APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diselingkuhi Saat Mengandung

Diselingkuhi Saat Mengandung

Cinta bukan jaminan kebahagiaan bagi Salma dan Rayden. Meski telah memiliki putri kecil dan kini Salma tengah hamil enam bulan, badai besar justru menghantam pernikahan mereka. Sikap Rayden mendadak dingin sejak kehadiran Clarissa, karyawan baru di kantornya yang pandai menggoda. Di tengah kondisi fisik yang melelahkan, Salma harus menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya berpaling. Kepercayaan yang selama ini ia jaga hancur saat perselingkuhan itu terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 2

Salma duduk di tepi ranjang dengan tangan gemetar, mencoba menenangkan napas yang sejak tadi memburu. Di dalam perutnya, bayi yang belum lahir itu seperti ikut merasakan guncangan batin ibunya, menendang pelan seolah berkata, "Aku di sini, Bu." Tapi malam itu, Salma merasa sendirian lebih dari yang pernah ia rasakan sebelumnya.

Rayden telah pergi. Bukan secara fisik-ia masih tinggal di rumah ini, masih memakai kamar yang sama, masih menyuap makanan di meja makan mereka setiap pagi. Tapi jiwanya sudah tidak ada lagi di tempat yang sama. Sejak pengakuan singkat dan terbata-bata itu, ia tidak pernah benar-benar meminta maaf. Ia hanya berkata akan "mengakhiri semuanya" dengan Clarissa. Tapi tak ada yang benar-benar selesai, bukan, jika hati sudah terbelah?

Salma menoleh saat mendengar suara pintu terbuka pelan. Amara berdiri di sana dengan mata yang mengantuk, boneka kelinci lusuh di pelukannya.

"Mama, kenapa Mama nangis?" suara lembut itu menusuk seperti belati. Salma buru-buru menyeka pipinya dan tersenyum, meski senyum itu retak di tepiannya.

"Enggak sayang, Mama cuma kangen pelukan Amara," jawabnya sambil membuka tangan. Amara berjalan mendekat dan memeluk perut Salma, lalu meletakkan kepala kecilnya di sana. "Adik juga pengen dipeluk?" katanya polos.

Salma mengangguk dan menggigit bibir. "Iya, sayang. Adik juga pengen pelukan kakaknya."

Beberapa menit berlalu dalam keheningan. Salma menikmati pelukan hangat dari anak kecil itu, mencoba memahat rasa itu dalam hatinya sebagai alasan untuk tetap bertahan. Tapi malam itu, ketika Amara sudah kembali tertidur, Salma tahu-ia harus mulai memikirkan sesuatu yang lebih besar dari rasa sakitnya sendiri.

Esok paginya, Rayden bertingkah seolah tak ada yang terjadi. Ia bersikap biasa saja, bahkan sedikit lebih ramah, seperti seorang pria yang menyadari kesalahannya dan mencoba kembali menambal yang sudah robek. Tapi Salma bisa melihat kebohongan dalam setiap gerakannya. Bahkan cara Rayden mencium kening Amara sebelum berangkat kerja terasa dingin-tidak lagi tulus, hanya formalitas yang dipaksakan.

Saat Rayden keluar rumah, Salma mengambil ponsel suaminya yang tertinggal di atas meja makan. Ini bukan hal yang biasa ia lakukan, tapi hari itu, ada sesuatu dalam dirinya yang tidak lagi bisa menunggu kejujuran datang dengan sendirinya.

Dengan jari gemetar, ia membuka galeri. Jantungnya seperti berhenti saat melihat folder tersembunyi bernama "Clara." Ia membukanya.

Foto-foto mereka. Tertawa. Makan malam di restoran mahal. Senyum Clarissa yang manja. Rayden yang memandangnya dengan tatapan yang pernah hanya milik Salma. Salah satu foto membuat matanya membelalak-mereka berdua di kamar hotel. Rayden setengah telanjang dada, Clarissa mengenakan kemeja yang jelas bukan miliknya.

Salma ingin melempar ponsel itu ke lantai. Ingin berteriak. Ingin menjerit sampai seluruh dunia tahu betapa hancurnya ia saat itu. Tapi ia hanya bisa terduduk di lantai dapur, menggenggam perutnya, menangis tanpa suara.

Hari itu menjadi titik balik.

Ia tidak lagi ingin menunggu Rayden berubah. Ia tidak ingin lagi berharap pada cinta yang sudah rusak. Ia tahu, kalau ia terus bertahan hanya demi anak-anaknya, ia sedang menukar kebahagiaan mereka dengan luka yang akan tumbuh diam-diam dalam setiap senyuman palsu.

Malamnya, Salma duduk berhadapan dengan Rayden di meja makan. Amara sudah tidur. Rumah sunyi.

"Aku lihat foto kalian," katanya pelan, tanpa amarah. "Aku lihat semuanya."

Rayden menutup matanya. "Salma..."

"Enggak usah jelaskan. Aku cuma mau kamu tahu, aku sudah lelah berharap kamu akan berubah."

Rayden terlihat ingin mengatakan sesuatu, tapi Salma mengangkat tangan. "Kamu bisa tetap di rumah ini kalau kamu mau. Tapi mulai besok, aku enggak akan lagi berpura-pura. Enggak ada lagi 'kita'. Aku akan urus anak-anak, dan kamu bisa jalani hidupmu sendiri, termasuk Clarissa."

"Salma... aku enggak-" Rayden mulai berkata, tapi suaranya tak selesai. Ia tahu, tak ada kata yang bisa membenarkan pengkhianatan.

Salma berdiri dan menatapnya dengan mata yang tenang, meski hatinya bergetar. "Terima kasih karena sudah memperlihatkan siapa kamu sebenarnya, Rayden."

Dan malam itu, untuk pertama kalinya, Salma tidur dengan tenang-meski air mata terus membasahi bantalnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terjebak dalam pernikahan dengan pria lebih tua yang belum pernah ia temui sebelumnya. Modalnya hanyalah sebuah foto kecil seukuran kartu identitas. Tepat di malam sebelum akad nikah dilangsungkan, ayahnya tersenyum penuh syukur atas kesediaan Rahel menuruti perjodohan itu. Namun, setelah memberikan pelukan dan kecupan perpisahan di kening sang putri, ayah Rahel mengembuskan napas terakhirnya, meninggalkan amanah besar bagi masa depan Rahel.
Sampul Novel Jatah Malam Untuk Mertua
9.0
Leo terjebak dalam dilema besar saat calon ibu mertuanya yang menjanda mengajukan syarat hubungan intim sebelum pernikahan. Di sisi lain, Dinda terkejut mendapati ayah kandungnya, Pak Bram, menaruh hasrat padanya dan memberikan tuntutan serupa. Terjebak dalam nafsu dan tuntutan orang tua, akankah Leo dan Dinda saling mengkhianati komitmen mereka demi memenuhi syarat gila tersebut? Ikuti kisah penuh intrik dan pengkhianatan yang menguji kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel Ketua Jurusan vs Cewek Kampungan
8.2
Mutiara Embun Pagi terpaksa pindah ke Jakarta demi memenuhi wasiat mendiang ayahnya. Di sana, ia terusik oleh Leon Bhaskara Granada, pemenang King of School yang arogan dan gemar meremehkannya sebagai gadis kampungan. Tak terima dihina, Embun bertekad memenangkan ajang Queen of School untuk membuktikan kemampuannya. Di tengah persaingan dan intimidasi Leon, mampukah Embun bertahan, meraih takhta sekolah, sekaligus menaklukkan hati sang playboy kaya tersebut?
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Kehidupan yang serba kekurangan mendorong Hilman untuk mengkhianati janji suci pernikahannya. Demi mengejar harta dan kemewahan, ia nekat menikahi seorang wanita dari keluarga konglomerat di belakang istrinya. Kini, sang istri harus berjuang menghadapi kehancuran hati dan kepedihan mendalam akibat pengkhianatan lelaki yang sangat ia cintai itu. Sanggupkah ia bertahan saat suaminya lebih memilih kekayaan daripada kesetiaan mereka?
Sampul Novel Mari Selingkuh
8.3
Julia, mahasiswi Hukum Tata Negara, tewas mengenaskan setelah jatuh dari gedung tinggi. Tak disangka, ia terbangun kembali di dalam dunia webtoon sebagai Ranesha, seorang karakter sampingan yang bernasib malang. Bertekad mengubah takdir tragisnya, ia nekat mendekati atasannya yang bernama Hail Delmara. Julia pun melancarkan aksi berani dengan mengajak suami dari tokoh utama tersebut berselingkuh. Akankah misi Ranesha merebut hati Hail berhasil?
Sampul Novel Reinkarnasi Dewa Bela Diri
9.0
Austin terlempar dari zaman modern ke masa lalu dan terbangun di Dunia Bela Diri Utama yang kuno. Meski kini menghuni raga seorang pemuda yang dianggap bodoh dan menyedihkan, kesadaran Austin tetap tajam dan jernih. Memanfaatkan tubuh barunya yang lebih muda, dia bertekad menempa kekuatan demi mendaki puncak tertinggi. Inilah perjalanan Austin untuk menjadi Dewa seni bela diri yang legendaris dan menguasai seluruh dunia dengan kekuatannya sendiri.