lihat begitu juga keponakan Mutia tidak ada yang percaya bahwa wanita yang ada didepan matanya adalah Mutia.

“Siapa yang meninggal? Ibu mana kak?” tanya Mutia menggoyang-goyang tubuh Mira.

“Ibu, Ibu sudah tiada Mutia.” jawab Mira terisak.

   Seketika tubuh Mutia lemas, dia terjatuh kelantai.

“Ibu maafkan Mutia, Mutia tidak dapat melihat Ibu untuk yang terakhir kalinya.” kata Mutia terisak.

“Kenapa kamu tidak bisa dihubungi ,Dek?” tanya Mira.

“Ceritanya panjang sekali kak, aku diusir dari rumah almarhum suami ku atas tuduhan menggoda suami orang. Warga dan keluarga suamiku semua mengusir aku, aku lalu pergi tanpa tujuan naasnya aku tertabrak mobil dan akibat kecelakaan itu wajahku hancur. Orang yang menabrakku menanggung semua biaya rumah sakit termasuk biaya operasi wajah ke Singapura yang aku lakukan sebulan yang lalu.” Kata Mutia.

“keluarga suamimu memang kejam Mutia, sebelum Ibu meninggal mertua dan Ipar kamu datang kemari. Istilahnya dia mengembalikan kami ke Ibu lagi. Tapi tidak hanya itu dia mencaci maki kamu dan keluarga kita yang miskin ini. Terjadilah pertengkaran antara kakak dan Ibu mertua kamu. Setelah kepergian Mereka Ibu tiba-tiba Pingsan dan ternyata ibu terkenal serangan jantung. Hingga akhirnya kemarin Ibu menghembuskan nafas terakhirnya.” jelas Mira sambil mengusap air matanya.

“Mutia janji kak, akan membalaskan sakit hati Ibu. Dengan wajahku yang sekarang ini pasti mereka tidak akan tahu jika aku adalah Mutia. Kakak sekeluarga tolong sembunyikan rahasia ini, kalau ditanya aku siapa? Bilang saja aku temannya Mutia. Namaku Tia, aku sekarang tinggal ditempat Bu Salma dan Pak Samsul orang yang menabrak ku waktu itu.” Kata Mutia.

“Baik dek, kakak sekeluarga akan merahasiakan semuanya.” jawab Mira.

    Budi pun mengangguk tanda setuju begitu juga keponakan Mutia, yaitu Sabrina.

   Mutia menyuruh pak Supir tidur didipan yang ada diruang tamu. Mutia masuk kedalam kamar Ibunya dan istirahat disana.

    Paginya Mutia menyuruh Pak supir kembali kerumah Bu Salma. Dan minta di jemput setelah 7 hari kepergian Ibunya. Bu Salma menelfon Mutia, “Tia gimana disana? Ada kabar apa?” tanya Bu Salma.

“Ibu sudah tiada Ma, dia ninggalin Mutia. Ibu kena serangan jantung setelah kedatangan mantan mertua dan Ipar ku.” kata Mutia.

“Sabar ya sayang, Mama tahu kamu pasti berat kehilangan Ibu mu. Tapi kamu harus kuat demi Ibumu.” Kata Bu Salma.

“Ma, aku menyuruh Pak supir pulang kesana biar nanti aku dijemput setelah 7 harinya Ibu.” kata Mutia.

“Iya nggak apa-apa, disana saja dulu sampai kamu benar-benar siap untuk memulai hidupmu yang baru.” jawab Bu Salma.

“Sudah dulu ya Ma, titip salam buat Papa.” Kata Mutia mematikan saluran telfonnya.

Mutia menyusul Mira yang sedang duduk didepan ruang bersama para tetangga.

“Mira, dia siapa kok cantik sekali?” tanya tetangga Mutia.

“Dia Tia Bu, temannya Mutia,” jawab Mira.

“Kabar Mutia sekarang gimana Mir, kasihan dia kalau harus hidup sendiri di desa orang. Suruh pulang kesini saja Mir.” Kata tetangga Mutia.

“Kabarnya Mutia baik-baik saja Bu, tapi tadi sempat terpukul waktu tahu Ibunya sudah tiada.” Kata Mutia berpura-pura.

“Harusnya kamu ajak dia pulang saja mbak, biar dia tinggal disini saja.” Kata Tetangga Mutia.

“Mutia sekarang sibuk Bu, tidak bisa kesini. Dia sekarang orang yang sukses jadi sibuk.” Jawab Mutia.

“Sudahlah Bu, biarkan saja Mutia pada keputusan dia sendiri. Biar dia kerja keras dan sukses buat kami tidak dihina lagi Bu.” kata Mira.

Tetangga Mutia hanya menganggukkan kepala,” Mbak Tia kok cantik sekali, bedaknya apa mbak?” tanya tetangga Mutia.

“Nggak pakai bedak apa-apa Bu,” kata Mutia.

    Semua yang melihat Tia tidak ada yang tahu bahwa Tia adalah Mutia. Banyak orang penasaran dengan penampilan Tia yang sangat cantik dan putih. Beberapa Ibu-ibu Iri melihat kecantikan Mutia, ada yang bicara terang-terangan bahwa dia kagum terhadap Tia.

“Kak, tidak rasa yang tahu kan kalau aku adalah Mutia.” Kata Mutia ketika Meraka hanya berdua.

“Dek, Kakak tidak punya uang untuk biaya meninggalnya Ibu.” kata Mira tertunduk.

“Uang kami habis buat biaya pemakaman Ibu.” tambah Mira.

“Tenang kak, Mutia punya uangnya kok.” Kata Mutia.

    Mutia memberikan uang pada Mira untuk biaya kematian Ibunya.

“Kita tidak akan hidup miskin lagi, kak.” Kata Mutia tersenyum.

“Buktikan dek, Kakak akan selalu mendukungmu.” Jawab Mira.

“ Mutia janji kak, mereka akan merasakan apa yang kita rasakan kak.” Kata Mutia.

“Kakak bangga sama kamu Tia, kakak sayang sama kamu.” Jawab Mira.

    Mira dan Mutia saling berpelukan, mereka kini hanya berdua. 

“Jadilah wanita yang kuat dan berani dek.” Kata  Mira melepaskan pelukannya.

“Pasti itu kak, cukup sekali ini kita dihina oleh orang lain.” Jawab Mutia.

Mutia senang sekali mempunyai kakak yang baik dan penyayang seperti Mira.

“Akan aku balas perbuatan mereka.” Kata Mutia dalam hati.

    Mutia terlanjur menyimpan dendam pada keluarga mantan suaminya itu, dia tidak ingin harga diri keluarga dia diinjak-injak lagi. Sudah cukup penderitaan yang dia alami selama ini, setelah kepergian Suaminya. Rumah yang diberikan sang suami kini ditempati oleh Iparnya yang licik dan kejam itu.

“Tia ada yang ingin bertemu dengan kamu.” kata Budi mendekati Tia dan Mira.

“Siapa mas? Saya kan tidak ada kenalan disini?”  tanya Tia.

“Mas, tidak tahu tapi orangnya ramah sekali.” kata Budi.

    Mutia sangat penasaran dengan siapa yang datang menemui dia, selama dia dirumah Ibunya tidak ada yang mengenal dia. Terlihat seorang Pria sedang berdiri menunggu dirinya, Mutia sama sekali tak mengenali pria tersebut. Dan ketika pria itu berbalik arah menghadap Mutia, betapa terkejutnya dia melihat pria itu. Pria itu menatap Mutia dengan tatapan aneh, dia mendekati Mutia.

“Siapa kamu?” tanya Mutia.

    Pria tersebut tidak menjawab malah dia tersenyum pada Mutia. Mutia ingin tahu apa maksud keinginan pria tersebut.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dokter Iblis Yang Tak Tertandingi
9.4
Pasca kematian gurunya, Zhao Erhu menerima wasiat terakhir yang sangat mengejutkan. Ia diperintahkan turun gunung untuk menemui tujuh kakak perempuan seperguruannya. Tugasnya bukan sekadar mencari mereka, melainkan harus meniduri ketujuh wanita tersebut. Instruksi aneh ini membuat semua orang tercengang, namun sang guru menegaskan bahwa ini adalah misi penyelamatan nyawa. Tanpa melakukan hubungan intim itu, nyawa kakak-kakaknya akan berada dalam bahaya besar.
Sampul Novel Dunia Pelita
9.8
Pelita adalah model tangguh dari keluarga retak yang sangat menjaga kehormatannya. Namun, sebuah insiden tragis merenggut kesuciannya dan menyeretnya ke dalam kehidupan Adhim, pemimpin geng motor sekaligus putra kiai. Meski Adhim berniat menebus dosa dengan pernikahan, Pelita bimbang karena ia tak pernah berencana menjalin hubungan. Perbedaan latar belakang yang kontras menjadi ujian berat. Mampukah cinta tumbuh di tengah konflik dan masa lalu yang kelam?
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 3
9.5
Pasca bersua orang tuanya, Permana Brata mengabdikan diri demi memulihkan kesehatan Ki Sasmaya. Pemilik Pedang Kebenaran Sejati ini bertekad membalas jasa sang guru. Namun, tantangan besar muncul saat gerombolan Musto Ireng menebar teror melalui aksi perampokan serta penculikan. Demi mencegah kehancuran dunia persilatan dari cengkeraman pemberontak yang kejam tersebut, Permana pun bergerak cepat untuk menumpas segala kekacauan yang sedang melanda.
Sampul Novel PENDEKAR Sabda JAGAD
8.4
Jalu Sajiwo, seorang yatim piatu, memulai pengembaraan demi menuntut keadilan bagi keluarganya. Dahulu, Sekte Rajawali Emas sangat perkasa sebelum fitnah keji dari rival-rivalnya menghancurkan kejayaan mereka. Di masa kepemimpinan Ki Respati, ayah Jalu, sekte ini terus ditindas dan dihina. Kini, Jalu harus berjuang di tengah intrik, pengkhianatan, dan duel maut untuk membersihkan nama baik sekte serta membawa Rajawali Emas kembali ke puncak tertinggi dunia persilatan.
Sampul Novel Perebutan Hati Kekuasaan
9.5
Upaya Aeliana melarikan diri dari cengkeraman Lord Zorian Valen selalu berujung kegagalan. Meski sang mafia dikenal kejam, pesona Zorian tetap memikat hati Aeliana sejak kecil. Namun, situasi menjadi rumit saat kakak tirinya, Orion Valen, kembali dan memicu perebutan kekuasaan. Terjebak dalam intrik keluarga, Aeliana dipaksa melayani Orion hingga terjerat hubungan gelap yang tak terduga. Kini ia terjepit di antara cinta lama dan ambisi pria yang ingin memilikinya.
Sampul Novel Purba Mahkota
8.2
Tujuh putri bersaudara yang dulu hidup rukun kini terjebak dalam konflik berdarah demi memperebutkan takhta Putri Purba. Kekacauan memuncak saat mahkota justru jatuh ke tangan Purbasari, putri yang tidak pernah menginginkan kekuasaan. Purbararang, sang kakak tertua yang ambisius, harus menelan kepahitan di balik jeruji besi. Di tengah kekalahan yang menyakitkan, ia meratapi kasih sayangnya yang tulus kepada adiknya sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya.