APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dicerai suami karena mandul

Dicerai suami karena mandul

Safina ingin merayakan hari jadi pernikahan mereka dengan memberi kado spesial bagi Reza. Namun, rencana indah itu hancur saat ia memergoki sang suami sedang berselingkuh di rumah mereka. Tanpa rasa penyesalan, Reza justru memilih untuk mengakhiri rumah tangga mereka. Ia menceraikan Safina dengan alasan dingin bahwa istrinya mandul dan tidak bisa memberikan anak. Kini, Safina harus menghadapi kenyataan pahit atas pengkhianatan yang sangat kejam tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah vonis pengadilan diketuk, Safina akhirnya bisa menarik napas lega meskipun hati dan pikirannya masih terombang-ambing. Kemenangan dalam perceraian ini bukanlah sesuatu yang bisa dirayakan dengan gembira. Rasanya seperti memenangkan perang, tetapi kehilangan sebagian besar dirinya di medan pertempuran.

Rumah yang dulunya menjadi tempat penuh kenangan bersama Reza kini menjadi miliknya. Tapi Safina tahu, ia tidak akan pernah merasa nyaman tinggal di sana lagi. Setiap sudutnya mengingatkannya pada kebohongan, pengkhianatan, dan rasa sakit yang ia alami.

Hari Pertama Tanpa Beban

Pagi itu, Safina mulai membereskan rumahnya. Semua barang yang mengingatkannya pada Reza ia kumpulkan di dalam beberapa kotak besar. Foto pernikahan, hadiah ulang tahun dari Reza, dan bahkan beberapa pakaian yang masih tertinggal. Ia berniat menyumbangkan atau menjualnya, apa pun asalkan barang-barang itu tidak lagi ada di sekitarnya.

Saat tengah memindahkan sebuah kotak besar ke ruang tamu, teleponnya berbunyi. Nama Raka tertera di layar.

"Safina, apa kabar? Sudah lega sekarang?" tanya Raka dengan nada ceria.

"Ya, lega. Tapi rasanya juga kosong," jawab Safina, mencoba tersenyum meskipun Raka tak bisa melihatnya.

"Kalau begitu, kita harus merayakan ini. Aku akan jemput kamu malam ini. Kita makan malam di luar," ujar Raka tanpa menunggu jawaban.

Safina tertawa kecil. "Kamu memang tidak pernah berubah. Oke, aku akan siap-siap."

Kenangan yang Menghantui

Malam itu, Safina berdiri di depan cermin, mengenakan gaun hitam sederhana yang sudah lama tidak ia pakai. Saat melihat pantulan dirinya, ia merasa asing. Wanita yang berdiri di depannya tampak kuat dan anggun, tetapi Safina tahu, di dalam hatinya ia masih rapuh.

Pikiran tentang Reza dan Dita terus menghantui. Bagaimana Reza bisa begitu cepat melupakan cinta mereka? Bagaimana ia bisa dengan mudah meninggalkan Safina setelah semua yang mereka lewati bersama?

Bel pintu berbunyi, mengusir lamunannya. Ia membuka pintu dan mendapati Raka berdiri di sana, mengenakan jas kasual dengan senyum lebarnya yang menenangkan.

"Kamu cantik sekali malam ini," kata Raka, matanya menatap Safina dengan kagum.

"Terima kasih. Kamu juga terlihat bagus," jawab Safina, berusaha menyembunyikan kegugupannya.

Langkah Baru

Makan malam bersama Raka terasa seperti angin segar bagi Safina. Ia bisa tertawa, berbicara tentang hal-hal yang menyenangkan, dan untuk sementara waktu melupakan rasa sakit yang ia alami.

"Sebenarnya, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu," kata Raka sambil meletakkan garpunya.

Safina menatapnya dengan bingung. "Apa itu?"

"Aku tahu ini bukan waktu yang tepat, tapi aku ingin kamu tahu... aku selalu ada untukmu, Safina. Bukan hanya sebagai teman, tapi juga seseorang yang peduli lebih dari itu."

Ucapan Raka membuat Safina terdiam. Ia tidak tahu bagaimana harus merespons. Di satu sisi, ia merasa tersanjung, tetapi di sisi lain, hatinya masih terluka.

"Raka... aku belum siap untuk memikirkan hal seperti itu sekarang," jawab Safina akhirnya.

Raka tersenyum lembut. "Aku mengerti. Aku tidak meminta jawaban sekarang. Aku hanya ingin kamu tahu, aku ada di sini untukmu."

Menghadapi Reza Lagi

Beberapa minggu kemudian, Safina menerima kabar mengejutkan. Reza dan Dita pindah dari kota, meninggalkan pekerjaan dan lingkungan mereka sebelumnya. Namun, sebelum pergi, Reza datang ke rumah Safina untuk satu pertemuan terakhir.

"Aku hanya ingin mengambil barang-barangku yang tertinggal," katanya tanpa basa-basi.

Safina mengangguk. "Aku sudah mengemas semuanya. Kamu bisa ambil di ruang tamu."

Saat Reza mengambil kotak terakhir, ia berhenti sejenak, menatap Safina. "Aku tahu aku salah. Tapi aku juga tahu, kita tidak pernah cocok sejak awal."

Safina menahan air mata yang hampir jatuh. "Bukan soal cocok atau tidak, Reza. Ini soal bagaimana kamu memperlakukan orang yang mencintaimu."

Reza tidak menjawab, hanya mengangguk kecil sebelum pergi tanpa menoleh lagi.

Setelah kepergian Reza, Safina mulai membangun hidupnya kembali. Ia menjual rumah lamanya dan pindah ke apartemen kecil yang lebih nyaman. Ia juga kembali fokus pada pekerjaannya, mencoba menemukan kebahagiaan dalam rutinitas sehari-hari.

Raka tetap ada di sisinya, memberikan dukungan tanpa tekanan. Lambat laun, Safina mulai merasa bahwa kebebasan ini adalah berkah. Ia belajar mencintai dirinya sendiri dan membuka hati untuk kemungkinan baru.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidadari di dalam Rumahku
7.9
Kehidupan harmonis Kinan sebagai wanita karier sekaligus ibu seketika hancur saat sang suami meminta izin untuk poligami. Alasan yang diberikan sangat menyayat hati; suaminya mendambakan sosok istri salehah yang mampu membimbingnya secara spiritual, sebuah sindiran tajam bagi Kinan. Terjebak dalam rasa tidak percaya dan luka mendalam, Kinan kini harus menghadapi kenyataan pahit berbagi kasih. Mampukah ia bertahan menjalani hari bersama madu di rumahnya sendiri?
Sampul Novel Duda Kuat
9.7
Dalam setahun, Satria telah menikah tujuh kali, namun semua istrinya meminta cerai. Mereka tidak sanggup menghadapi stamina ranjang Satria yang luar biasa, di mana ia menuntut pelayanan tujuh kali sehari. Fenomena aneh ini membuat Satria bertanya-tanya tentang kondisinya. Apakah kekuatan fisik yang berlebihan ini merupakan efek samping dari obat misterius pemberian almarhum kakeknya saat ia masih sekolah? Sekuel dari kisah Kepincut Janda Tetangga.
Sampul Novel Gadis Milik Tentara Arogan
9.3
Amore Acresia terpaksa pulang ke Kudus akibat pandemi global saat menempuh studi di Los Angeles. Namun, kepulangannya berujung petaka ketika ia tak sengaja menabrak Alexander Yudha, seorang tentara arogan yang sedang bertugas. Ponsel Alex hancur terlindas mobil akibat insiden itu, memicu kemarahan sang prajurit yang menuntut pertanggungjawaban penuh dari Acre. Meski berawal dari konflik tajam, benih asmara mulai tumbuh di antara mereka sebelum tugas memisahkan keduanya.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri Kontrak CEO Galak!
9.8
Leora Adhisti, putri ceria Prayoga Alexander, harus menghadapi kenyataan pahit saat bisnis keluarganya di New York hancur total. Demi membiayai operasi sang ayah, gadis berusia 20 tahun yang ceroboh ini terpaksa mengambil langkah ekstrem. Ia terjebak dalam kesepakatan pernikahan kontrak dengan Adnan Nicholas, miliarder tampan yang dikenal angkuh dan dingin. Mampukah Leora bertahan menghadapi sikap kejam Adnan yang dijuluki Mr. Devil di tengah kemelut hidupnya?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.