APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DILEMA KARENA CINTA

DILEMA KARENA CINTA

Adam resmi menceraikan Fani Santika setelah sebuah pertikaian hebat yang melibatkan Raka. Pasca perpisahan itu, Adam berubah menjadi pria yang dingin dan arogan. Namun, hidupnya mulai terusik saat ia bertemu Ririn, gadis desa yang sedang mencari kerja di kota. Ririn pun menerima tawaran menjadi pengasuh Sasa, putri kecil Adam. Meski hatinya tertuju pada Bagas, Ririn justru merasa sangat nyaman di dekat Adam. Kini, ia terjebak dalam batin untuk memilih cinta sejatinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Adam mondar mandir di depan pintu rawat putrinya, terlihat dari wajahnya lelaki itu begitu Khawatir. Devan semakin pusing melihat sahabatnya yang tak mau duduk.

Tak lama dokter keluar sambil tersenyum menatap Adam, sambil berucap. "Mari ikut ke ruangan saya." 

Adam langsung berjalan mengikuti dokter yang sudah merawat anaknya itu, saat sampai di ruangan dokter ia dipersilahkan untuk duduk.

"Bagaimana Dok?" tanya Adam yang sudah tidak sabar mendengarkan penjelasan dokter mengenai putrinya.

Dokter wanita itu hanya bisa menarik napas panjang, ia juga terkejut saat mendengar kalau ibunya sang bayi tidak mau memberikan asinya kepada anaknya. Apa lagi sekarang balita mungil itu sedang alergi protein sapi. Semua itu ia dengan sendiri dari rekannya Nadia.

"Kejangnya karena demamnya yang terlalu tinggi, tolong kompres terus pakai air hangat, Pak."Jelasnya.

"Apa kejangnya itu bahaya, Dok?" Tanya Adam.

"Kejang karena demam kompleks sering dihubungkan dengan meningkatnya risiko ke epilepsi. Tetapi, ini tidak terbukti, Pak. Faktanya, sebagian besar kejang demam pada anak tidak memiliki keterkaitan dengan peningkatan risiko kematian di masa kanak-kanak ataupun dewasa."

"Sebagian besar kasus kejang karena demam tidak memiliki dampak jangka panjang. Saya harap jangan sampai saat putrinya kejang nanti Bapak panik.Kejang saat demam tidak akan menyebabkan kerusakan otak, kesulitan belajar, ataupun gangguan mental. Selain itu, kejang demam juga tidak menjadi indikasi penyakit epilepsi pada anak, yaitu kecenderungan kejang berulang akibat sinyal elektrik abnormal dalam otak." Jelas dokter Maya sambil tersenyum

"Bagaimana biar kejangnya tak berulang, Dok?" tanya Adam lagi.

"Pak, Sebagian besar penyebab dari kejang tidak diketahui secara pasti, oleh karena itu sangat sulit untuk menentukan apakah seseorang bisa sembuh atau tidak. Namun, yang terpenting adalah menjaga agar seseorang tidak mengalami kekambuhan kejang kembali, agar dapat menjalani kehidupan sosialnya seperti biasa dan dapat melakukan fungsinya kembali."

"Selama demam sebaik kompres menggunakan air hangat walaupun sudah di beri obat untuk menurunkan demamnya," pesan dokter Maya

"Baik dokter, terimakasih banyak." Kata Adam sambil beranjak untuk pamit keluar dari ruangan.

Adam kembali lagi menuju ke ruang rawat putrinya, di sana sudah ada Devan dan mama Mirna sedang berdiri di samping branker Sasa.

"Apa kata dokter, Nak?" wanita paruh baya itu bertanya pada putranya yang baru saja masuk.

"Setengah jam sekali kita cek suhu badannya, Ma. Selama masih panas kita bantu kompres dengan air hangat," ujarnya sambil menatap sendu putri cantiknya yang tengah terlelap.

"Iya," kata Mama Mirna

"Dam, sebaiknya kamu disini saja. Biar aku pulang mengambil baju gantimu," ujarnya sambil menatap iba pada sahabatnya itu.

"Tante sebaiknya bersiap, jangan sampai ikut sakit juga," ucap Devan.

"Kamu mau bawa Mama pulang naik motor sport!" kata Adam menatap sahabatnya kesal.

Devan langsung menepuk jidatnya, pria itu lupa kalau mobilnya ia tinggal di arena balap. Wanita paruh baya itu hanya terkekeh melihat Devan yang malu sembari menatap Adam yang masih menatap tajam sahabatnya.

"Nenek pulang sama Nadia saja," sahutnya sambil berjalan mendekati Adam dan putrinya.

"Kata Dokter Maya tadi kejang lagi!" kata Nadia sambil mengusap pipi lembut sepupunya itu.

"Iya. Namun, kalau bisa jangan sampai berulang kejangnya," ucap Adam.

Nadia mengusap air matanya, ia begitu iba dengan Sasa yang masih kecil sudah di tinggalan Ibu kandungnya demi kebahagiaan dengan pria lain. Entah mengapa dia begitu geram dengan Fani.

Rangga yang baru masuk ruangan peri kecil itu menatap yang lainnya dengan penuh tanda tanya, apa ;lagi melihat calon istrinya beberapa kali mengusap air matanya.

"Sudahlah jangan menangis lagi, anggap saja ini pelajaran untukku biar lebih bisa memperhatikan Sasa," kata Adam sambil mencium kening Sasa.

Putrinya seakan tahu, setelah dicium Ayahnya bayi itu tersenyum dalam lelapnya. Hal itu membuat Adam mengembangkan senyum di bibirnya. Sasa tersenyum beberapa kali seakan mengatakan semua akan baik-baik saja tanpa Ibunya.

"Om, Nadia antar Nenek pulang dulu. Habis magrib Nad akan ke sini lagi," katanya sambil beranjak dari duduknya.

"Iya hati-hati," jawabnya tanpa melihat keponakannya karena masih fokus menatap wajah imut di depannya.

Ranga dan Nadia segera pamit kepada Adam dan Devan, begitu juga dengan Ibu Mirna karena sudah terlihat begitu lelah. Sebenarnya Nenek Sasa itu enggan untuk pulang meninggalkan cucunya, tetapi kondisi tubuhnya kurang fit pasca kejadian tadi.

Devan kembali lagi duduk di sofa, sedangkan Adam menarik kursi untuk duduk di samping branker putrinya. Pria itu terlihat begitu terpuruk saat ini, rasanya sia-sia pengorbanannya selama ini untuk Fani mantan istrinya.

Adam merasa ia tidak ada harga diri, ditatapnya Devan yang sedang asik main game di ponselnya, kemudian ia menghampiri sahabatnya itu. Pria itu ingin meminta tolong Devan mengurus perceraiannya dengan Fani.

"Ada apa?" tanya Devan malas saat Adam menghampirinya.

"Tolong hubungi Devano untuk mengurus surat perceraianku," ucap Adam

"Kamu kayak enggak tahu Vano saja, dia sedang berlibur," jawab Devan

Adam hanya mendesah, tetapi ia tahu pasti sepupu dari Devan itu bisa membantunya untuk membuat Sasa menjadi hak asuhnya. Devan yang melihat sahabatnya melamun merasa tidak tega.

"Besok aku hubungi dia, secepatnya akan diurus gugatan mu," balas Devan sambil beranjak berdiri.

"Mau kemana?" tanya Adam

"Beli kopi, kamu mau," tawar Devan

"Boleh," jawab Adam Singkat

Setelah Devan keluar ruangan Adam kembali lagi duduk di samping ranjang putrinya.

****

Sementara itu di apartemen, pasca kejadian tadi Fani sedang mengobati bibir Raka yang sobek karena bogem mentah dari Adam, pria itu menahan sambil meringis karena merasa bibirnya pedih saat kekasihnya itu menyentuh lukanya.

"Apa kamu menyesal sudah di talak Adam?" tanya Raka sambil memegang tangan Fani.

Wanita itu hanya tersenyum, entah mengapa saat Adam mengatakan talak hatinya begitu sakit. Di tatapnya lelaki yang sedang menatapnya lekat.

"Ini sudah takdir, berarti jodohku dengannya hanya sampai di sini," jawabnya sambil mengemasi kota p3k yang diambilnya tadi.

"Maafkan aku sudah membuat rumah tanggamu berantakan," ujarnya sambil menatap sendu wajah wanita di depannya.

Fani tertegun saat Raka meminta maaf kepadanya, bukankah selama ini dia yang mengejar dirinya dan selalu memanjakannya dengan kartu kredit. Namun, wanita itu berusaha menepis prasangka negatifnya.

"Sekarang kita tinggal tunggu surat cerai dari Mas Adam," kata Fani sambil menyandarkan tubuhnya di dada bidang Raka, sedangkan pria itu mengusap dengan lembut kepala kekasihnya.

"Aku akan mengurusnya bulan depan, pakai pengacara keluargaku saja nanti," ujarnya sambil mengecup pucuk kepala Fani.

"Apa tidak merepotkan, Mas?" tanyanya padahal dalam hati ia begitu senang.

"Ini semua demi kebahagiaan kita, sayang. Kamu sudah mengorbankan keluarga kecil mu untuk bahagia bersamaku, kini waktunya aku berkorban untuk mu," jelasnya sambil mengeratkan pelukannya.

"Kamu memang pria terhebat, aku enggak salah pilih," pujinya sambil mengedipkan mata ke arah Raka.

"Maafkan aku Mas Raka, sebenarnya aku masih mencintai Adam, tetapi karena kamu lebih dari segalanya terpaksa aku memilih mu," batin Fani sambil tersenyum merasa sudah bisa menjerat atm berjalannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Breaking Bad: Menikah dengan Iblis
7.8
Kebodohanku berujung fatal saat aku menikahi pria yang ternyata berhati iblis. Di tengah kondisi fisik yang kian melemah, aku mulai curiga bahwa suamiku sendiri sedang meracuniku secara perlahan. Kejanggalan terus muncul, mulai dari pelayan yang memata-matai hingga keraguan bahwa anakku adalah darah dagingku sendiri. Terjebak dalam penjara rumah tangga ini, aku bersumpah akan mengungkap semua rahasia gelapnya dan membalas dendam meski harus bertaruh nyawa.
Sampul Novel Cinta Beracun: Jatuh Cinta Pada Kekasihku yang Kejam
9.0
Brynn terjebak dalam hubungan toksik dengan Lawrence, pria yang kerap menghina sekaligus memanjakannya. Saat Lawrence mengumumkan pernikahannya, Brynn merasa bebas dan mencoba memulai hidup baru melalui kencan buta. Namun, di tengah hinaan keluarga calonnya, Lawrence tiba-tiba muncul dan mengklaim Brynn sebagai miliknya di depan semua orang. Brynn pun tertegun; mengapa pria itu ada di sini dan membelanya padahal hari ini adalah jadwal pernikahannya?
Sampul Novel Kodrat (Menjadi Wanita)
8.0
Reyna Anastasya adalah gadis tomboy yang rela mengorbankan segalanya demi kebahagiaan dua sahabatnya. Gadis yang akrab disapa Rey ini terpaksa menjalani peran sebagai istri kedua secara rahasia tanpa diketahui siapa pun. Namun, seiring berjalannya waktu, situasi yang ia hadapi menjadi kian rumit dan penuh tekanan. Di tengah badai konflik yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, mampukah Rey tetap tegar dan bertahan menghadapi peliknya takdir hidup ini?
Sampul Novel Kubalas Selingkuh Suamiku dengan Indah
9.2
Zivanna Yahya mencintai Rio Wibisono dengan ketulusan yang tak terhingga. Namun, Rio justru memintanya untuk tidak mencintai terlalu dalam demi menghindari luka. Di tengah kerumitan tersebut, muncul Gregory Abel yang tidak memedulikan batasan moral. Baginya, mencintai milik orang lain adalah sebuah dosa paling indah, dan ia bertekad untuk memiliki Zivanna sepenuhnya. Kisah ini terjebak dalam pengkhianatan dan obsesi yang mengancam kebahagiaan mereka semua.
Sampul Novel LITTLE MOMMY
8.5
Dunia Delisha runtuh saat Ayden, kekasihnya, mengabarkan bahwa dirinya tengah mengandung. Di usia yang baru menginjak 14 tahun, Delisha harus menghadapi kenyataan pahit akibat hubungan tanpa pengaman yang mereka lakukan. Bukannya bertanggung jawab, Ayden yang masih berumur 16 tahun justru memilih untuk memutuskan hubungan demi mengejar kebebasan. Kini, Delisha terjebak dalam ketakutan dan kebingungan tentang masa depan janinnya setelah ditinggalkan sendirian.
Sampul Novel Menikahi Duda Arogan
8.2
Pasca berpisah dari Adam, Melati terpaksa memulai lembaran baru dengan menikahi seorang duda angkuh yang telah memiliki anak. Pernikahan ini bukan atas dasar cinta, melainkan karena desakan kuat dari ibu dan putra pria tersebut. Kehadiran Melati membawa perubahan besar dalam keseharian Andi yang selama ini terasa kaku dan monoton. Kini, dinamika hidup sang duda arogan pun berubah total saat ia harus beradaptasi dengan sosok istri barunya di rumah.