APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel FINDING MOM

FINDING MOM

Demi menemukan ibu kandungnya, seorang gadis nekat merantau ke luar negeri sebagai buruh migran. Di sana, ia bertemu beberapa pria yang jatuh hati padanya, namun tak disangka salah satu dari mereka adalah kekasih sang ibu. Sementara itu, ibunya telah lama melupakan keluarga demi hidup bebas. Takdir mempertemukan mereka tepat saat sang gadis dilamar oleh pria masa lalu ibunya. Konflik batin pun memuncak dalam pencarian jati diri dan cinta ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Part 2 Libur Pertama

Pada hari minggu Tyas mengirim makanan berupa jajanan dan buah, yang di titipkan pada penjaga pintu hotel, dan pegawai hotel yang mengantar sampai depan pintu kamar. Selama di karantina selalu dalam pantauan dari departemen kesehatan. Setiap orang memakai gelang khusus. Bila berani keluar dari kamar maka akan berurusan dengan hukum, juga kena denda.

Demi sebuah tujuan, yaitu ingin mencari keberadaan sang ibu, Manika sudah siap menghadapi. Berbagai kemungkinan, yang akan terjadi nanti. 21 hari karantina di hotel. Dianggapnya sebagai liburan. Sedang dimanjakan, sebelum mulai bekerja.

Manika selalu menelepon bapaknya, karena tak ingin membuatnya khawatir. Betapa bahagianya ketika ibu sambungnya mengabarkan kalau saat ini sedang hamil. Ia berjanji pada diri sendiri untuk membahagiakan keluarganya.

Kini Manika mulai bekerja di sebuah apartmen Belair Garden di daerah Shatin New Territories. Daerah yang cukup nyaman, tidak bising, juga tidak sepi. Akses transportasi pun mudah.

Bekarja pada sepasang suami istri dengan dua orang anak usia tujuh dan sembilan tahun. Sedikit demi sedikit Manika belajar bahasa daerah Hongkong, beruntung karena ada anak-anak membuatnya cepat bisa berkomunikasi.

Baru lima hari kerja di suruh libur. Peraturan di Hongkong, setiap pekerja dapat libur tiap hari minggu dan tanggal merah. Karena belum dapat gaji sang majikan memberi pinjaman uang untuk berlibur.

Manika di jemput sahabatnya Tyas, yang sudah bersama Ayuni. Bertiga jalan-jalan menikmati hari libur. Manika belum mulai pencarian ibunya, ia ingin lebih dulu mengetahui seluk beluk, dari daerah satu ke daerah lainnya.

Banyak rencana yang sudah Manika susun dan ia bertekad akan mewujudkan semuanya dengan berusaha sungguh-sungguh. Namun ia tetap melibatkan yang mahakuasa, di setiap langkah dengan doa.

Manika, Tyas dan Ayuni baru saja keluar dari Masjid Jami kowloon, setelah melaksanakan sholat dhuhur. Tyas mengajak mereka, jalan-jalan ke taman belakang Masjid.

Namun baru saja mereka hendak memasuki taman. Terlihat kerumunan orang, dan juga banyak polisi. Karena penasaran, Tyas bertanya pada orang yang kebetulan lewat.

"Maaf Mbak, itu ada apa yah kok banyak polisi?" tanya Tyas.

"Ada orang berantem, terus ada korban di tusuk perutnya ngeri, Mbak, mending jangan kesana!" jawab orang tersebut.

"Mbak, tahu korbannya orang mana?" tanya Tyas penasaran.

"Katanya sih orang indonesia perempuan. Denger-senger karena selingkuh, cemburu gitu. Kurang paham juga saya, nggak kenal soalnya," ucap orang itu lagi.

"Ya udah makasih ya, Mbak." Ucap Tyas, orang itu pun melangkah pergi.

Tyas mengajak Manika dan Ayuni pergi dari tempat itu. Mereka menuju Stasiun Tsim Sha Tsui. Ketika baru mau masuk, seseorang yang sedang bicara di telepon melewati mereka.

"Pokoknya kamu kesini! Aku tunggu di pintu keluar A, Laras sudah di bawa ke rumah sakit. Iya Larasati." Ucap seorang perempuan cantik. yang langsung menutup panggilan teleponnya.

Manika, Tyas, dan Ayuni saling berpandangan. Untuk beberapa saat, mereka memikirkan hal yang sama. Gegas Tyas mendekati perempuan cantik itu. Yang masih berdiri di tempatnya.

"Maaf, Mbak, boleh tanya, Larasati, itu orang mana yah?" tanya Tyas penasaran. Ia yakin orang itu sedang membicarakan, si korban penusukan.

"Maksud Mbak, Larasati yang di bawa ke rumah sakit," jawab perempuan itu.

"Iya, orang mana ya dia? Apa dia yang korban penusukan di taman belakang masjid?" ucap Tyas kembali bertanya.

"Iya, dia yang tadi berantem dan di tusuk. Kalau nggak salah dari Jawa Tengah, tapi kurang tahu daerah mana. Soalnya aku juga baru kenal dua minggu yang lalu," ucap perempuan itu. "Memangnya Mbak, kenal dengannya?" Perempuan itu balik bertanya.

"Aku, lagi nyari temenku. Kebetulan namanya, Larasati. Soalnya udah lama hilang kontrak sama dia," tutur Tyas.

"Oh gitu, gini aja, nanti tanya temenku aja. Dia yang udah kenal lama. Orangnya lagi menuju kesini, tunggu aja." Selesai bicara pada Tyas perempuan itu mengambil ponselnya yang berdering. dan berjalan menjauh.

Tyas dan Ayuni, saling berpandangan, dan secara bersamaan melihat kearah Manika yang sedang terdiam. Mereka tahu apa yang sedang dirasakan sahabatnya.

"Nik, kita berdoa saja. Semoga itu bukan ibumu. Nama Larasati kan banyak," hibur Ayuni.

"Iya, Nik, nanti kita tanya temennya orang itu. Cari tahu dulu, berpikir yang baik-baik saja, ok!" Tyas menimpali.

Manika hanya terdiam tidak menanggapi ucapan dari kedua sahabatnya. Berbagai rasa berkecamuk dalam dada. Tak mampu ia luapkan. Entah mengapa tak ada khawatir di hatinya, jika orang itu adalah ibunya.

Tyas yang melihat perempuan tadi sudah bertemu temannya. Bergegas mengajak kedua sahabatnya untuk mengikutinya. Orang itu pun melihat kearah mereka, yang sedang berjalan mendekat.

"Hai, Mbak, kenalin aku Tyas, dan ini kedua sahabatku Ayu dan Ika," ucap Tyas ramah.

"Oh iya tadi kita belum kenalan yah, aku Mirah, dan temenku ini Dewi," ucap perempuan cantik tadi. Ternyata bernama Mirah.

"Ini loh, Mbak Dewi, mereka yang aku bilang tadi," tutur Mirah.

"Larasati temenku itu, orang Semarang," tutur perempuan bernama Dewi yang tak kalah cantik dari Mirah. Penampilan mereka bak artis sinetron.

"Oh Semarang, kira'in, Banjarnegara, ok Mbak terima kasih infonya. Kalau gitu kami pamit yah." Selesai bicara Tyas mengajak Manika dan Ayuni keluar dari stasiun. Tidak jadi naik kereta bawah tanah. Tapi membawa kedua sahabatnya menuju dermaga kapal.

"Kalian berdua merasa nggak sih, kalau perempuan yang namanya Dewi itu, sepertinya nggak jujur?" ucap Ayuni yang sedari tadi diam.

"Ya taulah, makanya aku pun bohong. Kalau Larasati yang kita cari dari Banjarnegara," tutur Tyas.

"Apakah mungkin, itu beneran Ibuku," gumam Manika lirih.

"Ya belum tentu, Nik, nanti kita juga akan tahu. Kalau bener mereka bohong, akan terkuak identitas, Larasati, itu dari mana. Inget pemilik nama itu bukan cuma ibumu. Pihak KJRI kantor perwakilan kita. Pasti akan dihubungi oleh kepolisian, sudah jangan berpikir yang nggak baik," tutur Tyas panjang lebar.

Manika kembali terdiam. Ia mencoba melupakan sejenak tentang ibunya. Mengikuti langkah Tyas dan Ayuni, sambil melihat pemandangan, agar hatinya yang sedang galau, sedikit tenang. Sepanjang jalan menuju dermaga, yang terlihat bangunan gedung megah nan indah. Benar-benar kota yang sangat moderen. Jauh berbeda dengan kota kelahirannya.

Mereka berjalan sambil sesekali mengambil gambar, photo bersama, di harbour city. Pusat perbelanjaan besar dan elit. Tak lupa singgah di tempat tugu jam berada dekat dermaga. Yang menjadi salah satu ikon daerah Tsim Sha Tsui - Kowloon.

Puas berphoto, mereka menaiki kapal menuju Kota Central. Sesampanya di dermaga Central, mereka berjalan menyeberangi jembatan layang. Ayuni dan Manika benar-benar kagum, melihat pemandangan perkotaan super moderen gedung-gedung tinggi menjulang ada di mana-mana. Sangat indah membuat takjub.

Tyas memberitahu pada kedua sahabatnya. Kalau Kota Central adalah tempatnya warga negara Philippina berkumpul menikmati hari libur. Sementara tempat kumpulnya warga Indonesia, berada di Causeway bay. Walau sekarang sudah menyebar hampir seluruh wilayah Hongkong. Karena saking banyaknya.

Ikuti perjalanan Manika mencari ibunya yah. Jangan lupa tinggalkan komen, kritik dan saran. Terima kasih.

Bersambung.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Teman Tapi Sekamar?
8.4
Amanda, sosialita kaya raya yang sombong, terjebak dalam masalah besar setelah menyetujui syarat ayahnya. Ia terbangun di pulau terpencil bersama Senja, pria dingin yang tak ia kenal. Keduanya terpaksa tinggal serumah demi misi reality show televisi dengan tujuan berbeda. Amanda yang manja membuat Senja kewalahan, sementara ketus pelayan itu membuat Amanda frustrasi. Di tengah konflik kepribadian yang kontras, mampukah mereka bertahan di lingkungan yang asing?
Sampul Novel CEO LEBAY
8.3
Richard tewas setelah gagal bersaing memperebutkan Claudia. Di akhirat, ia memprotes ketidakadilan nasibnya hingga Tuhan memberinya kesempatan hidup kedua. Berkat doa tulus seorang gadis, Richard bangkit dengan memori masa lalu yang luar biasa. Kini ia menguasai berbagai bahasa dan seni, serta tahu letak harta karun tersembunyi. Sambil mengejar Claudia dengan kekayaan barunya, Richard mulai ragu apakah obsesinya itu benar atau ada cinta lain yang lebih tulus.
Sampul Novel Immortal and The Beast
9.1
Pasca perang berdarah 100.000 tahun silam, Theodore bangkit melalui mantra kuno. Namun, alih-alih pulih dalam 10.000 tahun, roh sang Immortal justru terbangun di masa depan dalam tubuh pemuda lemah yang sering dirundung. Di dunia yang kini terancam monster, ia bertekad menjadi Hunter, pahlawan pembasmi makhluk buas. Meski raga barunya rapuh, pengalaman tempur dari masa lalu akan membantunya menaklukkan tantangan demi mengubah nasib malang sang pemilik tubuh.
Sampul Novel KUNYIT DARI SARANJANA
8.2
Lawen, pemuda dari Suku Dayak Bakumpai, terjebak dalam masalah besar saat menjadi buronan di kota gaib Saranjana. Tanpa tahu kesalahan pastinya, ia diburu oleh Panglima tertinggi yang sangat berambisi menangkapnya. Situasi kian genting karena Raja Saranjana menggelar sayembara dengan imbalan fantastis: separuh wilayah kerajaan serta kesempatan menikahi sang putri bagi siapa saja yang berhasil meringkus Lawen. Kini, nyawa Lawen berada dalam ancaman besar.
Sampul Novel Lure Young Master Wolf
9.5
Terjebak dalam konspirasi licik, seorang gadis tak sengaja masuk ke pelukan Bei Minghan, putra keenam keluarga Beiming yang misterius. Pria berkuasa di Mingcheng ini dijuluki manusia serigala karena sifatnya yang kejam dan ganas. Meski reputasinya menakutkan, Bei Minghan justru menunjukkan sisi lain yang tak terduga. Bagi sang serigala, kesetiaan adalah segalanya. Di balik sosoknya yang dingin, ia hanya memilih untuk mencintai dan memanjakan satu wanita selamanya.
Sampul Novel OLD & GOLD
8.0
Hidup Carissa hancur saat ayahnya dipenjara karena kasus korupsi. Mencari ketenangan, ia bekerja di The Golden's Arena milik Antoni Miller, mantan staf ayahnya. Kedekatan mereka berkembang menjadi hubungan romansa dewasa yang memicu kemarahan keempat anak Antoni. Di tengah konflik keluarga tersebut, Fahri, seorang YouTuber sekaligus mantan detektif, mulai menyelidiki kejanggalan kasus ayah Carissa, mengungkap misteri yang selama ini terpendam rapat.