APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel GADIS TAWANAN SANG MAFIA

GADIS TAWANAN SANG MAFIA

Selena terjebak dalam nestapa setelah diculik Jeno Kusuma, putra pemimpin mafia Sembilan Naga yang bengis. Aksi nekat ini adalah bentuk balas dendam Jeno karena ayah Selena dianggap bertanggung jawab atas kematian papanya sekaligus mencuri stempel rahasia organisasi. Di tengah siksaan menjadi pemuas nafsu, Selena mencoba berbagai cara termasuk mengakhiri hidup demi lepas dari cengkeraman Jeno. Akankah ia berhasil bebas, atau justru terpaksa tunduk selamanya?
Bab
Bagikan

Bab 1

“BUKA BAJUMU!”

Mata bengis pria itu menatap Selena dengan begitu tajam. Dia tak peduli air mata Selena bercucuran hingga membasahi kerah kemeja putihnya yang berubah warna hitam kecokelatan karena diseret dengan paksa.

Tubuh Selena gemetaran hebat. Dia tak mengerti mengapa dirinya ditarik paksa dari kamar kosannya oleh dua orang pria bertubuh besar dan berpakaian serba hitam pagi ini.

Padahal, dia sudah membayangkan hari ini dia akan mengikuti kegiatan ospek pertamanya di kampus. Semua bayangan kebahagiaannya untuk berbaur dengan teman-teman baru di fakultas bisnis yang sudah lama dia idam-idamkan langsung hancur berantakan.

Selena berusaha memberontak sebisanya. Namun, dia tetap ditarik paksa hingga terseret-seret.

Salah satu dari pria itu membungkam mulut dan hidung Selena dengan kain putih yang sudah diberi cairan obat tidur. Kesadaran Selena hilang dalam hitungan detik.

Selena tak tahu dibawa ke mana. Yang dia tahu, saat sadar, sudah ada seorang pria mengenakan bathrobe menatap tubuhnya dengan pandangan lapar.

Rasa takut dan cemas langsung menyergap tubuh Selena. Apalagi, senyuman pria itu begitu jahat dan penuh dengan kemenangan. Dengan mudahnya, pria itu membentak dan menyuruh Selena sesuka hatinya.

“BUKA BAJUMU! KAU TULI YA?” hardik pria itu.

Rahang keras dan kokoh wajah pria itu begitu indah membentuk paras wajahnya yang tampan. Selena yakin semua perempuan yang berjumpa dengan pria itu akan langsung jatuh hati.

Namun, Selena tak bisa menaruh hatinya pada pria itu sekarang. Pria itu terlalu mengerikan untuk Selena.

Jemari tangan Selena memegang erat kancing kemeja putihnya yang lusuh. Dia masih menangis dan menggelengkan kepala.

“Maafkan aku. Aku akan memperbaiki sikapku. Tolong jangan lakukan ini padaku,” ujar Selena memohon.

Selena terus merapalkan kalimat permohonan di sela-sela tangisan derasnya. Dia tak tahu kesalahan apa yang sebenarnya dia lakukan. Dia bahkan tak pernah merasa melakukan hal buruk semenjak dia pergi ke Jakarta untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di bangku kuliah sejak satu tahun lalu. Dia bahkan tak terlibat hutang-piutang sama sekali.

Sayangnya, pria di depannya itu sepertinya sangat membenci dirinya. Langkah pria itu bergerak tegas dan kuat mendekati Selena yang berada di atas ranjang. Dalam sekejap mata, pria itu sudah mendorong keras tubuh Selena hingga terbaring tak berdaya di atas ranjang dan mengungkunginya.

Selena tak mampu bergerak. Dia mencoba meronta tapi pria itu mengunci tangan dan kaki Selena dengan sempurna.

“Aku nggak tahu apa salahku tapi aku akan memperbaikinya kalau kamu mau memberiku kesempatan,” pinta Selena untuk kesekian kalinya.

Pandangannya berkaca-kaca dan memelas pada pria itu. Dia berharap hati nurani pria itu bisa tersentuh dan berhenti melakukan hal gila ini.

Sayangnya, pria itu sudah gelap mata. Dengan kasar dan tanpa rasa kasihan sedikit pun, tangan pria itu mulai mengoyak pakaian yang menempel pada tubuh Selena.

Tangis Selena makin jadi. Rasa sakit, sedih, dan pedih menjadi satu merasuk ke tubuhnya hingga sukma terdalam jiwanya.

Pria itu merenggut kesuciannya dengan begitu kasar dan tak bermartabat. Seolah-olah Selena hanyalah sebuah boneka pemuas nafsu yang hanya boleh diam menerima semua perlakuan kasarnya itu.

Selena memejamkan matanya. Dia berharap saat terbangun, semua ini hanyalah mimpi.

***

Kepulan asap rokok mengudara dari bibir cokelat pria bermata elang itu. Dia duduk di tepian balkon kamarnya dan menikmati rokok buatan kota Manchester itu.

Di depannya ada sebotol red wine dan gelas yang setengah isinya dipenuhi dengan red wine berwarna merah. Ada sepiring raw steak di sana yang masih utuh.

Pria itu menerima telepon dari asistennya. Dia kembali menanyakan kabar sopir almarhum papanya yang kabur dengan membawa stempel rahasia keluarganya.

“Kami masih belum menemukannya, Tuan Jeno,” ujar Roy, asisten pria itu.

“Cepat temukan! Stempel itu harus kembali ke keluarga Kusuma!” perintah Jeno. Dia berhenti merokok dan menggesek-gesekkan ujung bara rokoknya di permukaan asbak agar segera padam. Tangannya mengambil gelas wine-nya dan kembali meminumnya hingga tandas. “Papaku sudah merintis organisasi Sembilan Naga dengan susah payah. Aku tidak mau ada pergolakan di organisasi. Jangan sampai ada yang tahu tentang hilangnya stempel ini.”

“Iya, Tuan,” jawab Roy. “Kami akan memperketat penjagaan.”

“Lakukan susur hutan dan gunung di lokasi kecelakaan. Malam ini aku akan datang ke acara perkumpulan para tetua Sembilan Naga,” terang Jeno.

“Perempuan itu bagaimana, Tuan?” tanya Roy. “Apa Tuan akan benar-benar membunuhnya?”

Pandangan Jeno beralih ke Selena. Tubuh gadis itu hanya dibalut oleh selimut berwarna putih di atas ranjang. Dia tak menyangka jika gadis itu masih perawan. Seharusnya dia tak bersikap sekasar itu tadi. Namun, amarahnya tak bisa dia bending. Ayah gadis itu sudah membuat papanya kecelakaan dan kini menghilang dengan membawa stempel berharga milik keluarga Kusuma.

Jeno tak bisa diam begitu saja. Dia akan menggunakan gadis itu sebagai umpan agar sang ayah datang ke hadapan Jeno.

“Nyawanya tidak berharga. Buat apa aku memedulikannya,” tutur Jeno dingin dan kejam. “Kamu sebar saja informasi tentang dia agar ayahnya segera datang ke hadapanku. Aku dengar dia anak kesayangan di keluarga sopir itu.”

“Baik, Tuan,” jawab Roy.

Telepon selesai. Jeno meletakkan ponselnya di meja. Tangannya kembali meraih botol wine dan menuangkannya ke gelasnya hingga penuh.

Pria itu menikmati red wine-nya sambil memikirkan rencana yang harus dia lakukan untuk mempertahankan posisi keluarga Kusuma sebagai pimpinan Sembilan Naga.

Organisasi Sembilan Naga adalah organisasi yang dibentuk oleh para orang kaya yang memiliki beberapa jenis bisnis ilegal di Indonesia. Bisa dikatakan, mereka termasuk mafia bertangan bersih karena semuanya diorganisasi dengan baik. Bahkan, para pejabat tertinggi di jajaran kementerian dipegang kendalinya oleh mereka.

Semua ini bisa tercipta dengan rapi dan terorganisasi berkat kinerja Supomo, Papa Jeno. Sekitaran 30 tahun lalu, ketika krisis moneter menyapa Indonesia, Supomo membuat terobosan baru dengan ide briliannya itu.

Sayangnya, sekarang stempel penting sebagai tanda bahwa keluarga Kusuma pimpinan Sembilan Naga telah hilang. Sebagai anak sulung keluarga Kusuma, Jeno benar-benar murka. Dia tak bisa menerima kematian Supomo dan hilangnya stempel itu. Padahal, tahun depan adalah masa krusial karena Supomo akan memberikan tahta kepemimpinannya di organisasi Sembilan Naga pada Jeno. Jika stempel itu ketahuan hilang, habislah sudah nasib Jeno.

Tangan Jeno meremukkan gelas yang ada di tangannya. Aliran red wine bercampur dengan aliran darah dan pecahan kaca.

Telinga Jeno mendengar suara Selena yang sudah terbangun. Pandangannya melirik tajam gadis yang masih setengah sadar di atas ranjang itu.

“Mood-ku benar-benar buruk,” desis Jeno. “Kau harus bertanggung jawab atas semuanya!”

Pria itu mengambil kain napkin dan mengusap tangan kanannya agar tak lagi tertempeli pecahan kaca gelas yang bercampur dengan red wine dan aliran darahnya. Dia melangkah mendekati ranjang dan melampiaskan amarahnya lagi pada Selena.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ditinggal Kekasih Mafia
9.0
Dante Alvarado, gembong mafia kejam, menutup hati akibat pengkhianatan mantan kekasih yang menikah dengan pria lain. Kebenciannya pada wanita terusik saat seorang gadis misterius tiba-tiba mengklaim sebagai calon istrinya di depan publik. Situasi kian rumit ketika sang mantan kembali muncul dan menyatakan perasaan. Dante pun tersulut amarah besar. Akankah ini menjadi kehancuran prinsipnya atau justru awal dari sebuah permainan maut yang jauh lebih berbahaya?
Sampul Novel FENGYING LIE
8.7
Kejadian tak terduga menimpa Fengying saat dirinya tiba-tiba diserang oleh dua pria misterius. Pukulan keras salah satu dari mereka membuatnya jatuh tersungkur hingga pergelangan tangannya terluka. Dengan penuh amarah, Fengying bangkit dan memaki pelaku yang menyerangnya. Namun, lawan justru memberikan ancaman mematikan. Mereka menuntut Fengying untuk segera menyerahkan pedang miliknya, atau nyawanya akan dihabisi di tempat itu juga tanpa ampun.
Sampul Novel Monster Heart
8.9
Alianna Monru, jurnalis ambisius, pulang demi membalas dendam, namun langkahnya dijegal pria misterius. Ia terkejut saat tahu pria itu adalah pembunuh berantai yang memegang kunci masa lalunya. Damian, sang pembunuh, mengenali Alianna sebagai pujaan hatinya sejak sekolah. Ia terpukul melihat gadis ceria itu berubah menjadi penuh kebencian. Damian didera rasa bersalah karena dialah penyebab kehancuran hidup Alianna yang memicu dendam membara tersebut.
Sampul Novel Pewaris Sejati yang Terlupakan Menyerang Balik
8.1
Jennifer Bennett, pewaris asli Keluarga Bennett, justru disingkirkan oleh penipu demi mendapatkan pengakuan. Setelah difitnah dan dipermalukan secara publik, ia memilih berhenti mengejar restu keluarga. Jennifer bangkit untuk membalas ketidakadilan tersebut, menjadi ancaman bagi mereka yang menindasnya. Saat keluarga Bennett berusaha menghancurkannya, Jennifer justru meraih kesuksesan luar biasa. Bagi Jennifer, kekuasaan adalah jawaban mutlak atas segala pengkhianatan.
Sampul Novel Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
8.3
Hasrat yang membara layaknya pedang tajam telah melukai mereka sejak pertemuan pertama yang sunyi. Sang pria terbiasa menjalani kehidupan penuh risiko berbahaya sekaligus kenikmatan duniawi yang tiada henti. Namun, ia tidak pernah menduga akan ada sosok wanita yang mampu menembus pertahanannya dan membuat dirinya lengah. Di balik ikatan pernikahan ini, tersimpan rahasia besar yang menguji batas kekuatan serta perasaan terdalam mereka berdua.
Sampul Novel Rhododendron
9.3
Seorang gadis mafia harus menjalankan misi rahasia di sebuah desa terpencil. Agar penyamarannya sempurna, ia membentuk keluarga palsu demi membaur dengan warga lokal tanpa memicu kecurigaan. Namun, situasi menjadi kacau saat beberapa pendatang baru mulai mengendus identitas aslinya yang berbahaya. Di tengah ancaman yang kian nyata, mampukah ia menuntaskan tugasnya dan tetap menjaga rahasia gelapnya agar tidak terbongkar oleh orang-orang di sekitarnya?