APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Identitasku Dipakai di Pernikahan Mantanku

Identitasku Dipakai di Pernikahan Mantanku

Hidup Rani hancur saat Angela, sahabatnya sendiri, mencuri identitasnya demi menikahi Azlan Bagaskara. Tak cukup mengkhianati cinta Rani, Angela bahkan memaksa wanita itu bekerja sebagai pelayan di rumah mereka. Setiap hari Rani harus menelan kepahitan saat menyaksikan kemesraan palsu sang mantan kekasih dengan sahabatnya. Di tengah siksaan batin tersebut, akankah Rani tetap diam atau bangkit menuntut keadilan atas pengkhianatan keji yang menghancurkan masa depannya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Ron menggeleng. "Aku tidak tahu, Ran. Selama ini Azlan tidak pernah menceritakan tentang wanita lain di depanku. Aku juga tidak tahu kalau aku disuruh menjagamu di sini. Entah siapa yang telah membawamu ke sini."

Rani tertawa sumbang. "Mustahil. Kau adalah sahabat sekaligus asistennya. Tidak mungkin kamu tidak mengetahui tentang wanita itu, Ron.""

"Sumpah, Ran. Aku sama sekali tidak tahu."

"Tidak mungkin. Katakan dengan jujur kepadaku Ron. Aku akan memaafkanmu jika kamu berkata terus terang."

Ron menggeleng. Pria itu memang tidak mengetahui tentang pengantin wanita itu. Sial sekali memang. Menjadi asisten dan sahabat tapi tidak tahu apa-apa. Ada kekacauan dan dia yang harus membereskan semuanya.

Ron yakin, Azlan akan menyesali keputusan yang dibuatnya. Ron akan memastikan itu terjadi.

Sekarang tidak ada yang bisa dia lakukan kecuali bertindak diam-diam. Tidak ada pilihan lain, dia hanya bisa melindungi Rani semampu dirinya. 

"Ron, siapa wanita itu?" 

Pertanyaan Rani membuat Ron tersadar. Pandangan keduanya bertemu. 

Ron menggeleng sebagai jawabannya. Dirinya memang benar-benar tidak tahu siapa perempuan yang menjadi istri sahabatnya. Dia hanya tahu wanita itu bernama Angela. Siapa sebenarnya Angela dia tidak tahu. 

"Jangan membohongiku, Ron."

"Aku benar-benar tidak tahu, Ran. Jangan memaksaku untuk mengatakan apa yang tidak aku tahu."

"Kamu menyembunyikan semuanya bertahun-tahun dariku. Apa aku masih bisa percaya kepadamu?" tanya Rani sengit. Betapa saat ini Rani sangat membenci Ron dan Azlan yang sudah lancang mempermainkan hidupnya. Ada sakit yang begitu dalam, yang saat ini dia coba redam dan tutupi. Meskipun Rani berusaha keras menata hatinya, tetapi suaranya tetap tersendat-sendat bergantian dengan isakan kecil. 

"Aku kecewa kepadamu, Ron. Jika membunuh tidak dilarang oleh agama kita, maka kamu adalah orang pertama yang akan aku lenyapkan," ujarnya dengan nada datar. Kali ini Rani sudah menyerah kalah. Tidak ada lagi harapan untuk meminta penjelasan apapun pada Ron. Toh semuanya percuma, Ron lebih memilih setia pada Azlan.

Rani menguatkan hati. Dirinya terlanjur masuk lingkaran keluarga kaya yang menurutnya terlalu misterius. Banyak hal-hal di luar nalar yang mereka lakukan. Salah satunya adalah pernikahannya kali ini. Pernikahan yang dipalsukan. Dia mengutuk siapapun yang telah memperdayai-nya. Rani bersumpah akan membalas mereka.

"Terserah apa pendapatmu tentangku, sebaiknya kamu segera tandatangani surat kontrak itu. Waktuku tidak lama." Ron membalas ucapan Rani dengan dingin. Pria itu memilih melangkahkan kakinya keluar. Lelah hatinya berdebat dengan Rani. Selain itu, dia sedang berada di titik kebimbangan. Antara tetap menjalankan bagian perannya, atau malah memberontak sekuat yang dia bisa bersama Rani. Wanita cantik yang diam-diam sudah menempati sudut ruang kosong di hatinya.

"Tunggu! Apa untungnya bagiku?" tanya Rani. 

Ron berbalik. Sudut bibirnya terangkat.

"Bacalah point terakhir ! Jika kamu merasa keberatan, kamu bisa bertanya nanti setelah calon suami brengsekmu itu selesai bulan madu," jawab Ron datar.

Rani kembali memegang dadanya yang terasa nyeri. Bahkan rencana bulan madu dan tiket yang dibelinya pun digunakan wanita jalang itu. Rani mengerang marah. Sakit karena dikhianati itu tidak seberapa besar daripada direndahkan seperti ini. Dibuang dan dicampakkan tanpa penjelasan.

"Keluarkan aku dari sini, Ron !" pinta Rani kemudian.

"Maafkan aku, Ran. Aku benar-benar tidak bisa."

"Sepertinya kamu sudah melupakan persahabatan kita. Oh, ya aku paham sekarang. Aku hanyalah wanita miskin. Sementara Azlan, dia adalah orang kaya. Wajar kamu lebih memilih dia daripada aku." 

"Jangan sok tahu tentang pilihanku, Ran!"

"Sejak kapan berbohong menjadi hobimu, Ron?"

Ron terdiam. Dia tidak menjawab lagi pertanyaan Rani. Rani mulai menyadari bahwa selama ini tak banyak informasi tentang Ron yang dia ketahui. Meskipun Ron terbilang dekat dengannya. Bisa jadi Ron bersekongkol dengan Azlan. 

"Baiklah, sepertinya memang aku harus mencari tahu sendiri jawabannya. Terimakasih sudah pernah menerimaku sebagai sahabat. Mulai detik ini, aku memutuskan untuk tidak mengenalmu sama sekali."

"Terserah, tidak ada untungnya juga bagiku," sahut Ron dingin dan kembali melanjutkan langkahnya keluar dari ruangan itu. Ron hanya tidak mau hatinya terus berdenyut nyeri setiap kali Rani menuduhnya ikut bersekongkol dengan Azlan. Andai saja Rani tahu apa yang dilakukan Ron untuk melindunginya. Ah, tapi itu percuma. 

Rani termenung sendiri sepeninggal mantan sahabatnya itu. Ya, mulai detik ini Ron adalah orang asing baginya setelah Azlan. Diraihnya map berisi surat kontrak. Banyak sekali point yang merugikan dirinya. Lebih tepatnya merampas kebebasannya. Di point terakhir Rani akan mendapatkan 5000 dollar jika mampu bertahan sampai dengan Azlan siap mengenalkan Angela sebagai istrinya.

"Aku melupakan sesuatu, ini ponselmu. Jangan menambahkan kontak siapapun ke dalamnya!"

Ron kembali masuk dan mengulurkan sebuah tas kanvas berukuran sedang pada Rani. Rani merebutnya kasar. Dia tadi sedikit terkejut ketika pria itu kembali masuk.

"Tenanglah, aku tidak akan berebut denganmu," ejek Ron sebelum tubuh pria itu hilang di balik pintu. Rani tak peduli dengan ejekan Ron. Dia hanya butuh penjelasan dari Azlan. Bukan yang lain.

 Rasa penasaran membuat Rani segera membuka tas itu. Benar isinya adalah sebuah ponsel keluaran terbaru. Sialnya, ketika diaktifkan hanya ada nomor milik Azlan. Tentu saja membuat wanita itu tersenyum miris. Dia seperti seorang simpanan saja. Semua serba dibatasi, semua serba diatur. Dia tidak lagi punya ruang untuk mengekspresikan perasaannya. Ah, Rani sangat membenci hal itu. Sebagai wanita muda yang energik, dia punya banyak sekali target yang ingin dicapai. Namun, semua hancur hanya dalam waktu semalam saja.

Dengan emosi yang memuncak, Rani segera menelpon Azlan. Namun, pria itu sama sekali tidak mengangkatnya. Rani semakin emosi dan kecewa. Membayangkan Azlan sedang mencumbu wanita lain membuatnya benar-benar meradang. Rasa-rasanya kematian Azlan tidak akan cukup untuk menebus rasa sakit hatinya yang begitu besar. 

Jelaskan kepadaku atau aku akan membongkar semuanya di internet!!

Sebuah pesan ancaman dia kirimkan kepada Azlan. Namun, pesan itupun hanya centang satu. Rani dibuat frustasi. Sudah jelas Azlan sedang pergi berbulan madu saat ini. 

Rani mengepalkan tangannya erat hingga kukunya melukai telapak tangan. Aku akan membalas penghinaan kalian suatu saat nanti, batin Rani penuh kebencian.

***

Sementara itu di sebuah kamar hotel di Bali, sepasang pengantin baru tampak kelelahan. Mereka kelelahan karena selesai acara tadi pagi di Jakarta mereka langsung terbang ke Bali untuk berbulan madu. Padatnya pekerjaan membuat dua sejoli itu mempercepat masa liburnya. 

"Bagaimana dengan wanita udik itu, Sayang?" Terdengar wanita seksi itu bertanya pada pria yang saat ini telah resmi menjadi suaminya. Lebih tepatnya mereka menikah palsu.

"Kenapa kau bertanya tentang dia?" Pria itu memicingkan mata keheranan.

"Hanya memastikan. Jangan sampai dia bunuh diri karena gagal menikah denganmu," sahutnya terkekeh. "Terimakasih sudah memberikan aku identitas yang hebat," lanjutnya lagi.

Pria yang ternyata adalah Azlan itu tersenyum sinis. "Jangan terlalu memikirkan wanita itu, aku pastikan dia tidak akan melarikan diri. Lagipula identitasnya hanyalah sebagai pegawai rendahan sedangkan kamu adalah seorang keturunan Parker."

Wanita seksi itu tersenyum kecil, ia kemudian mendekati Azlan dan mengalungkan tangannya di leher pria itu. "Kita akan menikmati hari ini dengan sesuatu yang indah, Sayang."

"Tentu. Aku akan membuatmu mendesah sampai tidak bisa berjalan. Rencana kita berjalan dengan lancar."

"Kamu hebat, Sayang."

"Kamu juga, kamu berhasil mengendalikan dirimu bertahun-tahun."

Keduanya mulai bercumbu dengan mesra. Azlan dan wanita itu seakan tidak mengenal kata lelah. Azlan membiarkan ponselnya meraung-raung karena ia menebak itu pasti Rani. Perempuan bodoh itu. Ia tidak peduli. 

Acara panas itu berakhir saat sore hari. Wanitanya tertidur karena kelelahan sedang Azlan meraih ponselnya di nakas. Wajahnya menggelap ketika membaca pesan dari nomor baru.

Jelaskan kepadaku atau aku akan membongkar semuanya di media sosial !!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu
9.2
Alina Daryanov adalah wanita karier ambisius yang hidup tanpa cinta. Usai kecelakaan tragis saat badai, ia terbangun di samping Ivan Vasiliev, konglomerat yang menjadikannya istri kedua. Alina ternyata diculik untuk menjadi ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Kini ia terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap. Alina harus memilih: tunduk pada tekanan hidup baru atau berjuang melawan permainan besar demi kebebasannya.
Sampul Novel Kehormatan Yang ternoda
9.0
Salmah, gadis desa yang hidup melarat, harus membesarkan Ayuna sendirian setelah menjadi korban pemerkosaan. Tiga tahun berlalu, Jhondra Mahardika, sang pelaku, muncul kembali untuk merebut putrinya. Hal ini terjadi karena istrinya, Dinda Kirana, tak lagi bisa hamil usai operasi pengangkatan rahim. Demi melindungi hak asuh Ayuna, Salmah terpaksa bersedia menjadi istri kedua Jhondra. Namun, pernikahan ini justru menjadi awal penderitaan batin yang sangat menyiksa dirinya.
Sampul Novel Ketika Cinta Mati, Dendam Dimulai
9.8
Pasca kematian tragis putranya, Eva Anindita justru dikhianati suaminya, Jaksa David Adiwijaya. Demi melindungi Karin, pelaku tabrak lari, David memenjarakan Eva atas tuduhan palsu. Setelah tiga tahun mendekam di penjara dan kehilangan anak keduanya, Eva bebas hanya untuk melihat kenyataan pahit. David telah membina keluarga baru bersama Karin. Kini, jurnalis investigasi ini siap menuntut balas atas pengkhianatan keji yang menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku
8.4
Hati Aisyah hancur saat suaminya meminta izin untuk menikahi sahabat baiknya sendiri. Meski terluka, ia memilih bertahan dan mengizinkan poligami tersebut demi keutuhan rumah tangga. Namun, kehidupan barunya justru penuh penderitaan karena sang imam bersikap dingin dan enggan memberikan kasih sayang padanya. Di tengah perlakuan kasar dan kata-kata menyakitkan, Aisyah harus menguji kesabarannya. Sanggupkah ia tetap bertahan dalam pernikahan yang tidak adil ini?
Sampul Novel Menantu Dari Kota
9.1
Kehidupan mewah Shafiyah hancur seketika saat suaminya di-PHK akibat kasus korupsi saham di kantornya. Dari bergelimang harta, kini mereka harus menghadapi realita pahit di titik terendah. Shafiyah terpaksa pindah ke desa untuk tinggal bersama mertuanya yang berpikiran kolot. Sementara sang suami banting tulang menjadi petani, Shafiyah harus berjuang beradaptasi dengan gaya hidup sederhana yang asing baginya. Sanggupkah ia bertahan di tengah tekanan lingkungan baru?
Sampul Novel My Fair Lady
9.0
Pasca gugur di luar angkasa, Alex sang pangeran kandidat kaisar bereinkarnasi ke Bumi abad ke-21. Namun, jiwanya kini terjebak dalam raga Alexandra, gadis malang yang dibenci keluarga Klein. Demi menyelamatkan bisnis, ia dipaksa menikah dengan Master Dietritch yang dingin. Meski dianggap hanya sekadar pengganti oleh orang sekitar, Alex yang berjiwa tangguh tidak tinggal diam. Dimulailah kisah ratu pemberani di tengah dekapan sang presiden tiran yang posesif.