APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia

Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia

Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Kamu hamil."

Kata-kata tak terduga yang keluar dari mulut sang dokter membuat Livia Parsaulian tertegun. Dia mengira mual di pagi hari yang dia rasakan ini adalah akibat dari salah makan.

Melihat ekspresi kaget di wajah Livia, dokter melanjutkan, "Sangat penting untuk memutuskan apakah kamu ingin melanjutkan kehamilan ini. Jika tidak, ada pilihan lain seperti aborsi."

Sambil menenangkan diri, Livia menjawab, "Aku ingin vitamin untuk ibu hamil."

Dengan pil yang diresepkan di tangan, dia meninggalkan rumah sakit, sementara pikirannya melayang kembali ke malam yang berapi-api sebulan yang lalu. Kenangan akan pelukan kuat pacarnya, tubuh yang hangat, dan dorongan yang kuat berputar-putar di benaknya, membuat pipinya memerah.

Bayi kejutan ini mungkin tidak direncanakan, tetapi ini adalah bukti cintanya pada pacarnya, Ilham Lazuardi. Livia sudah bertekad bulat untuk mempertahankan bayinya.

Saat pulang ke rumah dan membuka pintu kamar tidurnya, Livia disambut dengan suara erangan.

"Oh ... Kakak Ipar. Kamu hebat sekali."

Kengerian seketika mencengkeram dirinya. Dia menyerbu masuk ke dalam kamar, dan suaranya bergetar tak percaya. "Kalian ... apa yang sedang kalian lakukan?"

Ilham yang tertangkap basah segera menarik selimut unuk menutupi dirinya dan wanita misterius itu.

Hati Livia hancur saat dia mengenali wanita itu.

Wanita itu adalah adik perempuannya sendiri, Adelina Parsaulian.

Adelina pernah hilang saat masih kecil dan kemudian ditemukan. Sejak saat itu, keluarganya hampir selalu memanjakannya secara berlebihan setelah dia kembali. Semua yang dimiliki Livia adalah barang bekas dari Adelina. Namun, melihat adiknya merebut pacarnya? Itu bagaikan sebuah tikaman yang tidak pernah Livia duga sebelumnya.

"Tunggu, Kakak, biar kujelaskan," ucap Adelina dengan suara bergetar. "Jangan salah paham. Hanya saja ... aku terlalu menyukai Kak Ilham. Aku tidak bisa menahan diri. Jika kamu ingin marah pada seseorang, marahlah padaku!"

"Plak!"

Tanpa pikir panjang, tangan Livia menampar pipi Adelina.

Adelina terlihat sangat terkejut. Sambil memegang pipinya yang memerah, dia merintih, "Kakak, lampiaskan saja padaku sesukamu. Tapi tolong, jangan lakukan itu pada Kak Ilham."

Melihat Adelina yang lemah, keinginan Ilham untuk melindunginya langsung muncul. Dia memeluknya dengan lembut.

"Livia, dia itu adikmu. Bisa-bisanya kamu menamparnya seperti ini? Apa yang terjadi di antara kami, itu hanya kejadian satu kali."

Perut Livia bergejolak, dan dia memuntahkan isi perutnya ke sepatu Ilham.

Ekspresi Ilham menjadi muram dalam sekejap.

Setelah mendapatkan kembali ketenangannya, Livia berseru, "Jangan pura-pura tidak bersalah, Ilham! Apakah dengan menyebutnya 'kejadian satu kali', kesalahanmu jadi berkurang? Aku mencurahkan tahun-tahun terbaik di masa mudaku untukmu, dan kamu mengesampingkan cinta itu!"

Ilham tidak bisa berkata-kata.

Namun Adelina langsung menimpali, "Kakak, tenanglah. Kamu selalu menahan diri, sementara pria punya kebutuhan yang harus dipenuhi. Aku hanya mencoba membantu kalian, oke? Aku berjanji tidak akan menghalangi kalian berdua. Aku akan pergi."

Adelina bergerak untuk pergi, tetapi dia melihat secarik kertas yang terjatuh dari saku Livia. Dia memungutnya, dan setelah membacanya, dia menyerahkannya pada Ilham dengan ekspresi terkejut.

Livia memusatkan pandangannya pada Ilham, memperhatikan reaksinya.

Tak disangka, Ilham justru dikuasai oleh amarah.

"Livia! Bagaimana bisa kamu menuduhku? Bayi siapa yang kamu kandung? Bayi orang asing?"

Livia merasa dunianya runtuh.

"Ilham, aku tidak akan pernah melakukan itu! Ingatkah kamu pada malam tanggal 9 di Hotel Kristal bulan lalu? Atau kamu sudah lupa?"

"Itu konyol! Saat itu aku sedang berada di luar negeri untuk bekerja!" Ilham meraung.

Dia marah karena membayangkan orang lain yang menikmati malam pertama Livia.

Rasa bingung berputar-putar di kepala Livia. Apakah Ilham menipunya? Kemudian dia tersadar, Adelina telah menyuruhnya pergi ke hotel malam itu.

"Ternyata kamu!"

Melihat sorot mata Adelina yang penuh kepuasan, Livia langsung tersadar. Dia telah dipermainkan. Dengan penuh amarah, dia menerjang Adelina, siap untuk menghajarnya. Namun Ilham lebih cepat darinya. Dia bergerak di antara mereka, lalu mendorong Livia ke samping.

Livia menabrak lemari di dekatnya, dan rasa sakit yang menusuk merayapi perutnya. Rsaa sakit itu disusul dengan perasaan yang intens dan memilukan.

Dengan usia kehamilannya yang masih sangat dini, ini adalah waktu yang sangat rentan.

Noda merah perlahan-lahan muncul.

Livia mulai ketakutan dan berteriak, "Tolong, antar aku ke rumah sakit!"

Namun alih-alih mengulurkan bantuan, Ilham hanya menatapnya dengan dingin. Dengan gigi terkatup, dia berkata, "Mungkin ini yang terbaik, Livia. Jika kamu menggugurkan kandunganmu, aku mungkin akan berpikir untuk tetap menikahimu."

Kekejamannya membuat Livia terkejut.

Saat keputusasaan melanda dirinya, Livia dapat merasakan hubungannya dengan bayi dalam perutnya semakin menjauh. Dengan panik, dia berlari keluar rumah. Tiba-tiba saja, lampu mobil menyorot ke arahnya. Rasa sakit yang luar biasa menghantam Livia, dan kemudian semuanya menjadi gelap.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Nakal Miliarder
8.4
Serafhine Ariana menjalani profesi unik di dunia daring dengan menawarkan jasa khusus bagi pria tanpa harus mengorbankan kesuciannya. Meski banyak pelanggan merasa puas dan bersedia membayar mahal, Serafhine memiliki prinsip yang sangat teguh dalam bekerja. Ia hanya melayani satu klien untuk satu malam saja. Baginya, tidak ada kesempatan kedua bagi siapa pun, karena ia secara tegas menolak pesanan berulang meskipun ditawari imbalan yang sangat tinggi.
Sampul Novel Hayu
9.2
Hayu
Hayu awalnya yakin bahwa kriteria kolot seperti bibit, bebet, dan bobot sudah tidak relevan di era modern. Namun, realita pahit menghantamnya saat ia berhadapan dengan Nyonya Adibrata. Sebagai sekretaris biasa, hubungannya dengan Bisma, sang pewaris tunggal Adibrata Group, kini berada di ujung tanduk. Hayu harus melewati serangkaian interogasi kaku dari ibu kekasihnya demi mempertahankan cinta mereka. Akankah perbedaan status sosial ini menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Istri Penebus Hutang
9.8
Elara, gadis penuh harapan di tengah kemiskinan, harus menghadapi kenyataan pahit akibat ulah ayahnya, Hasan. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk, Hasan memaksa Elara menikahi Raka, konglomerat misterius yang menguasai dunia bisnis namun tak pernah muncul di publik. Meski hatinya hancur dan air mata tertahan, Elara tidak memiliki pilihan lain selain menuruti permintaan sang ayah. Kini, nasibnya terikat pada sosok pria berkuasa yang tidak ia kenal.
Sampul Novel Membalas Para Pengkhianat
8.4
Aira Maheswari, putri pengusaha kaya yang tulus, menyerahkan takhta perusahaan kepada suaminya, Andra, sebagai bukti cinta. Namun, setelah berkuasa, Andra justru berselingkuh dengan sekretarisnya, Tiara. Ironisnya, ibu mertua Aira mendukung pengkhianatan ini demi menyingkirkannya. Enggan terus ditindas, Aira bangkit untuk melawan balik. Ia bertekad merebut kembali harta warisannya sekaligus menghancurkan rencana busuk orang-orang yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel Pelayan Dinikahi Tuan Muda
9.4
Demi biaya pengobatan orang tua, Attaya terpaksa menikahi Leon. Namun, Leon merahasiakan status mereka hingga memicu kecemburuan saat melihat Attaya melayani pria lain. Konflik memanas ketika Attaya menyadari adik Leon adalah mantan kekasihnya. Meski ditentang keluarga karena status sosial, Leon memilih membuang harta demi Attaya. Saat sang adik terbukti tak bisa memberi pewaris, keluarga besar memohon Leon kembali, yang ia penuhi dengan syarat Attaya harus diterima.
Sampul Novel Suamiku Miskin Tapi Bohong
8.2
Rizky tetap tenang meski dihina oleh keluarga istrinya, terutama Rahayu. Sebagai pewaris tunggal Wiranata Group, ia justru menikmati hinaan tersebut karena merindukan perhatian yang tak didapat dari orang tuanya yang kaku. Meski mencoba membangun hidup mandiri tanpa harta, Rizky terpaksa bertindak saat nyawa orang tuanya terancam. Ia harus mengungkap dalang di balik teror tersebut sambil terus menghadapi tekanan berat dari keluarga sang istri yang merendahkannya.