APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ibu Mertuaku, Godaanku

Ibu Mertuaku, Godaanku

Nathan memulai lembaran baru bersama istrinya, Elira Devina, di tengah kemegahan kota. Namun, kehadiran Seraphine, ibu mertua yang janda dan penuh pesona, menciptakan ketegangan tak terduga. Meski awalnya hanya ada rasa hormat, Nathan mulai merasakan getaran terlarang melalui tatapan dan sentuhan yang tidak sengaja. Di balik kebahagiaan rumah tangganya, tumbuh rahasia gelap yang mengancam segalanya saat batasan antara menantu dan mertua perlahan memudar.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nathan merasa langkahnya lebih ringan daripada yang ia bayangkan. Dua minggu setelah pernikahannya dengan Elira, ia mulai merasakan getaran kehidupan baru yang ia impikan. Mereka tinggal di sebuah apartemen mewah yang terletak di jantung kota, jauh dari kehidupan lama yang penuh dengan kekhawatiran dan kesederhanaan. Semua tampak sempurna-seperti pasangan muda lainnya, mereka memulai perjalanan hidup dengan harapan yang penuh gairah.

Elira, dengan senyum cerianya, adalah segalanya bagi Nathan. Meskipun pernikahan mereka datang dengan tumpukan harapan dan impian, di dalam hatinya, Nathan merasa yakin bahwa mereka akan menghadapi dunia ini bersama. Mereka saling berbagi, berbicara tentang masa depan, membangun rencana dan mimpi, seolah hidup ini adalah milik mereka berdua.

Namun, di balik kebahagiaan itu, ada satu sosok yang selalu ada, tidak bisa dihindari, selalu berada di antara mereka-seorang wanita yang lebih tua, tetapi memiliki aura yang begitu memikat. Seraphine, ibu mertua Nathan, adalah seorang janda anggun yang belum sepenuhnya melepas kilau pesona masa mudanya. Rambutnya yang disanggul rapi selalu tertata dengan sempurna, dan senyum tipisnya bisa membuat siapa saja terpesona tanpa disengaja. Bahkan di usianya yang tidak lagi muda, Seraphine masih menyimpan aura ketegasan dan kekuatan yang memikat.

Nathan pertama kali bertemu dengan Seraphine pada saat pernikahannya. Wanita itu datang dengan elegan, mengenakan gaun panjang berwarna gelap yang menambah kesan misterius pada dirinya. Seraphine bukanlah sosok ibu mertua biasa. Ada sesuatu tentangnya yang membuat Nathan merasa canggung, meskipun ia berusaha keras untuk menyembunyikannya. Sejak saat itu, ia mulai menyadari bahwa kehadiran Seraphine bukan hanya sekadar seorang ibu mertua yang penuh kasih sayang, melainkan sosok yang tak bisa dianggap remeh.

Pada awalnya, Nathan mencoba bersikap seperti biasa. Ia tahu bahwa kehadiran Seraphine dalam hidup mereka adalah hal yang tak terhindarkan. Elira sangat menyayangi ibunya, dan Nathan menghargai itu. Ia melihat bagaimana hubungan mereka penuh dengan rasa hormat dan cinta, meskipun terkadang terasa seperti ada jarak yang tak bisa dijelaskan. Namun, semakin lama ia mengenal Seraphine, semakin kuat rasa tidak nyaman itu berkembang.

Setiap kali ia bertemu dengan ibu mertuanya, ada ketegangan yang tak bisa dijelaskan. Sebuah pandangan yang lebih dalam dari biasanya, sebuah senyum yang terlalu lama tertahan. Percakapan-percakapan sederhana sering kali berubah menjadi keheningan yang tegang. Ada sesuatu yang tersembunyi dalam sikap Seraphine, dan itu membuat Nathan merasa ada yang salah, meskipun ia tak bisa mengungkapkan apa itu.

Suatu hari, saat makan malam bersama, suasana menjadi semakin mencekam. Elira sedang sibuk menyiapkan makanan di dapur, sementara Nathan dan Seraphine duduk di ruang makan. Ada beberapa detik keheningan yang sangat berat di antara mereka. Nathan merasa seperti ada sesuatu yang mengganjal di dada, tetapi ia berusaha keras untuk tidak memikirkannya.

Seraphine memecah keheningan itu dengan suara lembut, namun setiap kata yang keluar dari bibirnya terasa seperti pisau yang menyayat. "Kau terlihat begitu bahagia, Nathan," katanya, suaranya begitu tenang, tetapi entah mengapa itu membuat Nathan merasa cemas. "Elira sangat beruntung memiliki suami sepertimu."

Nathan tersenyum kecil, berusaha tidak terpengaruh. "Terima kasih, Seraphine. Aku hanya ingin membuat Elira bahagia."

Seraphine mengangguk perlahan, matanya menatap jauh ke dalam mata Nathan, seolah mencoba membaca setiap pikiran yang ada di benaknya. "Tentu saja," jawabnya pelan, "Tetapi aku tahu, hidup tidak selalu seindah yang kita bayangkan. Terkadang, ada hal-hal yang perlu kita perhatikan lebih dekat, hal-hal yang mungkin tidak kita sadari."

Nathan merasakan sesuatu yang aneh muncul dalam dirinya. Suaranya terdengar begitu penuh arti, seakan-akan Seraphine sedang berbicara tentang lebih dari sekadar kehidupan rumah tangga mereka. Sebuah ketegangan tak terlihat mengalir di udara. Ia mencoba mengalihkan pandangannya, tetapi mata Seraphine tetap terkunci padanya, tajam dan penuh makna.

Elira keluar dari dapur dengan senyum cerah, membawa piring makanan yang baru saja dimasak. "Maaf, sepertinya aku sedikit terlambat," katanya, mencairkan ketegangan yang ada di udara.

Nathan merasa lega, tetapi bayangan dari kata-kata Seraphine masih membekas di benaknya. Seiring berjalannya waktu, perasaan cemas itu semakin menguat. Ia tidak bisa mengabaikan perasaan aneh setiap kali berhadapan dengan ibu mertuanya. Entah mengapa, setiap tatapan dan percakapan dengannya selalu terasa lebih berat, lebih dalam dari yang seharusnya. Ada sesuatu yang mengganggu pikiran Nathan, tetapi ia tak tahu bagaimana cara menjelaskannya.

Malam itu, setelah makan malam, Nathan dan Elira duduk di sofa, menikmati secangkir teh hangat bersama. Elira bercerita tentang pekerjaan dan rencananya untuk perjalanan keluarga yang akan datang. Namun, meskipun ia berusaha untuk fokus pada istrinya, pikirannya tak bisa berhenti memikirkan Seraphine. Sesuatu dalam dirinya terus bertanya-tanya: Apa yang sebenarnya terjadi dengan ibu mertuanya? Kenapa ia merasa ada sesuatu yang tak beres? Dan lebih penting lagi, apakah ia siap untuk menghadapi kenyataan yang mungkin akan terbuka?

"Nathan," suara Elira menyadarkan lamunannya. Ia menoleh, dan matanya bertemu dengan mata Elira yang penuh rasa ingin tahu. "Apa kau baik-baik saja? Sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu yang berat."

Nathan tersenyum, berusaha untuk terlihat normal. "Aku baik-baik saja," jawabnya, tetapi di dalam hatinya, keraguan itu terus menggelayuti. Ia tidak tahu apakah ia bisa mengabaikan perasaan ini lebih lama lagi.

Apa yang akan terjadi jika ia benar-benar mengetahui rahasia yang tersembunyi di balik sikap Seraphine? Sebuah rahasia yang akan mengubah segalanya, bahkan merusak kebahagiaan yang telah ia bangun dengan Elira. Nathan merasa dirinya terperangkap dalam sebuah jaringan emosi yang rumit, dan semakin dalam ia menggali, semakin sulit untuk keluar.

Tapi satu hal yang pasti-ia tidak akan pernah bisa mengabaikan rasa ini lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BIDADARI DALAM HIDUPKU
9.6
Dalam balutan kisah remaja yang penuh emosi, seorang pemuda harus menghadapi kerasnya realita saat ia memulai perjalanan panjang untuk menemukan keberadaan sang ibu yang telah lama hilang. Di tengah gejolak masa muda dan pencarian jati diri, ia berjuang menelusuri jejak masa lalu demi sebuah pertemuan yang sangat ia dambakan. Inilah perjuangan batin seorang anak dalam misi pencarian penuh haru untuk menyatukan kembali kepingan keluarganya yang terpisah.
Sampul Novel Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
9.1
Amara terkejut saat suaminya, Damien Crowhurst, meminta cerai tepat saat ia menyiapkan makan malam. Meski mencintai Damien sejak awal perjodohan mereka pasca kebangkrutan keluarganya, Amara setuju berpisah dan menerima kompensasi besar. Sikap tenangnya mengejutkan Damien serta Selene Marquette, wanita baru yang menghinanya. Setelah empat tahun terbelenggu dalam pernikahan dingin, Amara memilih pergi ke apartemen kecil demi menghirup udara kebebasan yang sesungguhnya.
Sampul Novel Dinikahi Ceo Angkuh
9.0
Nadia harus mengubur impiannya menjadi pramugari setelah sang ayah, yang terobsesi pada uang, memaksanya menikah. Ia kini terikat dengan Allard, pemuda kaya yang sangat angkuh dan dingin. Hidup Nadia berubah menjadi penuh tekanan karena Allard selalu mengekang kebebasannya dan menuntut kepatuhan mutlak. Di tengah ketidaknyamanan dan sikap sombong suaminya, mampukah Nadia bertahan dalam pernikahan ini, ataukah ia akan memilih untuk pergi demi kebahagiaannya?
Sampul Novel Kesalahan di Malam Sebelum Akad
8.4
Hidup Ardi berubah drastis setelah sebuah insiden fatal akibat pengaruh alkohol. Ia tidak sengaja memasuki kamar yang salah dan menodai Citra, pengasuh anak kembar milik adik angkatnya. Padahal, tepat esok hari Ardi dijadwalkan untuk menikahi Maya, tunangannya. Kini ia terjebak dalam dilema moral yang besar. Ardi harus memilih antara melanjutkan rencana pernikahan dengan Maya atau justru mempertanggungjawabkan kesalahannya dengan menikahi Citra.
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
8.7
Zahara tewas mengenaskan di gudang dingin saat hendak bersalin, dikhianati Ardy yang lebih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan nyawa dan bayinya akibat kekejaman mereka, ia terbangun di masa lalu sebagai putri tunggal keluarga konglomerat. Kini, Zahara tak lagi buta karena cinta. Dengan identitas aslinya yang penuh kuasa, ia bertekad menghancurkan Ardy serta keluarganya. Pembalasan dendam dimulai demi menebus setiap tetes darah dan rasa sakitnya.
Sampul Novel Mengejar Cinta Ustaz Tampan
9.7
Dian, wanita tomboi dengan gaya bicara blak-blakan, merasa tertekan karena belum menikah di usia tiga puluh tahunan. Mengikuti saran unik, ia mulai mendatangi masjid saat Subuh demi menemukan jodoh idaman. Di sana, ia terpikat oleh sosok Fajar Faizan, seorang ustaz sekaligus dosen tampan. Dian pun nekat mengubah total penampilannya demi menarik perhatian sang pujaan hati. Akankah usahanya yang berawal dari motif duniawi ini berujung pada cinta sejati?