APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gejolak Hati dan Logika

Gejolak Hati dan Logika

Olivia terjebak dalam dilema antara perasaan cinta dan trauma masa lalu. Meski mencintai Rendra, bosnya yang mapan, logika Olivia menolak pernikahan karena tragedi yang menimpa keluarganya. Kematian ibunya akibat KDRT serta kegagalan asmara saudara perempuannya menciptakan ketakutan akan pengkhianatan. Kakak dan adiknya pun menentang hubungan ini. Di tengah bayang-bayang luka lama, mampukah Olivia mempercayai Rendra dan memilih kebahagiaannya sendiri?
Bab
Bagikan

Bab 3

Beberapa hari kemudian, tepatnya di malam hari, teman-teman Caitlin datang ke rumahnya tetapi dengan penampilan yang tidak sopan. Bukannya ingin melayat, mereka malah ingin menjemput Caitlin untuk diajak ke club malam. Mereka terpaksa ke rumah Caitlin karena sedari tadi pagi nomer ponsel Caitlin tak bisa dihubungi.

Caitlin membuka pintu dan melihat teman-temannya datang dengan penampilan tak sopan, “Kalian ngapain ke rumah gue?” tanya Caitlin.

“Habisnya nomer lo gak bisa dihubungi sih,” ucap Erina, teman Caitlin.

Caitlin menarik kedua sahabatnya itu ke halaman rumahnya, “Lo berdua ngapain ke rumah gue pakai penampilan kayak gini!”

“Apa yang salah dari penampilan kita? Perasaan penampilan kita biasa aja,” ucap Steffi, teman Caitlin.

“Penampilan kalian biasa buat pergi ke clubbing tapi gak sopan kalau pergi ke rumah duka. Kalian mikir dong masa kalian ke rumah duka pakai penampilan kayak gini? Malu sama tetangga gue yang lagi yasinan di dalem,” ucap Caitlin.

“Rumah duka? Emangnya siapa yang meninggal?” tanya Steffi.

“Nyokap gue,” ucap Caitlin.

“Oh nyokap lo,” Erina.

“Ya udah sekarang lo ganti baju gih terus ikut kita ke restoran buat nyari makan. Habis itu jam 11 malem nanti kita ke klub,” ucap Steffi.

“Gila lo ya? Udah tau gue lagi berduka tapi kok bisa-bisanya sih lo berdua ngajakin gue ke clubbing,” ucap Caitlin.

“Justru karena kita tahu lo lagi berduka cita makannya kita mau ngajak lo bersuka cita. Paginya lo boleh sedih tapi malemnya lo harus happy-happy,” ucap Erina.

Sementara itu, sedari tadi Olivia tak melihat kemana perginya Caitlin. Oleh sebab itu, Olivia mencari tahu kemana perginya Caitlin. Setelah dicari-cari, Olivia akhirnya menemukan Caitlin yang sedang berada diluar. Olivia pun menyusulnya dan memintanya untuk segera masuk ke dalam rumah.

“Cait, kamu ngapain disini?” tanya Olivia.

Begitu melihat kedua teman Caitlin, Olivia terkejut dan menjewer telinga Caitlin “Didalam rumah lagi pengajian kamu malah ngobrol sama temen kamu diluar, mana pakaiannya gak pantas lagi.”

“Aduh..duh.. lepasin kak.. Malu sama temenku,” ucap Caitlin dan Olivia melepaskan tangannya dari telinga Olivia.

“Maaf kak kita gak tahu kalau lagi ada pengajian di dalam,” ucap Steffi.

“Kalian gak lihat ada bendera kuning didepan rumah?” tanya Olivia.

“Gak kelihatan kak,” ucap Erina.

“Lagian kalian ngapain sih kesini pakai baju kayak gini? Apa yang kalian kenakan gak pantas untuk melayat,” ucap Olivia.

“Kita kesini bukan mau melayat kak tapi mau ngajak Caitlin ke klub,” ucap Erina keceplosan.

“Kenapa malah lo kasih tau sih!” ucap Caitlin pada Erina.

“Apa ke klub? Jadi selama ini kalian sering ke klub sama Caitlin?” tanya Olivia.

“Enggak kok kak baru kali ini aja,” ucap Erina.

“Gak mungkin kalau baru sekali pasti udah berkali-kali kan? Kalian pikir saya gak tahu? Udah-udah mendingan kalian pulang sekarang dan jangan temui Caitlin lagi. Saya gak mengizinkan adik saya temenan sama kalian lagi,” ucap Olivia.

“Kak, aku tahu mereka salah tapi jangan marahin mereka juga dong kak. Mereka temen yang baik kok,” ucap Caitlin.

“Kalau mereka temen yang baik, mereka gak bakal ngajak kamu ke tempat yang gak baik. Udah mendingan kamu masuk dan biarkan mereka pergi,” ucap Olivia.

“Oke. Kita pergi,” ucap Steffi dengan wajah kesal. Kemudian ia pergi bersama Erina.

“Kenapa sih kakak selalu aja ikut campur sama kehidupan aku? Biarkan aku melakukan apapun yang aku suka selama itu gak merugikan kakak!” ucap Caitlin.

“Kakak adalah kakak kamu, jadi kakak berhak mengatur kehidupan kamu supaya gak terjerumus ke pergaulan yang salah. Kakak gak mau kamu temenan sama orang yang cuma bawa pengaruh buruk buat kamu!” ucap Olivia.

“Kakak jahat!” ucap Caitlin kemudian masuk ke dalam rumah.

*****

Waktu menunjukkan pukul 22 malam. Setelah warga pulang, Olivia melihat kakaknya, Julie termenung sendirian. Julie terlihat menangis di pojokan entah apa yang membuatnya menangis seperti itu. Olivia pun mempertanyakan hal apa yang membuat sang kakak menangis.

“Kak Julie kenapa?” tanya Olivia.

“Kakak lagi sedih liv,” ucap Julie.

“Sedih kenapa kak? Cerita aja sama aku,” ucap Olivia.

“Yang pertama, kakak sedih karena Mamah udah gak ada. Yang kedua, kakak sedih karena sikap Willy. Kakak ngerasa Willy udah berubah,” ucap Julie.

“Perasaan kakak aja kali,” ucap Olivia.

“Bukan sekedar perasaan kakak Liv tapi itu kenyataan. Semakin hari, sikap Willy semakin berubah. Kakak melihat Willy yang sekarang bukan Willy yang dulu lagi,” ucap Julie.

“Jangan buru-buru menilai kak Willy. Coba kakak bicarakan baik-baik dulu sama kak Willy,” ucap Olivia.

“Kakak udah pernah ngomongin soal apa yang kakak rasakan sama Willy tapi dia malah marah dan bilang kalau kakak gak pengertian sama dia,” ucap Julie.

“Kakak yang sabar ya,” ucap Olivia kemudian memeluk Julie.

Julie berkata, “Aku capek nikah sama orang yang gak pernah menganggap aku ada Liv. Apapun yang aku lakukan gak pernah ada artinya di mata Willy. Aku buatin sarapan gak pernah dia makan, aku bikinin minum gak pernah dia minum, bahkan aku tanya aku harus apa, pun tetep gak dia gubris.”

“Willy jarang ada dirumah tapi sekalinya dia dirumah dia cuma fokus sama hapenya. Setiap aku ajak ngobrol dia gak pernah mau denger dan tetap fokus sama hapenya. Aku bingung harus gimana lagi ngadepin Willy. Aku selalu menjalankan kewajibanku sebagai istri tapi Willy gak pernah menghargai itu,” imbuhnya.

“Sebagai adik, aku gak terima sama sikap dan perlakuan kak Willy sama kak Julie. Aku pikir kak Willy pria yang baik tapi apa yang ada di pikiranku ternyata salah. Aku gak nyangka ternyata kak Willy bisa bersikap seburuk itu sama kakak,” ucap Olivia.

Julie berkata, “Pas awal-awal pernikahan, hubungan kita baik-baik aja. Kita selayaknya suami istri pada umumnya. Tapi seiring berjalannya waktu, semua berubah dan Willy yang sekarang seperti bukan Willy yang dulu aku kenal.”

“Tadi kakak bilang kalau kak Willy jarang di rumah kan? Dan pas di rumah kak Willy malah sibuk sama hapenya. Kok aku jadi curiga ya. Coba deh kakak periksa hapenya kak Willy siapa tahu ada sesuatu yang bikin dia gak berhenti mantengin hape,” ucap Olivia.

“Diam-diam aku udah pernah ambil hapenya dan mau aku cek tapi keburu ketahuan sama dia. Pas dia lihat aku megang hapenya, dia langsung ngambil hapenya dari tanganku. Terus dia marah-marahin aku dan bilang kalau aku gak boleh sentuh hapenya lagi,” ucap Julie.

“Kayaknya emang ada yang kak Willy sembunyikan dari kakak deh. Kalau emang gak ada yang kak Willy sembunyikan, seharusnya kak Willy gak perlu sekhawatir itu pas kakak megang hapenya,” ucap Olivia.

“Aku mikirnya juga gitu Liv,” ucap Julie.

“Kakak gak boleh diem aja. Kakak harus bertindak supaya kakak tahu apa yang sebenarnya terjadi sama kak Willy!” ucap Olivia.

“Gimana caranya Liv?” tanya Julie.

“Nanti kita pikirkan lagi kak. Yang penting sekarang kakak tenangin diri kakak dulu,” ucap Olivia.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel After That Night
8.2
Rebecca kehilangan segalanya tepat sebelum hari pernikahannya akibat sebuah jebakan malam yang merusak reputasi serta jalinan cintanya. Di tengah kehancuran nama baik dan pengusiran oleh keluarga, ia menyadari bahwa insiden tragis tersebut justru menghubungkannya dengan sosok Glenn Romanov. Takdir kini mempermainkan dua orang asing ini dalam pusaran masalah yang kian rumit. Akankah Rebecca mampu bangkit saat hidupnya terikat pada pria yang tak ia kenal?
Sampul Novel Antara Aku, Kamu, dan Gundikmu
8.4
Anisa Amanda, seorang istri berparas jelita, harus menelan pil pahit saat dikhianati oleh suaminya, Hendra, dan adik sepupunya sendiri, Tia. Tak tinggal diam, Anisa bertekad membalas dendam atas sakit hatinya. Di tengah rencananya, ia tak sengaja bertemu Fras Ramadhan, seorang tukang parkir tampan. Siapa sangka, Fras sebenarnya adalah CEO sukses Bintang Group yang menyamar. Pertemuan itu memicu konflik baru sekaligus menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Sampul Novel Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua
8.7
Keira terpuruk setelah perusahaannya nyaris bangkrut dan tunangannya berkhianat demi wanita kaya. Di tengah keputusasaan, ia melarikan diri ke kelab malam hingga mabuk berat. Takdir buruk membawanya terbangun di ranjang yang sama dengan Aksel Sanjaya, CEO dingin di kantornya sendiri. Kini, Keira dan Aksel terjebak dalam konsekuensi rumit akibat satu malam tragis tersebut. Bagaimana mereka menghadapi perubahan hidup yang tidak terduga ini?
Sampul Novel Diary Istri CEO
9.5
Aisyah, lulusan Manajemen Pendidikan Islam, merantau ke Jakarta demi berdakwah. Namun, ia justru dihina saat melamar kerja di perusahaan milik Rahman. Rahman adalah CEO sukses yang berubah nakal setelah batal menikah dengan Cindy akibat masalah kesuburan. Takdir membawa Aisyah mendengar rahasia Rahman hingga ia bersedia menikah demi kehormatan. Meski ragu akan kondisinya, Rahman mencoba menerima syarat Aisyah untuk berikhtiar bersama demi masa depan mereka.
Sampul Novel Gairah Tersembunyi Bos Killer
8.6
Nina, lulusan terbaik yang penuh ambisi, harus menghadapi kenyataan pahit saat bekerja di bawah kendali Nathan. Sang bos yang dikenal kejam itu terus mempersulit langkahnya di kantor. Namun, suasana berubah drastis ketika sebuah lembur malam mengungkap sisi hangat Nathan yang tak terduga. Meski benih cinta mulai tumbuh, mereka terpaksa menjalin asmara secara sembunyi-sembunyi. Kini Nina terjebak dalam dilema antara karier, intrik kantor, dan rahasia besar.
Sampul Novel Hasrat Tak Henti-Hentinya Sang Taipan Manipulatif
8.1
Demi menyelamatkan bisnis ayahnya, Irene terpaksa menjalin hubungan dengan pengusaha perkasa bernama Braydon. Di balik sosoknya yang tangguh, Braydon menyimpan gejolak emosi yang hanya diperlihatkan pada Irene. Meski terjebak dalam manipulasi sang taipan, Irene justru jatuh hati sebelum akhirnya hancur saat mengetahui pertunangan Braydon. Ia pun pergi dan bertemu musuh bebuyutan Braydon, Dr. Mitchell, memicu persaingan sengit dua pria demi memenangkan hatinya.