APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Jual Suamiku

Di Jual Suamiku

Apa yang akan Anda lakukan saat mahligai rumah tangga yang selama ini menjadi impian indah justru berubah menjadi kenyataan yang sangat rumit? Kisah ini mengikuti perjalanan emosional seorang wanita yang harus menghadapi lika-liku kehidupan pernikahan yang tak terduga. Alih-alih menemukan kebahagiaan sejati, ia justru terjebak dalam situasi pelik yang menguji kesabaran serta kesetiaannya sebagai seorang istri dalam menghadapi badai konflik.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kenapa?"

"Yah, kali aja bosan hidup jadi orang miskin teruskan? Lagian pekerjaan ini sangat menguntungkan dan bikin kamu keenakan juga! Aku jamin kamu ngak akan rugi."

Aku tersenyum lalu menjawab. "Kerja apa emang bang?"

Bang Awan, kini menatapku. "Kita omongin nanti pas mau tidur, sekarang lebih baik adek masak dulu! Perut abang udah keroncongan dari tadi."

"Ya udah bang, aku ke dapur dulu." Pamitku pelan, sebenarnya Aku masih penasaran akan pekerjaan yang bang Awan tawarkan dan jika memang pekerjaan itu bisa menghasilkan uang yang banyak, tentu saja Aku senang. 

Tapi, kenapa dia hanya menyuruhku? Apa bukan dia saja yang bekerja. Oke, Aku tak perlu ragu. Aku yakin bang Awan pasti memberikan pekerjaan yang baik untukku. 

Sesampainya di dapur, aku mulai mengolah bahan yang tadi ku bawa dari warung Bu Siti. Tak sampai satu jam menu telur kecap sudah jadi dan segera ku panggil bang Awan untuk menikmati menu sarapan yang ku buat, tentu saja rasa sakitku tadi sudah agak mendingan. 

"Bang, habis sarapan ini. Aku mau kerumah Bu Siti lagi." Ucapku di tengah-tengah sarapan yang sedang kami santap. 

"Mau apa?" Tanyanya sambil menyendokkan nasi kedalam mulutnya. 

"Ada keperluan sedikit bang."

"Ngak usah lama-lama."

"Oke."

Satu jam kemudian. 

Kami berdua sudah selesai makan dan tentu saja bekas piring yang kotor sudah kucuci, aku langsung pamit kerumah Bu Siti. Ku samperin Bu Siti yang masih duduk antusias di warungnya. 

"Asti, sini. Kamu bilang tadi mau bayar hutang dan ibu punya pekerjaan buat kamu."

"Iya Bu. Kerja apa bu."

"Sini." Lambaiannya padaku. Aku menurut saja, lalu bu Siti perlahan mendekat dan membisikkan sesuatu di telingaku. 

"Tapi bu."

Aku ingin menolak dengan pekerjaan yang Bu Siti tawarkan tapi aku seakan tak kuasa, Aku sudah kadung janji tadi. Akhirnya ku setujui saja permintaan dari Bu Siti. 

"Kalau kamu ngak keberatan, ibu akan antar kamu masuk kedalam." Kata Bu Siti lagi. 

Sejenak Aku terdiam, tapi pada akhirnya aku mengangguk saja.

"Ini kamarnya." Ujar Bu Siti segera. 

Sambil membuka pintu kamar tersebut, ku lihat keadaannya, ini adalah sebuah kamar besar yang mewah. Dan disitu ada sesosok tubuh pria yang tengah terbaring tanpa daya. 

'Ya Tuhan siapa dia? Dia sedang tidur apa jangan-jangan sosok pria itu adalah mayat? Tuhan, tolong hamba, tidak mungkin bu Siti otaknya tidak waras karena menyimpan mayat di dalam kamar.' batinku takut. Aku ingin protes, tapi bibirku serasa mengelu. 

"Nanti ibu tambah upahnya." Bu Siti terus menatapku penuh harap. Mungkin dia pikir jangan sampai aku menolak, apalagi sekarang kan aku lagi butuh uang. 

"Maaf bu sebelum saya benar-benar menyetujui pekerjaan yang ibu tawarkan saya ingin mengajukan pertanyaan terlebih dahulu, bolehkan bu?" Tanyaku pelan. 

Wanita disampingku hanya mengangguk. 

"Siapa dia bu?" Tanyaku lagi. 

Bu Siti malah tersenyum, dan tentu saja Aku keheranan.

"Dia adalah Gala anak ibu yang sudah dua tahun koma."

"Ma-maksud ibu?"

"Kalau ibu ceritain akan panjang ceritanya jadi lebih baik kamu tinggal bilang mau atau enggak, karena satu hari yang lalu orang yang bekerja memandikan Gala pulang kampung jadi ya ibu agak kerepotan juga. Ngak ada yang jagain warung." Jelas Bu Siti panjang lebar. 

Aku benar-benar ngak tahu kalau bu Siti ternyata punya anak yang sedang koma di kamarnya. Yang kutahu hanya suami Bu Siti yang katanya kerja ngak pulang-pulang, begitulah kata tetangga dikontrakanku. 

"Bukannya saya menolak sih bu tapi saya ini bukan isteri anak ibu lagian kalau bang Awan tahu, dia bakalan marah sama saya bu."

"Ibu mohon Asti, sekali ini saja dan seterusnya ibu ngak akan suruh kamu lagi tapi hari ini ibu benar-benar sibuk." Mohon bu Siti pelan sembari mengambil jari tanganku untuk dia genggam. 

"Kalau cuma sepuluh ribu saya akan bayar saja bu, jadi saya ngak perlu nebusnya dengan bekerja memandikan anak ibu yang koma itu."

"Iya kamu betul Asti, uang sepuluh ribu itu jumlahnya kecil dan ngak ada apa-apanya tapi ibu janji akan bayar kamu satu juta untuk sekali memandikan."

Aku diam sejenak. 'Apa? Satu juta? Apa aku ngak salah dengar? Tentu saja itu upah yang gede, cuma kerja mandiin orang yang lagi sakit.' batinku seakan tak percaya. 

"Maaf bu saya ngak bisa." Tolakku pelan dan aku ingin segera pergi dari kamarnya. 

Bu Siti tak bergeming, dia hanya berdiri terpaku menatap kepergianku. Sepulang dari rumah Bu Siti pikiranku jadi tak karuan, ada rasa sedikit bersalah karena menolak pekerjaan yang beliau tawari. Tapi tidak mungkin juga Aku bisa menerima dengan mudahnya lagian uang sepuluh ribu aku masih sanggup membayarnya. 

"Adek ada keperluan apa ke warung Bu Siti?" Tanya Bang Awan tiba-tiba. 

Aku terkejut karena saat ini pikiranku sedang melayang kemana-mana. 

"Kenapa? Kok diam saja." Celetuk Bang Awan lagi. 

"Eh, Abang tanya apa tadi? Bisa diulang ngak?" Tanyaku setengah linglung. 

"Susah ya punya isteri yang pura-pura tuli!"

"Aku ngak pura-pura tuli bang emang kenyataannya Aku ngak denger!"

Bantah ku yang tak terima karena dikatakan pura-pura tuli. 

"Sudahlah ngak perlu dibahas! Lagian aku merasa ngak begitu penasaran sama semua hal yang kamu lakuin."

Aku tak menjawab tapi dari nada bicaranya bang Awan sepertinya kesal padaku. 

"Beliin rokok!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menantu, Bukan Pembantu
9.2
Fera berhasil dipersunting Reza, pria dari keluarga terpandang, karena kekuatan cinta mereka yang begitu besar. Namun, kebahagiaan pernikahan itu segera sirna saat realitas pahit mulai menghantam Fera. Kehidupannya berubah total dan ia harus menghadapi tekanan berat dari keluarga sang suami. Mampukah Fera bertahan menjalani perannya sebagai menantu di tengah cobaan yang terus menguji ketabahannya, ataukah ia akan menyerah pada nasib barunya tersebut?
Sampul Novel Dendam dan Hasrat Liar
9.5
Alyssa Hartanto bertekad membalas dendam pada Damian Valente, pengusaha yang menghancurkan keluarga dan bisnis orang tuanya. Dengan identitas samaran, ia menyusup ke kediaman Damian sebagai asisten pribadi demi menjalankan misi penghancuran. Namun, rencana Alyssa goyah saat kebencian mendalam tersebut perlahan berubah menjadi gairah yang tak terduga. Kini, ia terjebak dalam dilema antara menuntaskan dendam masa lalu atau menyerah pada cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Gadis Barbar dan Cowok Cupu
9.3
Seorang putri bos mafia yang menawan terbiasa menjalani hidup bebas tanpa kekangan aturan siapa pun. Di sekolah, ia justru menaruh hati pada teman sebangkunya sendiri. Pemuda tersebut dikenal sebagai sosok yang sangat culun dan sering kali menjadi sasaran perundungan siswa lain. Meski kepribadian mereka sangat kontras, sang gadis barbar tetap terpikat pada cowok cupu tersebut di tengah kerasnya lingkungan kehidupan dunia bawah dan sekolahnya.
Sampul Novel Gairah Liar Atasanku
9.1
Renata terpaksa menyerahkan kehormatannya kepada Dion, sang atasan, demi membiayai pengobatan suaminya. Meski awalnya hanya untuk satu malam, Dion menuntut lebih karena nilai uang satu miliar yang besar. Intensitas pertemuan mereka justru menumbuhkan benih cinta terlarang di antara keduanya. Di sisi lain, Vera dan Andika harus menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui pasangan masing-masing telah mengkhianati komitmen pernikahan mereka demi gairah ini.
Sampul Novel Godaan Mantan Istri
8.2
Anne terikat kontrak untuk menikahi Kevin dan memberikan ahli waris dalam setahun demi melindungi miliknya. Namun, penghinaan Kevin membuatnya lelah bertahan. Saat kecelakaan tragis menimpa Kevin, Anne berkorban demi menyelamatkannya lalu menghilang dari dunia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat anak mereka telah tumbuh besar. Kini Anne kembali bukan untuk mengejar cinta Kevin lagi, melainkan demi memperjuangkan hak dan masa depan putra tercintanya.
Sampul Novel He's Danger
9.6
Cinta pertama tak selalu indah, bagi Julia, perkenalannya dengan Jacob di Instagram justru membawa petaka. Hubungan ini penuh kekerasan, paksaan, dan pengkhianatan yang melukai batinnya. Meski disakiti berulang kali, Julia sulit melepaskan diri dari pesona Jacob. Kehadiran pemuda itu perlahan mengungkap teka-teki gelap dalam hidup Julia yang semula tenang. Terjebak antara rasa cinta dan dendam, Julia menghadapi misteri yang menuntut untuk diselesaikan hingga akhir.