APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Dadakan Presdir

Istri Dadakan Presdir

Salsabila Ayu Hanifa mengadu nasib ke Jakarta demi mengubur masa lalu kelam. Namun, takdir menyeret gadis desa ini ke dalam pernikahan tanpa cinta dengan Raditya Wijaya. Sebagai pengusaha dingin dan acuh, Radit justru memperlakukan istrinya sendiri layaknya seorang pembantu. Di tengah tekanan batin, mampukah Salsa melunakkan hati suaminya dan diakui sebagai istri seutuhnya, ataukah mahligai rumah tangga mereka akan berakhir dengan kegagalan total?
Bab
Bagikan

Bab 3

Klek...

Pintu ruangan tertutup dan Radit meninggalkan Salsa sendirian. Radit berjalan menuju ruangan perawat untuk meminta bantuan. Dia tidak tega meninggalkan Salsa sendirian. Apalagi kalau sampai Bu Risma tahu pasti dia akan kena semprot.

"Permisi Sus, boleh saya minta tolong?" tanya Radit dengan sopan.

"Iya Pak, ada apa? Apa ada masalah dengan Mbak Salsa?" tanya suster yang berjaga.

"Tidak, saya cuma mau minta tolong jagain istri saya sebentar. Soalnya saya mau pulang dulu, tapi nanti segera balik kok!"

"Owalah... bisa Pak, tidak usah khawatir nanti saya akan menemaninya sampai anda kembali,"

"Oh satu lagi Sus, di dalam aku pasang kamera tolong jangan dimatikan. Soalnya saya tidak tenang meninggalkan dia sendirian. Saya ingin tetap menjaga dia walau jauh," ucap Radit bohong.

"Baik Pak! yang baru nikah, maunya dekat dekat terus. Semoga lekas dapat momongan Pak!" goda Suster. Radit hanya tersenyum kecut menanggapi ucapan sangat Suster.

Radit melajukan mobilnya membelah jalanan untuk menuju apartemen. Dia tidak kembali ke rumah, karena pasti sang Mama akan mengomel karena meninggalkan Salsa sendirian.

Sesampainya di apartemen Radit segera masuk kamar dan langsung menyalakan laptop. Melihat Salsa tidur dia segera mandi dan mengganti baju. Dia ingin merebahkan badan sebentar sebelum kembali ke rumah sakit.

Di layar laptop terlihat Suster masuk dan membawa paper bag yang berisi baju ganti untuk Salsa. Mata Radit terpejam tapi dia masih bisa mendengar percakapan antara Suster dan Salsa.

"Mbak Salsa, bagaimana keadaan kamu? Ada yang masih dikeluhkan?"

"Nggak Sus, tinggal lemes saja. Oh ya Sus, boleh minta tolong?"

"Apa, Mbak? Mau makan sesuatu?" tanya Suster dengan sigap.

"Aku mau mandi Sus, badanku terasa lengket. Sudah boleh kan?"

"Boleh dong, ayo saya bantu!" ujar Suster dan membantu Salsa menuju kamar mandi.

Tidak sengaja saat Salsa keluar dari kamar mandi tanpa mengenakan hijab, membuat Radit terpesona. Pandangan matanya membulat sempurna tertuju pada wajah Ayu Salsa.

"Sial, kenapa aku jadi kayak gini! Ingat Radit, kamu belum balas dendam dan belum tau siapa dia sebenarnya!" ucapnya memperingatkan diri agar tidak jatuh cinta sama Salsa.

Tapi tidak dipungkiri hatinya berdesir melihat wajah Salsa yang fresh. Radit segera menutup dan mematikan laptop untuk segera datang ke rumah sakit. Dia ingin melihat Salsa dan menemaninya. Entah perasaan macam apa yang dia rasakan. Di saat dekat pengennya ngajak berantem tapi saat jauh dia ingin segera bertemu.

***

"Sus, makasih sudah mau membantu saya. Rasane seger banget, Suster boleh balik. Aku tidak masalah sendirian!" ucap Salsa tidak enak karena mengganggu pekerjaan Suster.

"Tadi saya diminta Pak Radit buat menemani kamu. Dari tadi juga jam kerjaku sudah habis. Kamu tenang saja! Kalau saya pergi nanti saya tidak enak sama suami kamu. Mbak Salsa beruntung punya suami kayak Pak Radit, penyayang, perhatian dan romantis juga. Nemu dimana mbak?"

"Suster ini bisa saja, tapi saya beneran Sus, nanti saya yang bilang ke dia. Suster pulang saja. Pasti capek sudah kerja seharian, setelah itu mengurus aku," ujar Salsa sambil memakai hijab lagi.

Klek...

Radit muncul setelah pintu terbuka. Dia memakai baju santai dan berjalan menuju Istrinya. Radit mengecup kening Salsa sebelum duduk di kursi yang ada di sebelah tempat tidur.

Mendapat perlakuan manis dari Radit membuat jantung Salsa berdetak lebih cepat.

"Pak disini masih ada saya, tolong jangan buat saya iri," ucap Suster dengan tersenyum. Wajah Salsa memerah mendengar godaan sangat Suster.

"Pak, saya juga mau pamit! Saya permisi dulu," pamit Suster dan meninggalkan mereka berdua di kamar.

Kebisuan dan canggung yang dirasakan mereka berdua. Salsa masih tersipu malu dengan apa yang barusan dilakukan Radit. Sedang Radit tetap cuek dan bermain ponsel untuk mengurangi debaran jantung dan juga malu telah mencium kening istrinya.

"Emmm... Mas, handphone saya dimana ya. Dari tadi aku cari gak nemu," ucap Salsa memecah keheningan.

"Astaga, handphone kamu ketinggalan di rumah. Tadi kebawa, kayaknya masih ada di kamar!" ucap Radit sambil menepuk jidat. Dia tadi sengaja bawa ponsel Salsa karena ingin tau informasi yang lebih.

"Ya, sudahlah. Tapi kenapa harus kamu bawa pulang?" protes Salsa tidak suka.

"Buat jaminan kalau kamu kabur! Mau telfon bapak? Nih pakai ponselku saja. Tadi ponsel kamu lowbat jadi aku cas malah ketinggalan. Oh ya, Sa, kamu kenapa kabur dari rumah? Lagi ada masalah?"

"Aku tidak suka aja dijodohkan, sebenarnya tidak kabur tapi….ingin mencari pacar ku yang tiba-tiba nggak ada kabar. Sedang orang tuaku meminta aku untuk segera menikah, kalau mas Ryan nggak segera datang ke rumah aku mau dinikahkan sama orang lain. Makanya aku kesini, sekalian cari kerja,"

"Sama aja kamu kabur. Terus sudah ketemu? Sudah kamu coba hubungi dia lagi? Tapi kenapa kamu malah mau nikah sama aku?"

"Mama kamu maksa, lagian kalau aku mau kabur juga belum bisa. Belum, kemarin saat aku baru sampai sudah aku coba hubungi dia, tapi tetap masih nggak aktif. Malah sekarang keadaannya jadi gini. Bingung harus bagaimana. Di satu sisi aku masih sayang banget sama dia. Tapi di sisi lain aku dah jadi istri kamu. Nggak mungkin juga aku cari dia lagi!"

"Rumit juga hidup lo. Eh, tapi kenapa dia bisa pergi gitu saja? Atau jangan jangan dia sudah punya cewek di sini?"

"Nggak, katanya dia belum siap untuk nikah. Ya sudahlah, aku terima takdirku. Mungkin dia bukan jodohku,"

Hati Radit tersentuh mendengar cerita istrinya. Walaupun dia belum pernah pacaran, tapi dia tau rasa sakit dan kecewa yang sedang dialami Salsa. Sedang Salsa terus saja memandang lurus ke depan. Pikirannya mengelana entah kemana, hingga ucapan salam dari balik pintu membuyarkan lamunan mereka.

"Assalamualaikum, bagaimana keadaan kamu?" tanya Bu Risma yang datang bersama suaminya.

"Baik Bu," jawab Salsa seraya mencium tangan mertuanya bergantian. Begitu juga dengan Radit, dia mencium tangan kedua orang tuanya bergantian.

"Panggil Mama, sayang... jangan Bu," Protes Bu Risma karena panggilan Salsa. Ucapan beliau hanya di jawab senyuman oleh Salsa.

Sebenarnya Salsa masih canggung dengan semua keadaan ini. Setelah beliau duduk di tempat yang tadi di duduki Radit, Bu Risma mulai mengajak bicara Salsa. Tidak hanya bicara Bu Risma ingin mengenal lebih jauh tentang Salsa.

Dengan santai Salsa bercerita tentang kehidupan dia sebelum datang ke Jakarta. Tapi ada yang disembunyikan oleh Salsa. Dia tidak menceritakan hubungan dia dengan Ryan. Mendengar semua perkataan Salsa, Bu Risma semakin yakin hanya Salsa yang pantas mendampingi Radit.

Sedang Pak Wijaya sudah mau mulai menerima Salsa. Semua juga berkat sang istri karena telah mengingatkan masa lalu mereka. Dulu Pak Wijaya bukanlah orang terkenal seperti saat ini. Dulu keluarga Wijaya hanya keluarga yang miskin namun berkat kerja keras, usaha dan doa yang selalu dipanjatkan dan juga selalu bersedekah, membuat mereka bisa sampai di titik ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aksara Cinta Antara Harta dan Pilihan
8.2
Amora Carolline terjepit dalam dilema besar antara ambisi karier dan asmara. Kehadiran Arka Christian, pebisnis sukses yang menawarkan kemewahan, membawa Amora ke dunia gemerlap. Namun, muncul Vano Elbar, pria pilihan ibunya yang menawarkan kehangatan serta ketulusan dalam kesederhanaan. Kini, Amora harus menentukan arah hidupnya: mengejar harta bersama Arka yang penuh tekanan, atau memilih cinta tulus Vano meski hidup terbatas. Sebuah pencarian makna cinta sejati.
Sampul Novel Gairah Suami Perkasa
8.0
Marvin Rock adalah sosok lelaki yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan melimpah hingga kekuasaan besar. Meski dikelilingi oleh banyak wanita hebat yang memuja statusnya, Marvin tetap mengutamakan ketulusan hati di atas segalanya. Kehidupannya penuh dengan gairah dan dominasi, bahkan sang istri sendiri mengakui keperkasaan suaminya dengan penuh rasa bangga. Inilah kisah tentang kekuatan, harta, dan pesona seorang pria yang tak tertandingi di dunianya.
Sampul Novel ISTRI ORANG
8.2
Ayana terjebak dalam kesepian akibat sikap dingin Devaro, suaminya. Di tengah kehampaan itu, kehadiran Javier sang bos memberikan warna baru hingga Ayana jatuh hati. Tanpa disadari, hubungan terlarang mereka adalah bagian dari rencana balas dendam Javier terhadap Devaro. Namun, niat jahat itu perlahan terkikis oleh cinta tulus yang tumbuh tak terduga. Akankah Devaro sanggup menghadapi kenyataan bahwa istrinya telah berpaling pada pria yang sangat membencinya?
Sampul Novel Janda Dua Anak Untuk Arjuna
9.6
Diceraikan Ricky saat hamil, Raisa berjuang membesarkan anak kembarnya hingga menjadi sekretaris Samuel Tirta. Meski awalnya ditolak, kepolosan Raisa meluluhkan hati Samuel sebelum pria itu kembali ke pelukan Lidya, wanita yang menghancurkan rumah tangga Raisa. Takdir membawanya menjadi sekretaris Arjuna, adik Samuel. Saat Arjuna melamarnya, Raisa bimbang karena harus berhadapan lagi dengan Lidya. Akhirnya, ia memilih menikah dengan Arjuna Desta Mahendra Tirta.
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehidupan Rossa hancur setelah hamil akibat cinta satu malam dengan orang asing. Di tengah kemelut itu, ia terpaksa menikahi tunangan masa kecilnya demi kesepakatan bisnis. Meski awalnya dingin, Rossa perlahan menyerahkan hatinya. Namun saat akan melahirkan, ia justru menerima surat cerai yang menghancurkan jiwanya. Setelah memilih pergi, takdir kembali mempertemukan mereka. Sang suami mengaku sangat mencintainya, tapi akankah Rossa bersedia membuka hatinya lagi?
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
8.3
Haura Ghania Eftikhar, mantan tentara bayaran, luluh oleh kesabaran Sean Wijaya, seorang CEO karismatik. Demi cinta, Haura rela beralih profesi menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan bahagia mereka hancur saat Haura memergoki pengkhianatan Sean dengan wanita lain. Saat Sean memohon kesempatan kedua dalam penyesalan, muncul seorang remaja tampan yang menawarkan kasih sayang tulus namun obsesif, menambah kerumitan di tengah luka hati Haura yang mendalam.