APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dinodai Kakak Angkat

Dinodai Kakak Angkat

Dalam kondisi tak terkendali, Yugo melakukan tindakan keji terhadap Maheswari, adik angkatnya sendiri. Saat mengetahui Maheswari mengandung darah dagingnya, pria yang sangat mementingkan harga diri itu justru melarikan diri dari tanggung jawab. Kejamnya lagi, Yugo malah menjebak Junior sebagai kambing hitam atas perbuatannya. Kini, Maheswari terjebak dalam dilema besar mengenai masa depannya bersama Junior di tengah situasi penuh kekerasan dan ancaman yang menghimpit.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Nggak gimana-gimana. Gue cuma ketemu sebentar, nggak sempat ngobrol."

Junior lanjut melangkah, dia duduk di sofa mengeluarkan ponselnya asyik bermain game. Beberapa menit kemudian Asih sudah selesai masak mie, dia bisa nikmati. Untungnya Yugo tidak mengusik ketenangannya kali ini.

Tadinya Asih mau langsung pergi, tapi Junior malah memintanya untuk duduk. Berhubung Asih sadar kalau dia cuma pembantu, tidak mungkin duduk di kursi. Makanya hanya menempelkan bokong di lantai.

Terpaksa Junior juga harus duduk di lantai supaya bisa lebih enak ngobrolnya.

"Den Junior ngapain ikut-ikutan duduk di bawah begini?"

"Ya habisnya kalau Bibi di bawah, Junior nunduk banget!" Junior menggunakan alasan tinggi badannya yang membuat dia tidak nyaman untuk bicara ketika Asih berada di bawah. Padahal, dia hanya bersikap lebih sopan pada pembantunya tersebut.

"Bi, cewek yang diangkat papa jadi anak itu emang orangnya diem kayak gitu, ya?"

"Den Junior ngapain tanya-tanya? Asih curiga. "Jangan iseng ya, Den."

"Ya ampun, Bi." Sembari menancapkan garpu ke mie goreng kesukaannya, Junior menyangkal tuduhan tersebut. "Aku cuma tanya aja udah dituduh mau isengin dia."

"Den Junior mencurigakan, soalnya."

"Habisnya, aku penasaran. Soalnya tadi pas ketemu aku udah ngomong panjang kali lebar, itu anak cuma bengang-bengong."

Asih tertawa kecil. "Wajar, Den. Kalau banyak diam. Ibunya baru meninggal, dia juga masih syok tinggal di sini, ketemu dengan Den Yugo yang kemarin diam sajadisapa,a terus ketemu lagi sama Den Junior yang kelakuannya aneh-aneh."

"Junior nggak aneh-aneh ya, Bi," protesnya dengan mulut penuh mie instan. "Memangnya, kemarin Bang Yugo diem aja ditanya sama dia?"

Asih tidak mau menjelaskan secara mendetail karena takut menjelek-jelekan majikan. Tapi, untuk urusan yang satu itu Junior juga sudah bisa menebak kalau Yugo paling anti dekat-dekat dengan orang yang tidak sekelas dengannya.

"Pokoknya, Bibi ingetin ya, jangan gangguin Non Mahes anaknya polos banget loh, dia juga masih pemalu."

"Tenang." Junior melingkar jari pertanda dia sudah berjanji tidak akan mengganggu Mahes.

"Ya sudah, makan dulu Den. Bibi masih banyak pekerjaan yang lain."

*

Sekian lama Mahes ada, keadaan di rumah mulai sedikit berbeda. Junior yang tadinya tidak betah pulang sama sekali sekarang paling tidak beberapa hari sekali dia sudah pulang hanya untuk mengobrol dengan gadis itu. Dia merasa keberadaan Mahes membuatnya sedikit selamat karena Amarta ibunya lagi sering menatap sinis pada gadis itu ketimbang dirinya.

Kolam renang yang biasanya tidak pernah ditengok sekarang ada orang yang bermain-main di dekatnya. Kucing anggora peliharaan Junior hadiah dari saudara sepupunya sekitar 1 tahun lalu yang tidak pernah diajak bermain, sekarang kucing itu kelihatan lebih segar dengan adanya Mahes.

Dia banyak mengubah suasana di rumah ini hingga terasa lebih menyenangkan.

Bukan cuma Junior yang merasa lebih nyaman berada di rumah dengan keberadaan Mahes. Gadis itu juga senang tinggal di sini karena Sudibja memperlakukan dia benar-benar seperti seorang anak.

Selain diberi tempat tinggal, makanan yang layak, pakaian yang bagus, Mahes juga disekolahkan di salah satu sekolah favorit di kota ini. Sudibja juga sudah mengurus berkas-berkas milik Mahes agar masuk sebagai anggota keluarga, sebagai anak bungsunya di rumah ini, dengan status anak angkat hingga teman-teman di sekolahnya yang notaben mahasiswa kaya raya tidak ada yang mengucilkan ataupun meremehkan Mahes.

Maheswari gadis kampung yang dulu kelihatan lugu dan polos sekarang mulai menampakan sisi cantik dalam dirinya. Kulitnya yang kuning langsat alami, juga parasnya ayu tanpa polesan membuat beberapa siswa tertarik padanya. Dalam satu minggu terakhir Mahes mendapatkan setidaknya dua kali pernyataan cinta dari teman sekolahnya.

Tapi, perempuan itu tidak mau memikirkan sama sekali. Keberuntungan yang dia dapat saat ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ibunya cuma berpesan agar dia bisa sekolah yang benar, menyelesaikan pendidikan, supaya nanti tidak bergantung pada orang lain.

Jadi, fokus Mahes saat ini adalah belajar dan sekolah. Dia terus berusaha agar mendapatkan nilai yang paling baik, mengabaikan cinta monyet yang menurutnya tidak penting.

Meski begitu, Mahes yang memang pendiam sama sekali tidak menutup diri dari pergaulan. Hanya saja mungkin dia tidak akan bisa sebebas teman-temannya yang lain.

Sore itu, Mahes yang sudah beberapa bulan tinggal di rumah, sedang berjalan di pinggir kolam. Lama dia menikmati tempat ini, ada hasrat ingin menceburkan diri ke dalam kolam tersebut. Tapi, dia takut.

Selain di rumah ini statusnya hanya anak angkat, dia juga perempuan sendiri di antara Yugo dan Junior. Meskipun salah satu atau keduanya jarang ada di rumah ini, tetap saja Mahes malu.

Gadis itu kemudian berjongkok, mencelupkan tangannya ke dalam air, menyibak dengan tatapan penuh kekaguman.

Junior yang diam-diam memperhatikan tahu kalau Mahes sebetulnya ingin berenang di kolam itu.

Harusnya dia coba saja, tidak perlu malu-malu. Lagi pula, tidak ada yang pernah pakai kolam itu di rumah ini. Sebuah fasilitas di dalam rumah di rumah yang disediakan hanya untuk disia-siakan karena semua sibuk di luar.

Amarta tidak akan mau memakainya kecuali kalau dia sedang mood, Yugo hanya pulang sesekali kalau ada perlu penting, sedangkan Junior jarang pmada di rumah. Mahes harusnya memakai saja. Dia bisa kok, pakai baju renang yang tertutup agar merasa lebih nyaman.

"Masuk sana!" Dengan keisengannya Junior mendorong Mahes hingga tercebur ke kolam. Sudah waktunya kolam renang di rumah mereka kembali terpakai.

Mahes tercebur tangannya terangkat ke atas berusaha mencari pegangan. Dia tersedak air, matanya juga perih. Sementara Junior malah asyik menertawakan.

"Ya ampun, lo mau berenang sini aja malu-malu, nih gue pinjemin Lo bisa berenang sepuasnya!"

Junior masih berdiri di pinggir kolam, cekikikan melihat Mahes yang berusaha naik. Beberapa saat kemudian saat Mahes mulai kelihatan lemas,dia baru sadar kalau gadis itu tidak bisa berenang.

"Shit!" Junior menceburkan diri ke kolam menyelamatkan Mahes. Dia terkulai lemas ketika diangkat.

"Heh, bangun!" Junior mengguncang tubuh Mahes yang kelihatan tidak berdaya. "Jangan bikin gue masuk penjara, dong."

Junior takut kalau ada yang melihat ini dia dikira penganiayaan terhadap Mahes. Dalam keadaan panik Junior coba menyelamatkan dengan menekan dada untuk mengeluarkan air. Langkah berikutnya tutup hidung Mahes, dia beri napas buatan dari mulut ke mulut. Tekan lagi dadanya hingga keluar air.

Mahes memuntahkan air, lalu batuk. Junior menariknya lalu memeluk dia. "Untung lo hidup. Sorry ya, gue nggak tahu kalau lo nggak bisa renang."

Mahes tertegun, dia masih linglung saat Junior memeluknya. Dan setelah agak sadar dia baru ingat barusan bibir Junior menempel di bibirnya.

Mahes mendorong Junior lalu menampar wajahnya.

"Loh, kok gue ditabok?" Junior kaget. "Eh, gue baru selamatin hidup lo, ya!"

"Kamu jangan manfaatin aku untuk dilecehkan. Aku memang anak kampung, tapi nggak berarti bisa kamu cium gitu!"

"Cium?" Junior kaget. "Itu napas buat, bego! Siapa yang cium lo!"

Tadinya Junior mau marah soal kebodohan Mahes yang mengira kalau bantuan darinya adalah sebuah ciuman. Tapi, saat melihat gadis itu berderai air mata dan juga wajahnya semakin pucat, laki-laki itu enggan untuk berdebat.

"Terserah deh mau dipikir kayak mana! Yang jelas gue tadi cuma mau nolong lo biar tetap hidup!"

Junior kemudian meninggalkannya, saat beberapa langkah menjauh dia berbalik untuk berteriak, "Ganti baju sana buruan, ntar lo masuk angin. Nanti gue suruh Bi Asih untuk buatin minuman hangat untuk lo."

Junior pergi. Dia juga sebenarnya kaget, kenapa tadi bisa berinisiatif seperti itu. Ini pertama kali dia merasakan bibir wanita. Niatnya sih, tadi cuma mau memberikan pertolongan. Tapi, gara-gara Mahes berpikir lain, Junior juga jadi oleng.

Apa ini bisa disebut dengan ciuman pertama?

"Aduh, gila!" Dia memukul kepala sendiri. Biar bagaimanapun juga sekarang Mahes adalah adiknya. Mana mungkin dia berani macam-macam.

"Lupain, Jun! Lupain!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Budak Nafsu 2
8.5
Kekaisaran Maxwell berada di ambang kehancuran akibat ulah putra-putra Alfons yang penuh masalah. Konflik cinta masa lalu memicu perang besar antar kelompok Mafia. Hubungan antara keluarga Maxwell dan Hansen pun terancam pecah menjadi pertumpahan darah setelah Fredrick Hansen menghirup udara bebas. Di tengah kekacauan dan dendam yang membara, hanya kekuatan cinta antara Alfons dan Ayu yang mampu meredam amarah serta menyatukan kembali faksi yang berseteru.
Sampul Novel Devano Lauder
9.1
Kisah Devano Lauder mengungkap beban masa lalu yang memicu dendam membara dari musuh lama. Selama dua dekade, sang tokoh utama berjuang menyelesaikan konflik yang tak kunjung usai. Di tengah perselisihan dan pembantaian, ia pun terjebak cinta segitiga saat remaja. Memasuki usia dewasa, ia mengambil tanggung jawab penuh dan nyaris tewas demi mengakhiri segalanya. Meski musuh terus mengintai, takdir akan membawa semua pada titik penyelesaian yang semestinya.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel JERAT CINTA DETEKTIF TAMPAN
9.3
Tiga tahun mendampingi Arsen sebagai asisten detektif spesialis kasus berbahaya, Leina memendam perasaan yang dalam. Meski begitu, pria itu terus menolak cinta Leina karena perbedaan usia dan risiko pekerjaannya yang penuh musuh. Sikap Arsen yang dingin membuat hati Leina terluka, namun ia tetap bersikeras berjuang. Kini, para musuh mulai mengincar Leina sebagai titik lemah Arsen. Akankah Arsen tetap menjaga jarak demi keselamatan Leina atau akhirnya mengakui perasaannya?
Sampul Novel Mantan Kesayangan Menjadi Ratu Mafia
8.3
Dante Adiwangsa menyelamatkanku dari maut, namun sepuluh tahun kemudian, dia mengkhianatiku demi aliansi kriminal. Dia membiarkan tunangannya menghinaku meski tahu nyawaku terancam. Sadar hanya dianggap properti, cintaku musnah seketika. Di hari perayaannya, aku memutuskan kabur dari sangkar emas ini. Sebuah jet pribadi siap membawaku pulang ke pelukan ayah kandungku, sosok pria yang ternyata adalah musuh bebuyutan sang bos mafia tersebut.
Sampul Novel Pengorbanan Cinta Sang Letnan
9.6
Rey dan Alex adalah dua prajurit elit Kopassus dengan latar belakang intelijen yang telah bersahabat sejak kecil. Ikatan persaudaraan mereka diuji saat keduanya menyadari bahwa mereka mencintai gadis yang sama. Di tengah dedikasi tinggi dan pengorbanan besar demi negara, konflik batin pun muncul. Takdir memaksa mereka memilih antara kesetiaan pada tugas atau perasaan pribadi. Siapakah yang akan bertahan demi cinta, ataukah persahabatan mereka yang jadi taruhannya?