APKDock Logo
Sampul Novel Ena-Ena 21+

Ena-Ena 21+

8.4 / 10.0
Ena-Ena 21+ menyajikan antologi cerita pendek romantis yang mengeksplorasi beragam dinamika hubungan dewasa. Mulai dari romansa penuh kuasa antara CEO dan pengusaha, hingga kisah emosional yang melibatkan janda, duda, serta konflik antara mertua dan menantu. Dengan latar profesi yang luas seperti tentara, dokter, hingga satpam, setiap narasi dirancang untuk memuaskan fantasi pembaca melalui alur yang memikat. Nikmati setiap jalinan kisah cinta yang unik dan mendalam.

Ena-Ena 21+ Bab 1

Marni menatap layar ponselnya dengan mata penuh nafsu, tersenyum senang ketika menemukan film dewasa yang baru diunduhnya. Kamar kecil yang terletak di sebelah garasi mobil milik majikan adalah tempat yang ia pilih untuk memuaskan hasratnya yang tak terbendung. Dengan kondisi usia yang sudah menginjak angka 30 tahun dan belum menikah, Marni tidak pernah kehilangan hasratnya untuk bercinta. Tubuhnya yang montok dan berkulit putih bersih, serta wajahnya yang manis, menjadi alasan kenapa dia sering kali merasa kesepian.

Sejak pindah ke Jakarta untuk mencari nafkah sebagai pembantu di rumah keluarga Tomas dan Tania, Marni telah menjadi saksi bisu dari kehidupan seksual majikannya. Tomas, pria atletis berusia 40 tahun dengan wajah tampan, dan Tania, wanita berusia 38 tahun yang sibuk dengan bisnisnya, ternyata memiliki kehidupan seksual yang sangat aktif.

Marni sering kali tanpa sengaja mendengar suara erangan halus dan desahan dari kamar majikan saat ia berada di dekatnya, kala Marni sedang melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel lantai atau merapikan barang-barang di sekitar kamar. Kemesraan di antara pasangan suami istri itu membuat selalu Marni berdegup kencang jantungnya, namun di saat yang sama, rasa iri menyelinap ke dalam pikirannya.

"Kapankah aku bisa merasakan kenikmatan seperti itu?" gumam Marni pada dirinya sendiri, sambil terus membenahi kamar tidurnya yang sederhana. Keinginannya untuk memiliki hubungan yang intim semakin menggebu. Namun, keberanian untuk mencari pasangan selalu tertahan oleh kenyataan hidupnya sebagai pembantu yang sibuk.

Setiap kali Tomas pulang ke rumah, hati Marni berdegup kencang. Melihat sosok tampan itu membuatnya tak bisa menahan getaran perasaan di dalam dirinya. Tomas, seorang pengusaha sukses, sering kali menghabiskan lebih banyak waktu di rumah daripada Tania. Hal ini menjadi peluang bagi Marni untuk melihatnya lebih sering, meski hanya dari kejauhan.

Hari-hari berlalu dengan rutinitas yang sama. Marni memberikan yang terbaik dalam pekerjaannya sebagai pembantu. Namun, ketidakpuasan dalam kehidupan pribadinya terus merayap di benaknya. Kegiatannya di kamar kecil itu menjadi pelarian, meski hanya untuk sementara.

Suatu hari, ketika Tania sedang dalam perjalanan untuk mengurus cabang perusahaannya di kota lain, Marni merasa kesempatan emas untuk mendekati Tomas. Dengan hati berdebar, ia menyiapkan alasan untuk berbincang-bincang dengan majikannya.

"Tuan Tomas, apa boleh saya membantu Anda dengan sesuatu?" ucap Marni sambil tersenyum manis ketika Tomas melewati lorong menuju ruang kerjanya di rumah mewah itu.

Tomas tersenyum ramah, "Ah, Marni, tidak perlu repot-repot. Saya hanya akan bekerja di ruang kerja saya sebentar saja koq."

"Baiklah, tuan. Kalau begitu, jika ada yang perlu saya lakukan, beri tahu saja," jawab Marni, mencoba menyembunyikan kegugupannya.

Seiring berjalannya waktu, Marni dan Tomas semakin sering berbincang-bincang. Marni menemukan kebahagiaan dalam setiap percakapan ringan mereka, meski kadang-kadang hatinya berdegup tak terkendali.

Tetapi, di balik kedekatan mereka, Marni tahu bahwa batas antara majikan dan pembantu harus tetap dijaga. Ia menyadari bahwa fantasi dan kenyataan adalah dua hal yang berbeda. Marni masih harus menjalani kehidupan sebagai pembantu yang menjaga rahasia dan berharap suatu hari dapat menemukan kebahagiaannya sendiri.

***

Malam itu, ketika gelap mulai menyelimuti rumah besar itu, Marni duduk di kamarnya yang sederhana. Suara gemuruh dari lantai atas menyusup masuk melalui dinding, mengingatkannya pada kemesraan di antara pasangan majikannya, Tomas dan Tania. Hati Marni berdebar-debar ketika terdengar erangan dan desahan dari kamar tersebut, menciptakan bayangan yang menggoda di dalam benaknya.

Dengan berani, Marni melangkah mendekati tangga yang menuju lantai atas. Setiap langkahnya terasa berat dan bergetar di setiap serat sarafnya. Di lantai atas, ia memperhatikan cahaya temaram yang keluar dari kamar majikan. Pikirannya melayang pada adegan yang tak terlihat di balik pintu tertutup.

Tomas, dengan keganasan dan keperkasaannya, merayu Tania dalam keintiman yang Marni hanya bisa bayangkan. Suara percikan kasar dan manja terdengar jelas, membuat Marni semakin tak tahan. Meskipun ia tahu ini adalah momen pribadi kedua majikannya, rasa iri dan keinginan untuk merasakan kehangatan itu sendiri meluap di dalam dirinya.

Marni kembali ke kamarnya, duduk di tepi tempat tidurnya yang sederhana, dan merenung. "Kenapa aku harus terus menyaksikan kebahagiaan mereka? Aku juga ingin merasakannya," bisiknya pada dirinya sendiri. Namun, dia tahu bahwa ini adalah batas yang tak boleh dilanggar.

Dalam kebingungan dan hasrat yang menggebu, Marni mulai merancang siasatnya. Dia memutuskan untuk memanfaatkan momen ketika Tania sering pergi ke luar kota untuk mengurus bisnisnya. Ia merasa ini adalah kesempatan emas untuk mendekati Tomas.

Hari-hari berlalu dengan rutinitas yang sama. Ketika Tania memberi tahu bahwa dia akan pergi ke luar kota untuk beberapa hari, Marni menyambut berita itu dengan senyum di wajahnya yang manis.

"Tuan Tomas, apakah ada yang perlu saya lakukan selama Ibu Tania pergi?" tanya Marni dengan ekspresi polosnya, mencoba menyembunyikan niat tersembunyi di balik senyumnya.

Tomas, yang tengah sibuk membaca koran, mengangkat pandangannya. "Ah, tidak ada yang istimewa, Marni. Hanya pastikan semuanya tetap rapi seperti biasa."

Marni menanggapi, "Baik tuan. Saya akan berusaha sebaik mungkin."

Saat Tania akhirnya berangkat, Marni merasa kegembiraan dan kegelisahan yang bercampur aduk. Dia tahu inilah waktunya. Dengan cepat, Marni mulai mengatur keadaan agar ia bisa lebih dekat dengan Tomas.

Malam itu, setelah pekerjaan rumah selesai, Marni menemui Tomas di ruang keluarga. "Tuan Tomas, bolehkah saya menawarkan secangkir teh?" tanyanya dengan senyum lembut.

Tomas menoleh, mengukur Marni dengan pandangan yang penuh perhatian. "Tentu, Marni. Terima kasih."

Marni segera pergi ke dapur, dengan hati yang berdebar kencang. Ketika ia kembali dengan segelas teh panas, mereka duduk bersama di sofa.

"Saya merasa agak kesepian, tuan. Terutama setelah Ibu Tania pergi," ujar Marni, sambil mencoba menciptakan ruang keakraban.

Tomas mengangguk. "Ya, memang agak sunyi tanpa Tania di sini. Bagaimana denganmu, Marni? Apa kamu juga merasa kesepian?"

Marni menatap Tomas dengan mata yang penuh keinginan. "Terkadang, tuan. Hidup saya agak monoton."

Tomas tersenyum, "Kamu adalah bagian yang penting dari rumah tangga ini, Marni. Bagaimana jika kita membuatnya lebih menarik?"

Sesaat setelah Tomas mengajukan pertanyaan tersebut, atmosfir di ruangan itu berubah. Marni bisa merasakan ketegangan dan keinginan yang tak terucap di antara mereka berdua. Tomas melihat Marni dengan mata yang penuh nafsu, seolah-olah membaca keinginan tersembunyi di balik senyumnya.

Marni menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan detak jantung yang semakin cepat. Hatinya berkecamuk dalam perasaan antara hasrat yang lama terpendam dan ketakutan akan konsekuensinya. Namun, ketika Tomas memberi isyarat bahwa Tania tidak akan pulang, keberanian Marni tumbuh.

"Kenapa tidak, tuan?" ucap Marni dengan suara yang lembut, membuatnya terdengar lebih menggoda.

Tomas bangkit dari sofa dan mengulurkan tangannya ke arah Marni. "Mari, kita coba membuat malam ini lebih berkesan."

Dengan ragu, Marni menerima tangan Tomas, dan keduanya beranjak menuju lantai atas. Tomas membawa Marni melewati koridor mewah menuju kamar utama, tempat tempat dimana keintiman terlarang itu akan terjadi.

Mereka memasuki kamar yang dihiasi dengan selimut sutra dan lampu gemerlap. Udara penuh dengan aroma keharuman kamar parfum mewah. Marni bisa merasakan ketegangan di udara, namun, keinginan dalam dirinya membuatnya tetap berdiri di sana dengan mata yang memancarkan hasrat.

Tomas berdiri di depan Marni dan menatapnya intens. "Kamu tahu, Marni, kadang-kadang hidup memerlukan momen yang spontan."

Marni hanya bisa mengangguk, tanpa kata-kata. Tomas kemudian meraih wajah Marni dengan lembut, menyapu rambutnya ke belakang dan mencium bibirnya. Marni merasa dunianya berputar saat bibir mereka bertemu. Desahan lembut keluar dari bibir Marni, menciptakan dentingan erotis di dalam kamar itu.

Dalam perlahan, Marni merasakan Tomas membimbingnya ke tempat tidur yang mewah. Mereka terlibat dalam keintiman yang telah lama terpendam. Pakaian-pakaian terlempar tanpa ragu, dan tubuh telanjang mereka pun menyatu dalam alunan keinginan dan nafsu. Malam itu menjadi saksi dari rahasia terlarang yang melibatkan majikan dan sang pembantu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Ena-Ena 21+

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Samuel Adinata dikenal sebagai CEO Royal Adinata sekaligus sosok suami dan ayah idaman bagi Elena dan Eliott. Namun, di balik citra sempurna itu, tersimpan misteri besar mengenai ketulusan sikapnya. Samuel ternyata menyimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terkuak. Bukan sekadar pengkhianatan biasa, Elena akhirnya menyadari bahwa pernikahan mereka hanyalah taktik licik. Ia murka saat tahu dirinya hanya dimanfaatkan demi kepentingan tersembunyi sang suami.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Satu dekade membina rumah tangga, Bram dan Sinta belum juga dikaruniai keturunan. Tanpa pemeriksaan medis, Bram dan ibunya terus menghakimi Sinta sebagai pihak yang mandul. Akibat desakan sang ibu yang ingin segera menimang cucu, Bram akhirnya memutuskan untuk berpoligami secara diam-diam. Namun, sebuah rahasia besar tersimpan rapat: bagaimana jika sebenarnya Bram lah yang tidak bisa memiliki anak? Akankah Sinta tetap diam saat pengkhianatan ini terungkap?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan