APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Love You, Mbak

I Love You, Mbak

Leon berjuang keras menahan gejolak amarah demi mempertahankan wanita pujaannya. Meski menyadari metodenya mungkin keliru, ia menegaskan bahwa seluruh hatinya telah terpikat sepenuhnya pada sosok Mbak yang sangat ia cintai. Kisah romansa dewasa ini menggambarkan pengabdian emosional Leon yang tulus namun intens. Ia tidak ingin melepaskan hubungan ini dan berusaha membuktikan bahwa cintanya bukan sekadar perasaan semu, melainkan komitmen yang utuh.
Bab
Bagikan

Bab 3

Lelah.

Itu yang Liana Tri Rahayu rasakan. Hari-hari terasa semakin lelah, tapi takdir selalu saja menginginkan dia terpenjara dalam keadaan seperti ini. Bukan lelah fisik, tetapi lelah hati yang terus bersabar dan mencoba abai. Sampai kapankah dia bisa bertahan dengan keadaan ini?

Liana memasuki rumah nya beserta ketiga anaknya.

Bayi tampan yang sedang di gendong Liana itu bernama Arjuna Sakti Kusuma. Arjuna telah berusia 1 tahun, bayi tampan dengan matanya yang hanya segaris itu senang sekali memeluk Liana.

Sedangkan dua gadis kecil yang berjalan lebih dulu di depan Liana, adalah Amelia Dyah Pitaloka yang berusia 8 tahun dan gadis imut montok serta putih yang berusia 2 tahun itu, adalah Adelia Rengganis Putri.

Ketiga anak tercinta Liana. Tak ada alasan bagi Liana untuk tak menyayangi mereka atau melampiaskan semua kekesalan Liana pada mereka. Mereka semua anak yang penurut, tak rewel, baik dan juga tak banyak menuntut ini dan itu.

Saat kakinya melangkah masuk, telinga Liana menangkap suara desahan dari kamar tamu yang berada di bawah tangga setengah lingkaran itu. Langkahnya terhenti sejenak dan matanya tertutup kuat. Kemudian dia melangkah lagi menuju lantai dua.

Ya, lantai satu adalah privasi suaminya sedangkan dia menetap di lantai dua.

Suara persetubuhan itu, sudah tak membuat Liana sakit. Dia sudah biasa. Bukan sekali dua kali, tetapi ini sudah kesekian kalinya Liana mendengar.

Siapalagi kalo bukan Bang Fajar dan para pelacur panggilannya itu. Terkadang dia ingin mengakhiri pernikahan ini, tapi ada hati yang harus dijaga. Mertuanya yang sangat baik dan juga hati mamanya yang ia sayangi.

***

"Mah, aku bosen, pengen jalan-jalan," ucap Amel, anak Liana dengan rambut gelombangnya dan lesung bibir nya itu.

"Emang kamu mau kemana?"

"Ke Jogja, gi mana? Pengen kerumah Mbah yut sambil jalan-jalan."

Liana mengangguk pertanda setuju.

Sesuai permintaan Amelia siang tadi, Liana telah berkemas membawa satu koper besar, dan tas punggung yang digendong Amel. Sepertinya memang Liana butuh liburan dan hiburan sejenak, walaupun Liana berencana untuk mampir ke restoran besarnya nanti.

"Papaaahh!" teriak Liana begitu sampai di dalam rumah.

Nampak Papanya sedang berada di ruang TV sembari menonton siaran boxing. "Lah Li, ngapain malam-malam kesini? Bawa koper lagi. Kamu pisah sama Fajar?" cecar Mamanya Liana yang bernama Lailatul Azizah atau biasa di panggil Lulu.

"Ish, bukan. Aku mau ke jogja ini. Amel ngajakin. Leon mana?"

"Masih tidur tuh habis main bola dia."

"Tidur? Gak kerja tuh anak?" gumamnya.

Kaki jenjang Liana segera melangkah menaiki anak tangga. Dia menitipkan ketiga buah hatinya kepada Ibunya, sebentar. Liana menuju pintu berwarna hitam setelah melewati pintu berwarna pink dan hijau.

Tok

tok

tok

"Dek?"

Liana mendorong pelan pintu itu dan ternyata tidak dikunci. Mata Liana menelusuri kamar Leon yang luas itu. Jemari Liana meraba-raba dinding menyalakan lampu untuk menerangi kamar yang gelap gulita ini.

Liana menggeleng. Adiknya yang tampan itu ternyata shirtless, hanya mengenakan boxer berwarna hitam dengan tidur memeluk guling.

Liana mendudukkan dirinya di tepian ranjang. "Le." Liana menggoyangkan bahu adik tampannya itu. "Leon?" Tetap tak ada sahutan.

Dasar kebo!!!

Jemari Liana mengelus punggung Leon dengan pelan membuat lelaki itu menggeliatkan badannya. Kemudian ia condongkan wajahnya dan mengecup pipi yang selalu menggemaskan itu.

Liana terkekeh melihat mata Leon yang langsung terbuka dan mendorong Liana dengan kasar. "Mbaaak!"teriaknya.

Liana hanya terkekeh lucu melihat tingkah Leon. "Anter mbak ke bandara, ya, ganteng. Mau holiday ke Jogja."

"Sama siapa?" Leon memijit pangkal hidungnya yang mancung.

"Sama anak-anak."

"Leon ikut."

"Ish, gak usah lah."

"Mbakk," rengek Leon. Lelaki bermata hitam itu memegang lengan Liana. "Kita nikah, yuk. Biar mbak hidup gak begini terus. Aku janji bakal buat mbak bahagia."

Liana menangkup pipi kiri Leon sesekali mengelus rambut adiknya yang sudah dewasa itu. "Leon, kamu itu adik mbak. Okey. Cukup kamu temanin mbak dihari buruknya mbak aja, mbak udah bahagia. Simpan rasa cintamu untuk gadis lain."

Cup. Liana mengecup pipi adik nya itu dengan dalam kemudian melenggang keluar dari ruangan itu.

"Cuman adik sambung juga," lirih Leon.

***

Liana dan ketiga anaknya memasuki kawasan bandara sepinggan. Wanita itu sengaja memilih penerbangan malam agar tidak berdesak-desakan dengan penumpang lain.

Tampilannya sangat santai. Sepatu kets berwarna merah, celana jeans sebetis, dan kaos hitam bertuliskan will you menambah keseksiannya malam itu.

Liana dan ketiga anaknya berjalan menyusuri ruang tiket hingga colekan di lengannya membuatnya menoleh. "Ehh, ketemu terus, ya, Mas Sam."

"Iya, nih, Bu."

"Jodoh kali yak?"

"Jodohnya sama Bos saya aja, Bu."

Liana terkekeh menampilkan gigi gingsul nya yang menambah nilai plus disenyumnya itu.

"Mau kemana malam-malam gini?" tanya Sam sembari membantu menarik dua koper wanita itu.

"Pengen holiday ke Jogja."

Tiba-tiba sebuah lampu einstein muncul dari ujung rambut Sam Wisesa. "Bareng aja, Bu."

"Hah?"

"Iya bareng, naik pesawatnya Pak Bos aja. Gratis loh. Kan lumayan, Bu," rayu Sam.

"Tanya dulu deh ke Mas Abi."

"Masih sibuk dia, Bu. Nggak bakal nolak Pak Bos kalau Ibu yang numpang." Sam menaik-turunkan kedua alisnya membuat Liana tersenyum kembali dan itu semakin membuat Sam meleleh. Andai Bosnya tak jatuh hati dengan wanita di depannya ini sudah pasti dia akan menikung sekarang juga.

"Oke." Liana menganggukkan kepalanya pelan.

***

Pesawat pribadi milik Airlangga Abimanyu akan berangkat setengah jam lagi. Sedari tadi, Liana dan ketiga anaknya serta Abimanyu dan Sam sudah berada di pesawat. Pesawat ini memiliki ruang yang cukup luas, ada beberapa kamar tidur dan juga sofa-sofa mahal yang empuk serta pramugari yang siap melayani.

"Tidur dulu aja, Bu."

"Eum, Mas Abi panggil aku Liana aja,ya. Kan, Mas Abi lebih tua."

Abi sedikit terkejut. Abi hanya menganggukkan kepalanya dengan senyum yang tak pudar dari wajah, membuat Liana semakin salah tingkah.

"Ayo Li, ku antar ke kamar di sini. Kasian anak-anak kalo di sofa." Abi berdiri, tangannya terulur hendak menggendong Adelia tapi dengan cepat Liana menggenggam tangan Abi seperti mengatakan biar aku saja yang gendong. Abi pun tak mau kalah, dengan cepat dia menjauhkan tangan Liana seolah mengatakan tak apa.

***

Haus. Itu yang Liana rasakan. Tenggorokan tercekat. Segera dia berdiri dengan rambut yang masih berantakan, matanya menyipit melihat lampu-lampu ruangan. Liana berpegangan pada tangan sofa membuat seseorang yang tak jauh dari sana bergerak kaget.

"Kenapa?"

Wanita itu hanya menggelengkan kepalanya dan memijit pelan kening serta pelipisnya. Laki-laki tampan nan gagah itu memapah Liana mendudukkan diri di sofa.

"Aku mau minum mas, haus," lirih Liana.

Tanpa menjawab, lelaki tinggi itu berdiri dan kembali dengan membawakan air mineral serta beberapa camilan untuk Liana.

"15 menit lagi pesawat baru mendarat, kamu siap-siap, ya," jelas Abi sambil kembali menatap layar ipad nya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DENDAM SI PELAYAN SEKSI
9.4
Kehidupan Daren dan istrinya, Carolina, terganggu oleh mimpi buruk yang terus berulang. Kehadiran Eliana sebagai pelayan baru membawa godaan yang membuat Daren terpesona sekaligus memicu ingatan asing. Eliana sebenarnya datang membawa misi balas dendam untuk menghancurkan Daren. Namun, seiring rahasia masa lalu terungkap, ia justru mulai terpikat oleh sang majikan. Akankah dendam Eliana sirna karena perasaan, atau misinya tetap berjalan tuntas?
Sampul Novel Dosa Terindah
8.7
Andika, putra konglomerat, rela melepas segalanya demi Lisna meski ditentang keras oleh orang tuanya. Pengorbanannya berujung getir saat takdir memisahkan mereka. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali dalam situasi yang menyakitkan: Lisna telah menjadi milik pria lain. Meski begitu, Andika tidak menyerah dan terus memperjuangkan cintanya. Akankah takdir menyatukan mereka dalam ikatan sejati, ataukah mereka memang tidak ditakdirkan bersama?
Sampul Novel Hasrat Kedua
9.7
Senja Malini berjuang keras menghidupi dua putrinya sebagai janda sebelum akhirnya dipersunting pengusaha kaya, Dafa Suryaningrat. Meski awalnya hidupnya membaik dan diterima keluarga mertua, kebahagiaan itu sirna saat rahasia Dafa terungkap. Suaminya ternyata mencintai wanita lain bernama Lily. Di tengah kemelut rumah tangga yang hampir hancur, Bagas sang kakak ipar justru jatuh hati padanya. Senja kini terjebak antara mempertahankan pernikahan atau berpaling pada Bagas.
Sampul Novel Istri Kontrak Tuan CEO
8.4
Hidup Scarlett Piers hancur saat ayah dan ibu tirinya menjebaknya untuk dijual kepada duda tua kaya. Di tengah keputusasaan, Xanders Rilley hadir menyelamatkannya. Pengusaha dingin nan misterius itu menawarkan perlindungan, namun dengan syarat pernikahan kontrak selama satu tahun. Kini Scarlett harus memilih: menerima tawaran Xanders demi membalaskan dendam pada keluarganya, atau justru terjerumus ke dalam lingkaran masalah yang jauh lebih berbahaya.
Sampul Novel Istri yang Terabaikan
9.7
Lima tahun menikah, suamiku tak pernah hadir di hari ulang tahunku. Baginya, uang sudah cukup sebagai pengganti kado. Namun, ia justru sibuk menyiapkan perayaan untuk Fiona sejak jauh hari dengan dalih hanya dia yang Fiona miliki. Saat melihat kemesraan mereka di media sosial setelah tragedi kebakaran yang menyisakan luka lama, hatiku akhirnya hancur. Tanpa ragu, aku meninggalkan komentar tegas bahwa pria tak berguna itu kini kuberikan sepenuhnya untuknya.
Sampul Novel MENIKAHI CEO LUMPUH
9.1
Demi kesembuhan sang ayah, Sofia yang baru berusia 19 tahun terpaksa menikahi Yesaya, seorang CEO lumpuh berumur 33 tahun. Awalnya penuh tekanan, perasaan Sofia berubah menjadi cinta tulus saat menemukan surat wasiat bunuh diri suaminya. Namun, cinta itu justru dibalas penolakan. Yesaya sengaja menjauhkan diri dan melakukan tindakan ekstrem demi melindungi rahasia serta kebahagiaan Sofia, meski hal tersebut malah menghancurkan hidup istrinya.