APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditolak oleh Jodohku, Direbut oleh Alfa Musuh

Ditolak oleh Jodohku, Direbut oleh Alfa Musuh

Sepuluh tahun mengabdi, impian Luna menjadi hancur saat Alpha Bara mengkhianatiku demi selingkuhannya, Dina. Bara memfitnahku mandul dan memerintahkan hukuman cambuk perak hingga aku sekarat di hutan. Di ambang kematian, aku justru terbangun sebagai tawanan Alpha Reno Mahesa, musuh bebuyutan kawanan kami. Sambil menatap lukaku, dia mengulang hinaan yang menghancurkan hatiku: benarkah aku hanya serigala betina tak berguna yang kini dibuang?
Bab
Bagikan

Bab 3

Sudut Pandang Jasmine:

Cincin itu. Itu satu-satunya yang tersisa dari mereka, dari orang tuaku, mantan Alpha dan Luna yang tercinta. Cincin itu ditakdirkan untuk jodoh sejatiku. Selama sepuluh tahun, Bara memakainya, mengklaim kekuatannya sebagai miliknya.

Untuk cincin itu, aku akan berjalan kembali ke neraka.

Menyeret tubuhku yang babak belur, aku melakukan perjalanan kembali ke tanah kawanan Serigala Bulan Perak. Jalan yang kulalui dengan terhina, sekarang kulalui dengan tujuan yang dingin dan tunggal.

Para anggota kawanan melihatku, dan wajah mereka berubah menjadi cemoohan.

"Lihat, Omega mandul itu kembali."

"Dia bahkan tidak bisa bertahan sehari."

Bisikan-bisikan mengikutiku seperti lalat, tetapi tidak ada yang berani menyentuhku. Bayangan statusku yang dulu masih melekat padaku, perisai rapuh melawan kebencian mereka.

Aku mendorong pintu kayu ek yang berat dari rumah Alpha. Rumahku.

Pemandangan yang menyambutku membuat napasku tercekat.

Bara dan Dina berada di sofa ruang tamu, sofa tempat aku biasa meringkuk dan membaca. Mereka telanjang, tubuh mereka terjalin dalam pertunjukan gairah yang mengerikan.

Bara mendongak saat aku masuk, seringai malas dan sombong menyebar di wajahnya. Dia bahkan tidak repot-repot menutupi dirinya.

"Lihat?" katanya pada Dina, suaranya cukup keras untuk kudengar dengan jelas. "Bahkan belum tiga hari. Sudah kubilang dia akan datang merangkak kembali."

Dina melingkarkan dirinya di sekelilingnya, menekan ciuman di bahunya. Dia menatapku, matanya berkilauan dengan kedengkian. "Sayang, kau harus memeriksanya. Siapa tahu apa yang dia biarkan para serigala liar itu lakukan padanya di kamp mereka."

Tuduhan itu keji, dimaksudkan untuk merendahkanku.

Bara turun dari sofa dan berjalan ke arahku. Dia mencengkeram daguku, memaksa kepalaku mendongak, dan menurunkan wajahnya ke leherku, mengendusnya seperti binatang. Itu adalah gerakan kepemilikan yang kasar dan menghina.

Tubuhnya menjadi kaku. Matanya, ketika bertemu dengan mataku, menyala dengan jenis amarah yang baru. Cemburu.

"Kau berbau seperti dia," geramnya. "Kau berbau seperti Alpha lain."

Serigala batinku, yang telah lama diam, memberontak mendengar nadanya. Dia tidak lagi punya hak.

Aku mengabaikannya, mataku memindai ruangan. Semua milikku hilang. Buku-bukuku, lukisan yang disukai ibuku, pernak-pernik kecil yang telah kukumpulkan selama bertahun-tahun. Ditumpuk dalam tumpukan sampah di dekat pintu depan.

"Ini rumahku sekarang," kata Dina dari sofa, seorang ratu yang berjaya di atas takhta barunya.

Cengkeraman Bara di lenganku mengencang. Dia menarikku mendekat, suaranya turun menjadi bisikan konspirasi. "Kau bisa tinggal. Jadilah kekasih rahasiaku. Bisa seperti dulu."

Tawaran itu begitu menjijikkan, begitu sama sekali tidak menghormati, sehingga aku merasakan tawa pahit menggelegak di tenggorokanku. Aku mendorongnya menjauh, tatapanku panik mencari.

Lalu aku melihatnya.

Cincin itu. Cincin orang tuaku. Di jari Dina.

Dia melihatku melihat dan mengangkat tangannya, membiarkan pusaka perak itu menangkap cahaya. Dia menggoyangkan jari-jarinya, gerakan kekanak-kanakan yang mengejek. Kemudian, saat aku melangkah ke arahnya, dia menjerit melengking dan terhuyung mundur, jatuh ke lantai.

"Dia mendorongku! Bara, dia mencoba menyakiti bayinya!"

Kemarahan Bara meledak. Dia mendorongku ke belakang, dan aku terhuyung, gerakan itu menggetarkan punggungku yang terluka cambuk. Rasa sakit, putih-panas dan menyilaukan, menjalari tulang punggungku.

Tapi aku harus mendapatkan cincin itu.

Mengabaikan penderitaan, aku jatuh berlutut di hadapannya. Bukan untuknya, tapi untuk warisan orang tuaku.

"Tolong, Bara," aku memohon, kata-kata itu keluar dari tenggorokanku yang serak. "Beri aku cincin itu saja. Hanya itu yang tersisa dari mereka. Aku akan pergi. Aku bersumpah demi Dewi Bulan, aku akan menjadi Rogue dan kau tidak akan pernah melihatku lagi."

Sumpah seorang Rogue adalah yang paling khusyuk yang bisa dibuat oleh serigala. Itu berarti memutuskan semua ikatan, menjadi hantu.

Tekadku yang mutlak pasti telah menggoyahkannya. Dia menatapku, secercah sesuatu—mungkin kaget, mungkin penyesalan—di matanya. Dia menarik cincin itu dari jari Dina yang memprotes dan melemparkannya ke lantai di depanku.

Aku bergegas mengambilnya, jari-jariku menggenggam logam dingin itu. Aku memegangnya erat-erat di kepalan tanganku dan perlahan, dengan susah payah, bangkit berdiri.

Aku menatap lurus ke matanya, suaraku tidak lagi memohon, tetapi sedingin dan sekeras batu.

"Bara Fowler, kau akan menyesali ini."

---

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanda Rhea
9.1
Amanda Rhea terlempar kembali ke masa lalunya, di mana ia bertemu lagi dengan sosok pria bernama Hagana. Sebuah ikatan misterius menyatukan Amanda dengan putri Haga secara tidak terduga. Namun, ancaman besar mengintai saat iblis dari alam mimpi mulai menampakkan diri dan mencelakai orang-orang di sekitar Amanda. Di tengah teror yang kian nyata, mampukah benih cinta antara Amanda dan Hagana bersemi kembali seiring takdir yang terus mempertemukan mereka?
Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berusia dua abad, mengembara demi membalas dendam atas kematian ibunya sejak perang klan tahun 1822. Meski enggan berurusan dengan manusia, ia justru jatuh hati pada Elena Karenina yang ceroboh. Namun, situasi berubah mencekam saat identitas Elena terungkap sebagai keturunan musuh bebuyutannya, klan Oyster. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam masa lalu memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih ini?
Sampul Novel Intuition
9.4
Hanna dituduh menghabisi nyawa orang tuanya sendiri saat berusia sembilan tahun hingga harus mendekam di penjara anak. Setelah sepuluh tahun berlalu, ia berhasil melarikan diri dan bertahan hidup di jalanan yang keras. Pertemuan tak terduga dengan teman lama membawanya masuk ke dalam sebuah komplotan demi menuntaskan dendam masa lalu. Namun, rencana itu goyah saat Hanna justru jatuh cinta pada putra dari sosok yang telah menghancurkan hidup keluarganya.
Sampul Novel Mendadak Menjadi Permaisuri ke 6
9.1
Seorang dokter genius masa kini tiba-tiba terbangun dalam tubuh permaisuri abad ke-17 yang baru saja diceraikan Pangeran Keenam. Meski dikhianati demi wanita lain, ia tidak peduli dan memilih fokus membangun karier medis dengan ilmu modernnya. Keahliannya memikat hati rakyat hingga Sang Kaisar sendiri. Awalnya ia menolak cinta, namun takdir menyeretnya ke dalam dilema emosional antara perasaan terlarang dan pengorbanan besar yang harus ia tentukan.
Sampul Novel Perjuangan untuk Arda
8.9
Arda merupakan seorang pemuda yang memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya demi mengadu nasib di Yogyakarta. Sebagai anak rantauan, ia harus menghadapi berbagai tantangan hidup di kota yang asing baginya. Cerita ini mengikuti perjalanan emosional Arda dalam berjuang demi masa depan yang lebih baik, sembari menavigasi kehidupan barunya di tengah dinamika budaya Yogyakarta yang khas serta rintangan yang menguji keteguhan hatinya.
Sampul Novel Si Bodoh yang Luar Biasa
8.1
Renggin Ang sering dihina sebagai sampah keluarga, padahal ia mewarisi darah legenda Duata Hun. Kedamaian sirna saat para master Benua Yu menyerang demi sebuah buku misterius bertajuk NOVEL. Renggin dan adiknya, Ampy, menyaksikan ibu mereka tersedot ke buku tersebut sementara sang ayah mengorbankan nyawa demi keselamatan mereka. Kini, Renggin harus bertahan hidup dan berjuang membebaskan jiwa ibunya yang tersegel dalam buku kuno itu dari cengkeraman musuh.