APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

Sinta menghadapi cobaan berat setelah menerima lamaran Ashraf, sang pewaris kaya. Selain teror misterius yang menuduhnya memakai guna-guna, ia harus menelan hinaan kejam dari saudara sepupunya karena status sosialnya yang rendah. Meski ibunya menangis menyesali kemiskinan mereka, Sinta tetap tegar dan beriman. Ia percaya bahwa kehormatan sejati datang dari Tuhan, bukan sekadar harta atau pendidikan, sembari berharap restu tulus sang ibu menyertai langkahnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

BAB 2

Aku kembali berjalan menuju dapur dan meneruskan memarut kelapa. Pekerjaan yang tadi kutinggalkan. Setelah selesai memarut, kuremas hasil parutannya dan kubuat santan. Kemudian kuserahkan pada Wa Imah untuk melengkapi masakan rendangnya.

Sementara itu aku menyalakan kompor dan mulai menggoreng ayam ungkep ayam yang sudah Wa Imah tiriskan.

Ponselku kembali bergetar. Beberapa notifikasi pesan masuk.

“Nomor baru lagi?” Aku menghela napas melihat nomor baru pada layar ponselku. Segera kuusap layar dan kubuka pesan yang masuk.

[Heyyy! Gadis kampung! Ini peringatan saya yang ke sekian! Kamu pake guna-guna apa hah?! Cepetan hilangkan ilmu hitam yang kamu kirimkan pada Ashraf! Kamu tidak pantas menjadi menantu di keluarga Adireja!]

[Saya peringatkan lagi! Saya tidak main-main dengan ancaman saya! Jika kamu masih tidak mau mundur dan bercerai dari Ashraf! Jangan salahkan saya kalau kamu akan mati atau saya buat cacat seumur hidup!!!]

Aku menghela napas panjang. Sehari setelah aku menerima lamaran Tuan Muda Ashraf, aku selalu mendapatkan terror dari nomor yang tidak dikenal. Awalnya aku mengabaikannya, tetapi tidak hanya satu kali aku mendapatkan terror serupa. Hampir setiap hari.

Sudah kublokir, tapi pasti dia akan muncul lagi dengan nomor yang lainnya. Setiap kutelepon, nomor itu sudah tidak aktif.

Terkadang tengah malam dia mengirimkan gambar-gambar yang mengerikan. Gambar orang yang dibunuh, atau ditabrak terkadang mengirimkan gambar orang memegang pistol dengan disertai ancaman-ancaman serupa. Dia mengancam akan membunuhku atau membuatku cacat seumur hidup jika tidak meninggalkan Tuan Muda Ashraf yang kini telah resmi menjadi suamiku.

Hal ini juga sebetulnya yang membuatku meminta pada suamiku untuk membuat acara pernikahan dengan tertutup. Hanya beberapa keluarga yang hadir. Aku pun memintanya menunda acara resepsi pernikahan kami. Namun aku belum memberitahukan alasan yang sebenarnya.

Sebuah pernikahan dadakan yang tidak kutahu dengan pasti penyebabnya. Terkadang aku berpikir apakah Tuan Muda Ashraf sakit hati dengan seorang wanita dan menjadikanku pelarian saja? Namun melihat perlakuannya, aku kembali menepis prasangka itu. Dia sangat baik memperlakukanku.

Selama hampir dua minggu usia pernikahan kami, selama itu pula pesan-pesan terror dan ancaman selalu kuterima. Aku belum menceritakannya pada siapapun termasuk pada suamiku sendiri.

Bagaimanapun aku masih terlalu sungkan dengannya. Kami menikah tanpa proses pacaran, langsung proses lamaran, kemudian menikah.

Karenanya aku membiarkan saja ketika ayahku mengira jika suamiku hanya seorang supir di keluarga Adireja. Aku masih teringat Ketika ayah bicara.

“Ta, kalau orang kaya nyari supir aja udah kayak artis ya? Ganteng dan keren! Kalau supirnya sekeren ini, gimana dengan majikannya, ya?” ucapnya Ketika pertama kali bertemu dengan Tuan Muda Ashraf. Aku hanya tersenyum.

Tuan muda Ashraf hanya datang ke rumahku sekali untuk memintaku pada ayah. Keluargaku mengira calon suamiku hanya seorang pembantu juga di sana. Tidak ada satupun keluarga yang hadir pada waktu itu, baik itu kakak-kakak dari ibuku, saudara sepupuku maupun kakekku sendiri. Kasta mereka terlalu tinggi. Mereka berkelas dan kami rendahan.

Beberapa tetangga ada yang datang membantu menyiapkan hidangan sebetulnya, tapi mereka pun tidak tahu pastinya siapa calon suamiku. Terlebih ayahku yang sudah berkoar-koar tentang profesi calon suamiku yang katanya adalah supir.

Tuan Muda Ashraf hanya datang ditemani ajudannya waktu itu. Karena memang aku meminta jangan membawa banyak orang. Bagaimanapun aku takut dia akan malu pada keluarganya yang lain ketika melihat kondisi gubuk reyotku.

“Ta! Becus kerja gak sih?!”

Suara Teh Selvi membuatku terperanjat.

“Astagfirulloh!” pekikku sambil mematikan kompor. Ayam yang kugoreng ternyata sudah gosong dan berasap.

“Udah dua tahun jadi babu di kota, tetep aja gak becus kerja! Untung majikanmu gak pecat kamu! Kelas rendahan kayak kamu ‘kan bertebaran, tinggal menjentikan jari ganti deh! Babu rendahan!” cibirnya lagi.

Aku menarik napas panjang. Pikiranku saja sedang kacau sekarang dengan pesan-pesan terror itu. Ditambah omelan dari mulut cabenya Teh Selvi.

“Kalau semua ayam yang kamu goreng gosong? Kamu pergi lagi ke pasar beli ayam lagi pake duit kamu sendiri, punya gak?” cibirnya sambil menuang air ke dalam gelas dan berjalan menghampiriku yang sedang mengangkat ayam yang gosong.

“Udahlah Teh, gaji babu cuma berapa, beda sama Teteh yang kerja kantoran! Kasian kalau suruh ganti! Lagian emang Teh Selvi mau makan ayam yang dibeli dari hasil kuli rendahan kayak gitu,” cibir Teh Rema yang baru saja datang. Dia meletakkan semua piring dan gelas kotor begitu saja kemudian pergi.

“Ta, cuciin semua! Tangan kami takut rusak nanti! Tuh kamu kan lihat kuku cantik kami, kemarin kami habis perawatan,” ucap Teh Rema lagi sambil memamerkan kuku-kukunya yang penuh dengan kutek.

“Kami ‘kan mau menghadiri acara besar, harus tampil cantik maksimal iya, gak?”Teh Rema melirik Teh Selvi.

Mereka tertawa meledek sambil berlalu. Aku tidak ingat jika di pojok dapur ada wanita berhati lembut itu. Ketika kumenoleh, ibu tengah menyeka air matanya. Aku menghampirinya.

“Ibu kenapa?” Dia memelukku.

“Maafin ibu sama ayah kamu, Ta! Kalau saja kami punya uang dan menyekolahkan kamu tinggi, mungkin kakak-kakak sepupumu tidak akan merendahkanmu seperti ini?” isaknya. Wa Imah hanya sesekali melirik ke arahku dan ibu.

“Bu, sudahlah! Sinta tidak apa-apa! Tuhan tidak akan salah memilih orang yang akan Dia tinggikan, Allah tidak hanya melihat dari pendidikannya. Apakah ibu pernah mendengar jika Nabi Muhammad kuliah S1 atau S2, enggak ‘kan Bu? Meskipun seluruh dunia merendahkan orang itu, jika Allah meninggikannya semua bisa apa? Ibu hanya perlu mendoakanku agar tetap menjadi orang yang penuh syukur dan berada di jalan-Nya. Ibu mau kan jika Allah memilihku dan meninggikan derajat kita suatu hari nanti?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dibuang Suami Saat Hamil
8.5
Azura Paramitha, yatim piatu yang ceria, mengira hidupnya sempurna saat dinikahi pengusaha dingin, Revan Aksara. Awalnya, Revan berubah menjadi sosok penyayang yang memberikan kehangatan keluarga bagi Azura. Namun, segalanya hancur saat Azura hamil. Revan mendadak berubah kejam, menuduhnya tidak bermoral, dan mengusirnya dalam keadaan mengandung. Kini, Azura harus berjuang sendirian membawa luka hati dan calon bayinya setelah dibuang tanpa belas kasihan.
Sampul Novel Gairah Ceo Arogan
7.8
Adam Longthen diselimuti amarah besar setelah dikhianati Asley, istrinya sendiri. Walau Asley dikabarkan tewas dalam kecelakaan bersama selingkuhannya, Adam tetap memerintahkan pencarian hingga titik darah penghabisan. Keajaiban muncul saat anak buahnya membawa pulang seorang wanita berwajah serupa, namun ia mengaku sebagai Alin dan menolak identitas lamanya. Apakah wanita itu benar-benar Asley yang hilang ingatan, ataukah ada rahasia gelap di balik kemiripan mereka?
Sampul Novel Kau Rebut Ayahku, Aku Rebut Suamimu
9.5
Kehancuran keluarga Arlena bermula saat wanita lain merebut ayahnya, hingga sang ibu wafat karena duka mendalam. Dendam membara mendorong Arlena untuk membalas rasa sakit itu dengan cara yang tak terduga. Ia menemukan celah saat mengetahui bahwa perusak rumah tangganya adalah istri dari Rafael Vallenzo, bosnya yang sangat berkuasa. Kini, Arlena bertekad merebut Rafael demi pembalasan, namun ia justru terjebak dalam risiko yang mengancam hatinya.
Sampul Novel Penyembuh Luka
8.2
Diko, CEO angkuh yang mencintai Abel, terpaksa menikahi Sarah demi memenuhi tuntutan ayahnya. Sebagai anak musuh bebuyutan, Sarah dijadikan jaminan dan hidup menderita dalam pernikahan tanpa cinta. Ia kerap dipermalukan dan direndahkan oleh suaminya sendiri. Namun, rasa protektif Diko muncul saat melihat banyak pria mendekati Sarah. Kini, Diko harus berjuang memperbaiki harga diri Sarah yang telah ia hancurkan sebelum semuanya terlambat.
Sampul Novel PERFECT PARTNER
8.4
Amanda Altakendra adalah arsitek cantik yang keras kepala dan sangat egois. Trauma cinta masa lalu membuatnya membangun benteng emosional yang sulit ditembus. Namun, sebuah pertemuan di klub malam mengubah segalanya saat ia bertemu Darko Dio Archelaus, triliuner dingin pemilik Archelaus Corp. Darko yang terobsesi mulai melakukan segala cara demi menjadikan Amanda pasangan hidupnya. Mampukah Darko meluluhkan hati kaku Amanda dan membantunya lepas dari bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Sang Mantan Kembali
7.8
Dituduh mandul, Aruna diceraikan Revan akibat tekanan mertua. Namun, insiden satu malam dengan pria misterius di hotel mengubah segalanya. Tiga tahun kemudian, ia kembali ke Canberra membawa seorang putra. Tak disangka, Presdir Dion Alverado mengklaim anak itu sebagai darah dagingnya. Di saat bersamaan, Revan datang memohon kesempatan kedua untuk menebus dosa masa lalu. Aruna kini terjepit di antara ayah biologis anaknya atau cinta lama yang ingin kembali.