APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dendamnya, Cinta Abadinya

Dendamnya, Cinta Abadinya

Darma Wijoyo dan Jihan Prameswari menguras harta keluargaku serta menghancurkan karierku lewat jebakan kejam. Demi pengobatan ibu, aku terpaksa menuruti ancaman Darma untuk mengakui kesalahan yang tak kuperbuat. Ternyata, janji manis bosku itu palsu; aku hanya dianggap alat tak berharga. Kini, di tengah puing kehancuran dan pengkhianatan pahit, aku bangkit. Rasa sakit ini berubah menjadi tekad membara untuk membalas dendam pada mereka yang telah merenggut segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keesokan paginya, sebuah email datang. Itu adalah pemberitahuan resmi dari dewan pengawas keuangan. Lisensiku telah dicabut. Karierku secara resmi berakhir.

Aku pergi ke kantor untuk mengemasi barang-barang pribadiku. Kantor itu seperti kota hantu, namaku sudah dihapus dari pintu. Aku melihat buku-buku catatanku, penuh dengan riset, analisis, dan strategi bertahun-tahun. Itu adalah bukti kehidupan yang tidak lagi kumiliki. Itu juga asetku yang paling berharga. Aku mengemasnya dengan hati-hati.

Saat aku berjalan keluar dari gedung, kerumunan orang menungguku. Mereka adalah investor, orang-orang yang kehilangan uang mereka dalam skandal itu.

"Itu dia! Si penipu!" teriak seorang pria.

"Kau menghancurkan kami!" jerit seorang wanita, wajahnya berkerut karena marah.

Mereka mengerumuniku, kemarahan mereka menjadi kekuatan fisik. Seseorang melemparkan roti lapis setengah dimakan yang berceceran di mantelku. Yang lain melemparkan kaleng soda yang penyok yang mengenai dahiku, rasa sakit yang tajam. Aku adalah aib, seorang penjahat di mata mereka.

Lalu aku melihatnya. Darma. Dia berdiri di seberang jalan bersama Jihan, menyaksikan tontonan itu. Dia bersandar di mobilnya, tampak sangat tenang, hampir agung. Jihan bergelayut di lengannya, gambaran kepolosan yang rapuh.

"Bukan aku!" aku mencoba berteriak di atas deru kerumunan, tetapi suaraku hilang.

Seseorang mengangkat sebuah koran. Judul utamanya berteriak: "Analis Firma Wijoyo, Anya Lestari, Satu-satunya yang Bertanggung Jawab atas Runtuhnya Pasar." Artikel itu merinci "pengakuanku" dan menggambarkanku sebagai pedagang nakal yang tidak kompeten. Tidak ada penyebutan Jihan Prameswari. Mereka telah menghapusnya dari cerita sepenuhnya.

Mata kami bertemu di seberang jalan. Pertukaran diam yang membakar. Aku tidak melihat rasa bersalah di matanya, tidak ada belas kasihan. Hanya finalitas yang dingin dan terpisah. Dia telah menang.

Dia berbalik, membuka pintu mobil untuk Jihan, dan mereka pergi, meninggalkanku pada serigala.

Kerumunan menekan lagi. Sebuah siku mengenai tulang rusukku, dan aku jatuh berlutut di trotoar yang kotor. Melalui hutan kaki yang marah, aku menyaksikan mobil hitamnya menghilang di tikungan.

Di dalam mobil, Jihan menatap Darma dengan simpati pura-pura. "Kasihan Anya. Dia pasti sangat malu."

Darma bahkan tidak menatapnya. "Dia yang cari gara-gara. Inilah yang terjadi jika kamu lupa tempatmu."

Kata-katanya, meskipun aku tidak bisa mendengarnya, menggantung di udara seperti ramalan. Dia percaya aku bukan apa-apa tanpanya. Bahwa posisiku dalam hidup ditentukan oleh kehendaknya. Rasa sakitku adalah konsekuensi yang perlu dari posisiku.

Aku terbaring di tanah, air mata bercampur dengan kotoran di wajahku. Teriakan marah kerumunan menghujaniku seperti pukulan. Aku mulai tertawa lagi, suara patah dan gila yang sama.

Aku ingat suatu kali aku terkena sayatan kertas, dan dia meributkanku selama satu jam, bertingkah seolah itu adalah cedera besar. "Anya-ku yang brilian tidak boleh terluka," rengeknya, mencium jariku. Dia pernah berjanji untuk membangun benteng di sekelilingku, untuk melindungiku dari dunia. Sekarang, dialah yang telah mendorongku ke dalam api.

Pria yang pernah paling mencintaiku sekarang paling membenciku. Atau lebih buruk lagi, dia tidak merasakan apa-apa sama sekali.

Tawaku menjadi histeris, tubuhku bergetar karena campuran duka dan kegilaan. Kerumunan, mungkin mengira aku akhirnya gila, mulai mundur. Para penjaga keamanan dari gedung akhirnya tiba, membentuk lingkaran longgar di sekelilingku.

"Bu, apakah Anda butuh bantuan?" salah satu dari mereka bertanya, suaranya hati-hati.

Aku mendorong diriku, menggelengkan kepala. Aku tidak butuh bantuan mereka. Aku tidak butuh bantuan siapa pun.

Aku berjalan pergi, setiap langkah menjadi bukti tekadku. Aku langsung pergi ke rumah sakit. Aku mengumpulkan semua barang ibuku dan menandatangani surat keluar.

Saat para perawat membantuku memindahkannya ke van transportasi yang menunggu, aku mengirim satu pesan teks ke Fandi.

"Sudah waktunya. Rencananya berjalan."

Aku menatap ibuku, matanya berkedip terbuka. Aku meremas tangannya.

"Kita akan pulang, Bu," kataku, sebuah janji masa depan yang tidak akan pernah bisa disentuhnya.

Tepat saat pintu van akan ditutup, mobil Darma berhenti mendadak di belakang kami. Dia melompat keluar, wajahnya topeng kemarahan.

"Anya! Kamu pikir mau ke mana?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas dendam sang pewaris yang tak bertopeng
8.1
Saat tiba di bar miliknya, sang pemilik terkejut mengetahui Lucas, kekasihnya yang mengaku bangkrut, memesan ruang mewah. Lewat kamera pengawas, terungkap Lucas hanya menjadikannya bahan taruhan dan memanfaatkannya demi uang. Lucas bahkan menghina dirinya miskin di depan wanita lain. Merasa dikhianati, sang pewaris asli ini akhirnya mengungkap identitas aslinya. Ia mempermalukan Lucas yang berlutut dengan tumpukan uang sebagai pembalasan yang setimpal.
Sampul Novel Berlian yang Tersamarkan
9.3
Dahulu pewaris manja, Evelyn jatuh miskin setelah dijebak putri asli dan diusir orang tua angkatnya. Namun, ia bangkit dengan mengungkap identitas rahasianya sebagai peretas, desainer, dan dokter jenius. Saat orang tua angkatnya menuntut hartanya, Evelyn menolak dengan tegas. Ia pun mencemooh mantan tunangannya yang memohon kembali. Di tengah kemenangannya, seorang pria berkuasa datang melamar, menawarkan masa depan baru yang tak terduga bagi sang berlian.
Sampul Novel Ceo suamiku (season 2)
9.7
Hidup Tasya mendadak berubah menjadi penuh gangguan sejak kehadiran Revan dalam kesehariannya. Sebagai CEO baru yang mengambil alih takhta kepemimpinan perusahaan dari sang ayah, Revan kerap bertindak menyebalkan dan mengusik ketenangan Tasya secara konstan. Hubungan profesional antara atasan dan bawahan ini pun diwarnai dengan berbagai momen menjengkelkan yang membuat Tasya sulit bernapas lega karena ulah bosnya yang terus mengejar dan mengganggunya.
Sampul Novel Cintaku Tersesat di CEO Gila
9.5
Ziana Hauwel terjebak dalam obsesi mendalam Andreas Johnson, seorang CEO yang bersumpah tidak akan pernah melepaskannya. Meski merasa tertekan oleh cinta yang posesif, Zia tak mampu membohongi tubuh dan hatinya yang haus akan sentuhan pria itu. Di tengah kegilaan sang miliarder, Zia bergelut dengan batinnya yang perlahan mulai luluh. Akankah hubungan penuh gairah ini berakhir dengan kebahagiaan sejati atau justru kehancuran? Simak kisah romansa dewasa yang intens ini.
Sampul Novel Dari Pembantu Menjadi Ratu
8.2
Dengan tangan gemetar dan mata terpejam, Scarlett mencoba meraih celana yang dikenakan Ethan. Namun, suasana seketika pecah saat Scarlett berteriak kaget karena tak sengaja menyentuh sesuatu yang terasa sangat keras. Ethan pun tersentak mendengar jeritan nyaring yang memekakkan telinga tersebut. Dengan wajah yang merona merah karena malu sekaligus dilingkupi rasa takut, Scarlett menunjuk ke arah benda itu untuk menjelaskan penyebab kepanikannya yang tiba-tiba.
Sampul Novel DIBUANG MANTAN TUNANGAN, DICINTAI MANTAN AYAH MERTUA
8.6
Reza berniat menepati janji pada sahabatnya dengan menjodohkan putranya, Krisna, dengan Vivi. Namun, Krisna justru mengkhianati Vivi dengan melamar wanita lain di hari ulang tahun gadis itu. Demi melindungi Vivi dan membalaskan rasa sakit hatinya, Reza mengambil langkah drastis yang mengejutkan seluruh keluarga. Ia melamar Vivi, mantan calon menantunya sendiri, agar wanita itu bisa merebut kembali martabat serta hak yang seharusnya ia miliki selama ini.