APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hamil Dengan Pengkhianat

Hamil Dengan Pengkhianat

Nasib buruk di Paris membawa Vera terjebak dalam malam panjang bersama pria asing. Betapa terkejutnya dia saat menyadari pria itu adalah Dante, perundung masa sekolah yang paling ia benci. Dua bulan berlalu di Jakarta, Vera mendapati dirinya hamil dan bertekad membesarkan janin itu sendirian demi menghindari bayang masa lalu. Namun, takdir justru mempertemukan mereka kembali. Kehadiran Dante yang tiba-tiba membuat hidup Vera kian rumit dan penuh dilema.
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari-hari berlalu dengan perlahan, terasa berat seperti beban yang tak kunjung hilang. Vera merasa seperti sedang berjalan di atas tali yang rapuh, tanpa tahu kapan ia akan jatuh. Setiap langkahnya terasa penuh dengan keraguan, sementara di dalam hatinya ada dorongan yang kuat untuk pergi, untuk melupakan semuanya, namun kenyataan terus mengejarnya, tak pernah memberi ruang untuk bernafas.

Kehamilannya, yang awalnya ia anggap sebagai mimpi buruk, kini semakin menjadi kenyataan yang tak bisa dihindari. Setiap pagi, tubuhnya terasa semakin berubah, semakin nyata. Bagian-bagian tubuhnya yang dulu ramping kini mulai melengkung, dan meskipun ia mencoba untuk menyembunyikannya, ada sesuatu yang tak bisa ia tahan lagi. Kehamilan ini bukan hanya fisik, tetapi juga emosional. Ia merasa terperangkap, tidak hanya oleh bayi yang sedang tumbuh dalam rahimnya, tetapi juga oleh bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui.

Di sisi lain, Dante tidak pernah jauh. Meskipun Vera berusaha menjauh, berusaha untuk tidak terlibat lebih dalam, pria itu selalu ada. Setiap kali mereka bertemu, ia tampak lebih tenang, lebih memaksa untuk menyelami perasaan yang tak terungkapkan. Mungkin dia tidak pernah benar-benar memahami kedalaman perasaannya terhadap Vera, tapi satu hal yang pasti-Dante tidak bisa menjauh. Terlalu banyak benang yang mengikat mereka, dan meskipun Vera berusaha untuk memotongnya, ia tahu itu bukan hal yang mudah.

Pada suatu sore yang mendung, Vera duduk di balkon hotelnya, menatap langit yang gelap. Udara Paris terasa segar, tetapi hatinya terasa sesak, dipenuhi dengan tanya yang tak terjawab. Kehamilannya, hubungan dengan Dante, dan perasaan yang terus mengganggunya-semuanya seperti angin ribut yang tidak pernah berhenti mengamuk. Ia menatap ke bawah, melihat hiruk-pikuk kota yang berjalan seperti biasa, sementara ia merasa semakin terasing dari dunia itu.

Saat itulah suara pintu terbuka, dan Vera tidak perlu menoleh untuk tahu siapa yang datang. Langkah kaki itu sudah terlalu dikenalnya.

Dante berdiri di ambang pintu, menatapnya dengan ekspresi yang sulit dibaca. Ada ketegangan di udara, sesuatu yang tak terucapkan, namun ada di antara mereka, mengikat mereka dalam jaring yang semakin rapat. Vera merasa perutnya bergetar, bukan karena takut, tetapi karena perasaan yang begitu kuat, yang selama ini ia coba hindari.

"Vera," kata Dante, suaranya lebih lembut dari yang ia duga. "Kita perlu bicara."

Vera menutup matanya sesaat, berusaha mengumpulkan keberaniannya untuk menghadapi apa yang pasti akan datang. "Tentang apa, Dante?" tanyanya, suaranya datar namun sarat dengan emosi yang tak terucapkan.

Dante melangkah maju, menghentikan langkahnya tepat di depan Vera. Ia berdiri cukup dekat, cukup dekat untuk membuat Vera merasa panik, tetapi ia tidak mundur. Ada sesuatu dalam tatapan Dante yang menggetarkan, seolah pria itu berusaha menyampaikan segala sesuatu tanpa kata-kata.

"Kamu tahu kenapa aku di sini," kata Dante perlahan, suara itu mengandung ketegasan yang tidak bisa ia hindari. "Karena aku tidak bisa membiarkan kamu menjalani ini sendirian."

Vera menatapnya, merasakan perasaan yang lebih dalam dari yang ia ingin akui. "Aku tidak membutuhkanmu, Dante," jawabnya tajam, berusaha menjaga jarak. "Aku tidak butuh bantuanmu atau kehadiranmu dalam hidupku."

Tapi meskipun kata-kata itu keluar begitu mudah, hati Vera terasa sebaliknya. Ia butuh seseorang, terutama setelah semua yang terjadi, tetapi apakah orang itu harus Dante? Apakah ia harus menerima kenyataan bahwa ia kembali terjebak dalam hidupnya? Itu yang tidak bisa ia jawab.

Dante menghela napas, tampaknya memahami bahwa Vera tidak akan mudah menerima bantuan darinya. "Aku tahu ini sulit bagimu, Vera," katanya, suaranya tetap lembut namun penuh penekanan. "Tapi kamu tidak bisa terus bersembunyi. Kau sedang hamil. Ini bukan sesuatu yang bisa kamu tangani sendirian."

Vera merasa dadanya bergetar, dan untuk pertama kalinya sejak kemarin, air matanya hampir tumpah. "Aku tahu," jawabnya, suara itu hampir tidak terdengar, penuh dengan keputusasaan yang tersembunyi. "Tapi aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku tak tahu harus bagaimana."

Dante menatapnya dengan tatapan yang lebih lembut. "Kamu tidak harus melakukannya sendirian. Aku tahu kita punya sejarah yang buruk, aku tahu kamu membenciku, tapi... aku tidak akan biarkan kamu menghadapi ini tanpa bantuan."

Vera menunduk, mengumpulkan kekuatan yang ia rasa mulai hilang. Hatinya berat, dan pikirannya terus berputar-putar, mencoba mencari jalan keluar dari situasi ini. Tapi semakin ia berpikir, semakin ia merasa bahwa keluar dari lingkaran ini bukanlah hal yang mudah. Dante sudah menjadi bagian dari hidupnya yang tak bisa ia tolak. Apakah itu kebencian? Ataukah sesuatu yang lebih gelap, yang telah lama terpendam?

"Aku..." Vera mulai berbicara, namun kata-katanya terhenti. Ada begitu banyak hal yang ingin ia ungkapkan, begitu banyak perasaan yang ingin ia sampaikan, namun semuanya terasa begitu rumit. Ia tidak tahu harus mulai dari mana.

Dante tidak menunggu lama. Ia melangkah lebih dekat, memberikan ruang bagi Vera untuk merasakan kehadirannya. "Kamu tidak perlu berkata apa-apa sekarang, Vera. Aku hanya ingin kamu tahu, aku akan tetap ada. Untuk kamu, dan untuk bayi ini."

Vera menatap Dante, dan untuk sesaat, ia merasa seperti sebuah dunia baru terbuka di hadapannya. Apakah ia bisa mempercayainya? Apakah ia bisa menerima kenyataan bahwa ia tidak bisa menjalani ini sendirian, meskipun itu berarti harus berhadapan dengan Dante?

Malam itu, saat Vera berbaring di tempat tidurnya, perasaan itu semakin kuat-benang-benang yang mengikatnya dengan Dante semakin erat, dan ia tahu ia tidak bisa terus menghindari kenyataan ini. Meskipun ia berusaha untuk menutup mata dan berlari, takdirnya telah diputuskan. Kehamilan ini, masa lalu mereka, dan hubungan yang semakin rumit ini-semuanya adalah bagian dari puzzle yang harus ia pecahkan.

Namun, seperti yang sudah diketahui, hidup tidak selalu menawarkan jawaban yang jelas.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel (Bukan) Istri Kontrak Pria Impoten
8.0
Liam Benjamin merasa hancur setelah ditinggalkan kekasihnya akibat rumor impotensi yang menerpanya. Di tengah keputusasaan, ia menyelamatkan Sheeta, seorang wanita hamil yang mencoba mengakhiri hidup di laut. Meski tahu Sheeta mantan PSK, Liam justru mengajaknya menikah kontrak. Namun, Liam sebenarnya pria perkasa yang terbelenggu kutukan masa lalu. Akankah benih cinta tumbuh di balik rahasia dan perjanjian pernikahan mereka yang penuh misteri?
Sampul Novel Bukan Salesman Biasa
9.0
Hidup Ardhan Aji Pradiptio berubah total setelah menolong kakek misterius dan menerima benda ajaib sebagai imbalan. Sebelumnya, ia selalu dirundung malang, mulai dari karier yang mandek, hinaan atasan, hingga batalnya pernikahan. Kini, ia memiliki kemampuan unik untuk melihat kadar kebaikan atau kejahatan seseorang melalui matanya. Namun, sebuah pertemuan dengan pria bermata ganjil membuatnya bimbang. Mampukah Ardhan mengungkap identitas sosok misterius tersebut?
Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Rudi sangat yakin bahwa Rindu merupakan cinta pertama sekaligus terakhir dalam hidupnya. Namun, takdir berkata lain saat sahabat karibnya, Jaka, justru merebut sosok wanita tersebut. Meski hatinya hancur, Rudi mencoba tegar dan mengikhlaskan keadaan. Walaupun banyak wanita baru yang silih berganti hadir mencoba mengisi hatinya, bayang-bayang masa kecil bersama Rindu tetap tak tergantikan. Akankah kesetiaan Rudi berujung manis? Simak perjuangan cinta Rudi dalam novel ini.
Sampul Novel Ditinggal Nikah Dengan Adikku
8.3
Lysandra Harrison hancur saat Vincent, mantan kekasihnya, justru melamar Amelia, adik kandungnya sendiri. Di tengah penolakan karena statusnya sebagai anak adopsi, Arthur Sterling hadir membawa pernikahan kontrak demi memenuhi wasiat kakeknya dan ambisi bisnis. Namun, rahasia identitas Lysandra yang sengaja ditutupi ayahnya terancam terbongkar. Akankah Arthur tetap bertahan saat mengetahui istri yang baru dinikahinya bukanlah putri kandung Harrison?
Sampul Novel MENIKAHI CALON ISTRI SAHABAT
7.9
Rayyen terkejut saat Albar, sahabat lamanya, muncul dengan kondisi fisik memprihatinkan dan memintanya menikahi Aliffa, calon istrinya. Albar yang dulu seorang casanova kini sakit parah dan memohon demi masa depan Aliffa. Rayyen terjebak dalam dilema besar; ia harus memilih antara memenuhi wasiat sakral sahabatnya atau mempertahankan pertunangannya dengan Zeanna, model sukses pilihan ibunya. Bisakah Rayyen menikahi wanita yang tak ia kenal?
Sampul Novel Oh My CEO
8.1
Restu Kanaya Putri tak percaya pernikahan, namun ia sangat mendambakan kehadiran buah hati. Sebagai pengasuh pribadi sekaligus sahabat Alvian Saga Majendra, sang atasan yang pucat, Reres nekat mengajukan permintaan gila agar pria itu menghamilinya. Tanpa ragu, ia mengajak Saga menghabiskan tujuh malam penuh gairah di Bali demi mewujudkan mimpinya. Akankah misi rahasia ini berhasil? Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah malam-malam panas tersebut berlalu?